AGUS TRIYADI, AGUS
Unknown Affiliation

Published : 11 Documents
Articles

Found 11 Documents
Search

PENGARUH MODEL STAD TERHADAP HASIL BELAJAR DRIBBLE SEPAK BOLA KELAS VIII SMPN 6 PONTIANAK TRIYADI, AGUS; Yunitaningrum, Wiwik; Atiq, Ahmad
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 4, No 7 (2015): Juli
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.584 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran STAD (Student Teams-Achiement Division) terhadap hasil belajar dribble sepak bola pada siswa-siswi kelas VIII D SMPN 6 Pontianak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan bentuk pre-eksperimental design. Sampel menggunakan teknik sampling purposive yaitu mengambil 36 siswa. Hasil dalam penelitian menunjukkan rata-rata tes awal 11,22 dan rata-rata tes akhir 15,28 (meningkat sebesar 4,06). Selanjutnya berdasarkan analisis uji pengaruh penarikan hipotesis nilai t-test yaitu sebesar 38,22 dengan melihat tabel statistika dimana pada derajat kebebasan dk=(N-1) adalah 36-1=35 dan pada taraf signifikan 5% diperoleh nilai t-tabel sebesar 2,030. Dengan demikian nilai dari t-test = 38,22 lebih besar dari 2,030, hipotesis diterima. Adapun persentase peningkatannya yaitu sebesar 36,09%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa model STAD (Student Teams-Achievment Division) memiliki pengaruh positif terhadap peningkatan hasil belajar teknik dribble sepak bola.Kata Kunci: Pembelajaran STAD, Dribble Sepak BolaAbstract : The purpose of this study was to determine the effect of learning STAD (Student Teams-Achievment Division) on learning outcomes dribble football on the students of class VIII D SMPN 6 Pontianak. The method used in this study is experimental method to form a pre-experimental design. Samples using is purposive sampling technique which takes 36 students. Results of the study showed an average of 11,22 and 15,28 final test (an increase of 4,06). Furthermore, based on the analysis of the effect of withdrawal of the hypothesis test t-test value that is equal to 38,22 to see the statistics table where the degrees of freedom dk = (N-1) is 36-1 = 35 and the significant level of 5% was obtained t-table value of 2,030. Thus the value of t-test = 38,22 is greater than 2,030, the hypothesis was accepted. The percentage increase in the amount of 36,09%. Based on these results, we can conclude that the STAD (Student Teams-Achievment Division) method have a positive influence on the improvement of learning outcomes soccer dribble techniques.Key word : STAD Learning, Football dribble.
Pengabdian Masyarakat Dalam Peningkatan Mutu Story Telling dan Visual di Rumah Pintar Bandung Yuliansyah, Hendy; Triyadi, Agus
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas UBSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.513 KB)

Abstract

Abstrak Instansi pendidikan memerlukan dukungan dari segala pihak. Disisi lain, gerak-gerik masyarakat tidak mampu semakin meresahkan masyarakat perkotaan, akibanya keamanan, ketentarman kota tidak kondusif. Hal ini disebabkan oleh kurangnya kesempatan pada masyarakat terutama anak-anak untuk menyenyam pendidikan. Perlu adanya peningkatan kemampuan dan pengetahuan pengurus dalam penggunaan teknologi informasi. Belum tersedianya media informasi publik yang dapat diakses dengan mudah oleh anggota untuk turut serta memantau kinerja Rumah Pintar. Kurangnya aktivitas promosi dan penyebaran informasi kepada masyarakat terkait dengan aktivitas bisnis Rumah Pintar. Melalui pengabdian masyarakat ini, tim desain komunikasi visual Universitas BSI mencoba untuk menyumbangkan pemikirannya tentang kiat khusus dalam memperkaya suasana atau cara pemberian story telling sebagai kekuatan pendidikan Rumah Pintar. Proses pembelajaran story telling sebagai salah satu cara ampuh dalam mengembangkan proses tranformasi informasi penting kepada siswa, yang dapat bermanfaat bagi anak-anak yang kurang mampu. Hambatan ekomoni dan lingkungan yang keras, bahkan sarkasme, dapat dibendung dengan pengadaan program belajar secara mandiri. Rumah Pintar merekrut anak-anak kurang mampu untuk belajar secara kolektif, dengan tujuan memgabadikan Rumah pintar sebagai wadah yang dapat digunakan masyarakat kurang mampu untuk tetap bersekolah, memperoleh prndidikan secara cuma-cuma, dengan tetap tujuan nasional, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa dengan meningkatkan taraf kehidupan dan berbudaya agar dapat meningkatkan persaingan tingkat dunia.    Kata kunci : cerita, desain, informasi. AbstractEducational institutions need support from all sides. On the other hand, the gestures of the people are not able to increasingly disturb the urban community, the arrival of security, ketentarman city is not conducive. This is caused by the lack of opportunities in the community, especially children to pursue education. Need to increase the ability and knowledge of the management in the use of information technology. The unavailability of public information media that can be accessed easily by members to participate in monitoring the performance of Smart House. Lack of promotional activities and dissemination of information to the public related to Smart House business activities. Through this community service, the visual communication design team of BSI University tries to contribute his thoughts on special tips in enriching the atmosphere or how to give story telling as the power of education Smart House. The story telling learning process is one of the most powerful ways to develop an important information transformation process for students, which can be useful for underprivileged children. The harsh economic and economic barriers, even sarcasm, can be dammed by the procurement of independent learning programs. Smart House recruits underprivileged children to study collectively, with the goal of memgabadikan Rumah pintar as a container that can be used by poor society to stay in school, obtain free education, with national purpose, that is to improve the life of the nation by improving the standard of living and cultured in order to increase world-level competition.Keywords : design. Information, story.
NARASI VISUAL DISKURSUS TUBUH PADA KARYA DIGITAL PAINTING DALAM TINJAUAN BUDAYA (STUDI KASUS KARYA MASSIVE WAR – AGAINST SAD RIPU) Yusa, I Made Marthana; Triyadi, Agus
Jurnal Sketsa Vol 1, No 2 (2014): JURNAL SKETSA
Publisher : LPPM BSI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1402.956 KB)

Abstract

Abstract - Body discourse often implemented and visualized into art and design artform. This article reveals designing process with digital painting tehnique which narrate body discourse in term of cultural observation. The artwwork object entitled : Massive War – Against Sad Ripu. Methodology started with methodological phases to reveal the visual narration and conceptual meaning consisted. The next phase is to reveal the concept art connected with body discourse and phenomena about the ways human respond its issue visualized into artwork in cultural point of view. The cultural observation measured up to Eastern socio culture (Buddhisme-Hinduisme). The output of the observation reveals spesific values that narrates in visual way related to body discourse in scope of cultural observation. Keywords : Visual Narration, Body Discourse, Multiculturalism, Massive, War, Sad Ripu, Hinduisme, Buddhisme Abstrak - Diskursus terhadap tubuh seringkali divisualisasikan dalam wujud karya seni rupa dan desain. Pada artikel ilmiah ini diungkap proses penciptaan karya dengan teknik digital painting. Karya tersebut berjudul Massive War-Against Sad Ripu oleh I Made Marthana Yusa. Metodologi diawali dengan langkah-langkah metodologis mengungkap pesan dan narasi visual yang terkandung pada ilustrasi. Langkah selanjutnya mengungkap konsep karya yang berhubungan dengan diskursus tubuh dan bagaimana manusia merespon diskursus tubuh dalam visualisasinya pada karya dari sudut pandang budaya. Tinjauan budaya dibatasi pada socio-culture Timur (Buddhisme-Hinduisme). Hasil kajian mengungkap nilai-nilai khusus yang dinarasikan secara visual berdasar atas diskursus tubuh dalam batasan tinjauan budaya. Kata Kunci : Narasi Visual, Diskursus Tubuh, Multikulturalisme, Sad Ripu, Hinduisme, Buddhisme
PERANCANGAN MEDIA KOMUNIKASI VISUAL SEBAGAI PROPAGANDA GERAKAN BIKE TO WORK UNTUK MENGURANGI KEMACETAN DI KOTA BANDUNG Anugrah, Ecky Esa; Triyadi, Agus
Jurnal Sketsa Vol 1, No 2 (2014): JURNAL SKETSA
Publisher : LPPM BSI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.167 KB)

Abstract

Abstract - The high volume of traffic crossing the main roads in the Bandung city tend to cause congestion at some crossroads. Traffic management is one way to way to resolve the issue. This study aims to determine how much influence the implementation of traffic management to reduce congestion in the Bandung city. Data collected through observation and interviews directly. Furthermore, provide solutions to reduce congestion in the Bandung city. Keyword : : Bike To Work, Reduce, Congestion, City, Bandung  Abstrak - Tingginya volume lalu lintas yang melintasi jalan-jalan utama di kota Bandung cenderung menimbulkan kemacetan pada beberapa persimpangan jalan. Manajemen lalu lintas merupakan salah satu cara untuk mengatasi masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penerapan manajemen lalu lintas untuk mengurangi kemacetan di kota Bandung. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara secara langsung. Selanjutnya memberikan solusi untuk mengurangi kemacetan di kota Bandung. Kata Kunci : Bike To Work, Mengurangi, Kemacetan, Kota, Bandung
MEDIA BUKU POP-UP DALAM STUDI CARA MEMBACA DASAR UNTUK PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) BINA BANGSA KAMPUNG CILIMUS CISARUA BANDUNG Rahadi, Arie Dyan; Triyadi, Agus; triadi, Agus
Jurnal Sketsa Vol 1, No 2 (2014): JURNAL SKETSA
Publisher : LPPM BSI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (910.798 KB)

Abstract

Abstract - The method of education is how we convey basic information well, but what about when education becomes less precise method, for example, in early childhood education (ECD) Bina Bangsa, the method presented in the form of childrens simple printed information sheet without any variation , which make it interesting, and not appropriate for children. The method the author of this work is to design, direct observation and interviews in a study in order to obtain the required data. The author makes a work of Pop-Up book for the needs of early childhood education, which is summarized in the title of "How to Read Basic BA, CA, DA".  Keywords: Media Pop-Up, How to Read Elementary, Early Childhood Education.  Abstrak - Metode pendidikan adalah cara bagaimana kita menyampaikan informasi dasar dengan baik, namun bagaimana bila metode pendidikan menjadi kurang tepat, contohnya, pada pendidikan anak usia dini (PAUD) Bina Bangsa, metode yang disampaikan pada anak-anak berupa lembaran informasi yang dicetak sederhana tanpa variasi apapun, yang menjadikannya tidak menarik, dan tidak tepat untuk anak-anak. Metode yang dilakukan penulis untuk perancangan karya ini adalah, melakukan observasi langsung di tempat penelitian dan wawancara agar mendapatkan data yang dibutuhkan. Penulis membuat sebuah karya buku Pop-Up untuk kebutuhan pendidikan anak usia dini, yang dirangkum dalam judul “Cara Membaca Dasar BA, CA, DA”. Kata kunci : Media Pop-Up, Cara Membaca Dasar, Pendidikan Anak Usia Dini.
Perancangan Company Profile Swarnabumi Residence Media Interaktif Elmira, Elmira; Triyadi, Agus
Jurnal Sketsa Vol 2, No 2 (2015): Jurnal SKETSA
Publisher : LPPM BSI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.854 KB)

Abstract

berkomunikasi antar masyarakat satu dengan yang lainnya. Namun harus menyesuaikan media yang ada untuk berkomunikasi dengan efektif. Seperti halnya jika kita ingin menggapai suatu golongan masyarakat tertentu, tentu bahasa yang digunakan harus disesuaikan. Demikianlah halnya media komunikasi. Untuk berkomunikasi dengan efektif harus menyesuaikan media yang digunakan. Saat ini teknologi sudah sangat berkembang, terutama dalam perancangan company profile dan beberapa media-media modern mulai bermunculan. Salah satunya adalah media interaktif. Suatu media yang menggunakan media elektronik dan menggabungkan antara dunia relitas dengan dunia virtual. Dengan adanya media yang berkembang saat ini, pengembangan ke arah media interaktif sangat membantu dalam hal pemasaran dan informasi yang bernilai serta mudah untuk dipahami baik oleh kalangan tua, muda bahkan orang-orang yang awam tentang dunia property. Media Interaktif yang digunakan oleh PT Kopel Lahan Andalan atau disebut juga kopelland yang mempersembahakan Swarnabumi Residence, yaitu sebuah hunian apartemen pertama di Bandung dengan co working space yang ditujukan untuk para pekerja eksklusif. Kata kunci: Perancangan, Media Visual, Company Profile, Kopelland, Swarnabumi Residence ABSTRACT Media is a channel of communication between people. That depends on which media is appropriate to make said communication effective. Likewise, when we wish to reach a certain segment of society a specific language suitable for the group needs to be used. The same can be said for choice of media. Technology has come a long way, expecially in the design company profile and many new media continues to be explored and used. One of them is the interactive media. A media that use electronic media and combines the real and virtual world. With the growing media today, the development towards interactive media is very helpful in terms of marketing and information that is valuable and easy to understand both by the old, young and even the layman about the world of property. Interactive media used by PT Kopel Lahan Andalan or also called kopelland who presents Swarnabumi Residence, which is a first apartment occupancy in Bandung with co working space intended for exclusive workers. Keywords: Design, Visual Media, Company Profile, Kopelland, Swarnabumi Residence
Rancangan Corpotate PT. Poin Industria Fauzan, Fajri Bani; Triyadi, Agus
Jurnal Sketsa Vol 4, No 2 (2017): Jurnal SKETSA
Publisher : LPPM BSI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (871.183 KB)

Abstract

ABSTRAK Perusahaan membutuhkan suatu identitas untuk membedakannya dengan perusahaan lain yang serupa. Bukan hanya sekedar identitas nama perushaan saja, namun juga membuat perusahaan tersebut memiliki citra dan memiliki daya memorable tinggi di mata masyarakat dan klien, seperti tampilan visual yang meliputi logo dan corporate identity, dalam hal ini sebuah perusahaan PT. Poin Industria sebagai perushaan kontraktor eletrical masih belum memiliki identitas yang jelas, sehingga mereka cukup sulit. Metode pengumpulan data yang akan digunakan dalam perancangan ini adalah Observasi Mengamati setiap kegiatan, pemasaran, konsumen, dan desain yang telah dibuat oleh perusahan PT. Poin Industria. Mewawancarai direktur perusahan PT. Poin Industria seputar perusahaan, budaya perusahaan, dan karakteristik perusahaan. Oleh karena itu diperlukanlah perancangan corporate identity untuk memperkuat nama PT.Poin Industria. Direktur PT. Poin memberikan penjelasan biru toska merupakan karakter perusahaan tersebut. Ikonik petir dan Simbol segienam menjadi bentuk dasar yang sesuai dengan karakter perusahaan. perancangan corporate identity yaitu dengan merubah logo lama dengan logo baru dan merancang aplikasi logo baru ini kepada segala sesuatu yang berkaitan dengan perusahaan, seperti stationery, merchandise, dan media promosi lainnya. Kata Kunci: Corporate Identity, Logo, industri, eletrical. ABSTRACT The company needs an identity to distinguish it from other similar companies. Not just the identity of the companys name, but also makes the company has an image and has a high memorable power in the eyes of the community and clients, such as the visual display that includes the logo and corporate identity, in this case a company PT. Industrial points as eletrical contractors still do not have a clear identity, so they are quite difficult. Data collection methods that will be used in this design is Observation Observing every activity, marketing, consumer, and design that has been made by PT. Points of Industry. Interviewing the director of the company PT. Industrial points around companies, corporate culture, and company characteristics. Therefore it is necessary to design a corporate identity to strengthen the name PT.Poin Industria. Director of PT. The points give a blue explanation of toska is the character of the company. The lightning icon and the hexagon symbols become the basic shape that matches the character of the company. corporate identity design is by changing old logo with new logo and designing this new logo application to everything related to company, like stationery, merchandise, and other promotion media. Keywords: Corporate identity, Logo, industry, eletrical
Perupaan Karakter Mang Ohle di Koran Pikiran Rakyat Sebagai Realita Pemikiran Rakyat di Jawa Barat Triyadi, Agus
Jurnal Bahasa Rupa Vol 1 No 1 (2017): Jurnal Bahasa Rupa Oktober 2017
Publisher : LPPM STMIK STIKOM Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (784.415 KB) | DOI: 10.31598/bahasarupa.v1i1.141

Abstract

The caricature as part of the drawing works has a straightforward language, verbal, social criticism but is funny and intriguing. The presence of Mang Ohle caricature as a documentation and social criticism characteristic of innocent but smart, such as fictional Sundanese figures are very populist, namely Kabayan, while caricature is critical, satirical, but not make people angry. The Cartoonist Didin Basoeni has a principle, "Herang caina beunang laukna", which means "when the water clear, it is easier to look at the fish". That is, make criticism that avoids conflict. In this article disclosed the analysis of strategy of Mang Ohle characterization  as the agent of the people voice in conveying their aspiration in the Pikiran Rakyat  newspaper printed edition.
Perancangan Kampanye Iklan Layanan Masyarakat Mengenai Dampak Negatif Junk Food Bagi Anak Fauziyah, Nurul; Triyadi, Agus; Perdana, Bayu Bambang
Jurnal Sketsa Vol 5, No 1 (2018): JURNAL SKETSA
Publisher : LPPM BSI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.251 KB)

Abstract

Junk Food adalah jenis makanan yang mempunyai banyak kalori, sedikit serat dan nutrisi. Junk Food dapat menyebabkan penyakit bila terlalu sering dikonsumsi terutama bagi anak usia 4-8 tahun. Rendahnya pengetahuan orang tua mengenai dampak negatif Junk Food, menjadikan makanan ini sebagai alternatif saat orang tua tidak sempat memasak karena sifatnya yang praktis. Metode yang digunakan menggunakan metode observasi dengan langsung terjun ke lapangan mengamati dan wawancara langsung di lapangan. Untuk menambah pengetahuan orang tua maka dibuat Iklan Layanan Masyarakat (ILM) mengenai dampak negatif Junk Food. Iklan layanan masyarakat merupakan iklan yang digunakan untuk menyampaikan informasi persusasif atau mendidik khalayak yang bersifat sosial, agar masyarakat sebagai audiens dapat menambah pengetahuan dan kesadaran serta merubah pola hidupnya. Iklan layanan masyarakat tersebut berisi gambar-gambar vektor yang menarik dan musik yang ceria. Selain video animasi dibuat juga katalog resep masakan sehat yang mudah dibuat dan disajikan untuk anak sebagai alternatif agar orang tua tidak membelikan anaknya makanan junk food. Kata Kunci: Junk Food, Dampak Negatif, ILM
Perancangan Komunikasi Visual Kampanye Tari Jaipong Bagi Remaja di Kota Bandung Muslim, Arfie Rasyid; Triyadi, Agus
Jurnal Sketsa Vol 5, No 1 (2018): JURNAL SKETSA
Publisher : LPPM BSI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.267 KB)

Abstract

ABSTRAKTujuan yang melatar belakang penyusunan perancangan komunikasi visual ini adalah rendahnya tingkat kesadaran pelestarian kebudayaan dan kesenian tari Jaipong dikalangan remaja, selain bertujuan menjadi pengingat juga diharapkan dapat menjadi peningkat kepedulian terhadap pelestarian kesenian tari Jaipong. Metode penelitian yang digunakan dengan cara terjun ke lapangan untuk mencari data dan mewawancarai langsung masyarakat dan pegiat tari jaipong. Penelitian dilaukan di kampus ISBI Bandung jurusan Tari. Hasil penilitian dan Perancangan komunikasi visual ini lebih menitikberatkan pada media yang sering dilihat oleh para remaja diperkotaan, yaitu melalui visualisasi videografi dan katalog fotografi. Gaya visual ini dipilih dikarenakan dapat cepat menyampaikan pesan kampanye yang dimuat. Diharapkan masyarakat dapat mengetahui dan memahami pentingnya tarian daerah ini dan dapat melestarikannya. Kata Kunci: Komunikasi visual, tari Jaipong  ABSTRACTThe background behind the preparation of this visual communication design is the low level of awareness of Jaipong culture and dance preservation among adolescents, in addition to being a reminder that it is also expected to be an enhancer of concern for Jaipong dance art preservation. The research method used by plunging into the field to find data and interview the community and jaipong dance activists. The research was conducted at the ISBI Bandung campus majoring in Dance. The results of this research and design of visual communication focus more on the media that is often seen by teenagers in the city, namely through the visualization of videography and photography catalogs. This visual style was chosen because it can quickly convey campaign messages that are loaded. It is hoped that the community can know and understand the importance of this regional dance and can preserve it. Keyword: Visual Comunication, Jaipong