Tatang Muhtar, Tatang
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PENCAK SILAT BERBASIS KARAKTER

EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 8, No 1: Januari 2016
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (883.362 KB)

Abstract

Abstract: Enterprise application and improvement of character education is necessary to answer all the problems that occur on these days, especially against the challenges of globalization that is pervasive in almost all areas of life and supported by the progress of information and communication technology. If no steps are taken in anticipation, our nation will gradually lose their national identity as a nation that has a variety of noble values. The main purpose of this research is to improve the character of students through the application of martial arts-based learning model character. The method used is the method quasi experiment pretest and posttest group design. The results obtained inter alia, that the application of martial arts-based learning model can improve the character of the character of elementary school students significantly. This means that there are significant differences between the average value of the character of students before and after implementation of the model-based learning martial arts characters. Therefore, it can be concluded that the application of the model-based martial arts can enhance the character of students with significant character.Keywords: Pencak Silat, Character Education, Elementary School Students Abstrak: Usaha penerapan dan peningkatan pendidikan karakter sangat diperlukan untuk menjawab segala permasalahan yang terjadi pada dewasa ini terutama terhadap tantangan globalisasi yang merambah di hampir seluruh bidang kehidupan dan ditunjang oleh perkembangan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Jika tidak dilakukan langkah-langkah antisipasi, bangsa kita akan sedikit demi sedikit kehilangan jati diri bangsa sebagai bangsa yang memiliki berbagai nilai luhur. Adapun tujuan utama penelitian ini adalah untuk meningkatkan karakter siswa melalui penerapan model pembelajaran pencak silat berbasis karakter. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuasieksperimen pretest and postest group design. Adapun hasil yang diperoleh antara lain bahwa penerapan model pembelajaran pencak silat berbasis karakter dapat meningkatkan karakter siswa sekolah dasar secara signifikan. Artinya bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata nilai karakter siswa sebelum dan sesudah penerapan model pembelajar pencak silat berbasis karakter. Oleh sebab itu, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pencak silat berbasis karakter dapat meningkatkan karakter siswanya dengan signifikan.Kata Kunci :Pencak Silat, Pendidikan Karakter, Siswa Sekolah Dasar

ANALISIS KURIKULUM 2013 DITINJAU DARI ASPEK NILAI KARAKTER BANGSA

Mimbar Sekolah Dasar Vol 1, No 2 (2014): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.444 KB)

Abstract

National education is still experiencing difficulties in producing quality graduates, skilled, and creative that can serve as a driving source in various fields of development. And outputs the result of education is often a burden on the government to meet their needs for social services, employment, subsidies, and the like. They pass and emerge as new citizens who are not able to offer a solution, but rather a source of trouble and anxiety community. One source of problems in education is still weak education that can cultivate the essential values of humanity. Where today there has been a separation between "intellectual education" with "educational value". This dichotomy shows the smallness of the mind, because the moral value is not different from the intellectual dimension, but is the foundation for intellectual growth. It is necessary for the implementation of a curriculum that is based on the improvement of the competence-based character education aside from it in the process of implementation should be in accordance with how to implement character education. In this case the assessed curriculum is the curriculum in 2013. Keywords: character education, curriculum 2013, educational value.

Nilai-Nilai Kesholehan Sosial pada Mata Kuliah Pembelajaran dan Aktivitas Senam Ritmik II dan Implikasinya terhadap Pendidikan Jasmani di SD

Indonesian Journal of Primary Education Vol 1, No 2 (2017): Indonesian Journal of Primary Education
Publisher : Program Studi PGSD UPI Kampus Tasikmalaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.362 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pendidikan nilai pada pendidikan jasmani. Selama ini terkesan pendidikan jasmani kering dari nilai. Mahasiswa PGSD Penjas merupakan calon guru pendidikan jasmani di SD yang harus dibekali dengan nilai-nilai keshalehan sosial mengingat mereka adalah calon guru yang akan langsung mentransformasikan nilai kepada peserta didik di SD. Bekal ini diberikan melalui perkuliahan pembelajaran dan aktivitas senam dan ritmik II.  Penelitian ini bertujuan mengungkap nilai-nilai kesalehan sosial pada mata kuliah pembelajaran dan aktivitas senam ritmik II. Pendekatan dan metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan pedoman observasi dan angket. Berdasarkan analisis data diperolehan hasil bahwa 1) Mata kuliah pembelajaran dan aktivitas senam ritmik II telah menerapkan nilai-nilai kesalehan sosial dengan baik sekali berupa nilai disiplin, nilai religius, nilai tanggung jawab, nilai sportivitas, nilai saling menghargai, nilai kejujuran, nilai kerja keras, nilai kreatif, nilai kebersamaan, nilai komunikatif/bersahabat, nilai tidak mudah menyerah, dan nilai kemandirian, 2) Kinerja dosen pada mata kuliah pembelajaran dan aktivitas senam ritmik II adalah baik, 3) Keberhasilan proses perkuliahan bermuatan nilai kesalehan sosial ini berimplikasi pada terjadinya proses pembelajaran penjas di SD yang bermuatan nilai dan menghasilkan siswa SD yang bermuatan nilai kesalehan sosial.

Dampak Kegiatan Ekstrakurikuler terhadap Perkembangan Life Skills Siswa Sekolah Menengah Atas

Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 18, No 3 (2018): PENGEMBANGAN MUTU PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (681.357 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak kegiatan ekstrakurikuler olahraga terhadap perkembangan life skills siswa SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan model quasi-eksperimental design. Jumlah sampel sebanyak 50 siswa yang terbagi ke dalam tiga kelompok, yaitu: Kelompok ekstrakurikuler olahraga bola voli yang diberi perlakuan sebanyak 18 siswa laki-laki dan sembilan siswa perempuan (kelompok A); Kelompok ekstrakurikuler olahraga bola voli yang tidak diberi perlakuan sebanyak 16 siswa laki-laki dan tujuh siswa perempuan (kelompok B). Berdasarkan hasil pengolahan dan analisis data dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: Terdapat perbedaan perkembangan life skills antara siswa kelompok A dengan kelompok B (t hitung = 4,90 lebih besar dari pada t tabel = 2,01. Disamping itu manakala gain score yang menjadi indikator pengolahan dan analisis data, maka perolehan life skills siswa kelompok A lebih baik dari pada perolehan life skills kelompok siswa B (t hitung = 13,94 lebih besar dari pada t tabel = 2,01). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan perkembangan life skill siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler olahraga bola voli yang diintegrasikan dengan komponen life skill lebih baik jika dibandingkan dengan perkembangan life skill siswa menengah atas yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler olahraga bola voli tanpa integrasi komponen life skill dalam programnya. Perkembangan life skill siswa ini dapat diimplementasikan didalam kehidupan sehari-hari siswa sehingga dapat digunakan untuk menghadapi kebutuhan dan tantangan kehidupannya sesuai dengan manfaat life skill.