Articles

Found 5 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA TINGKAT KETERGANTUNGAN PASIEN DENGAN KEBUTUHAN TENAGA KEPERAWATAN DI IRNA PENYAKIT DALAM RSUD SRAGEN Indriyastuti, Nurul; Muhlisin, Abi
Berita Ilmu Keperawatan Vol. 1, No. 1, Maret 2008
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.406 KB)

Abstract

In this research the writer tries to research about how far the relation ship between the dependence of the patients and the need of the nursing man power in IRNA Internal disease in the Regional Publik Hospital of Sragen. The purpose of this research is to get to know the relation ship between the dependence of the patients and the need of the nursing man power. The research was carried out in IRNA Internal disease of theRegionalPublicHospitalin Sragen, with 48 samples of people with the whole population of the data gathering methode using questioner. The data analysis methode used is the spearman corelation analysis as the kind of the data is ordinal. The results of the data and the need of the “morning” nursing man power can be acknowledged that the corelation between the dependence of the patients and the need of the nursing man power is significant, while the corelation number is positive (0,313), means the more patients, the more the nursing man power needed. The result of the calculation and the data analysis of the need of thenoonnursing man power is noted that the corelation between the dependence of patient and the need of the nursing man power is significant. Meanwhile, the correlation number is positive (0,474), means the more patients, the more the nursing man power needed. The result of the data research is that the night nursing man power, the corelation of the dependence of the patients and the need of the nursing man power is significant, while the corelation is positive (0,285), the more patients, the more nursing man power needed. The conclucion is that there is a corelation between the dependence of the patients and the need of the nursing man power. The strongest relation ship is the need of the shift of the nursing man power with the corelation number of 0,574. 
MODEL PELAYANAN KESEHATAN BERBASIS PARTISIPASI MASYARAKAT UNTUK MENINGKATKAN PELAYANAN KESEHATAN JIWA PADA MASYARAKAT SETEMPAT Muhlisin, Abi; Pratiwi, Arum
PROSIDING SEMINAR NASIONAL 2015: Prosiding Bidang MIPA dan Kesehatan The 2nd University Research Colloquium
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1047.392 KB)

Abstract

Community-Based Participatory research is very important, because this study is the needs of local community that is facilitated by the researchers to bridge the gap between knowledge and practice of health and improve public health conditions through community involvement and social action. In this study, the local community has a significant mental health problem, then I trained community as mental health workers included how to take care of suffering from mental illness people in community life. The purpose of this research is to increase mental health workers (cadres) knowledge periodically through training and mental health care practices that were assisted by a team of researchers. The number of participants in the beginning of the study 30 people then selected 10 people who have the best value and the most skilled. Analysis of the level of knowledge and skills of cadres periodically used repeated measure ANOVA.The results of the study showed that (1) differences mental health worker knowledge of each period significantly by the results of tests of between-subjects effects 189.476 with a P value of .00 (2) The level of knowledge of the most effective after they were given skill training with Wilk lambda value of 248.71 by P value 0.00. Thus, it can be concluded the repetition of skills training impact to the level of knowledge of mental health workers. This program is recommended for the sustainability of the health departments involvement in funding and as a strategic conduction audience.Keywords: community participation, mental health workers knowledge, community mental health services.
FAITH COMMUNITY NURSING SEBAGAI STRATEGI PEMBERDAYAAN KOMUNITAS UNTUK MENINGKATKAN KESEHATAN IBU DALAM KONTEKS KEPERAWATAN YANG ISLAMI Widodo, Arif; -, Sulastri; Ambarwati, Winarsih Nur; Muhlisin, Abi; Sudaryanto, Agus; -, Vinami; -, Yulian
PROSIDING SEMINAR NASIONAL 2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.546 KB)

Abstract

Peningkatan kesehatan ibu merupakan salah satu tujuan Millenium Development Goal’s (MDG’s) Mortalitas dan morbiditas pada waktu hamil dan bersalin adalah masalah besar di negara berkembang. Prevalensi anemia pada ibu hamil di Indonesia tahun 2010 adalah 70% atau 7 dari 10 wanita hamil menderita anemia. Sebagian besar anemia di Indonesia selama ini dinyatakan sebagai akibat kekurangan besi dan perhatian yang kurang terdapat ibu hamil merupakan perdisposisi anemia difisiensi di Indonesia. Upaya Kesehatan Ibu, ditujukan untuk menjaga kesehatan ibu agar mereka mampu melahirkan generasi yang sehat dan berkualitas serta untuk mengurangi angka kematian ibu. Sehingga sesuai dengan hal tersebut upaya kesehatan ibu meliputi upaya promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi fenomena masalah ibu di wilayah kerja Puskesmas Kartasura Sukoharjo dan mengidentifikasi model pemberdayaan komunitas apa yang efektif untuk meningkatkan kesehatan ibu dalam konteks keperawatan yang Islami.Metode penelitian yang digunakan adalah mix method berupa gabungan penelitian kualitatif dan kuantitatif. Wawancara mendalam dilakukan terhadap kepala dinas kesehatan, kepala puskesmas , bidan , perangkat desa, kader dan ibu hamil. Penelitian kuantitatif berupa penelitian menggunakan pre eksperimental dengan pendekatan one group pre test – post test design tanpa kelompok kontrol dilakukan pada ibu hamil dengan perlakuan berupa model penyuluhan kesehatantentang pengetahuan dan sikap ibu hamil. Hasil penelitian didapatkan masukan dari beberapa key person dalam meningkatkan kesehatan ibu hamil dan peningkatan responden yang berpengetahuan serta sikap baik dengan uji Wilcoxon didapatkan p-value = 0,001 < 0,05.Kata kunci : pemberdayaan masyarakat, kesehatan ibu hamil, kematian ibu
PENYAKIT JIWA DI KOMUNITAS Pratiwi, Arum; Muhlisin, Abi; Sudaryanto, Agus; kurniawan, Sahuri Teguh
WARTA WARTA Volume 18, Nomor 2, September 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.566 KB)

Abstract

PAKOM activities purpose to help resolve the community problem about sufferingfrom mental illnes. Patients recovering from a mental disorder burden in the family,another result was isolated by society because they considered dangerouse. PAKOMwas conducted in a Nguter village of Sukoharjo district. These problems possibilitycan be solved with build up the community mental health center. The purpose of thisactivity is to create the community mental health center as a first home base andrehabilitation services the mental illness in a community. Base on the health centerare expected the mentally ill patients able to socialize with the community, engagingin activities in the community, as a result the patient’s quality of life better and impactto the decreasing recurrence rate level mental disorders in the community.
Pendidikan Kesehatan dan Layanan Short Message Service (SMS) sebagai Pendekatan Pemberdayaan Komunitas untuk Meningkatkan Kesehatan Maternal Yulian, Vinami; Widodo, Arif; Sudaryanto, Agus; Sulastri, Sulastri; Ambarwati, Winarsih Nur; Muhlisin, Abi
Jurnal Biomedika Vol 9 No 2 (2016): Jurnal Biomedika
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Setia Budi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.147 KB)

Abstract

Peningkatan kesehatan ibu merupakan salah satu tujuan Millenium Development Goals (MDGs). Mortalitas dan morbiditas pada masa antenatal, intranatal dan postnatal adalah masalah besar di negara berkembang. Prevalensi anemia pada ibu hamil di Indonesia tahun 2010 adalah 70% atau 7 dari 10 wanita hamil menderita anemia. Sebagian besar anemia di Indonesia selama ini dinyatakan sebagai akibat kekurangan zat besi. Perhatian yang kurang pada ibu hamil merupakan perdisposisi anemia defisiensi di Indonesia. Upaya peningkatan kesehatan ibu, yang meliputi upaya promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif, ditujukan untuk menjaga kesehatan ibu agar mereka mampu melahirkan generasi yang sehat dan berkualitas serta menurunkan angka kematian dan kesakitan maternal. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi fenomena masalah ibu di wilayah kerja Puskesmas Kartasura Sukoharjo dan mengidentifikasi model pemberdayaan komunitas apa yang efektif untuk meningkatkan kesehatan ibu dalam konteks keperawatan yang Islami. Metode penelitian yang digunakan adalah mix method berupa gabungan penelitian kualitatif dan kuantitatif. Wawancara mendalam dilakukan terhadap kepala dinas kesehatan, kepala puskesmas, bidan, perangkat desa, kader dan ibu hamil. Penelitian kuantitatif berupa penelitian menggunakan pre eksperimental dengan pendekatan one group pre test – post test design tanpa kelompok kontrol dilakukan pada ibu hamil dengan perlakuan berupa model penyuluhan kesehatan tentang pengetahuan dan sikap ibu hamil serta layanan SMS. Hasil penelitian didapatkan masukan dari beberapa key person dalam meningkatkan kesehatan ibu hamil dan peningkatan responden yang berpengetahuan serta sikap baik dengan uji Wilcoxon didapatkan p-value = 0,001 < 0,05.