Articles

Found 13 Documents
Search

ANALISIS ASPEK KEAMANAN INFORMASI JARINGAN KOMPUTER (Studi Kasus: STIMIK Kupang) Babys, Jemi Yohanis; Kusrini, Kusrini; Sudarmawan, Sudarmawan
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2013): Network And Security
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (809.402 KB)

Abstract

Jaringan komputer sebagai backbone dari teknologi informasi diharapkan dapat menyediakan layanan yang aman bagi penggunanya sehingga informasi-informasi penting seorang pengguna jaringan tidak dapat dicuri atau diakses oleh pengguna lain yang tidak berhak mengaksesnya. Oleh karena itu dalam suatu jaringan komputer perlu dilakukan analisis aspek confidentiality yang merupakan salah satu aspek dari keamanan informasi. Analisis ini bertujuan untuk mengukur tingkat kerahasian informasi pengguna jaringan komputer. Analisis ini dilakukan dengan cara melakukan ekspoitasi terhadap celah keamanan pada salah satu port yang terbuka di setiap client/hosts melalui internal jaringan komputer untuk mencuri informasi-informasi pengguna pada client/host yang dieksploit. Berdasarkan analisis yang dilakukan ditemukan kelemahan-kelemahan keamanan, baik itu pada tools pengamanan jaringan yang digunakan pada setiap client/host maupun pada instalasi jaringannya. Berdasarkan kelemahan-kelemahan keamanan tersebut ditemukan juga solusi-solusi untuk mengamankan jaringan, solusi-solusi tersebut akan direkomendasikan guna pengembangan jaringan yang lebih baik lagi. Solusi-solusi yang dihasilkan adalah sebagai berikut: (1) Melakukan segmentasi pada jaringan menggunakan VLAN dengan metode Access Control Lists (ACL) dan Port Security; (2) Melakukan instalasi firewall disetiap client/host dalam jaringan untuk melindungi setiap port yang terbuka pada sistem operasi yang digunakan, dalam penelitian ini menunjukan bahwa aplikasi McAfee 8.8 mampu melindungi port yang terbuka.  
PEMANFAATAN BOS DAN BSC UNTUK PERENCANAAN STRATEGIS SISTEM INFORMASI PADA INSTITUSI PENDIDIKAN TINGGI (STUDI KASUS AKADEMI RADYA BINATAMA YOGYAKARTA) Junaidi, Junaidi; Kusrini, Kusrini; Sudarmawan, Sudarmawan
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 1 (2013): Information System and Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.139 KB)

Abstract

Persaingan dunia pendidikan saat ini memunculkan dinamika kebutuhan strategi bisnis yang mutlak untuk dapat bertahan. Hampir semua media dunia pendidikan memanfaatkan TI dalam setiap operasionalnya. Perencanaan Strategis Sistem Informasi yang akan dibahas dalam kajian ini adalah menggunakan strategi bisnis Blue Ocean Strategy (BOS) diintegrasikan dengan Balanced Scorecard (BSC). Untuk mencapai hal tersebut diperlukan suatu perencanaan strategis yang ada secara berimbang dan terstruktur.Pedoman yang digunakan dalam memberikan panduan mengenai sifat-sifat BOS pada BSC untuk menjawab kebutuhan perencanaan strategis sistem informasi tertuang dalam kurva nilai BOS dipetakan ke dalam empat perspektif BSC, yaitu persepektif finansial, pelanggan, proses bisnis internal, pembelajaran dan pertumbuhan. Pemetaan ini selanjutnya mengelaborasi kebutuhan SI/TI sejalan dengan strategi bisnis BOS menggunakan empat perspektif BSC. Kebutuhan SI/TI yang muncul kemudian di inventarisir untuk dijalankan sesuai dengan manajemen strategis SI/TI-nya.Hasil dari perencanaan strategis ini dalam bentuk identifikasi kebutuhan SI/TI yang diformulasikan ke dalam portofolio aplikasi dengan menggunakan five forces, activity chain dan Matriks Pertumbuhan Pangsa Pasar (MP3).
Implementasi Pengembangan Sistem Model Water Fall Untuk Data Warehouse Akademik Sofan Tohir, Arik Sofan Tohir; Kusrini, Kusrini; Sudarmawan, Sudarmawan
INTENSIF: Jurnal Ilmiah Penelitian dan Penerapan Teknologi Sistem Informasi Vol 1 No 2 (2017): Vol. 1 No. 2 Agustus 2017
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.158 KB) | DOI: 10.29407/intensif.v1i2.837

Abstract

  Data warehouse is a concept and a technology to store transactional data from several sources that have been through the process of filtering and selection of data. By using the Ectract, Transform and Load (ETL) process in the data warehouse, OLTP data is processed to produce good data and ready for use for the analysis process. For the design of this warehouse data will be built by using the Nine Step Method from Kimbal, so that the resulting warhouse data can be as expected. For the development of life flow system (SDLC) with waterfall model. By using the wate fall model will be built a prototype to implement the data warehouse design results.
Analisis Tata Kelola Teknologi Informasi pada Lembaga Kursus dan Pelatihan Darmanto, Yusup; Suyanto, M.; Sudarmawan, Sudarmawan
Creative Information Technology Journal Vol 1, No 2 (2014): Februari - April
Publisher : UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.944 KB) | DOI: 10.24076/citec.v1i2.14

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang semakin cepat sangat mempengaruhi kegiatan usaha manusia di bidang apapun khususnya bidang bisnis. Saat ini tidak dapat dipungkiri bahwa informasi menjadi salah satu sumber daya utama pada suatu perusahaan untuk meningkatkan daya saing terhadap para pesaingnya. Oleh sebab itu, setiap perusahaan mencoba untuk menerapkan teknologi informasi agar dapat meningkatkan efektifitas dan efesiensi dalam proses bisnis, hal ini bertujuan agar mampu memberikan nilai tambah yaitu berupa competitive advantage dalam persaingan bisnis.Banyak hal yang berkaitan dengan pemanfaatan teknologi informasi yang digunakan belum optimal. Maka dari itu penulis berusaha menganalisa kinerja atau kegiatan institusi Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) tersebut terkait pemanfaatan teknologi informasi, agar dapat memberikan suatu pemikiran yang berdasarkan Best Practices standar COBIT 4.1 sehingga dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan strategis.Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Terra Computer System dan Adi Wahana Informatika di Kota Kediri telah menerapkan tata kelola teknologi informasi pada level Repeatable but Intuitif. Hasil pengolahan kuesioner mendapati nilai rata-rata untuk domain Plan and Organise (PO) dan Acquire and Implement (AI) adalah antara 1,50 – 2,49 dari rentang nilai 0 sampai 5. Artinya telah melakukan tata kelola teknologi informasi masih cukup baik meskipun belum baku.The development of information technology is growing rapidly affect activity in any field of human endeavor, especially in business. Currently there is no doubt that the information becomes one of the main resources in an enterprise to improve competitiveness against its rivals. Therefore, every company tries to implement information technology in order to improve effectiveness and efficiency in business processes, it aims to be able to provide added value in the form of competitive advantage in business competition.Many issues related to the utilization of information technology used is not optimal. Thus the authors have attempted to analyze the performance or activities of the institution Course and Training Institute (CTI) is related to the utilization of information technology, in order to give a thought which is based on Best Practices COBIT 4.1 standards so that it can be considered in making strategic decisions.Courses and Training Institute (CTI) in Kediri have implemented information technology governance at the level of Repeatable but Intuitive. Results of questionnaire processing finds the average value for the domain Plan and organisé (PO) and the Acquire and Implement (AI) is between 1.50 to 2.49 of the value range of 0 to 5. It has been doing information technology governance is still pretty good though not raw.
Pengaruh E-Commerce Toko Online Fashion Terhadap Kepercayaan Konsumen Pujastuti, Eli; Winarno, Wing Wahyu; Sudarmawan, Sudarmawan
Creative Information Technology Journal Vol 1, No 2 (2014): Februari - April
Publisher : UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (385.59 KB) | DOI: 10.24076/citec.v1i2.17

Abstract

E-commerce yang menawarkan banyak kemudahan terhadap konsumen belum tentu berhasil hanya dengan membuat website toko online, namun konsumen secara personal juga akan menilai dan menentukan perilaku apa yang akan diambil berdasarkan penilaian secara subyektif dari konsumen terhadap suatu situs e-commerce, apakah konsumen tersebut akan percaya dan selanjutnya dengan senang hati bertukar informasi pribadi dengan situs e-commerce, dan akhirnya mempunyai keinginan untuk bertransaksi atau tidak. Penelitian ini bermaksud menguji pengaruh 3 faktor dalam Trust Building Model (TBM) kaitannya dengan kepercayaan konsumen terhadap e-commerce toko online fashion di Indonesia. Benarkah kepercayaan konsumen di Indonesia disebabkan oleh faktor perceived site quality (kualitas situs yang dirasakan), faktor perceived vendor reputation (reputasi vendor yang dirasakan), dan structural assurance (susunan keamanan) khususnya untuk e-commerce bisnis ke konsumen. Penelitian ini menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) untuk menganalisis masing-masing faktor tersebut dengan meneliti 200 responden yang sudah pernah bertransaksi dan belum pernah bertransaksi namun mempunyai keinginan di kemudian hari dan sudah pernah berkunjung ke situs toko online fashion. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kepercayaan konsumen e-commerce toko online fashion di Indonesia sangat dipengaruhi oleh kualitas website dan susunan keamanan yang tersaji melalui website, sedangkan reputasi vendor melalui website tidak signifikan mempengaruhi konsumen untuk bisa lebih percaya pada suatu vendor toko online fashion.E-commerce that offers a lot of convenience to consumers uncertain of success simply by making the website an online store, but consumers will personally assess and determine what behavior that consumers will take based on consumer’s assessment of an e-commerce site, whether consumer will believe and subsequent gladly exchange personal information with an e-commerce website, and make the transaction or not. This study intends to examine the influence of three factors in the Trust Building Model (TBM) relation with consumer’s trust in e - commerce online store of fashion in Indonesia. Is it true that consumer’s trust in Indonesia is caused by those factors: perceived site quality, perceived vendor reputation, and structural assurance, especially for e-commerce business to consumer. This study used Structural Equation Modeling (SEM) to analyze each of these factors by examining the 200 respondents who had dealings and have never had trade but have willingness to trade later and had ever been to a fashion online store site. The results of this study indicate that consumer’s trust in ecommerce online store of fashion in Indonesia is strongly influenced by the quality of the website and structural assurance presented through the website, while the reputation of the vendor through the website does not significantly influence consumers to be more trust in an online fashion store vendors.
Implementasi Pengembangan Sistem Model Water Fall Untuk Data Warehouse Akademik Sofan Tohir, Arik Sofan Tohir; Kusrini, Kusrini; Sudarmawan, Sudarmawan
FT Teknik Mesin Vol 1 No 2 (2017): Vol. 1 No. 2 Agustus 2017
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.158 KB)

Abstract

Data warehouse merupakan suatu konsep dan suatu teknologi untuk menyimpan data transaksional dari beberapa sumber yang sudah melalui proses penyaringan dan pemilihan data. Dengan memanfaatkan proses Ectract, Transform and Load (ETL) pada data warehouse, data OLTP diproses untuk menghasilkan data yang baik dan siap digunakan untuk proses analisis. Untuk perancangan data warehouse ini akan dibangun dengan menggunakan Nine-Step Methodolgy dari Kimbal, sehingga data warhouse yang dihasilkan bisa sesuai dengan yang diharapkan. Sedangkan untuk pengembangan sistem menggunakan pendekatan System Developement Life Circle (SDLC) dengan model water fall. Dengan menggunakan model wate fall akan dibangun sebuah prototype untuk mengimplementasikan hasil perancangan data warehouse.
APLIKASI SITE LOCATOR BERBASIS ANDROID Adiwisanghagni, Mohammad; Suyanto, Mohammad; Sudarmawan, Sudarmawan
Informasi Interaktif Vol 3, No 2 (2018): Jurnal Informasi Interaktif
Publisher : Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Often the emergence of less effective and efficient problems in the search for the nearest BTS with the location of complaints from the customer and VIP customer XL provider underlies the request of NetOptim Department PT. Huawei Service to build a tool to facilitate their work. Based on these problems, then conducted a search research location to solve the problems Engineering by designing the concept of searching the nearest site that will be applied to an android application using the SQL Haversine formula. The goal is to measure the accuracy of the SQL Haversine Formula compared to manual system calculations and and build an application prototype that can be used as the nearest BTS location search tool from XL operator based on longitude and latitude complaint. Research method using Prospective Case Study which will be developed with Action Research.Data obtained by observation and interview method to get Gcell or BTS Database operator XL and and customer complaints, VIP and sales complaints data. The nearest complaint location with BTS data, will be processed for comparison of manual system distance calculation and distance calculations using SQL Haversine formula.      From validation analysis of SQL Haversine formula calculation, the result of the presentation of accuracy is 84.23% and the resutl of imprecise accuracy is 15.77% due to error data on the calculation.Which means, the SQL Haversine formula is considered sufficient to meet the expectations to apply in application of andorid-based site locator.Keyword: site locator, longitude, latitude, BTS, haversine 
Perencanaan Strategis Sistem Informasi STMIK Cahaya Surya Kediri Heriadi, Agustono; Suyanto, Mohammad; Sudarmawan, Sudarmawan
Creative Information Technology Journal Vol 1, No 1 (2013): November - Januari
Publisher : UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.244 KB) | DOI: 10.24076/citec.2013v1i1.6

Abstract

Meningkatnya jumlah perguruan tinggi mengakibatkan semakin tingginya persaingan. STMIK Cahaya Surya Kediri adalah sebuah institusi pendidikan tinggi yang memiliki satu program pendidikan S1 Sistem Informasi. Dalam industri usaha jasa, sistem informasi merupakan alat yang dapat membantu memenangkan persaingan. Perencanaan strategis sistem informasi menjadi salah satu kunci sebelum menerapkan sistem informasi dan teknologi informasi pada perusahaan. Perencanaan strategis yang tepat dapat mendukung rencana dan pengembangan bisnis perusahaan. STMIK Cahaya Surya Kediri belum memiliki perencanaan strategis sistem informasi. Bentuk perencanaan strategis sistem informasi yang akan dibahas dalam kajian ini menggunakan metodologi Ward and peppard dengan alat bantu metode analisis Value Chain untuk analisa lingkungan bisnis internal, Five Forces Model untuk analisa lingkungan bisnis eksternal, dan McFarlan Strategic Grid untuk analisa kondisi SI/TI internal saat ini. Hasil dari analisis ini mendefinisikan perencanaan strategis sistem informasi berupa strategi bisnis sistem informasi, strategi manajemen sistem informasi dan teknologi informasi, strategi sistem informasi, gap analisis sistem informasi, dan rencana implementasi.The increasing the number of college resulting in the higher competition. STMIK Cahaya Surya Kediri is an institution of higher education that have an educational program S1 Information System. In the business services industry, information system is a tool that can help win the competition. Strategic planning of information systems to be one of the key before implementing information systems and information technology in the enterprise. Proper strategic planning to support the companys plans and business development. STMIK Cahaya Surya Kediri not have a strategic planning information system. Form of strategic planning of information systems that will be discussed in this study using a methodology Ward and Peppard with aids Value Chain analysis method for internal business environment analysis, Five Forces Model for the analysis of the external business environment, and McFarlan Strategic Grid to analyze the condition of the IS/IT internal current. The results of this analysis defines the strategic planning of information systems in the form of business strategy information systems, information systems and information technology management strategy, information systems strategy, information systems gap analysis, and implementation plan.
Analisis Usability pada Aplikasi Akreditasi Hascarya, Prayudha Wibi; Winarno, Wing Wahyu; Sudarmawan, Sudarmawan
JURNAL TEKNIK INFORMATIKA DAN SISTEM INFORMASI Vol 1 No 1 (2014): JATISI SEPTEMBER 2014
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) STMIK Global Informatika MDP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.862 KB)

Abstract

Badan Akreditasi Propinsi Sekolah Menengah Daerah Istimewa Yogyakarta yang selanjutnya disingkat dengan BAP SM DIY, saat ini web akreditasi online yang di gunakan oleh BAP-SM DIY tersebut berbentuk Aplikasi pendaftaran online yang di sertakan menu informasi nilai dan daftar sekolah yang telah dan akan di akreditasi . Menurut (Karnohartomo dkk, 2012) dalam pengembangan perangkat lunak yang interaktif, terdapat dua sasaran utama yang dijadikan parameter keberhasilan, yaitu usability dan user experience goals, maka aplikasi tersebut harus dapat memberikan kesempatan kepada pengguna untuk menyelesaikan aktivitasnya pada aplikasi tersebut sebaik mungkin. Analisa dalam penelitian ini menggunakan metode PLS (Partial Least Square). Menurut Tanenhaus dkk, (2010), PLS merupakan metode analisis yang powerfull karena tidak didasarkan pada banyak asumsi. Metode PLS mempunyai keunggulan di antaranya, data tidak harus terdistribusi normal multivariate (indikator dengan skala kategori, ordinal, interval sampai rasio dapat digunakan pada model yang sama) dan ukuran sampel tidak harus besar. Berdasarkan hasil pengujian reliabilitas menunjukan bahwa seluruh penilaian item dalam kuesioner ini reliabel, karena angka Cronbach Alpha > 0,70 dan Composite reliability > 0,7. Perbedaan terlihat bahwa nilai cronbachs alpha dan composite reliability paling besar adalah dari path analisis dengan intervensi. Hubungan Error dengan Usability yaitu nilai korelasi 0,9051 yang berarti bahwa semakin tinggi error maka semakin tinggi usability Hubungan antar variabel learnability dengan efficiency yaitu nilai korelasi sebesar 0,1343 yang berarti bahwa semakin tinggi learnability maka semakin tinggi efisiensi.
Mendeteksi Kerentanan Keamanan Aplikasi Website Menggunakan Metode Owasp (Open Web Application Security Project) Untuk Penilaian Risk Rating Ghozali, Bahrun; Kusrini, Kusrini; Sudarmawan, Sudarmawan
Creative Information Technology Journal Vol 4, No 4 (2017): Agustus-Oktober
Publisher : UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.261 KB) | DOI: 10.24076/citec.2017v4i4.119

Abstract

Mendeteksi kerentanan keamanan aplikasi berbasis website adalah hal yang penting, dan dapat memperkirakan resiko yang ada terhadap keberlangsungan suatu bisnis.  Terjadinya transisi bisnis tradisional ke dalam lingkup aplikasi berbasis website dimanfaatkan oleh beberapa pelaku kejahatan dunia maya dengan tujuan mencuri informasi rahasia pengguna demi keuntungan pribadi. Walaupun para developer sudah mencari permasalahan keamanan dengan menggunakan code review atau uji penetrasi. Terkadang masalah tidak akan ditemukan hingga aplikasi sudah masuk tahap produksi bahkan hingga aplikasi sudah diretas. Penelitian ini akan menerapkan  mekanisme metode asesmen resiko pada sistem informasi harga komoditas utama yang dibangun oleh PT.Gitsolution. Dimana sistem tersebut merupakan informasi harga pokok untuk kehidupan sehari-hari yang dikelola oleh salah satu instansi pemerintah yang ada di Indonesia. Untuk mengetahui tingkat resiko pada sistem informasi harga komoditas utama menggunakan metode Open Web Application Security Project (OWASP) Risk Rating untuk mendeteksi kerentanan keamanan pada aplikasi berbasis website. Penelitian ini menghasilkan tingkat resiko pada aplikasi berbasis website.Kata kunci— Vulnerability – OWASP, Risk Rating, Security Assessment.