Astina Astina, Astina
Artikel

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH MOL BATANG PISANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG HIJAU PADA TANAH ULTISOL Handoko, Duwi; Astina, Astina; Maulidi, Maulidi
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 4, No 1: April 2015
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi pupuk cair MOL batang pisang yang terbaik bagi pertumbuhan dan hasil tanaman kacang hijau pada tanah ultisol, yang dilaksanakan di Jalan Sulawesi Gang Keluarga Kota Pontianak. Penelitian dilaksanakan dari tanggal  27 Desember 2013 sampai dengan tanggal 27 April 2014. Metode eksperimen yang menggunakan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang terdiri dari 6 taraf perlakuan dan 4 ulangan. Setiap perlakuan terdiri dari 4 tanaman sampel, sehingga tanaman berjumlah 96 tanaman. Perlakuan tersebut adalah t0 =  tanpa pemberian mikroorganisme lokal (MOL) batang pisang, t1 = pupuk cair mol batang pisang dengan konsentrasi 10 ml/l,                  t2 = pupuk cair mol batang pisang dengan konsentrasi 20 ml/l, t3= pupuk cair mol batang pisang dengan konsentrasi 30 ml/l, t4 = pupuk cair mol batang pisang dengan konsentrasi 40 ml/l, dan t5=  pupuk cair mol batang pisang dengan konsentrasi 50 ml/l. Variabel pengamatan meliputi : tinggi tanaman (cm), berat kering tanaman (g), jumlah polong per tanaman, volume akar (cm3), luas daun total (cm2), berat polong per tanaman (g), dan berat biji kering per tanaman (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh mol batang pisang tidak dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman kacang hijau kecuali terhadap luas daun total dan pemberian mol batang pisang 50 ml/l memberikan hasil yang tertinggi pada variabel luas daun total, dan pemberian mol batang pisang cenderung memberikan pertumbuhan dan hasil yang lebih baik jika konsentrasinya semakin tingkatkan.
STRUKTUR KOMUNITAS GULMA PADA PERKEBUNAN KARET DI DESA SEMPADIAN KECAMATAN TEKARANG KABUPATEN SAMBAS Jumadi, Jumadi; sarbino, Sarbino; Astina, Astina
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 4, No 1: April 2015
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia karet alam merupakan komoditas strategis terutama ditinjau dari total area dan sumber devisa. Desa Sempadian merupakan salah satu daerah penghasil karet. Gulma yang tumbuh dipertanaman karet merupakan salah satu faktor yang dapat menurunkan kuantitas dan kualitas hasil. Struktur komunitas gulma perlu diketahui sebelum dilaksanakannya pengendalian gulma sebab tidak semua jenis gulma berbahaya bagi tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dan mengetahui struktur komunitas gulma pada perkebunan karet  di desa Sempadian Kecamatan Tekarang Kabupaten Sambas. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan cara melakukan pengamatan langsung di lapangan. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa terdapat 30 jenis gulma dari 16 family. Pada areal perkebunan karet  TBM ditemukan 19 jenis gulma dari 11 family dan pada areal perkebunan karet TM ditemukan 19 jenis gulma dari 10 family. Spesies gulma yang paling dominan pada jalur tanaman TBM adalah gulma Ischaemum rugosum salisb dengan SDR sebesar 21.27% dan pada gawangan TBM didominasi oleh gulma Rhynchospora corymbosa dengan SDR sebesar 16.27%. Selanjutnya spesies gulma yang paling dominan pada Jalur tanamanTM adalah gulma Paspalum conjugatum dengan nilai SDR 42.44% dan pada gawangan TM didominasi oleh gulma Axonopus compressus SDR sebesar 22.11%.   Kata kunci : Gulma, Perkebunan karet, Struktur komunitas
PENGARUH ABU BERANGKASAN JAGUNG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN OKRA PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING Robianus, Fransiska Xaperus; Astina, Astina; Rahmidiyani, Rahmidiyani
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 4, No 2: Agustus 2015
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh abu berangkasan jagung,mendapatkan dosis abu berangkasan jagung yangterbaik terhadap pertumbuhan dan hasil okra pada tanah podsolik merah kuning. Penelitian berlangsung dari tanggal 17 Agustus – 28 November 2014,penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Metode yang digunakan adalah eksperimen lapangan dengan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari 6 taraf perlakuan, 4 ulangan dan setiap ulangan terdapat 4 sampel tanaman sehingga jumlah tanaman seluruhnya 96 unit tanaman. Perlakuan sebagai berikut : (a0) Tanpa pemberian abu berangkasan jagung, (a1) dosis abu berangkasan jagung 8 g/tanaman, (a2) dosis abu berangkasan jagung 11 g/tanaman, (a3) dosis abu berangkasan jagung 16 g/tanaman, (a4) dosis abu berangkasan jagung 19 g/tanaman, (a5) dosis abu berangkasan jagung 22 g/tanaman. Variabel pengamatan meliputi :tinggi tanaman, jumlah buah pertanaman, berat buah pertanaman, panjang buah, volume akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian abu berangkasan jagung  berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah buah. Pemberian abu berangkasan jagung dengan dosis 8 g/polybag merupakan dosis yang efektif terhadap pertumbuhan dan hasil okra pada tanah podsolik merah kuning.   Kata kunci : Abu Berangkasan Jagung, Okra, Podsolik Merah Kuning
PENGEMBANGAN LKPD DENGAN MODEL TEAM ACCELERATED INSTRUCTION UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS Astina, Astina; Caswita, Caswita; Noer, Sri Hastuti
xxxx-xxxx
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to develop the student worksheet and find out the effectiveness of student worksheet developed. The type of research is the Research and Development with the procedure which was developed by Borg and Gall, but only carried out until main product revision. The subjects of this research were students of grade VII in SMP Negeri 1 Way Panji. The data gain of communication skill was obtain by pretest and posttest and analyzed by N-gain test. The result of research showed that the calculation of the N-gain was in medium category and level of student mastery learning over the ideal percentage of completeness (75%).Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKPD dan mengetahui efektivitas LKPD yang dikembangkan. Jenis penelitian ini adalah Research and Development dengan prosedur yang dikembangkan oleh Borg and Gall, tetapi hanya dilakukan hingga tahap revisi hasil uji lapangan terbatas. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas VII A SMP Negeri 1 Way Panji dengan karakteristik kemampuan komunikasi peserta didik tingkat menengah ke atas. Data peningkatan kemampuan komunikasi peserta didik diperoleh melalui pretes dan postes dan analisis menggunakan uji N-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan N-gain tergolong kategori sedang dan tingkat ketuntasan hasil belajar peserta didik melebihi persentase ketuntasan ideal (75%).Kata kunci: komunikasi matematika, LKPD, team accelerated instruction