This Author published in this journals
All Journal Semantik
Dody Setiadi, Dody
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents
Articles

Found 1 Documents
Search

enerapan Ipteks pada Pesantren dan Kelompok Tani pada Masyarakat Lingkar Rawa Pening sebagai bentuk Akselerasi Kualitas Pendidikan dan Keekonomian

Semantik Vol 4, No 1 (2014): Semantik 2014
Publisher : Semantik

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3158.191 KB)

Abstract

ne"> Pesantren sebagai centre of socio religy dan ekonomi merupakan media di masyarakat yang mampu memberikan contohinduksi pendidikan di masyarakat, baik dalam bidang religi maupun keekonomian, dalam usahanya sendiri membentukkemandirian ekonomi[11]. Peran strategis ponpes dalam kajian model dalam kapasitas sebagai objek pengabdian akanmenjadi percontohan demplot untuk mengajarkan masyarakat di lingkar Rawa Pening mengenai implementasi teknologi tepatguna bidang pendidikan dan produksi. Program kajian sosial-ekonomi dalam program pengabdian akan memiliki arah: a)terbentuknya pendekatan pendidikan yang berakar pada pengkayaan sains dan teknologi internet sebagai dasar kualitaspemahaman pendidikan ponpes dan lingkungan masyarakat di sekitarnya yang saat ini masih awam teknologi; b)pemanfaatan enceng gondok sebagai pupuk organik yang memiliki pasar agribisnis yang masih terbuka luas; penciptaanalternatif pakan ternak baru bagi penduduk lingkar rawa pening dengan bahan utama serat enceng gondok yang kaya nutrisic) publikasi ikon produk unik kewilayahan melalui pengembangan layanan cms-web commerce. d) serta penguatan softskillsantri dalam bidang teknologi informasi dan pemasaran, yang meliputi: pelatihan grafis, video editing untuk mengunggah filevideo informasi melalui media sosial. Solusi capaian dari rancangan program ini selanjutnya akan menjawab sebagian daripokok permasalahan utama ponpes dan kelompok masyarakat Rowosari di lingkar Rawa pening. Dampak strategis dari usulppm ibm ini adalah: “terciptanya nilai tambah limbah gulma enceng gondok bagi kemandirian bidang ekonomi masyarakat dilingkar Rawa pening”. Dalam dampak kewilayahan yang lebih luas, program ini akan menjadi bagian langkah terobosandari upaya pemerintah (Dikti) dalam melakukan konservasi Rawa pening, dengan menjadikan ponpes sebagai model danagen penggerak dalam penciptaan multiplier efek berupa peningkatan produktifias pertanian, peternakan dan produksi sertamunculnya nilai keekonomian dari gulma enceng gondok menjadi pupuk cair.Kata kunci : Pendidikan, Pemberdayaan Masyarakat, Pesantren, Enceng Gondok, Rawa Pening