Habib Habib, Habib
Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

Drag Reduction Suspensi Bakteri Selulosa pada Aliran Crude Oil dalam Pipa Spiral Yanuar, Yanuar; Kurniawan, Kurniawan; Rendi, Rendi; Habib, Habib; Edwin, Edwin; Vaul, Vaul
Jurnal Energi Dan Manufaktur Vol 8, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Jurnal Energi Dan Manufaktur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Pressure drop adalah salah satu aspek penting yang mempengaruhi konsumsi energi yangdigunakan dalam suatu transportasi fluida menggunakan pipa. Drag Reduction Agent (DRA)merupakan salah satu alternatif untuk mengurangi timbulnya pressure drop pada aliran fluidadalam pipa dengan menambahkan sejumlah zat aditif kedalam aliran. Zat aditif yang digunakandalam penelitian ini berupa fiber bakteri selulosa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuikarekteristik drag reduction dalam aliran minyak mentah (crude oil) dalam pipa spiral denganrasio P/Di 7.6. Re= 10^3 - 5.10^4. Dalam penelitian ini juga digunakan pipa bulat dengandiameter 17 mm sebagai pembanding. Penambahan bakteri selulosa dengan konsentrasi 250ppm, 500 ppm, dan 750 ppm pada aliran crude oil dapat mengurangi drag pada pipa spiralataupun pipa bulat. Drag reduction pada pipa bulat sebesar 15 % dan pada pipa spiral 13 %.Kata kunci : Pressure drop, bakteri selulosa, crude oil, pipa spiral.Pressure drop is one of the important aspects that influence the energy consumption used in atransport fluid using a pipe. Drag Reduction Agent (DRA) is one alternative to reduce theoccurence of pressure drop in the fluid flow in a pipe by adding additives into the flow. Additivesused in this study is bacterial cellulose fiber suspension. This study aims to determine thecharacteristics of drag reduction in the flow of crude oil in a spiral pipe with the ratio P/Di 7.6.Reynolds number was 10^3 - 5.10^4. In this study also used a circular pipe with a diameter of17 mm for comparison. The addition of bacterial cellulose with a concentration of 250 ppm, 500ppm, and 750 ppm in the crude oil flow to reduce drag in spiral pipe or circular. From thisresearch, the drag reduction on circular pipe by 15% and 13% in the spiral pipe.Keywords : Pressure drop, bacterial cellulose, crude oil, spiral pipe
STILISTIKA PENGULANGAN SEBAGAI TRANSFER IDEOLOGI (Telaah atas Pidato Politik Sayyed Hasan Nasrullah) Habib, Habib
TAMADDUN Vol 14, No 1 (2014): TAMADDUN
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.005 KB)

Abstract

Abstract:This paper will explore how the repetition serves as a transfer of medium of an ideology. Repetition (tikrar) in Arabic has been much explored by using several approaches. However, research on the relationship of repetition and ideology is still very rarely discussed. To deal with the Lebanese audience from different groups, Nasrullah focused on the use of stylistic repetition to reinforce the different political strategies. In addition, this paper will also demonstrate the ability of Nasrullah in choosing the different registers in accordance with its target audience. Nasrullah used lexical repetition in a speech to promote attitudes and political ideology. Keywords: -Arabic discourse; -ideology;- repetition; -political speech.
Semantik Kaa Nisa’ Dalam al-Qur’an: analisis Semantik kontekstual Habib, Habib
HERMENEUTIK Vol 8, No 1 (2014): HERMENEUTIK
Publisher : HERMENEUTIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.14 KB)

Abstract

Artikel ini secara khusus mengkaji makna kata Nisa>’ di dalam alQur’an. Kata ini di dalam al-Qur’an disebut sebanyak 56 kali. Secaraumum kata nisa’ dipahami sebagai bentuk plural dari kata imro’ah(perempuan), sebuah bentuk yang tidak lazim dalam tata bahasaArab. Lalu bagaimana orang arab memilih kata Nisa’ sebagai bentukplural dari kata imro’ah, dan apa yang mendasari pemilihan tersebut.Dua persoalan inilah yang menarik untuk dikaji lebih lanjut. Tujuandari tulisan ini adalah untuk menemukan makna yang sebenarnyadimaksud oleh al-Qur’an. Dalam mengkaji makna kata Nisa>’ inidigunakan analisis semantik kontekstual. Kekhasan dari analisisini adalah berupaya memngungkap makna dari perbedaan bahasadengan mengurai secara komprehensif, selain dalam tinjauanstruktur kalimat, rasa bahasa, juga fiosof dan historis bahasatersebut dalam tataran antropologis dan sosiologis. Hasil darianalisis ini menunjukkan bahwa kata Nisa>’ merupakan bentukjamak dari kata mar’ah dan kata nasi’. Sebagai implikasinya bahwamakna Nisa>’bukan saja mengacu pada jenis kelamin (perempuan),akan tetapi juga mengacu pada hubungan status sosial yangdisematkan atau dilabelkan kepada setiap orang yang berada padasituasi terbelakang (terlambat) atau lemah pengetahuannya.
KritiK EpistEmologi tafsir KontEmporEr (studi atas Kritik Jama>l al-Banna> terhadap Beberapa pemikir al-Qur’an Kontemporer) Saifuddin, Saifuddin; Habib, Habib
Analisis : Jurnal Studi Keislaman Vol 16, No 1 (2016): Analisis : Jurnal Studi Keislaman
Publisher : IAIN Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This preliminary article explains the Jamal al-Banna’s epistemological critique on Qur’anic exegesis in his book entitled Tafsir al-Qur’an Baina al-Qudama ‘wa al-muhditsin. Recent development of Qur’anic studies has witnessed some progressive  Islamic  thinkers,  those  who  have  made  such a new color on the study of the Qur’an. Starts from a brief description on the contemporary trend of Qur’anic studies, this article aims to explain Jamal al-Banna’s criticism on several Qur’anic thinkers, including Amin al-Khuli, Muh ammad Syahrur, Mohammed Arkoun, Nasr Hamid Abu Zaid, and Orientalist views on the Qur’an. It finally deals with an offer from Jamal al-Banna in the context of a new paradigm in the study of the Qur’an.