Yusida Gloriani, Yusida
Unknown Affiliation

Published : 15 Documents
Articles

Found 15 Documents
Search

PERBANDINGAN NILAI BUDAYA PADA NOVEL “RONGGENG DUKUH PARUK” KARYA AHMAD TOHARI DENGAN NOVEL “JANGIR BALI” KARYA NUR ST. ISKANDAR Gloriani, Yusida; Maemunah, Siti
Jurnal Fon Vol 4, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keingintahuan peneliti pada 2 buah novel yang sama-sama bercerita tentang kehidupan seorang penari yaitu “Ronggeng Dukuh Paruk” Karya Ahmad Tohari dengan novel “Jangir Bali” Karya Nur St. Iskandar. Bercerita tentang masyarakat Jawa, mulai dari kehidupan sosialnya sampai pendidikannya. Hal ini yang melatarbelakangi di tulisnya novel tersebut. Novel “Ronggeng Dukuh Paruk” Karya Ahmad Tohari bercerita tentang kehidupan penari di Jawa. Sedangkan Novel “Jangir Bali” Karya Nur St. Iskandar Bali bercerita tentang kehidupan penari di Bali. Untuk memahami kedua novel itu, peneliti merasa tertarik ingin mengkaji nilai-nilai budaya yang terdapat dalam kedua novel tersebut. Berdasarkan latarbelakang tersebut maka permasalahan penelitian ini adalah 1) Bagaimanakah nilai budaya pada novel “Ronggeng Dukuh Paruk” Karya Ahmad Tohari? 2) Bagaimanakah nilai budaya pada novel “Jangir Bali” Karya Nur St. Iskandar? 3) Bagaimanakah perbandingan nilai budaya pada novel “Ronggeng Dukuh Paruk” Karya Ahmad Tohari dengan novel “Jangir Bali” Karya Nur St. Iskandar? Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik pemerolehan data menggunakan teknik domumentasi. Populasi dalam penelitian ini adalah novel “Ronggeng Dukuh Paruk” Karya Ahmad Tohari dengan novel “Jangir Bali” Karya Nur St. Iskandar. Sampel sesuatu yang dijadikan objek secara langsung yang diadikan sasaran penelitian. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat persamaan dan perbedaan antara Novel “Ronggeng Dukuh Paruk” Karya Ahmad Tohari dengan Novel “Jangir Bali” Karya Nur St. Iskandar terutama dalam nilai budaya.Kata kunci : perbandingan budaya, novel RDP, novel Jangir.
PENGARUH KOMPETENSI PEDAGOGIK DAN KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU BAHASA INDONESIA SISWA KELAS VIII TERHADAP PRESTASI BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 CILIMUS TAHUN AJARAN 2013/2014 Gloriani, Yusida; Tresnawati, Teti
Jurnal Fon Vol 3, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tentang pengaruh kompetensi pedagogik dan kepribadian guru bahasa Indonesia siswa kelas VIII terhadap prestasi belajar bahasa Indonesia siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Cilimus tahun ajaran 2013/2014 dilatarbelakangi bahwa dalam menjalankan peran dan fungsinya guru harus memiliki kompetensi yang memadai, diantaranya kompetensi pedagogik dan kepribadian. Kedua kompetensi tersebut merupakan salah satu faktor ekstern yang memengaruhi prestasi belajar. Setiap guru mengharapkan semua peserta didiknya dapat mencapai prestasi belajar yang maksimal, namun masih ada peserta didik yang prestasi belajarnya di bawah standar ketuntasan minimal. Tujuan penelitian ini adalah: untuk mengetahui kompetensi pedagogik dan kepribadian guru A dan B SMP Negeri 1 Cilimus tahun ajaran 2013/2014, untuk mengetahui prestasi belajar siswa kelas VIII-2 dan VIII-8 SMP Negeri 1 Cilimus tahun ajaran 2013/2014, untuk mengetahui pengaruh kompetensi pedagogik dan kepribadian guru A dan B terhadap prestasi belajar siswa kelas VIII-2 dan VIII-8 SMP Negeri 1 Cilimus tahun ajaran 2013/2014. Objek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia kelas VIII. Maka penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelasional, dengan teknik studi pustaka, dokumentasi, dan kuesioner yang diberikan kepada 75 siswa sebagai sampel. Data dianalisis dengan menggunakan perhitungan korelasi product moment dan korelasi ganda, sehingga diperoleh simpulan: kompetensi pedagogik guru A baik dengan persentase 78,46% sehingga hipotesis diterima; kompetensi pedagogik guru B baik dengan persentase 78,48% sehingga hipotesis diterima; kompetensi kepribadian guru A baik dengan persentase 79,49% sehingga hipotesis diterima; kompetensi kepribadian guru B baik dengan persentase 79,93% sehingga hipotesis diterima; prestasi belajar siswa kelas VIII-2 baik dengan nilai rata-rata 79,05 sehingga hipotesis diterima; prestasi belajar siswa kelas VIII-8 sangat baik dengan nilai rata-rata 80,8 sehingga hipotesis ditolak; ada pengaruh yang cukup kuat antara kompetensi pedagogik guru A terhadap prestasi belajar siswa kelas VIII-2 dengan kontribusi 16,4% sehingga hipotesis diterima, ada pengaruh yang cukup kuat antara kompetensi pedagogik guru B terhadap prestasi belajar siswa kelas VIII-8 dengan kontribusi 19,5% sehingga hipotesis diterima, ada pengaruh yang cukup kuat antara kompetensi kepribadian guru A terhadap prestasi belajar siswa kelas VIII-2 dengan kontribusi 17,7% sehingga hipotesis diterima, ada pengaruh yang cukup kuat antara kompetensi kepribadian guru B terhadap prestasi belajar siswa kelas VIII-8 SMP Negeri 1 Cilimus tahun ajaran 2013/2014 dengan kontribusi 18% sehingga hipotesis diterima, ada pengaruh yang cukup kuat antara kompetensi pedagogik dan kepribadian guru A terhadap prestasi belajar siswa kelas VIII-2 dengan kontribusi 30,2% sehingga hipotesis diterima, ada pengaruh yang cukup kuat antara kompetensi pedagogik dan kepribadian guru B terhadap prestasi belajar siswa kelas VIII-8 dengan kontribusi sebesar 28,9% sehingga hipotesis diterima.Kata kunci : kompetensi pedagogic, kompetensi kepribadian, gur bahasa Indonesia, prestasi belajar siswa SMP
ANALISIS DIKSI, RIMA, DAN GAYA BAHASA PADA PUISI KARYA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 SINDANGAGUNG KABUPATEN KUNINGAN TAHUN AJARAN 2012/2013 Gloriani, Yusida; Novia, Taty
Jurnal Fon Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Poetry is a form of  literary works which have elements like diction in shaper, rima, and stylistics. However  the students tend to still haven’t learned the elements of poetry, and the creation of the thought that poetry was only owned by people who have talents. Therefore, to increase their knowledge and improvement of the quality of the poetry, to the creation of the students know better that the poem is not a literary work that only belongs to those who have talent. Based on the background of these problem what, rima what diction, and style what language contained in the poem by students of class VIII SMPN 1 Sindangagung Kuningan Regency school year 2012/2013. The purpose of this research is to describe the diction, rima, and stylistics of the poem by students of class VIII SMPN 1 Sindangagung Kuningan Regency school year 2012/2013. Based on these goals determined the population as much as 144 people, with as many as 40 people sample (40 poems). The methods used in this study is descriptive, analytic methods that is the method that describes the results of the analysis of diction, rima, and stylistics at the poetry works of students. Research techniques used are data acquisition techniques, and data processing techniques. Data acquisition techniques to do two stages, namely engineering documentation and engineering assignments. In data processing techniques, the author does an analysis of the poems of student work based on diction, rima, and stylistics. From the results of the analysis can be inferred that the diction in poetry that is widely used is diction meaningful student work, a lot of straightforward rhyme used in the poem by students is rima, the external style of language used in poetry student work is stylistics alusio, anaphora parallelism, and metaphora.Kata kunci: diksi, rima, gaya bahasa pada puisi karya siswa.
MAKNA, JENIS , DAN BENTUK WACANA PADA KEMASAN PLASTIK BISKUIT Gloriani, Yusida; Abadiah, Ita Syafarina
Jurnal Fon Vol 5, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keingintahuan penulis pada beragam teks yang digunakan produsen pada kemasan plastik biskuit yang beredar di pasaran. Masalah penelitian ini dirumuskan sebagai berikut. 1) Apakah makna wacana yang terdapat pada kemasan plastit biskuit? 2) Bagaimanakah jenis wacana yang terdapat pada kemasan plastik biskuit? 3) Bagaimanakah bentuk wacana yang terdapat pada kemasan plastik biskuit?. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Teknik pemerolehan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka, dan observasi. Instrumen dalam penelitian ini adalah berupa buku sumber, angket. Objek penelitian ini difokuskan pada wacana yang terdapat pada kemasan plastik biskuit. Simpulan sebagai berikut. 1) Terdapat keberagaman makna pada wacana yang terdapat pada kemasan plastik biskuit, di antaranya makna deskriptif, makna ekstensi, makna gramatikal, makna denotatif, dan makna luas. Makna wacana yang paling banyak digunakan pada kemasan plastik biskuit adalah makna deskriptif dan makna denotatif. 2) Terdapat keberagaman jenis wacana yang terdapat pada kemasan plastik biskuit, di antaranya wacana naratif, wacana argumentatif, wacana deskriptif, wacana eksposisi, dan wacana persuasif. Namun, jenis wacana yang paling banyak digunakan pada kemasan plastik biskuit adalah wacana deskriptif dan wacana persuasif. 3) Terdapat keberagaman bentuk wacana yang terdapat pada kemasan plastik biskuit, di antaranya bentuk monolog, bentuk prosedural, dan bentuk hartatori.Kata kunci : makna, jenis , dan bentuk wacana, plastic biscuit
KAJIAN NILAI-NILAI SOSIAL DAN BUDAYA PADA KAKAWIHAN KAULINAN BARUDAK LEMBUR SERTA IMPLEMENTASINYA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA BERBASIS MULTIKULTURAL GLORIANI, YUSIDA
LOKABASA Vol 4, No 2 (2013)
Publisher : UPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.764 KB)

Abstract

Indonesia adalah sebuah negara yang memiliki kekayaan dan keanekaragaman budaya. Setiap suku bangsa di Indonesia memiliki ciri khas budayanya masing-masing. Kekayaan budaya ini harus dipertahankan dan dilestarikan, karena budaya itu merupakan pribadi asli bangsa Indonesia. Folklor Indonesia merupakan salah satu jenis tradisi lokal yang berkembang pada masyarakat Indonesia. Folklor merupakan salah satu bentuk kekayaan kebudayaan Indonesia yang berkembang sejak zaman dahulu. “Folklore is a way of understanding people and the wide-ranging creative ways we express who are and what we value and believe” (Sims, 2005: xi). Kakawihan merupakan salah satu bentuk folklor lisan hasil kebudayaan lama masyarakat Sunda. Kakawihan ini sering dikaitkan dengan “kaulinan barudak urang Sunda”, artinya bahwa kakawihan tidak terlepas dari sebuah nyanyian yang sering dibawakan pada permainan anak-anak masyarakat Sunda. Kakawihan sebagai sebuah kebudayaan lokal masyarakat Sunda yang harus dijaga kelestariannya, memunculkan sebuah kearifan lokal (local wisdom) yang harus menjadi sebuah kekayaan dan khazanah kebudayaan Indonesia. Upaya untuk menjaga, memelihara, membina, dan menumbuhkembangkan kebudayaan lokal yang ada, diantaranya pemerintah melaksanakan pendidikan multikultural. Penelitian ini difokuskan pada pengkajian secara etnopedagogis tentang kakawihan kaulinan barudak lembur dengan cara mengkaji nilai-nilai sosial dan nilai-nilai budaya yang terdapat di dalamnya. Sebagai bentuk pelestariannya, hasil penelitian ini akan diimplementasikan dalam pendidikan bahasa dan sastra Indonesia yang berbasis multikultural. Indonesia is a nation with a rich variety of culture. Each ethnic group in this country has distinct characteristics. This cultural richness has to be preserved, for culture is Indonesian inherent characteristic. Indonesia’s folklore is a form of local tradition that develops among the Indonesian society. It is part of Indonesian cultural richness, which has developed for ages. Folklore is a way of understanding people and the wide-ranging creative ways we express who are and what we value and believe” (Sims, 2005: xi). Kakawihan (Sundanese songs) is a sort of oral folklore that stems from old Sundanese culture. It is often associated with “kaulinan barudak urang Sunda” (the game of Sundanese children), meaning that kakawihan is inseparable from songs in the game of Sundanese children. Kakawihan as part of local culture of Sunda has to be preserved, since it gives rise to local wisdom that has been inherent part of the richness of Indonesian culture. Among the ways of preserving and cultivating local culture is multicultural education. This research focuses on an etnopedagogical examination of kakawihan kaulinan barudak lembur by investigating their cultural and social values. As a form of preservation measure, the results of the research will be implemented through the multicultural teaching of Indonesian language and culture.
PEMANFAATAN LINGKUNGAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA TENTANG MENULIS PUISI BEBAS PADA SISWA KELAS VIII C SMPN 1 CIBEUREUM Gloriani, Yusida
FON : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menulis merupakan suatu kegiatan untuk berekspresi, berimajinasi, menuangkan ide atau gagasan, dan perasaan. Sehingga siswa mampu untuk berpikir tentunya dalam bentuk tulisan khususnya menulis puisi bebas. Rumusan masalah 1) Bagaima nakah rencana pelaksanaan pembelajaran tentang menulis puisi bebas dengan memanfaatkan lingkungan sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar pada siswa kelas VIII C SMP Negeri 1 Cibeureum? 2) Bagaimanakah pelaksanaan pembelajaran tentang menulis puisi bebas dengan memanfaatkan lingkungan sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar pada siswa kelas VIII C SMP Negeri 1 Cibeureum? 3) Bagaimanakah hasil pembelajaran tentang menulis puisi bebas dengan memanfaatkan lingkungan sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar pada siswa kelas VIII C SMP Negeri 1 Cibeureum? Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Teknik pemerolehan data yang digunakan dalam penelitia ini adalah studi pustaka, Teknik observasi, dan tes. Setting waktu diselenggarakan pada bulan Mei sampai Juni 2013. Tempat penelitian dilaksanakan di kelas VIII C SMP Negeri 1 Cibeureum. Hasil pengamatan rencanapelaksanaan pembelajaran pada siklus I mencapai nilai akhir 2,37 dengan kriteria cukup. 1) Rencana pelaksanaan pmbelajaran siklus II pada siklus II mencapai nilai akhir 3,60 dengan kriteria baik. 2)Pada proses pembelajaran siklus I umumnya mencapai 63,63% artinya kinerja guru cukup pada proses pembelajaran siklus II mencapai 81,81%, guru sudah melakukan tahapan pembelajaran menulis puisi bebas dengan memanfaat kan lingkungan sebagai media pembelajaran guru telah melakukan tahapan proses pembelajaran menulis puisi bebas dengan baik. Dan proses pembelajaran aktivitas siswa pada siklus I yang dianggap baik mencapai 9 siswa (27,27%) sedangkan proses pembelajaran aktivitas siswa pada siklus II yang dianggap baik mencapai 19 siswa (57,57%) artinya proses pembelajaran aktivitas siswa meningkat. 3) Hasil pembelajaran menulis puisi bebas dengan memanfaatkan l ingkungan sebagai media pembelajaran pada siswa kelas VIII C SMP Negeri 1 Cibeureum siklus I dari jumlah 33 siswa yang dianggap tuntas 11 siswa (33,33%) dan yang tidaktuntas 22 siswa (66,66%) dengan mencapai nilai rata-rata 65,36 ini berarti belum mencapai kriteria ketuntasan minimal, karena kriteriaketuntasan minimal yang ditentukan oleh SMP Negeri 1 Cibeureum pada mata pelajaran bahasa Indonesia untuk KD “Menulis puisi bebas dengan menggunakan pilihan kata yang sesuai)” adalah 72. Sedangkan padasiklus II darijumlah 33 siswa yang dianggap tuntas 28 siswa (81,81%) dan yang tidak tuntas 5 siswa (15,15%) dengan mencapai rata-rata 77,87 artinya pada siklus II mengalami peningkatan.Kata kunci : lingkungan, media, hasil belajar, menulis puisi, siswa SMP
KONSERVASI DAN REVITALISASI BAHASA SEBAGAI SALAH SATU UPAYA INTERNASIONALISASI BAHASA INDONESIA Gloriani, Yusida
FON : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PERBEDAAN KEMAMPUAN SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 LURAGUNG TAHUN AJARAN 2014/2015 DALAM MEMAHAMI ISI CERPEN DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK MENYIMAK DAN TEKNIK MEMBACA Gloriani, Yusida; Karnilasari, Nila
FON : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 2 (2016): JURNAL FON
Publisher : Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ANALISIS KESALAHAN PENULISAN SINGKATAN DAN AKRONIM DALAM SURAT KABAR “RADAR CIREBON” PERIODE 11 s.d. 17 MARET 2015 Gloriani, Yusida; Listiani, Elsa
FON : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKJudul penelitian ini adalah Analisis Kesalahan Penulisan Singkatan dan Akronim dalam Surat Kabar “Radar Cirebon” Periode 11 s.d. 17 Maret 2015. Rumusan masalah: 1) Bagaimanakah penulisan singkatan dalam surat kabar “Radar Cirebon” periode 11 s.d. 17 Maret 2015?; 2) Bagaimanakah penulisan akronim dalam surat kabar “Radar Cirebon” periode 11 s.d. 17 Maret 2015?; 3) Kesalahan penulisan singkatan dan akronim apa saja yang terdapat dalam surat kabar “Radar Cirebon” periode 11 s.d. 17 Maret 2015?; Tujuan : 1) ingin mengetahui penulisan singkatan dalam surat kabar “Radar Cirebon” periode 11 s.d. 17 Maret 2015.; 2) ingin mengetahui penulisan akronim dalam surat kabar “Radar Cirebon” periode 11 s.d. 17 Maret 2015.; 3) ingin mengetahui kesalahan penulisan singkatan dan akronim apa saja yang terdapat dalam surat kabar “Radar Cirebon” periode 11 s.d. 17 Maret 2015.; Metode: Deskriptif Analisis. Simpulan: Hasil analisis penulisan Singkatan pada berita utama surat kabar Radar Cirebon periode 11 s.d. 17 Maret 2015 pada umumnya banyak penggunaan singkatan tentang singkatan nama resmi lembaga pemerintahan, dan ketatanegaraan, badan dan organisasi, serta nama dokumen resmi, singkatan nama orang, gelar, sapaan, jabatan atau pangkat, serta singkatan yang berkaitan dengan lambang kimia, ukuran, timbangan, dan besaran; (2) Hasil analisis penulisan Akronim pada surat kabar Radar Cirebon periode 11 s.d. 17 Maret 2015 pada umumnya banyak menggunakan suku kata awal-awal, awal-awal-awal, awal-awal-awal-awal, awal-tengah-tengah, awal-tengah-akhir-awal, awal-akhir-awal-akhir, awal-akhir, akhir-akhir, awal-akhir-akhir, awal-akhir-awal, awal-awal-awal-akhir; (3) Kesalahan penulisan singkatan dan akronim pada berita utama surat kabar Radar Cirebon periode 11 s.d. 17 Maret 2015 terdapat beberapa kesalahan. Kesalahan singkatan banyak ditemukan dalam penulisan singkatan nama gelar dan pengambilan huruf dari setiap katanya. Kesalahan penulisan akronim terdapat dalam pengambilan suku kata atau tidak konsistennya pengambilan suku kata dalam menulis akronim.
PERBEDAAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MEMAHAMI ISI PUISI DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK MEMBACA PUISI DAN TEKNIK MENYIMAK PUISI PADA KELAS VIII SMP NEGERI I CIBEUREUM KABUPATEN KUNINGAN Gloriani, Yusida
FON : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumusan Masalah dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana kemampuan siswa kelas VIII A SMP Negeri I Cibeureum dalam memahami isi puisi dengan menggunakan teknik membaca puisi? 2) Bagaimana kemampuan siswa kelas VIII C SMP Negeri I Cibeureum dalam memahami isi puisi dengan menggunakan teknik menyimak puisi? 3) Adakah perbedaan kemampuan siswa kelas VIII A dan VIII C SMP Negeri I Cibeureum dalam memahami isi puisi dengan menggunakan teknik membaca puisi dan dengan menggunakan teknik menyimak puisi? Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif komparatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri I Cibeureum Tahun Ajaran 2012/2013 yang berjumlah 108 siswa yang tersebar dalam empat kelas. Sampel dalam penelitian ini yaitu sampel cluster random sampling, kelas VIII A dan VIII C. Hasil penelitian menunjukan kemampuan memahami isi puisi dengan mengunakan teknik membaca puisi di kelas VIII A jika dilihat dari nilai rata-rata 79,00 yang berada pada kriteria baik, sedangkan kemampuan siswa dalam memahami isi puisi dengan menggunakan teknik menyimak puisi di kelas VIII C jika dilihat dari nilai rata-rata 70,00 yang berada pada kriteria cukup. Hasil uji t diperoleh hasil t tabel pada taraf signifikasi 0,05 yaitu (2.021) sedangkan t hitung sebesar (2.385), dengan demikian t tabel < t hitung. Hal ini berarti ada perbedaan yang signifikan pada hasil kemampuan siswa kelas VIII A dan VIII C SMP Negeri I Cibeureum tahun ajaran 2012/2013 dalam memahami isi puisi dengan menggunakan teknik membaca puisi dan teknik menyimak puisi.Kata kunci : Isi puisi, membaca, menyimak, SMP.