Articles
2
Documents
Pengaruh Budaya Kerja Dan Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja Melalui Motode TULTA Sebagai Variabel Kontrol

Jurnal Inspirasi Bisnis dan Manajemen Vol 2, No 2 (2018): DESEMBER 2018
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.467 KB)

Abstract

Abstract. This study aims to analyze the work culture, organizational commitment and the performance of employees in the Sekertariat Daerah (Setda) Jepara Regency with the TULTA Method as a control variable. The sample is the employee of 120 as respondents. The method of analysis used multiple linear regression using SPSS version 20 The result shows that the work culture and organizational commitment are a partially positive significant effect on employee performance. Simultaneously, work culture and organizational commitment have a positive significant effect on employee performance with tulta method as a control variable, meaning that Work Culture and Organizational Commitment with Tulta Method as control variables mostly can explain  Employee Performance variable changes. Based on partial correlation analysis, where Tulta method is controlled (made fixed), between work culture on employee performance is related strongly, and organizational commitment to the employee is related significantly. Keywords: Work Culture; Organizational Commitment; Performance; Tulta Method Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis budaya kerja, komitmen organisasi dan kinerja pegawai di Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Jepara dengan Metode TULTA sebagai variabel kontrol. Sampel dalam penelitian ini adalah pegawai sebanyak 120 responden. Metode analisis yang digunakan regresi linier berganda dengan menggunakan SPSS versi 20. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara parsial,  budaya kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Komitmen organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Secara simultan budaya kerja dan kinerja pegawai berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan metode tulta sebagai variable kontrol, artinya besarnya kemampuan variabel Budaya Kerja dan Komitmen Organisasi dengan Metode Tulta sebagai varibel kontrol dapat menjelaskan variasi perubahan Kinerja Pegawai. Berdasarkan analisis korelasi parsial, metode Tulta dikendalikan (dibuat tetap),  antara budaya kerja terhadap kinerja pegawai adalah kuat, sedangkan korelasi antara komitmen organisasi terhadap kinerja pegawai adalah sangat kuat. Kata Kunci : Budaya Kerja; Komitmen Organisasi; Kinerja; Metode Tulta.

GAYA KEPEMIMPINAN GENERASI KEDUA DI PERUSAHAAN KELUARGA PT. POLIDAYAGUNA PERKASA

-
Publisher : UNTAG Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1275.124 KB)

Abstract

Keberlanjutan usaha merupakan suatu hal mutlak, terlebih lagi bagi suatu family business. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepemimpinan generasi kedua dalam pengelolaan family business dan menganalisis peran pemimpin dalam pengelolaan kinerja karyawan di PT. Polidayaguna Perkasa, Ungaran. Ketidak siapan pemimpin generasi kedua dalam masa peralihan kepemimpinan serta faktor dari lingkungan keluarga memiliki andil besar atas keberhasilan serta upaya dari suksesor sendiri dalam mempimpin perusahaan. Selain suksesor sebagai narasumber utama, dalam penelitian ini juga mewawancarai dan mengambil survei dari karyawan-karyawan perusahaan untuk menggali informasi serta mengetahui upaya pemimpin perusahaan atau suksesor dalam mengelola kinerja karyawannya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, menunjukan adanya peningkatan kinerja karyawan pada masa  kepemimpinan generasi kedua , yang mana memiliki kemauan untuk merangkul karyawan-karyawan kearah perbaikan kualitas bersama serta pendekatan individual.Kata Kunci : family business, pemimpin generasi kedua, kinerja karyawan AbstractBusiness sustainnability is an absolute matter, including for a family business. This research aims to analyze second generation leadership in family business management and analyze the role of leaders in managing employee performance at PT. Polidayaguna Perkasa, Ungaran.The unpreparedness of the second generation leaders in the transition period of leadership as well as factors from the family environment have a big contribution to the success and the efforts of the successors themselves in leading the company. In addition to successor as the main resource person, in this study also interviewed and took surveys from company employees to explore information and find out the efforts of company leaders or successors in managing the performance of their employees.This research  is the  qualitative research, shows an increase in employee performance during the second generation of leadership, which has the willingness to embrace employees towards shared quality improvement and individual approaches.Keywords: family business, second generation leader, employee performance