Lukmanulhakim ., Lukmanulhakim
PG-PAUD FKIP Universitas Tanjungpura Pontianak

Published : 6 Documents
Articles

Found 6 Documents
Search

PEMAHAMAN GURU PAUD TERHADAP KOMPETENSI PEDAGOGIK Farwan, Ronny; Ali, Muhamad; ., Lukmanulhakim
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 4, No 6 (2015): JUNI 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk menampilkan data tentang pemahaman guru PAUD terhadap kompetensi pedagogik di Kota Pontianak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan rumus Mean, Modus, dan Standar Deviasi. Berdasarkan hasil analisis pemahaman dalam menterjemahkan pada karakteristik anak didik adalah baik  berjumlah 66%. menafsirkan berjumlah 40% , meramalkan berjumlah 70%. Pemahaman guru dalam menterjemahkan pada perencanaan pembelajaran adalah sangat baik, dengan berjumlah 66%, menafsirkan berjumlah 66%, meramalkan berjumlah 95%. Pemahaman guru dalam menterjemahkan terhadap pelaksanaan pembelajaran adalah baik, dengan jumlah 76% , menafsirkan berjumlah 87%, meramalkan berjumlah 50%. Pemahaman guru dalam menterjemahkan pada evaluasi pembelajaran adalah baik, dengan jumlah 87% , menafsirkan berjumlah 66%, meramalkan berjumlah 81%. Diharapkan dalam mengelola pembelajaran, sebaiknya guru perlu memperhatikan karakteristik anak didiknya, merencanakan pembelajaran dengan baik, melaksanakan pembelajaran sesuai yang direncanakan, dan menilai perkembangan anak didik. Kata kunci : Pemahaman, Kompetensi Pedagogik Abstract: The aim of this study is to show data about the understanding of early childhood teachers on pedagogic competence in Pontianak. The method used in this research is descriptive. Data analysis techniques used in this study is the formula Mean, Mode, and Standard Deviation. Based on the analysis in translating the understanding of the characteristics of the students is a good amount to 66%. interpret amounted to 40%, totaling 70% predicted. The understanding of teachers in translating the learning plan is very good, with the amount to 66%, totaling 66% interpret, predict amounted to 95%. The understanding of teachers in translating to the implementation of learning is good, the number of 76%, totaling 87% interpret, predict amounted to 50%. The understanding of teachers in translating the evaluation of learning is good, the number of 87%, totaling 66% interpret, predict amounted to 81%. Expected in managing learning, teachers should have to pay attention to the characteristics of their students, learning to plan well, execute as planned learning, and assess the progress of students. Keywords: Comprehension, Competence Pedagogic
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBEDAKAN WARNA BENDA MELALUI METODE PEMBERIAN TUGAS PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN Suryaningsih, Evania; Astuti, Indri; ., Lukmanulhakim
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 4, No 10 (2015): Oktober 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bentuk penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan membedakan warna benda melalui metode pemberian tugas pada anak usia 4-5 tahun di TK Petinggi Sari Putussibau Kabupaten Kapuas Hulu. Dari hasil penelitian ini menunjukkan peningkatan kemampuan membedakan warna benda melalui metode pemberian tugas yang tergambar dalam setiap siklus, yaitu siklus I dengan nilai rata-rata 25,29% dalam kategori berkembang sesuai harapan, kemudian siklus II meningkat dengan nilai rata-rata menjadi 100% dalam kategori berkembang sesuai harapan. Kata Kunci: Warna Benda, Metode Pemberian Tugas Abstract: This research study is a form of classroom action research. The purpose of this study was to determine the increase in the ability to distinguish the color of the object through the method of administration tasks in children aged 4-5 years in kindergarten Officials Sari Putussibau Kapuas Hulu. From the results of this study indicate an increase in the ability to distinguish the color of the object through the method of administration tasks reflected in every cycle, the first cycle with an average value of 25.29% in the category of evolving as expected, then the second cycle increased with the average value being 100% in the category of developing according to expectations. Keywords: Color Objects, Methods Giving Task
PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI MENEMPEL POLA GAMBAR DENGAN DAUN KERING DI TK AISYIYAH Nurkholifah, .; Ali, Muhamad; ., Lukmanulhakim
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 4, No 12 (2015): Desember 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus melalui kegiatan menempel pola gambar dengan daun kering pada anak usia 5-6 tahun  di TK Aisyiyah VI Pontianak Tenggara. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah anak kelompok B 2 TK Aisyiyah VI Pontianak Tenggara yang berjumlah 17 anak dengan objek kemampuan motorik halus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi. Analisis data menggunakan kualitatif deskriptif. Hasil observasi kemampuan motorik halus sebelum tindakan rata-rata persentase sebesar 4,7 % dengan kriteria MB, mengalami peningkatan sebesar 23 % pada siklus I berada pada kriteria BSH, pada siklus II mengalami peningkatan sebesar  30% menjadi BSB. Berdasarkan data tersebut dapat disimpulkan bahwa kemampuan motorik halus anak mengalami peningkatan dan mencapai indikator keberhasilan lebih dari 75% dengan kriteria Berkembang Sangat Baik.   Kata kunci: Motorik Halus, Menempel, Daun kering   Abstract: This study aims to improve fine motor skills through activities attached to the image pattern of dry leaves in children aged 5-6 years in kindergarten Aisyiyah VI Southeast of Pontianak. This research method was classroom action research with descriptive method. The subjects were children in group B 2 of kindegarten Aisyiyah VI Southeast of Pontianak which was totaling 17 children with the objects of fine motor skills. The data collection techniques which were used was observation and documentation. The data analysis was using descriptive qualitative. The observation results of fine motor skills before measuring, the average percentage was 4.7% to the criteria of the MB, an increase of 23% in the first cycle is at BSH criteria, on the second cycle increased by 30% to BSB. Based on these data, we can conclude that the childs fine motor skills have increased and achieved indicators more than 75% with the criteria of Emerging Very Good. Keywords: Fine motor skills, Stick, dried leaves  
ANALISIS KEMAMPUAN BERBICARA MELALUI METODE BERCERITA DI TK BRUDER MELATI KECAMATAN PONTIANAK KOTA Majisa, Okviriana Providensia; Umar, Syahwani; ., Lukmanulhakim
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 5, No 1 (2016): JANUARI 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berbicara melalui metode bercerita yang meliputi aspek lafal kata dan ucapan, struktur bahasa, kosakata, kefasihan, isi cerita, pemahaman pada anak usia 4-5 tahun kelompok A di Taman Kanak-kanak Bruder Melati Kecamatan Pontianak Kota. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif.  Teknik penelitian yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara dan dokumentasi dengan alat pengumpul data berupa lembar observasi, panduan wawancara, data dokumentasi dan catatan lapangan. Sumber data adalah guru berjumlah 1 orang dan anak-anak kelompok A berjumlah 39 orang. Dari hasil penelitian dan pembahasan menunjukan bahwa kemampuan berbicara anak yang meliputi aspek lafal kata dan ucapan, struktur bahasa, kosakata, kefasihan, isi cerita, pemahaman dalam menceritakan kembali cerita/dongeng tergolong belum berkembang. Kata kunci: Kemampuan Berbicara, Metode Bercerita, Anak Abstract: This research aims to describe speaking ability through storytelling method that includes aspects of pronunciation of words and speech, language structures, vocabulary, fluency, story content, comprehension in children aged 4-5 years A group in kindergarten brothers jasmine pontianak city districts. The research method that used is a descriptive with a qualitative approach. The research techniques that used is a observation techniques, interview and documentation with a data collector in the form of observation sheets, interview guide, documentation data and field notes. The data sources is a teacher numbered to 1 person and children A group numbered 39 people. From the results of research and discussion showed that the ability child to speak that includes aspects of pronunciation of words and speech, language structures, vocabulary, fluency, story content, comprehension in retelling the story / fairy tale classified as undeveloped. Keywords: Speaking ability, storytelling method, Child
PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK MELALUI PENERAPAN GERAK DASAR TARI SOUMPAK PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN Cahyaunique Putri, Ridha Rinanda; ., Ismunandar; ., Lukmanulhakim
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 5, No 1 (2016): JANUARI 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk melakukan variasi dalam hal pengembangan motorik anak dengan menggunakan aspek seni tari sebagai stimulus pembelajaran bagi anak usia 5-6 tahun pada gerak dasar tari tradisional setempat khususnya daerah Kalimantan Barat yaitu tari Soumpak. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analisis dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah PTK (action research). Hasil analisi data menunjukkan pada siklus 1 pertemuan 1 dan 2, pada ragam 1 mencapai 60%-73%, ragam 2 mencapai 77%-83%, ragam 3 mencapai 59%­-64% dan pada siklus 2 pertemuan 1 dan 2, pada ragam 1 mencapai 81%-84%, ragam 2 mencapai 80%-85%, ragam 3 mencapai 65%-92%. Adanya peningkatan pada siklus 1 dan siklus 2.   Kata Kunci : Tari Soumpak, motorik anak, PAUD   Abstrac: This research aim to to do/conduct the variation of in the case of development of motorik child by using artistic aspect dance as study stimulus for age child 5-6 year of at elementary motion of local traditional dance specially area of Kalimantan West that is dance the Soumpak. Research Method used by is descriptive analyse with the research device used by is PTK (action research). result of Analisi data show at cycle 1 meeting 1 and 2, at manner 1 reaching 60%-73%, manner 2 reaching 77%-83%, manner 3 reaching 59%-64% and at cycle 2 meeting 1 and 2, at manner 1 reaching 81%-84%, manner 2 reaching 80%-85%, manner 3 reaching 65%-92%. Existence of improvement of at cycle 1 and cycle 2.   Keyword : Dance the Soumpak, motorik child, PAUD.
UPAYA MENINGKATKAN SIKAP SABAR MENUNGGU GILIRAN MELALUI METODE DEMONSTRASI PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN Jaliah, Juliana; ., Yuline; ., Lukmanulhakim
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 54, No 2 (2016): Februari 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan umum dalam penelitian ini adalah: Untuk Meningkatkan Sikap Sabar Menunggu Giliran melalui Metode Demonstrasi pada Anak Usia 5-6 tahun di TK Amkur Ngabang Kabupaten Landak. Penelitian ini dilakukan untuk memperbaiki proses pembelajaran sikap sabar menunggu giliran pada anak usia 5-6 tahun di TK Amkur Ngabang Kabupaten Landak. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam dua siklus. Pada setiap siklus dilaksanakan 3 (tiga) kali pertemuan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan bentuk penelitian tindakan kelas terhadap 20 orang dengan prosedur penelitian terdiri dari: persiapan, pelaksanaan, pengamatan atau observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan sikap sabar menunggu giliran pada anak usia 5-6 tahun di TK Amkur Ngabang Kabupaten Landak melalui metode demonstrasi. Persentase ketuntasan yang di tentukan peneliti adalah 100%. Hal ini dapat dibuktikan dari hasil persentase siklus 2 pertemuan 3 ada 18 anak atau 90% dalam sabar berbaris dari kecil ke besar saat hendak mencuci tangan, ada 19 anak atau 95% sabar menunggu giliran saat mencuci tangan dan ada 20 anak atau 100% sabar menunggu giliran saat menggelap tangan.   Kata Kunci : Sikap, Sabar, Menunggu, Giliran, Metode Demonstrasi.   Abstract: The general objective of this research is: To Improve Patient Waiting Attitude turn through the Method Demonstration on Childhood 5-6 years in kindergarten Amkur Ngabang Porcupine District. This study was done to improve the learning process of patience waiting for their turn in children aged 5-6 years in kindergarten Amkur Ngabang Porcupine District. This classroom action research conducted in two cycles. At each cycle performed 3 (three) meetings. The method used is descriptive method with a form of action research to 20 people with the procedure consisted of: preparation, execution, observation or observation, and reflection. The results showed that there was an increase of patience waiting for their turn in children aged 5-6 years in kindergarten Amkur Ngabang Porcupine District through the method of demonstration. The percentage of completeness is determined researcher is 100%. This is evident from the results of the percentage of 2 cycle 3 meeting there were 18 children or 90% in the forward march from small to big when they want to wash their hands, there are 19 children or 95% patiently wait their turn when washing hands and there are 20 kids or 100% wait turn when darkened hands.  Keywords: Attitudes, Patience, Waiting, Turn, Method Demonstration.