0.252
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal AGRISEP JURNAL GALUNG TROPIKA
Dian Hafizah, Dian
Jurusan Sosial Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Andalas
Articles
2
Documents
KAJIAN KEBIJAKAN PEMERINTAH INDONESIA DALAM PERDAGANGAN CPO INDONESIA MENGGUNAKAN PENDEKATAN ANALISIS INTEGRASI PASAR

Jurnal AGRISEP JURNAL AGRISEP VOL 10 NO 2 2011
Publisher : Prodi Agribisnis Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.323 KB)

Abstract

Crude Palm Oil (CPO) is one of important commodity for Indonesia. Indonesia is the biggest producers of CPO in the world, and the second exporter after Malaysia.  Despite the fact that Indonesia and Malaysia are mayor CPO exporters, CPO traders determine CPO price in spot market. As a result, Indonesian and Malaysian producers often face price volatilites. Indonesian traders do not have bargaining power in the price determination. On other hands, domestik demands for CPO grow up.  For that reason,  The Indonesian goverment must take a policy to guarantee the fulfilment of CPO needs.  The objective of research are (1) to describe the Indonesian policy in CPO trade that integrated with World market in Rotterdam and Malaysian Market and (2) to formulate the policy implication of CPO price formation in Indonesia. The research showed that Indonesia act as price taker, this is because Indonesian goverment has no bargaining power to determine price in domestic - and international market. To solving the problem is important for goverment to develop CPO’s future market and create product diversification for CPO. Keywords: Crude Palm Oil, Goverment Policy, Price, Integration market  

ANALISIS USAHA TANI PADI SAWAH MENGGUNAKAN SISTEM LEGOWO DI KECAMATAN KAMANG MAGEK KABUPATEN AGAM SUMATERA BARAT

JURNAL GALUNG TROPIKA Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Fapetrik-UMPAR

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.9 KB)

Abstract

Salah satu subsektor pertanian yang dijadikan sebagai fokus untuk dikembangkan oleh negara adalah pada bidang tanaman pangan khususnya beras. Dalam pelaksanaannya untuk meningkatkan produktivitas padi sebagai mana yang direncanakan maka dilaksanakan intensifikasi lahan dengan menerapkan penemuan dari tehnologi baru. Pada penelitian ini pemerintah telah melakukan introdusir tehnologi baru dimana dibudidayakan varietas padi unggulan yang diusahakan dengan pendekatan Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) dimana program ini bertujuan untuk mengenalkan sistem teknologi tanam yang baru yang dinamakan dengan sistem legowo. Berdasarkan hasil penelitian maka didapatkan hasil perhitungan pendapatan dan keuntungan. Dimana komponen biaya yang dibayarkan terdiri dari pembelian benih, pembelian pupuk, upah TKLK, dan sewa alat (traktor). Sedangkan biaya yang diperhitungkan adalah penyusutan peralatan tetap,  biaya TKDK dan bunga modal. Dari data didapatkan bahwa pendapatan petani yang menerapkan legowo adalah sebesar Rp14.322.183,33/luas lahan/MT dan keuntungan sebesar Rp 13.916.759,33 atau bila dikonversikan per hektar maka didapatkan pendapatan sebesar Rp 23.135.719,44/Ha dan keuntungan sebesar Rp 16.286.159,07/Ha.