Articles

Found 8 Documents
Search

Sistem Pendukung Keputusan Kelayakan Penerimaan Pengajar Menggunakan Metode Profile Matching (Studi Kasus pada ELTI Gramedia Tasikmalaya) Sambani, Egi Badar; Mulyana, Dadang; Maulana, Irfan
Journal of Applied Intelligent System Vol 1, No 2 (2016): Juni 2016
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.952 KB)

Abstract

Pengajar merupakan komponen yang paling menentukan dalam sistem pendidikan  secara  keseluruhan,  yang harus  mendapat  perhatian  yang utama, Dalam mengambil keputusan kelayakan penerimaan Pengajar yang dilakukan di ELTI Gramedia Tasikmalaya itu sendiri bersifat subjektif serta penilaian dilakukan secara konvensional dan belum adanya sistem berupa sistem pendukung keputusan kelayakan penerimaan Pengajar yang terkomputerisasi yang dapat membantu dalam pengambilan keputusan. Dengan dilakukan pengambilan keputusan secara subjektif sering terjadi perdebatan diantara learning center manager dan academic coordinator dalam melakukan diskusi pada saat akan dilakukan pengambilan keputusan kelayakan penerimaan Pengajar karena adanya perbedaan sudut pandang diantara keduanya terhadap personality yang dimiliki calon Pengajar terutama jika beberapa calon Pengajar memiliki kemampuan (dan beberapa pertimbangan lain) yang tidak jauh berbeda, sehingga harus ada sistem yang lebih efektif dan objektif sebagai pendukung keputusan kelayakan penerimaan Pengajar. Dengan adanya sistem pendukung keputusan melalui penerapan metode profile matching diharapkan dapat meningkatkan efektifitas dan objektifitas dalam membantu  pemberian keputusan kelayakan penerimaan Pengajar.   Kata Kunci — Sistem Pendukung Keputusan, Pengajar, Profile Matching, ELTI Gramedia Tasikmalaya
STRUKTUR WACANA RUBRIK BALE BANDUNG DALAM MAJALAH MANGLE (Analisis Wacana Kritis Model Teun A. van Dijk) MAULANA, IRFAN
LOKABASA Vol 4, No 2 (2013)
Publisher : UPI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.544 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan dan membahas struktur makro, superstruktur, struktur mikro dan karakteristik wacana kritis yang ada pada rubrik “Bale Bandung”. Dalam penelitian ini digunakan metode deskriptif. Melalui teknik studi pustaka, diambil data secara purposif sebanyak tujuh wacana. Data tersebut diolah menggunakan analisis wacana kritis model Teun A. van Dijk. Analisis ini menyimpulkan bahwa tema pokok dalam wacana rubrik “Bale Bandung” merupakan kritik sosial dari masyarakat yang ditujukan kepada pemerintah yang sedang berkuasa. Skema yang disampaikan dalam wacana tersebut sudah sistematis, hal ini disebabkan adanya dukungan summary dan story. Dilihat dari segi struktur mikro, unsur semantik, sintaksis, stilistik, dan retorisnya sudah terlihat jelas. Adapun karakteristik wacana tersebut sudah terwakili semua unsurnya ketika wacana dianalisis menggunakan analisis wacana kritis dengan pendekatan Teun A. van Dijk. The purpose of this study is to identify and discuss the macrostructure, superstructure, microstructures and critical discourse features of “Bale Bandung” rubric. This study used a descriptive method. Through a literary review technique, seven sample discourses were purposely selected from “Balé Bandung” rubric. The samples were then analyzed by Teun A. van Dijk model of critical discourse analysis. The analysis reveals that “Bale Bandung” rubric portrays the current social events in the society. The theme is usually social critique towards the ruling government. The discourses have deployed a systematic scheme supported by summary and story. The discourses are considered good by their microstructures. The fact is verified after their semantic, syntactic, stylistic, and rhetoric elements were analyzed. Based on the data description and analysis using Teun A. van Dijk approach, it is shown that the element of critical discourse characteristics of Sundanese Language exists in “Bale Bandung” rubric.
Simulasi Konfigurasi Jaringan Distribusi 20 KV PT. PLN (PERSERO) Rayon Kayuangung Untuk Mengurangi Rugi daya dan Tegangan Menggunakan Electrical Transient Analysis Program (ETAP) 7.5.0 Maulana, Irfan; Hakimah, Yusro; Effendi, Ishak
JURNAL DESIMINASI TEKNOLOGI Volume 2 No. 2 Juli 2014
Publisher : UNIVERSITAS TRIDINANTI PALEMBANG

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Dalam penyaluran tenaga listrik dari sumber tenaga listrik ke konsumen yangletaknya berjauhan selalu mengalami terjadinya kerugian berupa rugi-rugi daya dan rugitegangan sehingga menyebabkan terjadinya jatuh tegangan yang cukup besar yangmengakibatkan rendahnya tegangan terima terutama yang berada diujung saluran. Untukmengatasi permasalahan dilakukan perhitungan aliran daya menggunakan ElectricalTransient Analisys Program (ETAP) 7.5.0 pada PT. PLN (Persero) Area Palembang RayonKayu Agung Penyulang Krakatau Gardu Induk Simpang Tiga. Dari hasil analisa danpembahasan diperoleh hasil rekonfigurasi_2 lebih baik dengan tegangan terima terendahsebesar 17,573 kV, Rugi daya aktif 0.6914 MW dan daya reaktif 0.8235 MVAr dari kodisieksisting dan mengurangi rugi daya aktif sebesar 0.8881 MW dan rugi daya reaktif 1.0771MVAr. Sehingga dari pengurangan rugi-rugi daya diperoleh penghematan biaya daya aktifsebesar Rp. 543.507.000 / bulan dan penghematan biaya daya reaktif sebesar Rp.542.858.400,- / bulan.Kata kunci : Drop tegangan, Konfigurasi Jaringan
ANALISIS KEBUTUHAN OPERATOR BERDASARKAN BEBAN KERJA DENGAN MEMPERHATIKAN KEBUTUHAN ISTIRAHAT Maulana, Irfan; Rahman, Arif; Efranto, Remba Yanuar
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 4, No 5 (2016)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jika membutuhkan abstrak atau isi jurnal silahkan menghubungi author melalui email irfanmaulana@yandex.com, posku@ub.ac.id, remba@ub.ac.id Terima kasih
Implementasi DNS Filtering Unbound Menggunakan Centos 6.7 di Jaringan VSAT pada PT. Indopratama Teleglobal Rahman, Taufik; Maulana, Irfan
JURNAL TEKNIK KOMPUTER Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Teknik Komputer AMIK BSI
Publisher : AMIK BSI Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1913.46 KB)

Abstract

Saat ini informasi dapat diperoleh di dunia maya dalam hal ini internet, baik informasi negatif atau positif, Salah satu nya informasi dapat diakses melalui website dan diakses melalui browser pada perangkat yang digunakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menerapkan peraturan dan undang-undang yang di keluarkan oleh pemerintah yaitu penyedia jasa internet wajib mematuhi peraturan memfilter konten atau website agar terwujud internet sehat bagi rakyat indonesia. Ada banyak metode yang bisa di aplikasikan untuk melakukan filtering website-website yang dianggap mengandung unsur-unsur pornografi, judi, Phising, dan Sara. Salah satunya menggunakan software Unbound. Setelah melakukan implementasi Unbound pada jaringan Vsat PT.Indo Pratama Teleglobal  dapat menyimpulkan bahwa penggunaan unbound untuk filtering website-website yang di anggap berbahaya baik untuk jaringan di client dan jaringan di sisi vsat, dari sisi client tidak memerlukan konfigurasi khusus untuk menggunakan fasilitas unbound, karena semua paket yang direquest oleh client, otomatis akan diredirect oleh Router Mikrobits dengan menggunakan rule nat, unbound sendiri adalah sebuah software Open Source yang bersifat memvalidasi, rekursif, dan caching DNS resolver dan client akan lebih cepat untuk mengakses website-website. Kata Kunci: Filter, DNS, Unbound.
TOKSISISITAS INSEKTISIDA PROFENOFOS DAN KLORPIRIFOS TERHADAP IKAN NILA (Oreochromis sp.) Sutamihardja, RTM.; Maulana, Irfan; Maslahat, Mamay
Jurnal Sains Natural Vol 5, No 1 (2015): Sains Natural
Publisher : Universitas Nusa Bangsa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.432 KB)

Abstract

Insecticide toxicity of profenofos and chlorpyrifos on nile tilapia (Oreochromis sp.)         The purpose of this study was to determine the level of toxicity of two organophosphate pesticide chlorpyrifos and profenofos on the nile tilapia (Oreochromis. Sp). Applications for pest control of insect pests on plants may indirectly increase production, but some may find the negative impacts. Although a kind of pesticide intended to kill a specific target group or species, but is intrinsically toxic to all organisms for ecosystem sustainability. Profenofos and chlorpyrifos is a broad-spectrum organophosphate insecticide used to control insect pests on pepper, cotton, corn, onions, potatoes, vegetables and other crops. A number of the available data indicate that profenofos and chlorpyrifos are also harmful to non-target organisms in terrestrial and aquatic ecosystems. Scope o the study include Aclimitation Test, Preliminary and Definitive Determination and Test Range. The results showed the value of LC 50 was getting smaller with increasing observation time in both types of insecticides, results for profenofos LC50-24 hours 0.866 mg / L, LC50-48 hours 0.786 mg / L, LC50-72 hours 0,711 mg / L and 0,517 hours LC50-96 mg / L and for chlorpyrifos was LC50-24 hour 0.227 mg / L, LC50-48 hours of 0,211 mg / L, LC50-72 hours 0.192 mg / L and LC50-96 hours 0.173 mg / L, these results indicated that the insecticide profenofos and chlorpyrifos were insecticides with extremely high toxicity. LC50 values of insecticide chlorpyrifos was 3.6 times lower than the toxicity of  profenofos.Keywords: profenofos, chlorpyrifos, LC50, Oreochromis.sp ABSTRAK          Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui  tingkat toksisitas dari dua pestisida organofosfat yaitu profenofos dan Klorpirifos terhadap ikan nila ( Oreochromis. sp ). Aplikasi untuk penanggulangan hama serangga pengganggu pada tanaman secara tidak langsung dapat meningkatkan produksi, namun tidak sedikit pula ditemukan dampak negatifnya. Meskipun suatu jenis pestisida ditujukan untuk mematikan suatu kelompok atau spesies target tertentu, tetapi pada hakekatnya bersifat racun terhadap semua organisme untuk keberlanjutan ekosistem. Profenofos dan Klorpirifos merupakan insektisida organofosfat  berspektrum luas yang digunakan untuk mengendalikan hama serangga pada cabai, kapas, jagung, bawang, kentang, sayur-sayuran dan tanaman lainnya. Sejumlah data yang tersedia menunjukkan bahwa profenofos dan klorpirifos juga berbahaya untuk organisme non-target pada ekosistem terestrial dan perairan.Ruang lipngkup penelitian ini meliputi Aklimitisasi, Uji Pendahuluan dan Penentuan Kisaran dan Uji Definitif. Hasil penelitian menunjukan nilai LC 50 semakin kecil dengan bertambahnya waktu pengamatan pada kedua jenis insektisida, hasil LC50-24 jam 0,866 mg/L, LC50-48 jam 0,786 mg/L, LC50-72 jam 0,711 mg/L dan LC50-96 jam 0,517 mg/L dan untuk klorpirifos didapatka hasil LC50-24 jam 0,227 mg/L, LC50-48 jam 0,211 mg/L, LC50-72 jam 0,192 mg/L dan LC50-96 jam 0,173 mg/L,  hasil ini menunjukan bahwa insektisida profenofos dan klorpirifos adalah jenis insektisida dengan daya racun yang sangat tinggi. Nilai LC50 insektisida klorpirifos rata-rata pada tiap waktu pajanan 3,6 kali lebih rendah dibandingkan dengan profenofos sehingga daya racun klorpirifos lebih kuat dibandingkan dengan profenofos.Kata kunci : Profenofos, Klorpirifos, LC 50, Oreochromis.sp
Pengembangan Organisasi pada Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (SAMSAT) Provinsi Kepulauan Riau Maulana, Irfan
Jurnal Ilmu Administrasi Negara (JUAN) Vol 2 No 1 (2014): Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara FISIP UMRAH

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Research development organization SAMSAT Riau Islands Province alignment within the organizationis measured by using a model of congruence of Nadler - Tushman. From this model gained fourdimensions, namely, input, output, process transformation and congruence. With four dimensions inthis model explains 27buah indikators that can be measured to see the process of organizational developmentSAMSAT Riau Islands Province. Indikator is obtained through questionnaires in the fieldwhich is then processed using a simple interval class. Having analyzed the overall indikator didapatkanlahfinal interval value which is equal to 4.17. The results of this statistical analysis melmilikiSAMSAT meaning that development organizations are categorized either because the process inputs(input), the output (output), a process that occurs within the organization tarnsformasi occur in harmonyor balance which leads to increased efficiency and effectiveness of the organization SAMSAT, besidesthat it can improve progress of the organization to make it more alive. With the development ofboth the organization acquired symptoms - symptoms that are found at the beginning of the study canbe addressed by the organization SAMSAT. So for the future is expected to SAMSAT organization canimprove its organizational development, so as to achieve effectiveness and efficiency in the organizationas expected.
Penggunaan Media Citra Satelit Multitemporal dalam Pembelajaran Pada Masyarakat Desa Tanggultlare Mengenai Abrasi Tahun 2018 Maulana, Irfan; Hayati, Rahma
Edu Geography Vol 7 No 1 (2019): Vol 7 No 1 (2019)
Publisher : Edu Geography

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.497 KB)

Abstract

People’s knowledge level about abrasion into one part of society's role in preventing the spread of abrasion. People knowledge that classifies this is evidenced by the still widespread society that exploits the environment that will damage the coastal ecosystem. This study aims to determine the learning results before and after using multi-temporal satellite image media and to determine the public response to the media. Researchers collected data using test instruments and non-test instruments. Data analysis techniques using descriptive presentative. The results obtained, the average pre-test is 58.4 with 80% fall into the high category, and 20% fall into the low category. After doing abrasion learning using multi-temporal satellite image media and get the average information to 72.5. With 5% falling into the low category, 62.5% fall into the high category, and 32.5% fall into very high categories. The result of t-test shows Sig. (2-tailed) is smaller than 0.05, so it can be concluded that there are significant differences that can be used to analyze multi-temporal media. Public response to media is high with average response reach 89.75%. Kurangnya tingkat pengetahuan masyarakat mengenai abrasi menjadi salah satu penyebab kurangnya peran masyarakat dalam mencegah meluasnya abrasi. Pengetahuan masyarakat yang tergolong kurang ini dibuktikan dengan masih maraknya masyarakat yang mengekspoitasi pantai secara berlebihan yang akan merusak keseimbangan ekosistem pantai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara sebelum dan sesudah pembelajaran menggunakan media citra satelit multitemporal serta untuk mengetahui tanggapan masyarakat terhadap media. Peneliti mengumpulkan data menggunakan instrument tes dan instrument non-tes. Teknik analisis data menggunakan deskriptif presentatif. Hasil penelitian diperoleh, bahwa rata-rata pre-test yaitu 58,4 dengan 80% masuk dalam kategori tinggi, dan 20% masuk dalam kategori rendah. Setelah melaksanakan pembelajaran abrasi menggunakan media citra satelit multitemporal didapatkan kenaikan nilai rata-rata menjadi 72,5. Dengan 5% termasuk dalam kategori rendah, 62,5% masuk dalam kategori tinggi, dan 32,5% masuk dalam kategori sangat tinggi. Hasil uji t-test menunjukkan Sig. (2-tailed) lebih kecil dari 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar mengenai abrasi antara sebelum dengan sesudah menggunakan media citra satelit multitemporal. Respon masyarakat terhadap media tergolong tinggi dengan rata-rata respon mencapai 89,75%.