Asdar Iswati, Asdar
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Ilmu Tanah

PEMANFAATAN CITRA QUICK BIRD UNTUK VERIFIKASI PETA BERBASIS KEPEMILIKAN LAHAN (STUDI KASUS: DELTA CIPUNAGARA, KABUPATEN SUBANG, JAWA BARAT) Munibah, Khursatul; Iswati, Asdar; Tjahjono, Boedi
Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan Vol 14, No 1 (2012): Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan
Publisher : Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.29244/jitl.14.1.37-43

Abstract

Pemetaan kadastral atau pemetaan berbasis kepemilikkan lahan telah diamanatkan oleh Pemerintah yang tertuang dalam Keputusan Presiden RI Nomor 34 Tahun 2003 tentang Kebijakan Nasional di Bidang Pertanahan yaitu pada Pasal 1 ayat 3. Namun kebijakan ini belum terrealisasi secara nasional. Kantor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Kabupaten Subang, Jawa Barat telah melakukan pemetaan lahan berbasis kepemilikan lahan, yaitu peta persil lahan tambak di Delta Cipunagara yang dilakukan secara terestris. Di sisi lain, telah banyak tersedia data penginderaan jauh resolusi tinggi seperti Citra Quick Bird yang dapat dimanfaatkan untuk tujuan yang sama. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari manfaat Citra Quick Bird untuk verifikasi peta persil lahan tambak. Hasil verifikasi menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan bentuk Delta Cipunagara yang bersumber dari PBB dan Citra Quick Bird; (2) persil tambak yang dibatasi dengan ”galengan” saja mudah diidentifikasi dari Citra Quick Bird; (3) terdapat perbedaan posisi blok dan persil tambak antara Peta Persil dari Kantor PBB dan Citra Quick Bird; dan (4) terdapat pergeseran posisi persil tambak antara peta yang bersumber dari Kantor PBB dengan Citra Quick Bird, berkisar (1.5-57.2) m, dengan rata-rata 19.9 m. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa luas persil yang bersumber dari Kantor PBB memiliki kesesuaian yang tinggi dengan luas persil hasil pengukuran lapang (R2=93.0%). Demikian juga untuk luas persil dari Citra Quick Bird memiliki kesesuaian yang tinggi dengan luas persil dari Kantor PBB (R2=94.3%). Namun tingkat kesesuaian antara luas persil dari Citra Quick Bird dan pengukuran lapang relatif lebih rendah (R2 = 63.2%).
ANALISIS KESELARASAN ANTARA PENGGUNAAN LAHAN SAAT INI DENGAN ALOKASI RUANG DAN STATUS LAHAN (STUDI KASUS KABUPATEN BOGOR BAGIAN BARAT) Yogaswara, Laila Mardlotillah; Darmawan, Darmawan; Iswati, Asdar
Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan Vol 16, No 2 (2014)
Publisher : Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.29244/jitl.16.2.75-82

Abstract

Pemekaran wilayah sudah banyak dilakukan dan tampaknya akan terus terjadi, seperti wacana pemekaran Kabupaten Bogor bagian Barat. Pembentukan wilayah otonomi baru memerlukan persiapan yang penting. Antara lain dalam level pemanfaatan sumberdaya fisik wilayah. Analisis keselarasan antara penggunaan lahan saat ini dengan alokasi ruang dan status lahan sangat relevan dengan rencana pemekaran suatu wilayah. Informasi yang diperoleh merupakan dasar dalam penataan ruang wilayah baru. Analisis tumpangtindih antara penggunaan lahan saat ini, alokasi ruang yang ada dan status lahan di wilayah Kabupaten Bogor bagian Barat telah dilakukan. Hasilnya menjelaskan bahwa terdapat ketidakserasian antara Kawasan Hutan Konservasi karena adanya penggunaan lahan lain selain hutan yaitu: kebun campuran, permukiman, perkebunan, pertambangan, sawah dan tegalan dengan status lahan Hak Guna Usaha dan Hak Milik. Dalam Kawasan Perkebunan status Hak Guna Usaha terdapat aktivitas masyarakat bercocok tanam. Kebun campuran hasil dari aktivitas masyarakat yang dijumpai pada seluruh alokasi ruang dan status lahan yang berbeda dengan luas yang beragam.