This Author published in this journals
All Journal INOTEK
Satunggalno Satunggalno, Satunggalno
Universitas Negeri Yogyakarta

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

MAGANG KEWIRAUSAHAAN BENGKEL MOBIL

INOTEK Vol 3, No 1 (2001): Januari 2001
Publisher : LPM UNY

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program     ivlKU   ini    berjudul    Magang    Kewirausahaan     Bengkel    Mobil,    yang dilaksanakan   dengan  tujuan  untuk  mernbekali   pengetahuan,   keterampilan,    dan  sikap  di bidang  produksi  dan  wawasan  manajemen   kewirausahaan   di bidang  perbengkelan   mobil bagi mahasiswa Jurusan Pendidikan Teknik Otomotif Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta  (FT UNY).Pelaksanaan   program  ini dimulai  melalui  kegiatan  seJeksi  calon  peserta  MKU  yang diambil  dari  mahasiswa   semester   vn dan  mempunyai   minat  untuk  berwirausaha   dalambidang  perbengkelan   mobil.  Mahasiswa  yang  diterima  sebagai  calon  peserta  MKU  diberi pembekalan   tentang   wawasan   pendirian   usaha,  upaya  mendapatkan    modal   usaha,  serta liku-liku  perbengkelan   mobil.  Setelah  diberi  pembekaJan  mereka  diterjunkan   ke bengkel­ bengkel  mobil yang menjadi  industri  mitra.  Pada kesempatan   ini diterjunkan   10 mahasiswa di  5 (lima)  bengkel  mobil  yang  berada  di  Yogyakarta.   Selama  2 (dua)  bulan  mahasiswa melakukan   kegiatan   praktek   sehari-hari   di  bawah   bimbingan   dari  industri  mitra  dalam bidang   teknik   perawatan   mobil   dan  manajemen    kewirausahaan.    Di  samping   itu  juga mendapatkan    bimbingan   dari   dosen   pembimbing    meJaJui  kegiatan   supervisi   rutin   ke industri.    Kegiatan    mahasiswa    di   industri    mendapat    penilaian    tentang    kemampuan, keterampilan,   dan  sikap  kerja  oleh  pembimbing   industri.  Setelah  menyelesaikan   program magang  di industri  mahasiswa  menyusun  proposal  mendirikan   usaha  bengkel  mobil  yang dibimbing  dan dinilai  oleh dosen pembimbing.Dari  pelaksanaan   program  magang  tersebut  semua  mahasiswa   peserta  MKU  dinilai baik  hingga  sangat  baik  oleh  pihak  industri  dalam  bidang  kemampuan,   ketrampilan   dan sikap  kerja.  Semua  mahasiswa   peserta  MKU  telah  berhasiI  menyusun  proposal  pendirian bengkel    mobil,    dan    mendapat     nilai    layak    sebagai    indikator     kesiapannya     untuk berwirausaha.                                    .Semua  industri  mitra  merasa  senang  dalam  bekerja  sam a melaksanakan   program  MKU. Hal  ini  ditunjukkan   dengan  pemyataan   kesediaan   untuk    bekerja   sarna  lagi  pada  tahun mendatang.   Program  MKU  ini dapat  ditindaklanjuti   oleh  pihak  Perguruan  Tinggi,  dalam hal  ini Jurusan  Pendidikan   Teknik  Otomotif   FT UNY,  dengan  mengembangkan   program praktek  industri  berwawasan   kewirausahaan     sebagai  upaya  ikut mengembangkan   budaya kewirausahaan   yang terintegrasi  dengan  kurikulum. Kata  Kunei  : Magang   kewirausahaan     bengkel  mobil

PENINGKATAN MANAJEMEN PEMASARAN DAN PENELUSURAN TAMATAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN

INOTEK Vol 1, No 2 (2000): Januari 2000
Publisher : LPM UNY

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penyelenggaraan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk: (1) Meningkatkan kemampua para pengelola SMK dalam merencanakan  program pemasaran dan penelusuran para tamatannya; (2) Meningkatakan  kemampua para pengelola SMK dalam mengorganisasikan,menggerakkan dan mengarahkan segal a potensi yang dimilikinya untu melaksanakan kegiatan pemasaran dan penelusuran tamatannya; dan (3) meningkatkan kemampuan para pengelola SM dalam mengembangkan administrasi pendukung pelaksanaan program pemasaran dan penelusuran tamatannya.Adapun langkah-langkah dalam rangka pemecahan masalah yang telah dirumuskan adalah: (1) Tahap Persiapan, yakr melakukan koordinasi dengan Kepala Bidang Dikmenjur, Kanwil Depdikbut Propinsi DIY; (2) Tahap Presentasi, yakr penyelenggaraan pelatihan dengan ceramah dan diskusi secara klasikal; (3) Tahap Implementasi; yaitu pemberian tuga kepada peserta pelatihan untuk menyusun program, struktur organisasi dan perangkat teknis administrasi pendukung untu melaksanakan  proram pemasaran  dan penelusuran  tamatannya di masing-masingSMK  yang dikelolanya;  dan (4) Tahap Evaluas yaitu pelaksanaan penilaian terhadap hasil pengerjaan tugas yang dilakukan oleh Tim PPM bersama dengan Kepala Bidan Dikrnenjur  dan para pengawas SMK.Dengan telah selesainya pelaksanaan kegiatan Pelatihan Manajemen Pemasaran dan Penelusuran Tamatan SMK, mak para pengelola BKK di SMK telah dapat meningkatkan kemampuannya dalam : (1) Menyusun struktur organisasi, deskrips tugas, program kerja kegiatan pemasaran dan penelusuran tamatan pada masing-masing SMK yang dikelolanya; dan ( menentukan teknis atau mekanisme pelaksanaan kegiatan pemasaran dan penelusuran tamatan yang disesuaikan denga kondisi dan potensi sumber daya yang dimiliki oleh masing-rnasing  SMK. Sementara itu, pelaksanaan kegiatan PPM ini daps terselenggara  dengan lancar karena adanya kerjasama dan dukungan  dari Kabid Dikmenjur  dan para pengawas SMK, partisipas aktif dari para peserta pelatihan serta adanya komitmen yang tinggi dari para pengeloJa BKK di SMK untuk meningkatka kualitas pelaksanaan kegiatan pemasaran dan penelusuran tamatannya secara sungguh-sungguh.

PENGEMBANGAN BUDAY A MAGANG KEWIRAUSAHAAN (MKU) DI BIDANG PERBENGKELAN SEPEDA MOTOR

INOTEK Vol 1, No 3 (2000): Mei 2000
Publisher : LPM UNY

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan pengangguran kaum terpelajar (lulusan perguruan tinggi) yang merupakan pemborosan sumber.:3)8  manusia, perlu segera di atasi dengan  mereformasi  orientasi  sasaran target keberhasilan  lulusan perguruanggi  dari pencari pekerjaan menjadi lulusan yang mampu menciptakan  pekerjaan. Agar lulusan mampuiptakan  pekerjaan  sendiri, maka lembaga  perguruan  tinggi harus membekali  mahasiswanya  pengetahuan,erampilan  dan sikap kewirausahaan.  Salah satunya dapat dilaksanakan  melalui kegiatan program Magange   irausahaan (MKU).Program MKU ini dilaksanakan  dengan tujuan  untuk membekali pengetahuan,  keterampilan  dan sikap di; WIng produksi dan wawasan manajemen kewirausahaan  di bidang perbengkelan  otomotif khususnya  kendaraana motor bag! mahasiswa Jurusan Pendidikan Teknik Otomotif FPTK IKIP Yogyakarta. Pelaksanaan programulai melalui kegiatan seleksi calon peserta MKU yang diambil dari mahasiswa semester VIII dan mempunyai~U1at  untuk berwirausaha  dalam bidang perbengkelan  sepeda motor. Mahasiswa  yang diterima sebagai calonzeserta MKU diberi pembekalan tentang wawasan pendirian usaha, upaya mendapatkan modal usaha, serta liku-liku zerbengkelan sepeda motor. Setelah diberi pembekalan rnereka diterjunkan ke bengkel-bengkel sepeda motor Honda ASS yang menjadi industri mitra. Pada kesempatan ini diterjunkan  10 mahasiswa di 5 (lima) bengkel AHASSg berada di Yogyakarta.  Selama 2 (dua) bulan mahasiswa  rnelakukan kegiatan  praktik  sehari-hari  di bawah•  bingan industri mitra dalam bidang teknik perawatan sepeda motor dan manajemen kewirausahaan.  Oisamping juga mendapatkan bimbingan dari dosen pemblmblng melalui kegiatan supervisi rutin ke industri.Kegiatan mahasiswa di industri mendapat penilaian tentang kemarnpuan, keterampilan dan sikap kerja oleh x   birnblng industri, Setelah menyelesalkan program magang industri mahasiswa menyusun proposal mendirikan. ha bengkel sepeda  motor. Darl pelaksanaan program magang tersebut semua mahasiswa peserta  MKU dinilai~-I hingga sangat balk oleh pihak industri dalam bidang kemampuan, keterampilan dan sikap kerja, Sebagian besar!O%) mahaslswa peserta MKU telah berhasil menyusun proposal pendlrian bengkel sepeda motor sebagai indikator~siapannya  untuk berwirausaha, Pihak industri merasa senang dalam bekerja sama melaksanakan  program MKU.,01ini ditunjukkan dengan pernyataan kesediaan untuk bekerja sama lagi pada tahun mendatang.Program MKU ini dapat diteruskan oleh pihak Perguruan Tinggi dalam hal lni Jurusan  Pendidikan Teknik tomotlf FPTK IKIP Yogyakarta dengan mengembangkan  program  praktik berwawasan  kewirausahaan  sebagaiya ikut mengembangkan  budaya kewirausahaan yang terintegrasi dengan kurikulum.