Articles

Found 11 Documents
Search

PENDIDIKAN INDONESIA DALAM MENGHADAPI ASEAN COMMUNITY 2015 Murdani, Eka
Prosiding Sembistek 2014 2014: Prosiding-Sembistek-Umum
Publisher : Prosiding Sembistek 2014

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In lyric of Indonesia Raya anthem there is "Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya". The fighters and the founders of Indonesia sincerely understand that to build a nation, it needs to to build the soul first. How to build a soul is through the education. If a nation wants to go forward then advance education. Indonesian education is very low at this time, and certainly because of corruption. It required an approach and moral cultivation of anti-corruption. moral cultivation of anti-corruption can be done by education of anti-corruption. The anti-corruption education can be provided in the form of courses in college, especially in the teacher training college. Implementation of Anti-Corruption Education courses will be the defence of corrupt behavior of students on campus, home, community and workplace. Education college should generate anti-corruption teachers. If Indonesia has a lot of anti-corruption teachers and education, Indonesia will go forward and is ready to face the ASEAN Comunity 2015. This method 770 tends to take a long time to see the result. Although the cost is low, but the results will have a long time impact.Keywords : Indonesian education, teacher, anti-corruption education, the ASEAN Community in 2015
THE IMPLEMENTATION OF POE (PREDICT OBSERVE EXPLAIN) MODEL TO IMPROVE STUDENT’S CONCEPT UNDERSTANDING ON NEWTON’S LAW Rosdianto, Haris; Murdani, Eka; ., Hendra
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22611/jpf.v6i1.6899

Abstract

The aim of this study is to determine the improvement of student’s concept understanding on Newtons Law with the implementation of POE learning model. This research type is quantitative and using pre-experiment method with one group pre-test post-test design. In this study, the measurements in the form of pre-test to the subject and then treated with the POE learning model and within a certain time post-test is given. The population in this research is all students of class VIII in SMP 5 Singkawang city. The sample of the research is the students of class VIII E which amounted to 20 people and the sampling technique using purposive sampling. The result of data analysis using N-gain equation shows improvement of student’s concept understanding by 0,64 with medium category.
Penerapan Model Learning Cycle 5E untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Fluida Statis Kelas VIII Irhamna, Irhamna; Rosdianto, Haris; Murdani, Eka
Jurnal Fisika FLUX Vol 14, No 1 (2017): Jurnal Fisika FLUX Edisi Februari 2017
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/flux.v14i1.3839

Abstract

Penerapan model learning cycle 5E telah dilakukan pada siswa kelas VIII dengan materi fluida statis. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran mengenai peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa setelah diterapkan model learning cycle 5E pada materi fluida statis. Bentuk desain penelitian yang digunakan adalah pre-experimental dengan one group pre-test post-test design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII di SMP Torsina Singkawang. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling purposive yang berjumlah 23 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model learning cyle 5E dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa yaitu pada indikator pemecahan masalah dengan skor N-gain sebesar 0,43 dengan kategori sedang, indikator membuat keputusan dengan skor N-gain sebesar 0,42 dengan kategori sedang, indikator penyelidikan percobaan dengan skor N-gain sebesar 0,33 dengan kategori sedang dan indikator menyimpulkan dengan skor N-gain sebesar 0,37 dengan kategori sedang.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA KELAS VI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL PADA MATERI JAJARGENJANG Triyana, Vinna; Murdani, Eka; Nirawati, Resy
JPMI (Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia) Vol 3, No 1 (2018): Volume 3 Number 1 March 2018
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.951 KB) | DOI: 10.26737/jpmi.v3i1.521

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan model pembelajaran kontekstual dalam rangka meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Asoka Singkawang Selatan. Bentuk penelitian yang digunakan Pre-Experimental Design dengan One Group Pretest-Postest Design. Populasi penelitian adalah semua siswa kelas VII. Sampel penelitian yang diambil menggunakan Sampling jenuh maka didapat kelas VII yang berjumlah 20 siswa sebagai kelas eksperimen. Untuk mendapatkan hasil penelitian digunakan tes kemampuan pemecahan masalah, dan lembar angket. Hasil penelitian ini menunjukkan model pembelajaran kontekstual telah dilaksanakan dengan memperoleh nilai rata-rata 65,95 terdapat peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa melalui model pembelajaran kontekstual pada materi jajargenjang sebesar 0,43 yang berkriteria sedang. Ketuntasan siswa diperoleh sebesar 75% dengan jumlah siswa 20 orang, dan respon siswa menunjukkan kategori sangat baik dengan persentase 93,84%. Dengan demikian secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis melalui model pembelajaran kontekstual pada materi jajargenjang.  
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA PADA MATERI OPERASI BILANGAN PECAHAN Astriana, Mega; Murdani, Eka; Mariyam, Mariyam
JPMI (Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia) Vol 2, No 1 (2017): Volume 2 Number 1 March 2017
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.666 KB) | DOI: 10.26737/jpmi.v2i1.206

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) dalam rangka meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Jawai Selatan. Jenis penelitian ini digunakan adalah kuantitatif, bentuk penelitian yang digunakan Pre-Experimental Design dengan One Group Pretest-Postest Design. Populasi penelitian adalah semua kelas VII yang terdiri dari 5 kelas. Sampel penelitian yang diambil menggunakan Simple Random Sampling maka di dapat kelas VII C dengan jumlah siswa 29 siswa sebagai kelas eksperimen. Pengambilan data menggunakan instrumen berupa tes uraian yang disesuaikan dengan karakteristik soal pemahaman konsep dan telah diuji menggunakan validasi isi dan realibilitas, lembar observasi, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dapat meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Hasil perhitungan aktivitas dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT menunjukkan sebesar 88,59% dengan kriteria baik sekali. Hasil perhitungan angket respon siswa untuk pernyataan positif  yang memilih Sangat Setuju dan Setuju sebesar 84,83%, sedangkan yang memilih Ragu-Ragu, Tidak Setuju dan Sangat Tidak Setuju sebesar 15,17%. Untuk pernyataan negatif yang memilih Sangat Tidak Setuju) dan Tidak Setuju sebesar 80,00%, sedangkan yang memilih Ragu-Ragu, Setuju, dan Sangat Setuju sebesar 20,00%. Jadi secara keseluruhan siswa memberikan respon yang positif terhadap model pembelajaran kooperatif tipe TGT dengan kriteria sangat baik. 
Development of Physics Laboratory Manual: Characteristic of Resistors Circuit Ramdani, Ricky; Murdani, Eka; Kusumawati, Intan; Park, Haewoon
JIPF (Jurnal Ilmu Pendidikan Fisika) Vol 4, No 1 (2019): March 2019
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.445 KB) | DOI: 10.26737/jipf.v4i1.791

Abstract

This study aimed to produce a physics laboratory manual characteristic of a single, series, parallel and series-parallel series of resistors; found out the quality of the physics laboratory manual characteristics of a single, series, parallel and series-parallel series of resistors. This research is a research development. Data collection in this study used suggestion and input sheets, quality assessment sheets for laboratory manual and student response sheets. Laboratory manual quality data obtained from three assessors, student response data for the limited trial I involving six students, and limited trial II involving 28 students. The physics laboratory manual characteristics of a single, series, parallel and series-parallel circuit of resistors have been produced with the criteria of "very eligible" based on final validation by media expert with a percentage of 97% and declared "very eligible" based on final validation by material expert with a percentage amounting to 83.90% and stated to be "very eligible" based on the final assessment by lecturer of electromagnetics courses with a percentage of 80%. This physics laboratory manual received a "very good" response from students with a percentage reaching 82% in limited trial I and received a "very good" response with a percentage of 82.60% in limited trial.
Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa Kelas VII Pada Materi Pengukuran Herimanto, Herimanto; Murdani, Eka; Kurniawan, Yudi
JIPF (Jurnal Ilmu Pendidikan Fisika) Vol 3, No 2 (2018): September 2018
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.704 KB) | DOI: 10.26737/jipf.v3i2.577

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan gambaran peningkatan pemahaman konsep siswa melalui model pembelajaran Inkuiri Terbimbing Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan penelitian one group pre-test post-test design. Alat pengukuran dalam penelitian ini test pemahaman konsep berbentuk pilihan ganda, hasil post-test lebih tinggi dari hasil pre-test yaitu dari hasil rata-rata 35,25 menjadi 67,18. Dapat disimpulkan bahwa pemahaman konsep siswa meningkat dengan kategori sedang (N-gain=0,47) setelah diterapkan perlakuan dengan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing pada materi pengukuran. Dalam penelitian ini aspek pemahaman konsep yang diukur dibatasi pada aspek; menafsirkan, mencontohkan, menjelaskan, membandingkan, dan mengklasifikasikan. Dari kelima aspek pemahamn konsep yang diukur yang mengalami peningkatan paling tinggi yaitu membandingkan sebesar 80%.
Penerapan Model Pembelajaran Group Investigation (GI) untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Gerak Lurus Kelas X Nadiya, Nadiya; Rosdianto, Haris; Murdani, Eka
JIPF (Jurnal Ilmu Pendidikan Fisika) Vol 1, No 2 (2016): September 2016
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.444 KB) | DOI: 10.26737/jipf.v1i2.63

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran peningkatan keterampilan berpikir kritis dan respon siswa terhadap model pembelajaran group investigation pada materi gerak lurus.Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling yang berjumlah 28 orang siswa di salah satu Madrasah Aliyah di kota Singkawang. Bentuk tes yang digunakan berupa tes uraian.Hasil penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dari keterampilan berpikir kritis siswa pada materi gerak lurus.Kategori keterampilan berpikir kritis siswa menggunakan kategori N-gain.Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator menyimpulkan dengan skor sebesar 0,65 dengan kategori sedang, indikator penyelidikan dengan skor sebesar 0,48 dengan kategori sedang, indikator menganalisis dengan skor sebesar 0,52 dengan kategori sedang, indikator pemecahan masalah dengan skor sebesar 0,48 dengan kategori sedang dan indikator membuat keputusan dengan skor sebesar 0,67 dengan kategori sedang. Rata-rata persentase keseluruhan dari angket respon siswa terhadap keterampilan berpikir kritis siswa sebesar 83,6% dengan kategori positif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis siswa setiap indikator berkategori sedang. Hasil penelitian ini bisa menjadi referensi bagi peneliti lain untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa pada indikator menyimpulkan, penyelidikan, menganalisis, pemecahan masalah dan membuat keputusan.
Pengembangan Buku Petunjuk Praktikum Fisika: Pengujian Jenis Kawat Konduktor Komersial Sumarli, Sumarli; Murdani, Eka; Wijaya, Andika Kusuma
JIPF (Jurnal Ilmu Pendidikan Fisika) Vol 2, No 2 (2017): September 2017
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.098 KB) | DOI: 10.26737/jipf.v2i2.224

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan buku petunjuk praktikum fisika pengujian jenis kawat konduktor komersial serta mengetahui kelayakan dan respon mahasiswa terhadap buku petunjuk praktikum fisika pengujian jenis kawat konduktor komersial. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan atau R & D (Research and Development) yang dimodifikasi dari Sugiyono. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Fisika STKIP Singkawang dengan mahasiswa program studi Pendidikan Fisika dan dosen pengampu mata kuliah listrik magnet sebagai subyek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan buku petunjuk praktikum fisika pengujian jenis kawat konduktor komersial yang dihasilkan memiliki kriteria “Sangat Layak” berdasarkan penilaian dari ahli materi dengan persentase mencapai 90,00%, penilaian dari ahli media dengan persentase mencapai 95,00%, dan penilaian akhir dosen pengampu mata kuliah listrik magnet dengan persentase mencapai 86,76%. Buku petunjuk praktikum fisika mendapat respon “Sangat baik” dari mahasiswa dengan persentase mencapai 76% pada uji coba terbatas I dan mencapai 80% pada uji coba terbatas II.
Miskonsepsi Buku Ajar Fisika SMA Kelas X Pada Pokok Bahasan Dinamika Gerak Nurdiansyah, Fachmi; Wijaya, Andika Kusuma; Murdani, Eka
JIPF (Jurnal Ilmu Pendidikan Fisika) Vol 3, No 1 (2018): March 2018
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (87.144 KB) | DOI: 10.26737/jipf.v3i1.440

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan bentuk-bentuk miskonsepsi pada pokok bahasan dinamika gerak dalam buku ajar fisika SMA kelas X. Adapun buku ajar yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu: (1) Fisika untuk SMA/MA Kelas X Semester I karangan RA dan SI yang diterbitkan tahun 2012 oleh penerbit IP, (2) Fisika untuk SMA/MA Kelas X Semester I karangan TPM yang diterbitkan tahun 2013 oleh penerbit VP, dan (3) Fisika Peminatan untuk SMA/MA Kelas X karangan SN dan SZ yang diterbitkan tahun 2013 oleh penerbit YW. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Objek dalam penelitian ini adalah data berupa aspek penjelasan konsep, penulisan rumus, penulisan simbol, penulisan satuan, dan penyajian gambar pada pokok bahasan dinamika gerak dalam buku ajar fisika SMA. Penelitian dilakukan dengan cara menganalisis data dalam buku ajar fisika SMA yang dibandingkan dengan buku teks fisika universitas. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa miskonsepsi pada pokok bahasan dinamika gerak terdapat dalam buku ajar fisika SMA. Buku ajar IP mengalami miskonsepsi pada aspek penjelasan konsep dengan persentase 10%, penulisan rumus dengan persentase 57,14%, penulisan simbol dengan persentase 46,15%, dan penyajian gambar dengan persentase 20%. Buku ajar VP mengalami miskonsepsi pada aspek penjelasan konsep dengan persentase 10%, penulisan rumus dengan persentase 85,71%, penulisan simbol dengan persentase 79,62%, dan penyajian gambar dengan persentase 80%. Buku ajar YW mengalami miskonsepsi pada aspek penjelasan konsep dengan persentase 10%, penulisan rumus dengan persentase 85,71%, penulisan simbol dengan persentase 69,23, dan penyajian gambar dengan persentase 20%. Pada aspek penulisan satuan, tidak terdapat miskonsepsi dalam buku ajar IP, VP, dan YW.