Agus Arianto, Agus
Program Studi Pendidikan Kimia Jurusan Pendidikan MIPA FKIP Universitas Tanjungpura

Published : 5 Documents
Articles

Found 5 Documents
Search

RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KUBIS BUNGA DENGAN PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR MOL LIMBAH IKAN PADA TANAH ALLUVIAL Arianto, Agus; Purwaningsih, Purwaningsih; Asnawati, Asnawati
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 4, No 2: Agustus 2015
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari konsentrasi Mol limbah ikan yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman kubis bunga pada tanah alluvial. Penelitian ini mengguna kan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari lima perlakuan diulang sebanyak lima kali, setiap ulangan terdiri dari tiga sampel tanaman. Perlakuan yang dimaksud yaitu k1 : 100 ml/l, k2 : 150 ml/l, k3 : 200ml/l, k4 : 250 ml/l, k5 : 300 ml/l. Variabel pengamatan dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman, jumlah daun, berat bunga dan diameter bunga. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa MOL mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kubis bunga. Konsentrasi MOL sebesar 250 ml/l (k4) merupakan konsentrasi terbaik dalam menunjang hasil yang tertinggi pada diameter bunga dan berat bunga.
DESKRIPSI PEMAHAMAN KONSEP SISWA PADA MATERI KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN KELAS IX IPA SMA Arianto, Agus; Sahputra, Rachmat; Sartika, Rody Putra
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 5, No 1 (2016): JANUARI 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.431 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman konsep siswa pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan kelas IX IPA SMA Negeri 1 Sungai Ambawang. Bentuk penelitian adalah deskriptif dengan metode studi kasus yang melibatkan 54 siswa. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar berbentuk esai dan pedoman wawancara. Hasil analisis data menunjukkan sebagian besar siswa memiliki pemahaman konsep dalam menentukan; (1) massa garam yang terlarut sebesar 48,15% dengan kategori cukup; (2) Ksp suatu larutan sebesar 46,29% dengan kategori cukup; (3) kelarutan dalam ion senama sebesar 81,48% dengan kategori kurang; (4) pH dalam ion senama sebesar 55,56% dengan kategori kurang; dan (5) terbentuknya endapan sebesar 61,11% dengan kategori cukup. Pemahaman konsep siswa rata-rata sebesar 46,1 dengan kategori cukup. Kata Kunci: Pemahaman Konsep, Kelarutan, Hasil Kali Kelarutan. Abstract: The purpose of the research was to describe the students understanding concept in solubility and solubility product of grade IX IPA SMA Negeri 1 Sungai Ambawang. The form of the research was descriptive and the method of this research was case study that involved 54 students. The instrument used were a test of learning outcome in the form of essay and interview guide. The result showed most students had an understanding of the concept in determining; (1) the mass of dissolved salts was 48.15% with category: enough; (2) a Ksp solution was 46.29% with category: enough; (3) solubility in common ion was 81.48% with category: less; (4) pH in common ion was 55.56% with category: less; and (5) the forming of precipate was 61.11% with category: enough. The student’s understanding concept in average was 46.1 with category: enough. Keywords: Concept, solubility, solubility product.
EFEKTIFITAS KIJING AIR TAWAR ( Pilsbryoconcha exilis ) SEBAGAI BIOFILTER DALAM SISTEM RESIRKULASI TERHADAP LAJU PENYERAPAN AMONIAK DAN PERTUMBUHAN IKAN LELE SANGKURIANG (Clarias gariepinus) Putra, Sandy; Arianto, Agus; Efendi, Eko; Hasani, Qadar; Yulianto, Herman
e-Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : University of Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (716.491 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh penggunaan kijing air tawar (Pilsbryoconcha exilis) terhadap perbaikan kualitas air dan laju pertumbuhan lele sangkuriang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan empat perlakuan dan tiga ulangan. Penelitian menggunakan perbedaan jumlah hewan kijing air tawar yaitu 100, 150,  200 ekor/ keranjang berukuran 0,6 m3 dan perlakuan kontrol yaitu tanpa menggunakan perlakuan sistem resirkulasi dan tanpa penambahan kijing air tawar. Parameter utama dalam penelitian ini adalah pertumbuhan ikan dan konsentrasi amoniak, dengan parameter pendukung antara lain yakni suhu, pH, dan oksigen terlarut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan kijing air tawar berpengaruh terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan lele sangkuriang. Pertumbuhan mutlak tertinggi terdapat pada perlakuan 200 individu dengan berat 19.71 gr dan tingkat kelangsung hidup tertinggi terdapat perlakuan 200 individu (80.14 %). Hasil penelitian juga menunjukan bahwa penambahan kijing air tawar dengan jumlah yang berbeda memberikan pengaruh nyata terhadap penurunan amoniak. Berdasarkan hasil uji Beda Nyata Terkecil (BNT) perlakuan dengan penambahan kijing air tawar sebanyak 200 ekor/ keranjang berukuran 0,6 m3merupakan perlakuan terbaik dalam penurunan amoniak pada sistem resirkulasi.
Perancangan Hewan Coba Model untuk Karsinoma Payudara HER-2 Positif Menggunakan Agen Imunosupresan Hidayat, Basuki; Massora, Stepanus; Ramli, Martalena; Susilo, Veronika Yulianti; Arianto, Agus; Masjhur, Johan S.
Majalah Kedokteran Bandung Vol 48, No 1 (2016)
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan obat terapi keganasan di Indonesia sering kali terkendala karena ketidakmampuan menyediakan hewan model untuk uji preklinis. Hewan model tersebut adalah hewan model dengan massa keganasan yang mempunyai karakteristik khusus, bukan sekedar dengan massa tumor. Pada umumnya untuk tujuan tersebut digunakan hewan model yang tidak mempunyai daya tahan tubuh dan dipelihara dalam lingkungan yang steril. Fasilitas sistem perkandangan yang steril ini yang belum ada di Indonesia. Tujuan penelitian ini mengembangkan metode penyediaan hewan model mencit pengganti nude mice dengan daya tahan tubuh yang rendah, tetapi mampu hidup dalam lingkungan fasilitas pemeliharaan yang tidak steril. Penelitian dilakukan di Laboratorium Hewan dan Laboratorium Sitogenetik Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka, Batan, Serpong sejak bulan Juli sampai November 2014. Galur sel SKBR-3 diinokulasi pada 2 kelompok mencit sehat (Mus musculus) strain Balb/c, yaitu kelompok perlakuan dan kontrol, masing-masing 8 ekor. Cyclosporine A, agen penurun daya tahan tubuh hanya diberikan pada kelompok perlakuan sebelum dan setelah inokulasi. Pada kedua kelompok, pertumbuhan tumor secara makroskopik tidak terlihat di tempat inokulasi, tetapi tampak perbedaan bermakna antara kelompok perlakuan dan kontrol pada kadar leukosit (p:0,01), limfosit (p:0,01), monosit (p:0,01), dan segmen neutrofil (p:0,01). Pada 2 mencit kelompok perlakuan didapatkan gambaran sel degenerasi bengkak keruh di hati. Metode ini terbukti dapat menurunkan daya tahan tubuh hewan coba mencit (Mus musculus) strain Balb/c, walaupun belum mampu menumbuhkan keganasan. [MKB. 2016;48(1):39–44]Kata kunci: Ca payudara HER2 positif, hewan coba model onkologiDesigning Animal Models for HER2 Positive Breast Cancer Using Immunosuppressive AgentAbstractThe development of therapeutic drug for malignancy in Indonesia is often constrained because of the inability to provide animal models for preclinical study. These animal models are an animal model with a malignancy mass which have special characteristics, not just the tumor mass. Animal models that are usually used for this purpose is immunodeficient animals. This animal must be kept in sterile animal care, but the facility is not readily available in Indonesia. The purpose of this study was to develop a method for providing an animal model of nude mice replacement that has fairly low immunity but are still able to live in non-sterile animal care facilities. The study was conducted at the Laboratory Animal and Cytogenetics, Center for Radioisotope and Radiopharmaceuticals Technology, Batan, Serpong in the period of July to November 2014. SKBR-3 cell lines were inoculated on two groups of immunocompetent mice (Mus musculus) strain Balb/c, namely the treatment group (n=8) and controls (n=8). Cyclosporine A as an immunosupressan agent was given only to the treatment group before and after SKBR 3 inoculation. No macroscopically visible tumor growth at the site of inoculation in both of groups. There was a significant difference between the treatment group and the control group in leukocyte levels (p: 0.01), lymphocytes (p: 0.01), monocytes (p: 0.01), and neutrophil segments (p: 0.01). Two treatment groups of mice obtained cloudy degeneration in the liver. This method has significantly reduced the immunity of mice (Mus musclus) strain Balb/c but still cannot grow malignancies in experimental animals. [MKB. 2016;48(1):39–44]Key words: HER2 positive breast cancer, oncology animal models DOI: 10.15395/mkb.v48n1.732
Perancangan Hewan Coba Model untuk Karsinoma Payudara HER-2 Positif Menggunakan Agen Imunosupresan Hidayat, Basuki; Massora, Stepanus; Ramli, Martalena; Susilo, Veronika Yulianti; Arianto, Agus; Masjhur, Johan S.
Majalah Kedokteran Bandung Vol 48, No 1 (2016)
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan obat terapi keganasan di Indonesia sering kali terkendala karena ketidakmampuan menyediakan hewan model untuk uji preklinis. Hewan model tersebut adalah hewan model dengan massa keganasan yang mempunyai karakteristik khusus, bukan sekedar dengan massa tumor. Pada umumnya untuk tujuan tersebut digunakan hewan model yang tidak mempunyai daya tahan tubuh dan dipelihara dalam lingkungan yang steril. Fasilitas sistem perkandangan yang steril ini yang belum ada di Indonesia. Tujuan penelitian ini mengembangkan metode penyediaan hewan model mencit pengganti nude mice dengan daya tahan tubuh yang rendah, tetapi mampu hidup dalam lingkungan fasilitas pemeliharaan yang tidak steril. Penelitian dilakukan di Laboratorium Hewan dan Laboratorium Sitogenetik Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka, Batan, Serpong sejak bulan Juli sampai November 2014. Galur sel SKBR-3 diinokulasi pada 2 kelompok mencit sehat (Mus musculus) strain Balb/c, yaitu kelompok perlakuan dan kontrol, masing-masing 8 ekor. Cyclosporine A, agen penurun daya tahan tubuh hanya diberikan pada kelompok perlakuan sebelum dan setelah inokulasi. Pada kedua kelompok, pertumbuhan tumor secara makroskopik tidak terlihat di tempat inokulasi, tetapi tampak perbedaan bermakna antara kelompok perlakuan dan kontrol pada kadar leukosit (p:0,01), limfosit (p:0,01), monosit (p:0,01), dan segmen neutrofil (p:0,01). Pada 2 mencit kelompok perlakuan didapatkan gambaran sel degenerasi bengkak keruh di hati. Metode ini terbukti dapat menurunkan daya tahan tubuh hewan coba mencit (Mus musculus) strain Balb/c, walaupun belum mampu menumbuhkan keganasan. [MKB. 2016;48(1):39–44]Kata kunci: Ca payudara HER2 positif, hewan coba model onkologiDesigning Animal Models for HER2 Positive Breast Cancer Using Immunosuppressive AgentAbstractThe development of therapeutic drug for malignancy in Indonesia is often constrained because of the inability to provide animal models for preclinical study. These animal models are an animal model with a malignancy mass which have special characteristics, not just the tumor mass. Animal models that are usually used for this purpose is immunodeficient animals. This animal must be kept in sterile animal care, but the facility is not readily available in Indonesia. The purpose of this study was to develop a method for providing an animal model of nude mice replacement that has fairly low immunity but are still able to live in non-sterile animal care facilities. The study was conducted at the Laboratory Animal and Cytogenetics, Center for Radioisotope and Radiopharmaceuticals Technology, Batan, Serpong in the period of July to November 2014. SKBR-3 cell lines were inoculated on two groups of immunocompetent mice (Mus musculus) strain Balb/c, namely the treatment group (n=8) and controls (n=8). Cyclosporine A as an immunosupressan agent was given only to the treatment group before and after SKBR 3 inoculation. No macroscopically visible tumor growth at the site of inoculation in both of groups. There was a significant difference between the treatment group and the control group in leukocyte levels (p: 0.01), lymphocytes (p: 0.01), monocytes (p: 0.01), and neutrophil segments (p: 0.01). Two treatment groups of mice obtained cloudy degeneration in the liver. This method has significantly reduced the immunity of mice (Mus musclus) strain Balb/c but still cannot grow malignancies in experimental animals. [MKB. 2016;48(1):39–44]Key words: HER2 positive breast cancer, oncology animal models DOI: 10.15395/mkb.v48n1.732