Soni Setiadji, Soni
Jurusan Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Published : 9 Documents
Articles

Found 9 Documents
Search

SINTESIS POLY(P-PHENYLENE VINYLENE) SEBAGAI MATERIAL POLIMER ELEKTRONIK Setiadji, Soni
JURNAL ISTEK Vol 7, No 2 (2013): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In this research has been done synthesis of PPV poly (p-phenylene vinylene) and its characterization. PPV synthesis was done by using method of precursor route that including steps of monomerization, PPV precursor polymerization and thermal conversion. Thermal conversion was done in nitrogen gas system with a temperature 300oC for 12 hours. From FT-IR characterization of monomerization given bonds of C-S, C-Cl, C-H, and C= C which indicates the monomer is sulfonium salt. From FT-IR characterization of PPV precursor polymerization follows bonds of C-H aliphatic, C-H trans-vinylene, C-H p-phenylene, C-Cl and C-S which indicates structure of precursor has been formed. However, the result of FT-IR to identify PPV polymer still found C-Cl bond and carbonyl which it showing PPV polymer is not excellent. From UV-Vis characterization of PPV shows it has a maximum absorption peak at 312 nm. PPV precursor of absorption peak is longer than PPV, that has value 326 nm.
STUDI KOMPUTASI SENYAWA DOPAMIN DAN DOPAMIN-TI(OH)2 UNTUK APLIKASI SEL SURYA TERSENSITASI ZAT WARNA Setiadji, Soni; Ivansyah, Atthar Luqman; Akbar, Bio Insan
JURNAL ISTEK Vol 9, No 2 (2015): ISTEK
Publisher : JURNAL ISTEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memprediksi sifat elektronik (diagram energi HOMO/LUMO, spektrum UV-Vis, dan rapatan orbital HOMO/LUMO) dari senyawa zat warna organik dopamin dan sistem dopamin-Ti(OH)2. Perhitungan komputasi dari sistem dopamin-Ti(OH)2[1], yang memodelkan interaksi senyawa zat warna dengan unit TiO2 paling sederhana dilakukan untuk memprediksi pengaruh zat warna tersebut supaya dapat diaplikasikan dalam sel surya tersensitasi zat warna. Sel surya tersensitasi zat warna merupakan salah satu generasi sel surya yang banyak diteliti sampai saat ini. Sel surya ini menggunakan zat warna sebagai sensitizer dan menjadi sangat menarik untuk dikembangkan karena membutuhkan biaya produksi yang murah namum mampu menghasilkan kinerja yang cukup baik. Dalam penelitian ini perhitungan komputasi dilakukan menggunakan perangkat lunak Firefly dan Gaussian 03W, metoda DFT (teori fungsi rapatan) dan TDDFT (teori fungsi rapatan fungsi waktu), B3LYP/6-31G(d,p) untuk semua atom. Spektrum UV-Vis senyawa dopamin hasil perhitungan komputasi memberikan serapan cahaya pada panjang gelombang 180,36 nm (firefly) dan 183,02 (Gaussian 03W) dengan kekuatan osilator 0,642 (firefly) dan 0,627 (Gaussian 03W). Sedangkan interaksi dopamin-Ti(OH)2 memberikan serapan cahaya pada panjang gelombang yang sedikit lebih besar hingga 181,84 nm dengan kekuatan osilator hampir tetap yaitu 0,650 (firefly), dan bergeser lebih kecil menjadi 181,71 nm dengan kekuatan osilator hampir tetap yaitu 0,675 (gaussian 03W). Diagram energi HOMO/LUMO untuk dopamin dan dopamin-Ti(OH)2 memberikan band gap masing-masing sebesar 0,209 eV dan 0,124 eV.
Sintesis Oksida Grafena Tereduksi (rGO) dari Arang Tempurung Kelapa (Cocos nucifera) Hidayat, Ahmad; Setiadji, Soni; Hadisantoso, Eko Prabowo
al-Kimiya: Jurnal Ilmu Kimia dan Terapan Vol 5, No 2 (2018): al-Kimiya
Publisher : Jurusan Kimia, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ak.v5i2.3810

Abstract

Grafena merupakan satu lapis atom karbon yang memiliki hibridisasi sp2 membentuk struktur heksagonal dua dimensi. Grafena memiliki potensi yang sangat luas namun ketersediaannya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis oksida grafena tereduksi (rGO) dari arang tempurung kelapa dengan menggunakan metode modifikasi Hummer. Modifikasi dilakukan dengan menghilangkan NaNO3. Sintesis dilakukan dengan ukuran partikel arang tempurung kelapa ~ 50 μm dan waktu oksidasi selama 5 hari. Analisis struktur rGO dilakukan dengan pengujian FTIR, UV-Vis dan difraksi sinar-X (XRD). Hasil pengujian FTIR menunjukkan adanya puncak pada panjang gelombang 1604,891 cm-1 dari ikatan C=C aromatik yang merupakan indikasi terbentuknya rGO. Hasil pengujian UV-Vis menunjukkan adanya serapan pada panjang gelombang 272 nm yang disebabkan oleh transisi π→π ⃰ dari ikatan C=C pada cincin aromatik. Pengujian XRD menghasilkan puncak difraktogram pada sudut 2θ ~ 24° yang khas untuk material rGO.
Studi Komputasi Senyawa Berbasis Anisil Indol dengan Senyawa Akseptor Asam Sianoakrilik sebagai Sensitizer Solar Sel Organik Setiadji, Soni; Ivansyah, Athar Luqman; Pribadi, Adi Bungsu
al-Kimiya Vol 2, No 1 (2015): al Kimiya
Publisher : Jurusan Kimia, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ak.v2i1.351

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini memprediksi sifat elektronik (diagram energi HOMO/LUMO, spektrum UV-Vis, dan rapatan orbital HOMO/LUMO) dari senyawa zat warna organik anisil indol / bi-3-n-heksiltiopen / asam sianoakrilik dan anisil indol / bi-3-n-heksiltiopen / katekol. Perhitungan komputasi dari ke dua senyawa tersebut[1], yang memodelkan sistem senyawa donor elektron / senyawa penghubung / senyawa penarik/akseptor elektron, dilakukan untuk membandingkan sifat elektronik ke dua senyawa penarik elektron tersebut agar dapat dipakai sebagai sensitizer dalam sel surya organik / sel surya tersensitasi zat warna. Dye Sensitized Solar Cell (DSSC) merupakan salah satu generasi sel surya yang banyak diteliti sampai saat ini. Sel surya ini menggunakan zat warna sebagai sensitizer dan menjadi sangat menarik untuk dikembangkan karena membutuhkan biaya produksi yang murah namum mampu menghasilkan kinerja yang cukup baik. Dalam penelitian ini perhitungan komputasi dilakukan menggunakan perangkat lunak Firefly, metoda DFT (teori fungsi rapatan) dan TDDFT (teori fungsi rapatan fungsi waktu), B3LYP/6-31G(d,p) untuk semua atom. Spektrum UV-Vis senyawa anisil indol / bi-3-n-heksiltiopen / asam sianoakrilik hasil perhitungan komputasi memberikan serapan cahaya pada panjang gelombang 493,75 nm dengan kekuatan osilator 0,918. Sedangkan senyawa anisil indol / bi-3-n-heksiltiopen / katekol memberikan serapan cahaya pada panjang gelombang lebih pendek yaitu 410,53 nm dengan kekuatan osilator 1,4658. Diagram energi HOMO/LUMO untuk anisil indol / bi-3-n-heksiltiopen / asam sianoakrilik dan anisil indol / bi-3-n-heksiltiopen / katekol memberikan band gap masing-masing sebesar 2,75 eV dan 3,33 eV. Berdasarkan perhitungan energi, sistem zat warna dengan senyawa akseptor asam sianoakrilik memiliki energi yang lebih stabil dibandingkan dengan senyawa akseptor katekol.
Alternatif Pembuatan Biodiesel Melalui Transesterifikasi Minyak Castor (Ricinus communis) Menggunakan Katalis Campuran Cangkang Telur Ayam dan Kaolin Setiadji, Soni; B, Nila Tanyela; Sudiartati, Tety; Prabowo, Eko; N, Bebeh Wahid
Jurnal Kimia Valensi Jurnal Kimia VALENSI Volume 3, No. 1, Mei 2017
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Syarif Hidayatullah State Islamic Uni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jkv.v3i1.4778

Abstract

Biodiesel was produced by transesterification of castor oil (Ricinus communis) using a catalyst of CaO and kaolin (CaO / kaolin) had been performed. CaO was obtained from the calcination of eggshell. Castor oil is selected as biodiesel feedstock because it belongs to non-food oil and easy to cultivate. In general, the research method aims to comprise the CaO / Kaolin catalysts with a ratio of 15 mmol CaO per 1 gram of kaolin activated using impregnation method and biodiesel produced through transesterification of castor oil using the catalyst at 65 ºC for 8 hours with ratio of castor oil: methanol: catalyst (1: 15: 5% w / w). The reaction is carried out on the reflux system. The XRD analysis show the presence of silica and potassium aluminum silicate hydroxide in the catalyst. The EDS results show the catalyst-forming components CaO and silica. The FTIR analysis results show the absorption peak in the functional group forming the methyl ester compound. Based on the characterization of GC-MS, the largest methyl ester components contained in biodiesel are methyl risinoleate, methyl elaidat, methyl stearate, methyl linoleate, and methyl palmitate. The overall conversion of castor oil to methyl ester using CaO / kaolin catalyst is 97.36%. The largest component in castor oil is risinoleic acid, has been successfully converted to methyl risinoleate by 74.75%.DOI: http://dx.doi.org/10.15408/jkv.v0i0.4778
Ag-ZSM-11 ZEOLITE SYNTHESIS USING SILICA FROM ELEPHANT GRASS FOR LED APPLICATION Sundari, Citra D. D.; Setiadji, Soni; Firmansyah, Atthar Luqman; Abdurahman, Dede; Nurbaeti, Denia Febby
Walisongo Journal of Chemistry Vol 2, No 2 (2018): Volume 2, Nomor 2, Tahun 2018
Publisher : Department of Chemistry Faculty of Science and Technology Walisongo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/wjc.v2i2.3107

Abstract

Silica (SiO2) has been successfully isolated from elephant grass by the sol gel method through pH regulation using NaOH and HCl. The resulting silica has an amorphous character with crystalline phase impurities. The isolated silica was then used as a source of silica for the synthesis of ZSM-11 zeolite using the hydrothermal method with a ratio of SiO2 : TBAOH : H2O = 1 : 0.35 : 25. XRD characterization results confirmed the formation of ZSM-11 zeolite. The SEM results show that the ZSM-11 zeolite crystal morphology is oval with crystal growth in all directions. Immersion of the synthesized ZSM-11 zeolite into AgNO3 solution and followed by calcination resulted in zeolite Ag-ZSM-11 which has different optical properties compared to the initial ZSM-11 zeolite. Zeolite ZSM-11 gives purple luminescence while zeolite Ag-ZSM-11 gives pink luminescence when illuminated under UV lights
Sintesis Zeolit Silikalit-1 Menggunakan Limbah Tongkol Jagung sebagai Sumber Silika Gunawan, Ginawanti Maulida; Suhendar, Dede; Sundari, Citra Deliana Dewi; Ivansyah, Atthar Luqman; Setiadji, Soni; Rohmatulloh, Yusuf
al-Kimiya: Jurnal Ilmu Kimia dan Terapan Vol 4, No 2 (2017): al-Kimiya
Publisher : Jurusan Kimia, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ak.v4i2.5089

Abstract

Tongkol jagung merupakan limbah agrikultural yang banyak mengandung silika yang pemanfaatannya belum maksimal. Silika dai tongkol jagung dapat menjadi solusi alternatif untuk menggantikan sumber silika komersial. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi, mensintesis, dan mengkarakterisasi zeolit silikalit-1 dari limbah tongkol jagung. Metode sol-gel digunakan untuk mengisolasi silika yang selanjutnya digunakan untuk sintesis zeolit silikalit-1 dengan metode hidrotermal. Komposisi silika ditentukan oleh X-Ray Fluorescence (XRF). Silika yang dihasilkan sebesar 34,55%. Pengotor utama silika yang dihasilkan dari hasil ekstraksi adalah Na2O sebesar 7,48%. X-Ray Diffraction (XRD) menunjukkan bahwa silika hasil isolasi adalah amorf. Data Fourier Transform InfraRed (FTIR) menunjukkan adanya siloksan dan kelompok silanol didalam silika. X-Ray Diffraction (XRD) menunjukan bahwa zeolit silikalit-1 telah berhasil disintesis dengan ukuran kristal sebesar 15,28 nm. Data Fourier Transform InfraRed (FTIR) menunjukkan adanya gugus D5R pentasil pada zeolit yang dihasilkan. Scanning Electron Microscope (SEM) menunjukan morfologi dari zeolit silikalit-1 berbentuk bola-bola kecil yang merupakan benih kristal heksagonal yang sepenuhnya belum terbentuk.
Pemanfaatan Rumput Gajah sebagai Sumber Silika untuk Sintesis Zeolit T Setiadji, Soni; Wahyuni, Ani Sri; Suhendar, Dede; Sundari, Citra Deliana Dewi; Ivansyah, Atthar Luqman
al-Kimiya: Jurnal Ilmu Kimia dan Terapan Vol 4, No 2 (2017): al-Kimiya
Publisher : Jurusan Kimia, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/ak.v4i2.5085

Abstract

Zeolit T merupakan salah satu tipe zeolit yang digunakan sebagai bahan membran untuk pemisahan gas. Penggunaan silika sebagai prekursor untuk mensintesis zeolit perlu dioptimalkan. Dalam studi ini, sumber silika diperoleh dengan memanfaatkan bahan yang alami, yakni dari rumput gajah. Silika diperoleh dengan cara isolasi dari abu rumput gajah menggunakan NaOH. Silika yang diperoleh dari hasil isolasi rumput gajah memiliki persentase sebesar 71,91%. Zeolit T di sintesis dengan komposisi molar 1 SiO2 : 0,025 Al : 0,15 Na2O : 0,15 K2O : 15 H2O : dan 0,06 TMAOH dengan proses hidrotermal selama 4 hari, yaitu 2 hari pertama pada temperatur 60oC, dilanjutkan 2 hari berikutnya pada temperatur 120 oC. Proses inkubasi tersebut mentransformasi silika amorf menjadi kristal zeolit T. Zeolit yang dihasilkan dikarakterisasi dengan difraksi sinar-X (XRD) untuk mengkonfirmasi terbentuknya zeolit T, spektroskopi inframerah (FTIR) untuk mengkonfirmasi jenis ikatan yang terbentuk dan mikroskop pemindai elektron (SEM) untuk melihat morfologi zeolit T.
UJI STABILITAS BAHAN POLYDIMETHYLSILOXANE SETIADJI, SONI; FITRILAWATI, FITRILAWATI; SYAKIR, NORMAN; RISDIANA, RISDIANA
Jurnal Material dan Energi Indonesia Vol 9, No 01 (2019)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (777.049 KB) | DOI: 10.24198/jmei.v9i1.23104

Abstract

Polydimethylsiloxane (PDMS) merupakan polimer yang sering digunakan dalam bedah vitreoretina sebagai cairan pengganti vitreous humour pada mata. PDMS dengan tiga nilai viskositas yaitu  1,07 Pa.s, 1,69 Pa.s, dan 3,00 Pa.s telah berhasil di sintesis melalui polimerisasi pembukaan cincin. Dalam penelitian ini, telah dilakukan uji kestabilan sifat-sifat bahan PDMS seperti uji viskositas, transmitansi, indeks bias, tegangan permukaan dan gugus fungsi setelah disimpan selama 90 hari pada suhu ruang untuk menguji stabilitas bahan PDMS. Pada saat setelah sintesis, nilai transmitansi seluruh sampel sebesar 100 % dengan nilai indeks bias masing masing sebesar 1,4040, 1,4092 dan 1,4121 untuk sampel dengan viskositas 1,07 Pa.s, 1,69 Pa.s, dan 3,00 Pa.s. Untuk nilai tegangan permukaan, sampel dengan viskositas 1,07 Pa.s, memiliki nilai 19 mN/m, sedangkan untuk sampel dengan viskositas 1,69 Pa.s, dan 3,00 Pa.s. memiliki nilai tegangan permukaan masing-masing sebesar 19,7 mN/m dan 18 mN/m. Ketiga sampel PDMS memiliki serapan gugus fungsi yang menyerupai PDMS standar yaitu terdapat vibrasi ikatan Si?O?Si, Si?CH3, Si?C dan C?H. Ketiga sampel PDMS tersebut tidak mengalami perubahan sifat fisis secara signifikan setelah disimpan selama 90 hari.