Atep Sujana, Atep
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 33 Documents
Articles

Found 33 Documents
Search

PENERAPAN PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI ENERGI PANAS Nurlela, Eneng Siti Fatimah; Sujana, Atep; Isrok’atun, Isrok’atun
Jurnal Pena Ilmiah Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Pena Ilmiah
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.001 KB)

Abstract

Berdasarkan hasil observasi yang dilaksanakan pada siswa kelas IV B, SDN Panyingkiran II diperoleh suatu permasalahan, yaitu siswa hanya menerima pengetahuan dari guru saja, sehingga pembelajaran menjadi tidak bermakna. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya hasil belajar siswa. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka diterapkan pendekatan CTL. Pendekatan CTL menekankan siswa aktif, kerjasama dalam kelompok, menggunakan berbagai sumber belajar, dan bermuara pada konteks kehidupan siswa. Metode yang digunakan adalah PTK yang menggunakan desain spiral Kemmis dan Taggart. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi, pedoman wawancara, catatan lapangan, dan tes hasil belajar siswa. Penelitian ini dilakukan dalam tiga siklus. Perencanaan pelaksanaan pembelajaran pada setiap siklusnya mengalami perbaikan yakni, kriteria yang belum terlaksanakan, maka diperbaiki hingga mencapai target yang telah ditentukan yaitu pada siklus III. Kinerja guru berpengaruh terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa. Hasil belajar siswa setelah diberikan tindakan dengan penedekatan CTL mengalami peningkatan.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI ENERGI PANAS Komariah, Ririn Siti; Subarjah, Herman; Sujana, Atep
Jurnal Pena Ilmiah Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Pena Ilmiah
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.773 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran CTL dan modelpembelajaran konvensional terhadap kemampuan berpikir kritis siswa serta mengetahuiperbedaan peningkatan pembelajaran dengan menggunakan model CTL dengan modelpembelajaran konvensional. Metode penelitian ini adalah eksperimen dengan desainpenelitian kelompok kontrol pretes-postes. Penelitian dilakukan pada SDN Panyingkiran III danSDN Padasuka I. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan berpikir kritis siswa dannontes; observasi, wawancara, angket dan catatan lapangan. Berdasarkan penelitian yangtelah dilakukan, didapatkan bahwa kedua model pembelajaran memberikan pengaruh; nilairata-rata pretes 50,65 dan postes 65,98 untuk kelas eksperimen sedangkan untuk kelaskontrol nilai rata-rata pretes 43,98 sedangkan postes 57,63, dan meningkatkan kemampuanberpikir kritis siswa. Namun, tidak terdapat perbedaan peningkatan kemampuan kedua kelassecara signifikan. Hal ini terlihat dari uji-U didapatkan nilai 0,23. Artinya tidak terdapatperbedaan peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa yang menggunakan modelpembelajaran CTL dan model pembelajaran konvensional pada materi energi panas.
PENGARUH PENDEKATAN OPEN-ENDED TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA SEKOLAH DASAR KELAS V Agustian, Egi; Sujana, Atep; Kurniadi, Yedi
Mimbar Sekolah Dasar Vol 2, No 2 (2015): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.948 KB)

Abstract

This research is experimental research in the research design is pretest-posttest control group design to find out the influence of open-ended approach on creative-mathematic thinking skill of student's grade V SD.  The population of this research is all student's grade V of SD considering middle-group category based on the average score on a mathematics national exam at SD/MI level in the entire Rancakalong region. Meanwhile, the samples of this research are SDN Pasirbenteng II as experimental group and SDN Pasirbiru as a control group. The instruments in this research consist of test, affective scale, observation format of teachers’ performance, observation format of students’ activities and interview. The result from this research proves that learning using the open-ended approach can significantly increase a creative mathematic thinking of student's grade V SD. It can be seen from the findings of data analysis. Based on the research, students’ response to mathematics learning using open-ended tends to show a positive response that means students have good tendency of interest and enthusiasm to the learning. Thus, it can be concluded that open-ended is one of the solutions to increase creative - mathematic thinking skill of student's grade V SD. Keywords: open-ended approach, creative-mathematic thinking skill.
PERANAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERKAIT TEMA MAKANAN TERHADAP SIKAP SAINS SISWA Sujana, Atep
Mimbar Sekolah Dasar Vol 4, No 2 (2017): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.429 KB)

Abstract

The aim of this study is to determine the effect of problem-based learning on student’s science attitudes related to food theme’s. The method used is quasi experiment with pretest-posttest design. Subjects in the study were the students of grade V elementary school in Sumedang, amounting to 44 people and 15 classroom teachers. The instruments used consist of attitude scales, questionnaires, and interviews provided before and after problem-based learning. The results showed that there was an increase in student’s science attitude after learning, which can be seen from the increase of the average score of student’s science attitude from 82.00 to 83.4.Keywords: student’s science attitude, food, problem-based learning.
LITERASI KIMIA MAHASISWA PGSD DAN GURU IPA SEKOLAH DASAR PADA TEMA UDARA Sujana, Atep
Mimbar Sekolah Dasar Vol 1, No 1 (2014): April
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (679.633 KB)

Abstract

This study aims to determine the chemical literacy of primary school teachers and students on the theme PGSD air. The method used is descriptive method, the research subjects totaling 61 people, 41 people came from PGSD students and 20 people from elementary school teachers. The instrument used is a matter of chemistry literacy tests are 40 multiple -choice questions that include reason or other information to strengthen the answers given, questionnaires, and interviews. Data processing techniques performed included determination of the limits of chemical literacy achievement, scoring each question,changing the score values, grouping study subjects based on the values obtained, and the analysis and conclusions. From the research data showed that only 26 people (63.41 %) students who have achieved literacy PGSD chemistry, whereas only 10 elementary school teachers (50 %) who had reached chemical literacy. Literacy chemical that has not reached most of the research subject primarily determine the chemical formula of constituent gases of air and to write the equation.Keywords: PGSD students, elementary science teachers, science literacy, literacy chemistry, descriptive method.
Pewarisan Seni Tari Wayang Jayengrana Karya Raden Ono Lesmana Kartadikoesoemah pada Anak Usia Sekolah Dasar: Penelitian Etnografi pada Sanggar Dangiang Kutamaya Kabupaten Sumedang Gayo, Karimah Tuffahati; Sujana, Atep; Julia, J.
Jurnal Pena Ilmiah Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Pena Ilmiah
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesenian tradisional saat ini kurang diminati oleh masyarakat, sehingga banyak kesenian yang punah karena tidak dilestarikan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pewarisan Tari Wayang Jayengrana pada anak usia sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif desain etnografi, teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta proses analisis yang dilakukan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa dalam bentuk penyajian gerakannya lincah serta kostum dan riasannya membuat penari terlihat gagah. Sistem pelatihan yang digunakan yaitu sistem aprentisip dan sistem sanggar. Strategi dalam upaya pewarisan yang dilakukan yaitu penyampaian mulut ke mulut baik kepada masyarakat setempat maupun pengunjung museum. Dalam proses pewarisannya tidak seutuhnya berjalan mulus ada faktor penghambat diantaranya kurangnya kesadaran masyarakat, globalisasi, keterbatasan biaya, dan kemajuan teknologi, walau begitu ada faktor pendorong yang menjadi motivasi tersendiri bagi pelatih yaitu dukungan yayasan, bakat anak, dan dorongan orang tua.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE PADA MATERI PERUBAHAN SIFAT BENDA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Apriani, Dini; Sujana, Atep; Kurnia, Dadang
Jurnal Pena Ilmiah Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Pena Ilmiah
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (591.972 KB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di kelas V SDN Palasari kecamatan Sumedang Selatan kabupaten Sumedang. Model yang digunakan adalah model pembelajaran learning cycle. Bentuk penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan desain dari Kemmis dan Taggart yang dilakukan dalam tiga siklus. Pada observasi data awal hasil belajar siswa pada materi perubahan sifat benda masih rendah. Hanya ada 14,3% siswa mencapai ketuntasan. Hasil yang diperoleh dari presentase penilaian kinerja guru tahap perencanaan dari siklus I 83,3%, siklus II 93,3%, dan siklus III 96,6%. Penilaian kinerja guru tahap pelaksanaan dari siklus I 85,9%, siklus II 89,5%, siklus III  98%. Aktivitas siswa pada siklus I adalah 51,9%, siklus II 75,8%, dan siklus III 86%. Hasil belajar siswa pada siklus I adalah 39,3%, siklus II 64,3%, dan siklus III menjadi 89,3%. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran learning cycle dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada materi perubahan sifat benda di kelas V SDN Palasari. Kata kunci: model pembelajaran learning cycle, perubahan sifat benda, hasil belajar siswa.
PENERAPAN MODEL LEARNING CYCLE 7E UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PROSES DAUR AIR Sumiyati, Yeti; Sujana, Atep; Djuanda, Dadan
Jurnal Pena Ilmiah Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Pena Ilmiah
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (697.89 KB)

Abstract

Penelitian ini menerapakan model learning cycle 7E untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V A SDN Panyingkiran II pada materi proses daur air yang masih rendah. Rendahnya hasil belajar siswa sebagai akibat dari pembelajaran yang berpusat pada guru.  Learning cycle 7E, merupakan model pembelajaran yang berorientasi pada siswa, siswa belajar secara aktif mengkontruksi pengetahuannya. Metode yang digunakan ialah penelitian tindakan kelas berbentuk spiral Kemmis dan Mc. Taggart. Instrumennya menggunakan pedoman observasi, pedoman wawancara, catatan lapangan, dan tes. Kinerja guru pada perencanaan siklus I 86%, siklus II 100%, dan siklus III 100%. Kinerja guru pada pelaksanaan siklus I 77%, siklus II 87%, dan siklus III 100%. Aktivitas siswa pada siklus I 62%, siklus II 86%, dan siklus III 92%. Hasil belajar siswa pada siklus I 43,83%, siklus II 69,56%, siklus III 90,91%. Target hasil belajar siswa pada penelitian ini 87%. Dengan demikian model learning cycle 7E dapat meningkatkan hasil belajar siswa.Kata Kunci: model learning cycle 7E, hasil belajar, proses daur air.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI GAYA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Aeni, Nita Nur; Sujana, Atep; Sunaengsih, Cucun
Jurnal Pena Ilmiah Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Pena Ilmiah
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.262 KB)

Abstract

Findings shown that of low student learning outcomes on the material style at class 4. The action is done by applying the problem-based learning model. Problem based learning trains students in solving contextual problems. This study to determine the improvement of student learning outcomes learning . The class action research by using method of Kemmis and Mc Taggart. The technique of collecting data through observation, interviews, test  and field notes. Based on data obtained shows the increase in teacher performance in the cycle I  72,72%, cycle II 84,84%, and cycle III 97,97%. Student activity in cycle I 69%, cycle II 84,21%, and cycle III 94,73%. While the results of learning in the cycle I 47,36%, cycle II 78,95%, and cycle III 95%. The result show that problem based learning model can improve student learning outcomes.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V PADA MATERI PESAWAT SEDERHANA Pratiwi, Cindi Oktaviani; Sujana, Atep; Jayadinata, Asep Kurnia
Jurnal Pena Ilmiah Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Pena Ilmiah
Publisher : Jurnal Pena Ilmiah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.548 KB)

Abstract

After initial observation of simple tool material gained a problem. Problems of the teacher is the lack of mastery of learning materials, while the problems of students are less participating students during the learning process. From these problems, applied inquiry model of learning. The purpose of this research is to know learning by using inquiry learning model. The method used is classroom action research, with research design of Kemmis and Taggart. The target that has been determined for student activity and the result of student learning completeness 85%, while for teacher performance 100%. Data obtained from the results of research, namely teacher performance in the cycle I 75%, cycle II 87.5% and 100% cycle III. The student activity cycle I 44%, 70% cycle and cycle III 87%. Student learning outcomes in cycle I 48%, cycle II 70% and cycle III 87%.