Honorata Ratnawati Dwi Putranti, Honorata Ratnawati Dwi
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Budaya Kerja Dan Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja Melalui Motode TULTA Sebagai Variabel Kontrol Putranti, Honorata Ratnawati Dwi; Megawati, Megawati; Setyobudi, Setyobudi
Jurnal Inspirasi Bisnis dan Manajemen Vol 2, No 2 (2018): DESEMBER 2018
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.467 KB)

Abstract

Abstract. This study aims to analyze the work culture, organizational commitment and the performance of employees in the Sekertariat Daerah (Setda) Jepara Regency with the TULTA Method as a control variable. The sample is the employee of 120 as respondents. The method of analysis used multiple linear regression using SPSS version 20 The result shows that the work culture and organizational commitment are a partially positive significant effect on employee performance. Simultaneously, work culture and organizational commitment have a positive significant effect on employee performance with tulta method as a control variable, meaning that Work Culture and Organizational Commitment with Tulta Method as control variables mostly can explain  Employee Performance variable changes. Based on partial correlation analysis, where Tulta method is controlled (made fixed), between work culture on employee performance is related strongly, and organizational commitment to the employee is related significantly. Keywords: Work Culture; Organizational Commitment; Performance; Tulta Method Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis budaya kerja, komitmen organisasi dan kinerja pegawai di Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Jepara dengan Metode TULTA sebagai variabel kontrol. Sampel dalam penelitian ini adalah pegawai sebanyak 120 responden. Metode analisis yang digunakan regresi linier berganda dengan menggunakan SPSS versi 20. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara parsial,  budaya kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Komitmen organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Secara simultan budaya kerja dan kinerja pegawai berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan metode tulta sebagai variable kontrol, artinya besarnya kemampuan variabel Budaya Kerja dan Komitmen Organisasi dengan Metode Tulta sebagai varibel kontrol dapat menjelaskan variasi perubahan Kinerja Pegawai. Berdasarkan analisis korelasi parsial, metode Tulta dikendalikan (dibuat tetap),  antara budaya kerja terhadap kinerja pegawai adalah kuat, sedangkan korelasi antara komitmen organisasi terhadap kinerja pegawai adalah sangat kuat. Kata Kunci : Budaya Kerja; Komitmen Organisasi; Kinerja; Metode Tulta.
GAYA KEPEMIMPINAN GENERASI KEDUA DI PERUSAHAAN KELUARGA PT. POLIDAYAGUNA PERKASA Noviani, Vina Erdlan; Putranti, Honorata Ratnawati Dwi; Sudirjo, Frans
-
Publisher : UNTAG Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1275.124 KB)

Abstract

Keberlanjutan usaha merupakan suatu hal mutlak, terlebih lagi bagi suatu family business. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepemimpinan generasi kedua dalam pengelolaan family business dan menganalisis peran pemimpin dalam pengelolaan kinerja karyawan di PT. Polidayaguna Perkasa, Ungaran. Ketidak siapan pemimpin generasi kedua dalam masa peralihan kepemimpinan serta faktor dari lingkungan keluarga memiliki andil besar atas keberhasilan serta upaya dari suksesor sendiri dalam mempimpin perusahaan. Selain suksesor sebagai narasumber utama, dalam penelitian ini juga mewawancarai dan mengambil survei dari karyawan-karyawan perusahaan untuk menggali informasi serta mengetahui upaya pemimpin perusahaan atau suksesor dalam mengelola kinerja karyawannya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, menunjukan adanya peningkatan kinerja karyawan pada masa  kepemimpinan generasi kedua , yang mana memiliki kemauan untuk merangkul karyawan-karyawan kearah perbaikan kualitas bersama serta pendekatan individual.Kata Kunci : family business, pemimpin generasi kedua, kinerja karyawan AbstractBusiness sustainnability is an absolute matter, including for a family business. This research aims to analyze second generation leadership in family business management and analyze the role of leaders in managing employee performance at PT. Polidayaguna Perkasa, Ungaran.The unpreparedness of the second generation leaders in the transition period of leadership as well as factors from the family environment have a big contribution to the success and the efforts of the successors themselves in leading the company. In addition to successor as the main resource person, in this study also interviewed and took surveys from company employees to explore information and find out the efforts of company leaders or successors in managing the performance of their employees.This research  is the  qualitative research, shows an increase in employee performance during the second generation of leadership, which has the willingness to embrace employees towards shared quality improvement and individual approaches.Keywords: family business, second generation leader, employee performance
Encouragement of Women's Employee Performance Based on o Modern Working Environment and Work Discipline on The Store Cashier and Sales Promotion Girl Hidayati, Mustikaningrum; Putranti, Honorata Ratnawati Dwi; Ardiansyah, Muchamad
Media Ekonomi dan Manajemen Vol 34, No 2 (2019): Business Challenges in Global Competition
Publisher : Fakultas Ekonomika dan Bisnis UNTAG Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.68 KB) | DOI: 10.24856/mem.v34i2.1052

Abstract

Large cities are developing followed by the development of shops that are managed in a modern way. This condition opens opportunities for female employees to get jobs as sales promotion girls (SPG) and cashiers. SPG and cashiers as direct services to consumers, so that attention needs to be paid to the work environment and work discipline because these conditions can support services to consumers. This study aims to analyze the influence of the modern work environment and work discipline on performance, as well as driving indicators of the performance of female cashier and SPG employees in Semarang City. The population of this study is the SPG and the women's cashier of modern shops in Semarang City. This study uses technical snowball sampling and purposive random sampling with a total of 100 respondents. Distribution of questionnaires using google.docs (internet) on the link https://goo.gl/forms/ lxm7HfLSX4huuxwt1. The results of this study, there is a positive and significant relationship between the modern work environment and work discipline. The drivers of women's performance are explained by findings. Modern environments such as Wi-Fi and pantry are things that can improve women's performance.Keywords:   Modern Work Environment, work discipline, SPG (Sales Promotion Girl) and CashierKota-kota besar berkembang diikuti pula berkembangnya pertokoan yang di kelola secara modern.Kondisi ini membuka peluang bagi karyawan perempuan untuk mendapatkan lapangan pekerjaan sebagai sales promotion girl (SPG) dan kasir. SPG dan kasir sebagai pelayanan langsung kepada konsumen, sehingga perlu perhatian pada lingkungan kerja dan disiplin kerja, karena kondisi ini dapat menunjang pelayanan kepada konsumen.Penelitian ini bertujuan menganalisis tentang pengaruh lingkungan kerja modern dan disiplin kerja terhadap kinerja, serta indikator-indikator pendorong kinerja pegawai Kasir dan SPG perempuan di Kota semarang. Populasi penelitian ini adalah SPG dan kasir perempuan pertokoaan modern di Kota semarang, Penelitian ini menggunakan  teknis snowball sampling dan  purposive random sampling dengan jumlah 100 responden. Penyebaran kuesioner menggunakan google.docs (internet) pada link https://goo.gl/forms/ lxm7HfLSX4huuxwt1. Hasil penelitian ini, ada hubungan positif dan signifikan antara lingkungan kerja modern dan disiplin kerja.Faktor pendorong kinerja perempuan di jelaskan dengan temuan lingkungan modern seperti Wi-Fi dan pantry (dapur kecil) menjadi hal yang dapat meningkatkan kinerja perempuan.Kata kunci : Lingkungan Kerja modern, disiplin kerja, SPG (Sales Promotion Girl) dan Kasir