Articles
9
Documents
Efektifitas penelusuran hadis melaui CD-ROM di perpustakaan IAIN Imam Bonjol Padang

AL-MAKTABAH Vol 11, No 1 (2012)
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (809.285 KB)

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan kepada pengguna perpustakaan, terutama yang akan menelusuri Hadis Nabi Saw pada kitab aslinya, apakah suatu hadis itu benar-benar ada sumbernya, begitu juga jalur sanadnya, apakah periwayatannya sampai ke Nabi atau tidak, lalu bagaimana nilai hadis tersebut, apakah dapat dijadikan pegangan atau tidak, artinya bagi pengguna yang sedang melacak hadis dan mentakhrij hadis tersebut, maka diperlukanlah suatu program yang bisa lebih efektif dan efisien dalam melakukan penelusuran. Ada beberapa keunggulan yang bisa diperoleh yaitu penelusur hadis antusias sekali dalam melakukan penelusuran, waktu yang digunakan dalam penelusuran lebih singkat, hasil penelusuran bisa dikopikan ke word, bentuk dan ukuran tulisan bisa diedit sesuai kebutuhan, rujukan dari setiap hadis yang ditemukan dapat diperoleh secara cepat, mulai dari nama pengarang kitab, judul, penerbit, tempat terbit, tahun, jilid dan halaman kitab, program bisa juga dikopikan ke DVD bagi pengguna yang ingin mengoperasikan sendiri pada computer atau laptopnya, petugas perpustakaan dan pengguna dapat melakukan kerja sama untuk mencarikan hadis yang dibutuhkan dalam jumlah banyak. Kata kunci: efektifitas, penelusuran, hadis, CD-ROM, program, al-Maktabah asy-Syamilah

Perhatian pemerintah dan peran pustakawan dalam pemeliharaan naskah kuno

AL-MAKTABAH Vol 13, No 1 (2014)
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.76 KB)

Abstract

Pemerintah RI saat ini telah mempunyai perhatian besar terhadap koleksi naskah kuno, terbukti dengan adanya beberapa undang-undang yang berkaitan dengan pemeliharaan naskah kuno. Sementara dari kalangan masyarakat Indonesia, ada yang sudah punya perhatian terhadap naskah kuno ini dan masih ada yang belum. Masyarakat yang sudah punya perhatian telah menyibukkan diri dalam hal pengumpulannya, penelitian dan pemeliharaan terhadap koleksi kuno, sebagaimana yang telah dilakukan oleh beberapa organisasi dan perguruan tinggi. Masyarakat yang belum punya perhatian masih membiarkan naskah kuno tersimpan rapi di rumahnya sampai turun temurun, dan bahkan ada yang menjual keluar negeri. Berkaitan dengan hal pemeliharaan koleksi naskah kuno ini, pustakawan diharapkan berperan aktif mulai dari pengumpulannya, pemeliharaan dalam bentuk preservasi fisik dengan cara konservasi dan restorasi, menerjemah, menelitinya, mengalih mediakan agar informasinya tetap terpelihara dan lain-lain.  

Reseptor Androgen dan Organ Reproduksi Pria

Jurnal Kedokteran Syiah Kuala Vol 6, No 1 (2006): Volume 6 Nomor 1 April 2006
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak.   Hormon  androgen  berperan  penting    dalam   perkembangan   scksual    individu    jaruan.   Mormon   androgen yang  penting  adalah   hormon  testosteron   dan  hormon  dyindrotestosteron.      Ke1j:1  hormon  androgen    pada sel  target diperantarai  oleh   molekul    reseptor   hormon  androgen  yang  dapat   mengikat    hormon  androgen,  mengikat   gen dan mengatur   transkripsi     gen.  Epididimis    merupakan   salah    satu   organ   target   hormon   androgen.    Fungsi   utarna epididimis    rnerupakan  ternpat  pernatangan  spermatozoa.    Fungsi   ini   dapat  dimungkinkan   karna  adanya  aktivitas absorbsi   dan  sekresi    dari  sel-sel    epitel   epididimis.      Aktivitas    tersebut    mernbutuhkan      horrnon  androgen   dan molekul   reseptor  androgen  sebagai  perantara  kerja.   Suatu  ketidak  normalan  dari  reseptor  androgen  atau  bahkan hilangnya  reseptor  androgen  pada sel  target,  menyebabkan   kelainan  yang disebut   sebagai   Androgen  insensitivity Syndrom.(JKS 2006;1:39-48) Kata   Kunci: Reseptor,  Androgen,   Reproduksi,  Pria Abstract.    Androgen   hormones  play  an  important   role   in  male   sexual    development.     There  are  two  important kinds   of androgen  hormones;  they are testosterone   and dyindrotestosteron.     The  work of androgen  hormones  on target   cells is  mediated  by the androgen  hormone  receptor  molecules  that could  bind   the androgen,  binding   and regulating   genes  transcription.   The  epididymis   is  a target  organ  of androgen   hormones.   The  main   function   of epididymis    is  used  as a place  for spermatozoa   maturation.    This  function  may  possibly   be made  since   there are the  absorption   and  secretion   activities     of  the  epididymis    epithelial     cells.  These   activities     require  androgen hormones  and androgen  receptor  molecules  as the mediator.   One of the androgen  receptor  abnormalities  or even the  loss   of  androgen   receptors   on  target  cells   will  create  a  kind  of  disorder   called  androgen   insensitivitysyndrome.  (JKS 2-006;1:39-48) Keywords:Receptors, Androgen, Reproduction,Male

Teknik Mikroinjeksi Oosit: (Suatu Harapan untuk Penderita Oligoastenoteratozoospermia)

Jurnal Kedokteran Syiah Kuala Vol 7, No 3 (2007): Volume 7 Nomor 3 Desember 2007
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5743.332 KB)

Abstract

Abstrak.    Membandingkan       keberhasilan     antara   2    kelompok    penderita    dalam   penggunaan    teknik mikcroinjeksi   oosit.  Keberhasilan   mikroinjeksi   antara   sperma   yang  berkualitas   rendah   dengan   dua kelompok   pasien,    yaitu kelompok I, pasien   dengan oosit segar baru diperoleh  (135 orang)  dan kelompok11,    pasien  dengan   oosit   umur  satu  hari  dan mengalami  kegagalan   fertilisasi   invitro (35 orang).  Spermadiinjeksi ke sub-zona atau langsung ke ooplasma.   Kelompok  I, fertilisasi  terjadi  16,6% dari 771 oosit dan polispermi  serta partenogenetis  2,3%.   Kehamilan  terjadi  5  orang  dan  1    yang  melahirkan.  Kelompok  11, fertilisasi   terjadi   14,9%  dari   118  oosit  dan  polispermi   serta  partenogenetis    2,8%    dan   tida   terjadi kehamilan.   Mikroinjeksi  sperma tunggal  dari suami penderita Oligoastenoteratozoospermia   berat langsung ke ooplasma  diperoleh  4  zigot dari  38 oosit  dan memiliki  pronukleus  ganda,  dan  ditempatkan  kembali kepada  pasien,  dan tidak terjadi kehamilan.  Jadi mikroinjeksi  subzona  merupakan  teknik  yang  memberi harapan untuk penderita Oligoastenoteratozoospermia  yang berat. (JKS 2007; 3:151-158) Kata  Kunci:  Mikroinjeksi  Oosit Harapan Penderita OligozoospermiaAbstract.  By comparing  2 successfull  groups   of patients  using the microinjection   oocytes  techniques .. Between  microinjection  of low-quality sperm in two groups of patients,  the first group , patients with  the new  oocytes  (135 person)  and the second   group ,  patients  with   oocyte  age one day and have failed in vitro  fertilization   (35  person).   Sperm  injected  into  the  sub-  zone    or  directly    to  ooplasma.  The  first group,  fertuilization    occured  16,6%  of 771 oocytes  and polysperm  also  partogenetis   2,3%.  Pregnancy occurred  in 5  persons and which one of them  gave a birth. The second group,  fertilization  occurred  14,9% of 118 oocytes  and polysperm  also partenogenetis  2,8% and no pregnancy  occurred.  The single spermmicroinjection   from the husband  of severe  Oligoastenoteratozoospermias    patient  directly   to ooplasma obtained  4  zygot  of 38  oosit and had  double  pronuclei,  and  replaced  to  the  patient  and  no  pregnancy occurred.   Subzone  microinjection   is  a  technique   that   gives   expectation   to  severe oligoastenoteratozoospermi  s patient. (JKS 2007; 3:151-158) Keywords:  the oosit  microinjection  healing technic gives a new hope for  oligozoospermia  sufferers

Pengaruh Pemberian Ekstrak Ganja (Cannabis sativa L.) ! Terhadap Sel Spermatozoa Menclt (Mus musculus L.) Strain Swiss Webster

Jurnal Kedokteran Syiah Kuala Vol 7, No 1 (2007): Volume 7 Nomor 1 April 2007
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6383.463 KB)

Abstract

Abstrak.  Penelitian ini bertujuan melihat pengaruh pernberian ekstraks ganja terhadap pembentukan sel-sel spermatozoa mencit (Mus musculus L) strain Swiss Webster. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental, dengan rancangan acak kelornpok satu faktor, yang terdiri dari 7 variabel dosis perlakuan (12,5 mg, 25 mg, 50 mg, 100 mg, 200 mg/ kg BB/ hari/ oral dan  kontrol perlakuan 0,3 ml CMC serta control perlakuan 0,3 mL  Aquabidest) dan 5  ulangan. Penelitian ini dilakukan dibagian Biologi FK UL Data hasil penelitian diuji normalitas digunakan metode distribusi Varians, sedangkan uji homogenitas digunakan Uji Barlett. Untuk melihat pengaruh digunakan uji Anova dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil untuk melihat pengaruh antar perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak ganja pada dosis perlakuan 1 QO  dan 200 mgl,kg EB/.hari/  oral/  dapat menyebabkan penurunan jumlah sel-sel  spermatozoa vas deferens mencit. (JKS 2007; 1: 1-8) Kata Kunci: Ekstraks ganja, pengaruhi, sel spermatozoa .Abstract.   This study intends to observe the effects of cannabis extracts on the formation of sperm cells of mice SMus musculus L) strain Swiss Webster. The methodology used in this study is an experimental method, with pne factor randomized group design, consisting of 7 variables treatment dose (12.5 mg, 25 mg, 50 mg, 100 mg,200 mg/kg/day/orally and the control treatment 0.3 ml of CMC and the control treatment Aquabidest 0.3 mL) and 5  repititions. Research was conducted in Biology Department Faculty of Medicine Indonesia University. Data were tested for normality of distribution method is used variance, while the homogeneity test used Barletttest. To see the effect of Anova test was used and followed by Least Significant Difference test for the effect among the treatments. The results showed that administration of cannabis extract on the treatment dose of 100 and 200 mg I kg I day I oral I can cause a decrease in the number of sperm cells of mice vas deferens. (JKS2007; 1: 1-8) Keywords:   Cannabis  extract,  effect, sperm  cell

Metode Pendeteksian Infertilitas Imunologik pada Pria

Jurnal Kedokteran Syiah Kuala Vol 6, No 2 (2006): Volume 6 Nomor 2 Agustus 2006
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak, Salah   satu  penyebab  "Unexplained   Infertility"    diperkirakan    karena  foktor  Imunolagik,    karena  terjadi,        respon   imun   terhadap  antigen  sperma   atau   semen.   Sehingga  timbul   antibodi   terhadap   antigen   tersebut.   Pada                        saluran   reproduksi   pria;   testis,   plasma   semen  dan  sperma   dianggap   sebagai   nonself   antigen,   hat   ini  disebutAutoimun.    Bila terjadi   kerusakan jaringan   akibat  trauma atau infeksi,   maka akan terjadi  proses extravakasi,  maka tubuh  segera  rnembentuk   antibodi  terhadap  sperma  tersebut.  Untuk  mendeteksi    keberadaan   antibodi   anti  sperma tersebut,   terdapat  beberapa  cara,  antara  lain;   Uji  aglutinasi   sperma,   Uji   immobilisasi     sperma,  Uji  sitotoksisitas sperma,  Uji  penetrasi   getah  serviks,  Uji coating  anti  bodi  sperma  dan  Uji  Elisa  (enzyme  linked  immunosorbent assay).   (JKS 2006; 2:101-108) -,Kata   kunci:  Mendeteksi,   Infertilitas,    Jmmunologik,   Pria  Abstract.   One  of the causes  of "Unexplained   Infertility"  is presumably   because  of Imunologic  factor,  which  is due to an immune   response  against  antigens   of sperm  or cement.  This  responses  will increase  antibodies  against these  antigens   on male  reproductive   tract  such  as   testis,   plasma,  cement  and  sperm  which  are considered  as a non-self   antigen,   this  is  called  autoimmune.   When  the tissue  damage  occurs  due  to traumas  or infections,   the extravasation   process   will  happen  and  the  body  will   immediately    produce   antibodies    to  against    the sperms. There  are several  ways  that are used  to detect  the presence  of anti-sperm   antibodies:   sperm  agglutination    test, sperm  immobilization   test,  the sperm  cytotoxicity   test,  cervical  mucus  penetration  test, sperm  antibodies   coatingtest and ELISA  test (enzyme-linked   immunosorbent   assay).  (JKS2006; 2:101-108) Keywords:Detect, Infertility,Immunologic, Male

Pengaruh Pemberian Penguatan Terhadap Perkembangan Moral Anak di Kelompok B3 TK Negeri Pembina Palu

Bungamputi Vol 4, No 2 (2017)
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.34 KB)

Abstract

Permasalah pokok dalam penelitian ini adalah perkembangan moral anak belum berkembang sesuai harapan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian penguatan terhadap perkembangan moral anak di kelompok B3TK Negeri Pembina Palu. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, dengan rancangan penelitian yang disesuaikan prosedur penelitian kependidikan. Sampel penelitian ini adalah 27 orang anak di Kelompok B3 TK Negeri Pembina Palu. Teknik pengumpulan data adalah observasi dan dokumentasi, Berdasarkan hasil rekapitulasi sebelum diberikan perlakuan dari tiga aspek yang diamati yaitu 1) pembiasaan sikap sopan dan santun, 2) pembiasaan sikap peduli, dan 3), kebersihan diri dan lingkungan, hasil penelitian sebelum diberikan perlakuan menunjukkan persentase kategori berkembang sangat baik, berkembang sesuai harapan dan mulai berkembang hanya mencapai 48,15% sedangkan untuk kategori rendah mencapai 51,85%. Setelah dilakukan tindakan terjadi peningkatan hasil penelitian dari ketiga aspek yang diamati yaitu, menunjukkan kategori berkembang sangat baik, berkembang sesuai harapan dan mulai berkembang mencapai 90,12% dan persentase kategori rendah 9,88%. Demikian dapat disimpulkan ada pengaruh pemberian penguatan terhahap perkembangan moral anak kelompok B3 Tk Negeri Pembina Palu.

Sumber-sumber informasi elektronik Islami

AL-MAKTABAH Vol 16, No 1 (2017)
Publisher : Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (716.662 KB)

Abstract

The development of information and technology science can help librarians and users in informa-tion tracking. Internet services can facilitate a variety of information, both in the form of ebooks and ejournal. While electronic information is a new source of information can be read or used when already connected or using electronic media such as computers, lektop and notebook. The sources of electronic information, especially in the field of Islaman there is a program that must be installed into a laptop or computer such as Maktabah Syamilah program and there is a collection of ebook or ejournal that can be downloaded using internet facilities, such as a collection of software books Ara-bic as well as an online source of information online such as Maktabah Waqfeyah and Lisan Arabiy.

Hubungan Lama Hemodialisis dengan Risiko Menderita Sleep Apnea pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik di RSUD dr. Zainoel AbidinBanda Aceh

Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Biomedis Vol 3, No 1 (2018): Volume 3 Nomor 1 Pebruari 2018
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Biomedis

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (736.219 KB)

Abstract

ABSTRAKSleep Apnea (SA)sering ditemukan pada pasien PGK yang menjalani hemodialisis (HD) dan menyebabkan penurunan kualitas hidup pasien. Sleep apnea pada pasien HD masih sering tidak terdiagnosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lama HD dengan risiko menderita sleep apnea pada pasien PGK di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Penelitian ini bersifat analitik dengan desain ­cross-sectional dengan teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Data lamanya HD didapatkan dari buku registrasi pasien HD di Instalasi dialisis RSUD dr. Zainoel Abidin dan risiko sleep apnea diukur dengan menggunakan kuesioner Berlin. Total pasien pada penelitian berjumlah 48 pasien. Hasil uji Chi-square menunjukkan terdapat hubungan antara lama HD dengan risiko menderita sleep apnea pada pasien PGK yang menjalani HD (p-value = 0,014 dan α = 0.05). Risiko menderita sleep apnea pada pasien PGK yang telah menjalani HD ≥ 12 bulan (62,9%) lebih tinggi dibandingkan pasien yang menjalani HD ≥ 3 – 11 bulan (23,1%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara lama hemodialisis dengan risiko menderita sleep apnea pada pasien PGK di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh.Kata kunci: Penyakit Ginjal Kronik (PGK), Hemodialisis (HD), Sleep Apnea (SA) ABSTRACTSleep Apnea (SA) is common in HD patient. It decreases the quality of life among them and still underdiagnosed. The aims of this study is to determine the association between the length of HD and the risk of SA in CKD patients undergoing HD in RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. This study was an analytic study with cross-sectional design and sample’s technique was conducted by using total sampling. The length of HD data was taken from register data of HD patients in Dialysis Installation RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh and the risk of sleep apnea was measured by using Berlin Questionnaire. Total number of patients were 48 patients. The test result of Chi-square that there was an association between the length of HD and the risk of SA in CKD patients (p-value = 0,014 and α = 0,05). The risk of SA patients who have done HD ≥ 12 months (62,9%) were higher than patients who done HD ≥ 3 – 11 months (23,1%). It can be concluded that there are an association between the length of HD and the risk SA patients with CKD in RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Keywords : Chronic Kidney Disease (CKD), Hemodialysis (HD), Sleep Apnea (SA)