C Cari, C
Theoretical Physics Group, Physics Department of Postgraduate Program, Sebelas Maret University, Indonesia

Published : 19 Documents
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya)

Bahan Sasaran Sebagai Sumber Neutron yang Optimal untuk Boron Neutron Capture Therapy (BNCT) Surono, Yan; Cari, C; Sarjono, Yohannes
Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) 2016
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/prosidingsnfa.v1i0.4524

Abstract

Abstract Cancer is a deadly disease that exist on planet earth. Efforts were made to be able to kill cancer cells either by manual operation or by radiotherapy. One way to use energy radiation radioactive elements as killers of cancer cells is Boron Neutron Capture Therapy (BNCT). BNCT is a therapeutic technique that utilizes the interaction of neutron capture by the core 10B will produce α-particles and nuclei 7Li results by reaction 10B (n, α) 7Li. It therefore requires a material that will produce neutrons used in BNCT. Materials  target that will be searched in order to obtain optimal materials according to the requirements provided by the International Atomic Agency (IAEA). Keywords : Kanker, Material, Neutron, BNCT Abstrak Kanker adalah salah satu penyakit yang mematikan yang ada di planet bumi. Upaya upaya dilakukan untuk dapat membunuh sel kanker baik itu  secara operasi manual maupun dengan cara radioterapi. Salah satu cara yang memanfaatkan energi radiasi unsur unsur radioaktif sebagai pembunuh sel kanker adalah Boron Neutron Capture Therapy (BNCT). BNCT merupakan teknik terapi yang memanfaatkan interaksi tangkapan neutron oleh inti 10B yang akan menghasilkan partikel-α dan inti hasil 7Li melalui reaksi 10B(n,α) 7Li. Oleh sebab itu diperlukan material yang akan menghasilkan neutron digunakan dalam BNCT. Bahan - bahan sasaran yang akan ditelusur dalam upaya mendapatkan bahan yang optimal sesuai persyaratan yang diberikan oleh International Atomic Agency (IAEA). Kata Kunci : Kanker, Material, Neutron, BNCT
Tingkat Pemahaman Konsep Mahasiswa Pendidikan Fisika Universitas Sebelas Maret pada Materi Momentum Rosa, Geraldin Cintia; Cari, C; Aminah, Nonoh Siti
Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) 2017
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/prosidingsnfa.v2i0.16368

Abstract

Abstract: Understanding concepts on the momentum material owned by students is vary. Some students have understood the concept in accordance with scientific truth, but some are not yet. Constraints experienced by students in understanding the concept can lead to misconception. This study aims to analyze the level of understanding of student concepts on the momentum material by using qualitative descriptive method. The subjects of this research are 33 students of Physics Education of Sebelas Maret University who have not received Basic Physics course. Data were collected by tests and interviews. The results showed that 77.27% of students experienced misconceptions on the transfer of energy of mutually colliding objects. Momentum and impulse materials have been taught in the XI Senior High School, though most students have not understood the concept as a whole. Abstrak: Pemahaman konsep pada materi momentum yang dimiliki mahasiswa berbeda-beda. Sebagian mahasiswa sudah memahami konsep sesuai dengan kebenaran ilmiah, namun ada juga yang belum. Kendala yang dialami mahasiswa dalam pemahaman konsep tersebut dapat menimbulkan terjadinya miskonsepsi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemahaman konsep mahasiswa pada materi momentum dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian yang digunakan adalah 33 mahasiswa Semester 1 Pendidikan Fisika Universitas Sebelas Maret yang belum menerima mata kuliah Fisika Dasar. Data dikumpulkan dengan tes dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan 77,27% mahasiswa mengalami miskonsepsi pada transfer energi benda yang saling bertumbukan. Materi momentum dan impuls sudah diajarkan di kelas XI SMA, meskipun demikian sebagian besar mahasiswa belum memahami konsep secara keseluruhan.
Studi Perpindahan Panas Material pada Sistem Koordinat Segitiga Basuki, Imam; Cari, C; Suparmi, A
Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) 2016
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/prosidingsnfa.v1i0.4528

Abstract

Abstract: Partial Differential Equations (PDP) Laplace equation can be applied to the heat conduction. Heat conduction is a process that if two materials or two-part temperature material is contacted with another it will pass heat transfer. Conduction of heat in a triangle shaped object has a mathematical model in Cartesian coordinates. However, to facilitate the calculation, the mathematical model of heat conduction is transformed into the coordinates of the triangle. PDP numerical solution of Laplace solved using the finite difference method. Simulations performed on a triangle with some angle values α and β Keywords:  heat transfer, triangle coordinates system. Abstrak Persamaan Diferensial Parsial (PDP) Laplace  dapat diaplikasikan pada persamaan konduksi panas. Konduksi panas adalah suatu proses yang jika dua materi atau dua bagian materi temperaturnya disentuhkan dengan yang lainnya maka akan terjadilah perpindahan panas. Konduksi panas pada benda berbentuk segitiga mempunyai model matematika dalam koordinat cartesius. Namun untuk memudahkan perhitungan, model matematika konduksi panas tersebut ditransformasikan ke dalam koordinat segitiga. Penyelesaian numerik dari PDP Laplace diselesaikan menggunakan metode beda hingga. Simulasi dilakukan pada segitiga dengan beberapa nilai sudut  dan   Kata kunci : perpindahan panas, sistem koordinat segitiga.
Profil Analisis Kebutuhan Bahan Ajar Mahasiswa Materi Dinamika Gerak Pada Mata Kuliah Fisika Dasar Dimas, Arifian; Cari, C; Suparmi, A; Sarwanto, Sarwanto; Handhika, Jeffry
Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) 2016
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/prosidingsnfa.v1i0.4502

Abstract

Bahan ajar adalah segala bentuk bahan yang digunakan untuk membantu pengajar dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran yang disusun secara sistematis yang digunakan mahasiswa dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan analisis kebutuhan mahasiswa terhadap bahan ajar materi dinamika gerak pada mata kuliah fisika dasar. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan sampel diambil terdiri dari 21 mahasiswa semester III pendidikan fisika IKIP PGRI Madiun dan 21 mahasiswa semester III jurusan fisika Universitas Sebelas Maret, yang mana telah menempuh  mata kuliah fisika dasar. Data yang dikumpulkan berupa angket terbuka tentang analisis kebutuhan mahasiswa terhadap bahan ajar materi dinamika gerak pada mata kuliah fisika dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar yang digunakan masih berupa buku. Mahasiswa mengalami kesulitan dalam memahami bahan ajar yang digunakan. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan, mahasiswa membutuhkan bahan ajar berupa modul elektronik berbasis langkah pembelajaran memprediksi, mengamati, menggambarkan dan mengomunikasikan untuk meningkatkan pemahaman konsep pada materi dinamika gerak. Kata kunci : Analisis kebutuhan, Bahan ajar, Dinamika Gerak
Profil Analisis Kebutuhan Pengembangan Modul Berbasis Inkuiri Bebas Bermuatan Multirepresentasi Setyani, Nita Depit; Cari, C; Suparmi, A; Sarwanto, Sarwanto; Handhika, Jeffry
Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) 2016
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/prosidingsnfa.v1i0.4518

Abstract

Pembelajaran fisika meliputi teori, hukum, persamaan matematis, dan kemampuan analisis konsep.  Pembelajaran secara multirepresentasi membantu mahasiswa untuk memahami konsep fisika lebih baik. Modul merupakan bahan ajar yang disusun secara sistematis yang membantu mahasiswa belajar secara mandiri. Melalui model pembelajaran inkuiri, mahasiswa belajar dengan menemukan sendiri konsep fisika melalui metode ilmiah. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pendapat mahasiswa dan dosen terhadap pengembangan modul fisika berbasis inkuiri bebas bermuatan multirepresentasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Data diperoleh menggunakan angket dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa pengembangan modul fisika berbasis inkuiri bebas bermuatan multirepresentasi perlu dilakukan untuk membantu mahasiswa memahami konsep secara mandiri dan merubah pola pikir mahasiswa yang cenderung menghafal persamaan. Kata kunci: modul, inkuiri bebas, multirepresentasi.
The Most Important Reason to Educate Students with Knowledge to Measure Refractive Index: Evaluated From The Impact On Judd-Ofelt Analysis of Tellurite Based Glass Pramuda, Adi; Marzuki, Ahmad; Cari, C; Hadiati, Soka
Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) 2016
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/prosidingsnfa.v1i0.4488

Abstract

This study presents an overview influence of the refractive index parameter to the parameter and radiative properties of analyticaly results on Judd Ofelt tellurite based glass, in the hope of clarifying the importance of education with good refractive index measurement. The main stages carried out is the matching between the result of the parameters and the radiative properties of analytical results on Judd Ofelt tellurite glass with composition 55TeO2-2Bi2O3-(40-x) ZnO-3NA2O-xNd2O3 (x = 2.5) from a value the refractive index is estimated by the value of the refractive index obtained by measurement using Brewster angle method. The results showed that the difference in the Brewster angle ranging from 2o course, will change the value of laser parameters and radiative properties Judd-Ofelt analytical results, with the exception of the Branching Ratio value. Still very much needed insight for learners to use this method. This is an example of a case where educators need to create activities that will facilitate learning well to push the conceptual change. Experiment with new variation of activities will encourage a conceptual change and the ability to analogize concept.Keywords: Refractive Index, Judd-Ofelt, Tellurite, Glass