Articles

Found 3 Documents
Search

EKSPLORASI KONSEP MATEMATIKA PADA PERMAINAN MASYARAKAT MELAYU SAMBAS Safitri, Dwi; Hartoyo, Agung; Nursang, Asep
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 4, No 6 (2015): JUNI 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap konsep matematika yang terdapat pada permainan masyarakat Melayu Sambas. Pengolahan datadalam penelitian ini menggunakan teknik analisiskualitatif. Data yang dianalisis adalah data yang didapat melalui teknik pengamatan langsung, dokumentasi, dan wawancara. Hasil analisis data menemukan ada 14 jenis permainan di Semparuk yaitu: engkek-engkek, gasing, sengalauan, senaporan, kelereng, tali/so, selimban, gedong, koda’an, cari semut, pantai, cangkalelet, sodar, dan bulan. Dalam tahap permainan teridentifikasi ada 4 aktivitas yang bernuansa matematika yaitu membilang, mengukur, mendesain dan menentukan letak, dan menjelaskan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan yang dimainkan oleh masyarakat Sambas di desa Semparuk mengandung etnomatematika. Adapun konsep matematika yang terkandung dalam permainan masyarakat Melayu Sambas meliputi bilangan bulat, jarak, waktu, peluang, membilang bilangan bulat, himpunan, bangun datar, pengukuran, operasi bilangan bulat, kesimetrian, serta baris dan deret. Kata kunci: Eksplorasi, konsep matematika, permainan masyarakat. Abstract: The aims of this research is to reveal the mathematical concept contained in Malay community games in Sambas. The data processing in this research using a qualitative analysis techniques. The data analyze is the data that obtained through direct observation, documentation, and interview. The result of data analyze found 14 kinds of games in Semparuk, there are: engkek-engkek, gasing, sengalauan, senaporan, kelereng, tali/so, selimban, gedong, koda’an, cari semut, pantai, cangkalelet, sodar, and bulan. In the levels of the games that identified four activities nuanced mathematics, there are counting, measuring, desaining, locating and explaining. The results of research showed that the games by Sambas people in Semparuk village containing etnomathematic. As for the mathematical concept embodied in Malay community games in Sambas includes integers, distance, time, opportunities, counting the integers, the set, plane, measuring, integar operations, symmetry, and rows. Keyword: Exploration, mathematical concept, games community.
Endophytic Fungi Isolated from Rhizophora mucronata and Their Antibacterial Activity Tarman, Kustiariyah; Safitri, Dwi; Setyaningsih, Iriani
Squalen, Buletin Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan Vol 8, No 2 (2013): August 2013
Publisher : Research and Development Center for Marine and Fisheries Product Processing and Biotechnol

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/squalen.v8i2.88

Abstract

Mangrove plants are known as source of traditional medicines. Endophytic fungi have an important economic potential for antibacterial, enzyme and secondary metabolites that are useful especially in pharmaceutical industry. The purpose of this research was to determine the antibacterial activity of the endophytic fungal extracts from mangrove plant Rhizophora mucronata against diarrhea causing bacteria. This research included isolation, characterization, cultivation, extraction, and antibacterial activity test. The study yielded 5 types of endophytic fungi with different morphology. Endophytic fungus DS1 was the selected isolate based on antagonism test. The growth pattern showed the stationary phase of isolate DS1 was on the 15th day. Culture broth extract showed considerable inhibition on Pseudomonas aeruginosa with diameter of inhibition zone was 18.5 mm ± 3.32. Extract of mycelium inhibited the growth of Staphylococcus aureus (2 mm). The culture broth extract showed more potent antibacterial activity in comparison with the mycelium extract.
PERBEDAAN PERILAKU MAKAN DAN POLA ASUH PEMBERIAN MAKAN ANTARA BALITA DENGAN RIWAYAT ASI EKSKLUSIF DAN NON-ASI EKSKLUSIF DI KABUPATEN PEKALONGAN Safitri, Dwi; Margawati, Ani; Nissa, Choirun
Journal of Nutrition College Vol 7, No 1 (2018): Januari 2018
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jnc.v7i1.20778

Abstract

Latar Belakang : Balita dengan riwayat susu formula dan ASI+susu formula sejak bayi lebih berisiko mengalami obesitas dibandingkan balita ASI eksklusif, meskipun demikian mekanismenya belum diketahui. Beberapa penelitian menyebutkan terdapat hubungan antara riwayat ASI eksklusif dengan pola asuh pemberian  makan, yang dapat mempengaruhi self-regulation of energy intake dan perilaku makan anak.Tujuan : Menganalisis perbedaan perilaku makan dan pola asuh pemberian makan antara balita dengan riwayat ASI eksklusif dan non-ASI eksklusif di kabupaten Pekalongan.Metode : Penelitian dengan desain cross-sectional, dilaksanakan di kecamatan Buaran, Pekalongan. Subjek penelitian dikategorikan menjadi kelompok ASI eksklusif, susu formula dan ASI+susu formula. Setiap kelompok terdiri atas 21 subjek. Data riwayat ASI eksklusif diperoleh melalui wawancara dengan ibu/ melihat buku Kesehatan Ibu dan Anak. Data perilaku makan diperoleh melalui Children Eating Behavior Questionnaire (CEBQ), sedangkan data pola asuh pemberian makan diperoleh melalui Children Feeding Questionnaire (CFQ). Analisis data menggunakan uji Anova one-way dan Kruskall Wallis.Hasil : Kelompok non-ASI eksklusif memiliki perilaku penyuka makanan, sedangkan kelompok ASI eksklusif memiliki perilaku tidak penyuka makanan. Kelompok non-ASI eksklusif memiliki pola asuh yang lebih controlling dibandingkan kelompok ASI eksklusif. Terdapat perbedaan perilaku makan dan pola asuh pemberian makan antara kelompok ASI eksklusif dan non-ASI eksklusif (p<0,001). Namun, tidak terdapat perbedaan perilaku makan dan pola asuh pemberian makan antar kelompok non-ASI eksklusif (p>0,05).Simpulan : Terdapat perbedaan perilaku makan dan pola asuh pemberian makan antara balita dengan riwayat ASI eksklusif dan non-ASI eksklusif di kabupaten Pekalongan.  Tidak terdapat perbedaan perilaku makan dan pola asuh pemberian makan antar balita non-ASI eksklusif.