Yuliman Purwanto, Yuliman
Fakultas Teknik Universitas Dian Nuswantoro

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

Peta Layanan Informasi Publik Pada Website Pemerintah Kabupaten Di Jawa Tengah Widjajanto, Budi; Purwanto, Yuliman; Rijati, Nova
Semantik Vol 3, No 1 (2013): Semantik 2013
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.125 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan kondisi layanan informasi publik pada website pemerintah. Metode yang dilakukan adalah studi pustaka, dokumentasi dan observasi website Pemerintah Kabupaten Wonogiri, Cilacap, Kudus, Semarang, Pekalongan dan Kebumen sebagai sampel. Tujuan observasi adalah untuk mengidentifikasi layanan-layanan pada website pemerintah kabupaten berdasarkan tingkatan e-government, kualitas informasi dan ketersediaan konten informasi pubik pada website berdasarkan ketentuan Undang-Undang No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, serta melakukan diskusi terarah dengan pihak-pihak yang terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 6 website pemerintah kebupaten masih bersifat “informatif” dan didukung dengan informasi yang berkualitas. Sedangkan konten informasi publik berdasarkan UU No.14/2008 pada situs pemerintah kabupaten di Jawa Tengah adalah 43%.
Pelacakan Kendaraan Bermotor di Jalan Tol Semarang Menggunakan Kalman Filter dan Mixture of Gaussian dengan Video Kualitas Rendah Iswahyudi, Iswahyudi; Purwanto, Yuliman; Soleman, M. Arif; Pramunendar, Ricardus Anggi
Semantik Vol 3, No 1 (2013): Semantik 2013
Publisher : Semantik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (905.152 KB)

Abstract

Pelacakan kendaraan  bermotor  merupakan hal yang paling penting digunakan pada Observasi Video Lalu Lintas.  Observasi Video Lalu Lintas penting karena meningkatnya jumlah kendaraan bermotor khususnya di Indonesia. Di makalah ini dibahas mengenai pelacakan kendaraan bermotor di Jalan Tol Semarang menggunakan Kalman Filter dan Mixture of Gaussian (MoG) dengan memasukan nilai  –  nilai parameter seperti  (alpha)  α  sebagai pembelajaran konstan dan T sebagai  nilai  Treshold Background.  Langkah pertama yang dilakukan adalah mengubah file video menjadi urutan gambar, lalu mensubstraksi foreground  yang bergerak  dari backgroundpadasetiap gambar.  Setiap pixel pada gambar dimodelkan menjadi MoG kemudian dianalisis untuk menentukan yang menjadi model background. Pixel yang menjadi anggota dari background akan berkorespondensi dengan warna background. Pixel dengan perbedaan yang besar  dengan nilai pixel background maka akan diberi label sebagai foreground. Setiap pixel  dari background  diubah secara kontinu  mengikuti  perubahan background karena berbagai kondisi.  Langkah kedua adalah untuk menghubungkan objek –  objek yang telah dideteksi pada urutan gambar 1 dengan urutan gambar berikutnya untuk menentukan identitas dan  lokasi dari sebuah objek kendaraan bermotor pada titik yang berbeda dalam sebuah urutan gambar. Untuk menjalankan langkah kedua, setiap objek kendaraan bermotor didesk ripsikan dengan atribut –  atribut seperti : posisinya(x,y), kecepatan dan ukuran, yang disebut sebagai keadaan objek.   Pelacakan posisi kendaraan aktual dapat dilakukan dengan pelacakan keadaan objek menggunakan Kalman filter.  Dari hasil eksperimen, pelacakan kendaraan di Jalan Tol Semarang lebih akurat menggunakan Kalman filter dipadukan dengan MoG dibandingkan hanya menggunakan MoG atau dengan metode Optical Flow.  Nilai α  dan T bergantung pada kondisi video lalu lintas berdasarkan cuaca, pencahayaan dan gangguan lainnya.
MODEL TATA KELOLA TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK PELAYANAN INFORMASI PUBLIK JAWA TENGAH Widjajanto, Budi; Purwanto, Yuliman; Rijati, Nova
Techno.Com Vol 12, No 4 (2013): November 2013 (Hal. 188-240)
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.618 KB) | DOI: 10.33633/tc.v12i4.803

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan suatu model tatakelola teknologi informasi untuk pelayanan informasi publik Jawa Tengah.  Kegiatan yang dilakukan adalah mengidentifikasi layanan-layanan pada website pemerintah dengan cara studi pustaka/dokumentasi dan observasi website pemerintah Kabupaten Wonogiri, Cilacap, Kudus, Semarang, Pekalongan dan Kebumen berdasarkan tingkatan e-government, kualitas konten informasi dan ketersediaan konten informasi pada website berdasarkan ketentuan UU No. 14/2008, serta melakukan diskusi terarah dengan pihak-pihak yang terkait. Dan berdasarkan peta layanan informasi publik kemudian dirumuskan suatu model layanan informasi publik berbasis teknologi informasi berdasarkan pemetaan kondisi pelayanan publik. Hasilnya dari 6 website pemerintah Kabupaten, layanan situs masih bersifat informatif dan didukung dengan konten informasi yang berkualitas (akurat, terkini dan relevan), serta kersediaan konten-konten informasi publik pada situs pemerintah berdasarkan UU No. 14/2008 sebesar 43%, sehingga diperlukan peningkatan layanan atau fungsi pada situs pemerintah menjadi interaktif dengan menambah konten-konten informasi publik dalam bentuk web portal agar sesuai dengan ketentuan UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Kata kunci: informasi publik, teknologi informasi, e-government