Articles

Found 36 Documents
Search

SIMULASI NUMERIK PROSES PELELEHAN PARAFFIN WAX PADA UNIT PENYIMPAN ENERGI TERMAL TIPE PIPA GANDA KONSENTRIK Suhanan, Suhanan; Nadjib, Muhammad; Ansyah, Pathur Razi; Anggara, Fajar
ROTASI Vol 19, No 1 (2017): VOLUME 19, NOMOR 1, JANUARI 2017
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Phase change material (PCM) dikenal memiliki densitas energi yang lebih tinggi dibandingkan dengan material penyimpan kalor sensibel. Oleh karena itu, PCM menarik diaplikasikan pada pemanas air tenaga surya (PATS) yang umumnya menggunakan air sebagai penyimpan energi termal. Penelitian terakhir untuk sistem PATS thermosyphon belum dapat mengidentifikasi perilaku termal PCM pada arah radial dan aksial. Selain itu, tidak diketahui temperatur PCM saat terjadi pelelehan karena sumber kalornya berfluktuasi. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki perilaku termal proses pelelehan paraffin wax secara numerik di dalam pipa ganda konsentrik dengan sumber kalor yang konstan. Simulasi numerik dilakukan pada penyimpanan energi termal berbentuk pipa ganda konsentrik. Paraffin wax dimasukkan pada pipa bagian dalam sedangkan air sebagai heat transfer fluid (HTF) dialirkan di bagian annulus. Termokopel dipasang di beberapa tempat baik sisi HTF maupun sisi PCM. Software yang dipakai adalah ANSYS FLUENT 17. Proses simulasi dilakukan dengan membuat meshing, menginput persamaan dan kondisi batasnya, setting penghitungan jumlah iterasi serta batas konvergensi dan dilanjutkan dengan pengambilan data temperatur selama proses charging. Simulasi menggunakan variasi temperatur HTF input dan laju aliran massanya. Hasil simulasi menunjukkan bahwa proses pelelehan PCM tidak terjadi secara isotermal. Transfer kalor ke PCM saat awal charging terjadi secara konduksi dan berlangsung cepat yang diakibatkan oleh besarnya gradien temperatur di arah radial pada fasa padat. Pembentukan fraksi cairan di sepanjang sisi luar PCM terjadi sejak awal proses charging. Bilangan Stefan mempunyai pengaruh yang besar terhadap proses pelelehan PCM.
ANALISIS HUBUNGAN KERJA STRUKTURAL, FUNGSIONAL DAN SINERGITAS ANTARA BAGIAN HUMAS DAN PROTOKOL DENGAN DINAS PERHUBUNGAN, KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA DALAM PENYEBARAN INFORMASI DI KABUPATEN SOPPENG Musdalifah, Musdalifah; Nadjib, Muhammad
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.6 No.1 Januari - Juni 2017
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.958 KB)

Abstract

Otonomi daerah menyebabkan adanya perbedaan sistem komunikasi, informasi dan kehumasan pada setiap daerah. Penelitian  ini bertujuan mengetahui: (1) Bagaimana format hubungan kerja struktural antara bagian Humas dan Protokol dengan dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika dalam penyebaran informasi di kabupaten Soppeng, (2) Bagaimana format hubungan kerja fungsional antara bagian Humas dan Protokol dengan dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika dalam penyebaran informasi di kabupaten Soppeng, (3) Bentuk sinergitas antara bagian Humas dan Protokol dengan dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika di Kabupaten Soppeng dalam melaksanakan tupoksi yang  sama. Penelitian ini menggunakan deskriptif, di mana pemilihan informan dilakukan secara purposive sebanyak 9 informan. Data diperoleh dari wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Data dianalisis dengan metode kulaitatif. Teori yang digunakan adalah teori sistem, teori jaringan komunikasi dan teori birokrasi organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa format hubungan kerja struktural antara bagian Humas dan Protokol dengan dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika dapat dilihat dalam proses bersurat dan dibawahi oleh Asisten yang sama yaitu Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat. Sedangkan format hubungan kerja fungsional antara keduanya berdasarkan tupoksi yang sama. Bentuk sinergitas antara bagian Humas dan Protokol dengan dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika belum maksimal, di mana masih kurang koordinasi dan kerjasama terhadap tupoksi yang sama.
Pengukuran Koefisien Perpindahan Kalor Evaporasi Refrigeran R-134a di dalam Saluran Halus Horizontal dengan Variasi Kualitas Uap Santosa, Tito Hadji Agung; Nadjib, Muhammad; Thoharudin, Thoharudin; Suyono, Warsito Kabul
ROTASI Vol 20, No 1 (2018): VOLUME 20, NOMOR 1, JANUARI 2018
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.305 KB)

Abstract

Nilai koefisien perpindahan kalor evaporasi dari suatu refrigeran sangat penting dalam desain termal evaporator mesin pendingin. Perubahan fasa di dalam evaporator akan terjadi dari fasa cair menjadi fasa uap. Pola aliran yang terbentuk pada proses perubahan fasa tersebut dapat mempengaruhi nilai koefisien evaporasi. Penentuan koefisien evaporasi sulit dilakukan secara teori sehingga mutlak dilakukan secara eksperimental. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan koefisien perpindahan kalor evaporasi refrigeran R-134a pada saluran halus horisontal dengan variasi kualitas uap. Alat uji berupa siklus refrigerasi kompresi uap yang dimodifikasi. Perangkat orifice-manometer, pemanas listrik, seksi uji, dan sejumlah termokopel serta indikator tekanan ditambahkan dalam alat uji. Seksi uji berupa pipa ganda aliran berlawanan arah dengan fluida udara sebagai pemanas. Parameter yang diatur adalah laju aliran massa dan kualitas uap dengan beban pendinginan konstan. Laju aliran massa divariasikan dengan menggunakan inverter yang diatur pada frekuensi 14, 16, 18, 20, dan 22 Hz. Inverter dikopel dengan motor listrik sebagai pengerak kompresor. Voltase pemanas listrik divariasikan untuk mengubah kualitas uap refrigeran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan memvariasikan kualitas uap, nilai koefisien perpindahan kalor evaporasi naik seiring dengan naiknya kualitas uap pada laju aliran massa yang konstan. Variasi fluks massa tidak secara tegas memberikan hubungan dengan kenaikan nilai koefisien perpindahan kalor evaporasi.
Optimization of Reaction Conditions for Synthesis of MOF-5 using Solvothermal Method Mulyati, Tri Ana; Ediati, Ratna; Nadjib, Muhammad
IPTEK Journal of Proceedings Series Vol 1 (2014): International Seminar on Applied Technology, Science, and Arts (APTECS) 2013
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

MOF-5 (metal-organic frameworks-5) have been synthesized using solvotermal method in which reaction mixtures of zinc nitrate hexahydrate and benzenedicarboxylic acid in dimethylformamide were heated at various heating temperatures and times in order to obtain the best reaction conditions for the synthesis of MOF-5. The heating temperatures used were 105, 120 and 140 °C, respectively with heating times of 12-144 hours. Determination of the best reaction conditions was based on the observation of phase purity and crystal morphology of MOF-5 using XRD and SEM. The characterization results showed that optimization of MOF-5 crystals were obtained when the reaction mixtures were heated at 105 °C for 144 h, 120 °C for 24 h and 140 °C for 12 h. The maximum weight of MOF-5 crystal was generated from reaction mixture heated at 120 °C for 72 h.
PENDEKATAN SAINTIFIK DALAM PENGEMBANGAN BAHASA ANAK DI TAMAN KANAK-KANAK ASOKA KOTA MAKASSAR Marwah, Marwah; Rahamma, Tawany; Nadjib, Muhammad
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.6 No.2 Juli - Desember 2017
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.872 KB)

Abstract

ABSTRAK Pendekatan Saintifik sangat mendukung perkembangan bahasa anak. Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui pelaksanaan pendekatan saintifik dalam pembelajaran bahasa anak di taman kanak kanak Asoka kota Makassar, (2) Untuk mengetahui tingkat perkembangan bahasa anak di taman kanak kanak Asoka kota Makassar, (3) Untuk mengetahui hubungan pelaksanaan pendekatan saintifik terhadap tingkat perkembangan bahasa anak di taman kanak kanak Asoka kota Makassar. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1)Pelaksanaan pendekatan saintifik dalam pengembangan bahasa anak melalui tahapan mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi, mengkomunikasikan terlaksana dalam kegiatan pembelajaran disetiap sentra pembelajaran, (2)Perkembangan bahasa anak mencakup aspek bahasa anak yaitu, menyimak, berbicara, membaca dan menulis untuk meningkatkan kemampuan berbahasa anak, perkembangan bahasa anak usia 5-6 tahun mengarah kepada Berkembang Sangat Baik, dan untuk anak usia 4-5 tahun mengarah kepada Berkembang Sesuai Harapan, (3)Terdapat hubungan pendekatan saintifik dengan perkembangan bahasa anak, dengan pendekatan saintifik memunculkan motivasi anak untuk belajar melalui bermain. 
PENGGUNAAN HASHTAG (#)AKUN TWITTER DIREKTORAT JENDERAL PAJAK DALAM UPAYA MEMBANGUN KESADARAN MEMBAYAR PAJAK Meladia, Meladia; Nadjib, Muhammad; Akbar, Muhammad
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.6 No.2 Juli - Desember 2017
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.976 KB)

Abstract

ABSTRAK Perkembangan media sosial terus mengubah cara berkomunikasi. Satu alat yang belum diteliti yang tersedia pada platform media sosial adalah hashtag. Penelitian ini bertujuan mengetahui: 1) tipe dan fungsi Hashtag yang digunakan pada akun twitter @DitjenPajakRI. 2) isi Hashtag yang digunakan pada akun twitter @DitjenPajakRI. 3). Pengaruh penggunaan Hashtag pada akun twitter @DitjenPajakRI untuk membangun kesadaran membayar pajak masyarakat dengan model AISAS. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yaitu menggunakan analisis isi kuantitatif dan analisis regresi menguji variable dari hashtag ke dalam model AISAS. Adapun total hashtag yang dianalisis adalah sejumlah 51 hashtag selama periode 1 Januari – 31 Maret 2016 dan populasi survei adalah follower akun twitter @DitjenPajakRI, pengambilan sampel dengan teknik accidental sampling-convienence sampling sebanyak lima puluh orang. Data dikumpulkan melalui dokumentasi, kuisioner, dan observasi. Data dianalisis dengan menggunakan frekuensi tabulasi silang dan analisis regresi dengan bantuan program SPSS IBM 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Tipe hashtag lebih dominan hasil retweet dan Fungsi Hashtag lebih banyak fungsi pengelompokkan; 2) Isi Hashtag lebih banyak bertopik kegiatan, bersifat informatif dan tautan berupa photo; 3) Tweet menggunakan Hashtag di sosial media dalam kegiatan penyuluhan online kesadaran membayar pajak memberikan pengaruh positif dan signifikan kepada attention, interest, search, action, dan share berdasarkan hasil uji model yang dilakukan, dengan memanfaatkan fitur yang ada di sosial media di harapkan membantu pemerintah dan lembaga non profit dalam kegiatan penyuluhan, dan kampanye kesadaran masyarakat.
POLA PERILAKU KOMUNIKASI MASYARAKAT DI KAWASAN ADAT AMMATOA KAJANG Rahmayani, Eva; Nadjib, Muhammad; Kahar, Kahar
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.6 No.2 Juli - Desember 2017
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.33 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah; (1) untuk mengetahui Pola perilaku komunikasi masyarakat di Kawasan Adat Ammatoa Kajang; (2) untuk mengetahui sarana yang digunakan oleh masyarakat di Kawasan Adat Ammatoa dalam berkomunikasi. Penelitian ini dilaksanakan di Kawasan Adat Ammatoa, Kajang. Informan penelitian ini adalah pemimpin adat, dua pemangku adat dan salah satu masyarakat Kawasan Adat Ammatoa Kajang. Informan penelitian ditentukan secara purposive sampling berdasarkan kriteria-kriteria tertentu. Tipe penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Data primer dikumpulkan melalui observasi dan wawancara, dan data sekundernya dikumpulkan melalui hasil studi pustaka yang terkait dengan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola perilaku komunikasi masyarakat di Kawasan Adat Ammatoa Kajang terjadi secara verbal maupun nonverbal dengan sesama masyarakat serta dengan Tuhan dan alam. Komunikasi verbal maupun nonverbal yang terjadi dalam masyarakat mencerminkan bagaimana mereka masih sangat menjaga kelestarian adat mereka dengan bahasa, cara berkomunikasi dan simbol-simbol yang mereka gunakan, serta hubungan komunikasi mereka dengan Tuhan dan Alam. Sarana komunikasi yang mereka gunakan juga menunjukkan bagaimana mereka begitu menghargai leluhur mereka.
FACEBOOK DAN PENGEMBANGAN HUBUNGAN INTERPERSONAL KETERBUKAAN DIRI ETNIS BUGIS MENERIMA ETNIS LAIN SEBAGAI PASANGAN HIDUP Fitriana, Dian; Farid, Muhammad; Nadjib, Muhammad
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.6 No.1 Januari - Juni 2017
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.06 KB)

Abstract

facebook sebagai salah satu model dari komunikasi interpersonal bermedia (interpersonal mediated communication). Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan penggunaan facebook sebagai media komunikasi interpersonal di cyberspace, memahami pola pengembangan hubungan interpersonal dan menganalisis kontribusi facebook terhadap keterbukaan diri etnis Bugis dalam menerima etnis lain sebagai pasangan hidup. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek penelitian terdiri dari enam orang pengguna facebook beretnis Bugis yang melakukan pengembangan hubungan dari superfisial menuju institusional (pernikahan) dengan pasangannya (beretnis lain) dan dimediasi oleh facebook. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan dan pemanfaatan fitur facebook sebagai media komunikasi interpersonal di  cyberspace belum maksimal karena hanya menggunakan beberapa fitur umum dan tidak memanfaatkan fitur lainnya yang dapat membantu komunikasi interpersonal secara maksimal. Hal ini akhirnya berimbas pada pola pengembangan hubungan yang terjadi di facebook tidak terjadi secara maksimal sehingga pengguna lebih memilih untuk melanjutkan komunikasi secara intensif menggunakan media personal dan media sosial lainnya seperti telpon, sms, bbm, line, dan whattapp. Sehingga kontribusi facebook hanya terbatas pada mempertemukan, mengenal identitas diri sesama pengguna dan menjalin komunikasi awal saja, tidak memberikan kontribusi maksimal sampai pada tahapan akhir dalam pola pengembangan hubungan yaitu tahapan institusional (pernikahan). Selain itu faktor budaya endogami yang awalnya dianut oleh masyarakat Bugis pun sedikit banyaknya memiliki andil yang cukup besar dalam menentukan seorang pasangan hidup
PEMANFAATAN TEKNOLOGI DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN IPS GUNA MENUMBUHKAN JIWA NASIONALISME DAN PATRIOTISME SISWA SMPN 12 KENDARI Fitriani, Fitriani; Rahamma, Tawany; Nadjib, Muhammad
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.6 No.1 Januari - Juni 2017
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.464 KB)

Abstract

Integrasi teknologi digital dalam pembelajaran merupakan tantangan bagi guru diera digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) gambaran pelaksanaan pembelajaran IPS yang memanfaatkan teknologi digital dan yang tidak memanfaatkan teknologi digital, 2) gambaran  jiwa nasionalisme dan patriotisme siswa  sebelum dan sesudah pembelajaran IPS yang memanfaatkan teknologi digital, 3) gambaran  jiwa nasionalisme dan patriotisme siswa  sebelum dan sesudah pembelajaran IPS yang tidak memanfaatkan teknologi digital, 4) pengaruh pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran IPS terhadap pembentukan jiwa nasionalisme dan patriotisme.Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen secara acak dipilih kelas eksperimen yaitu kelas yang memanfaatkan teknologi digital dalam pembelajaran dan kelas kontrol tidak memanfaatkan teknologi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran IPS menggunakan teknologi digital lebih menarik dan efektif, range gain hasil belajar siswa pada kelas eksperimen 11 dan nilai mean 1.73 , range gain hasil belajar siswa pada kelas kontrol 17 dan nilai mean -0.11. Hasil uji t jiwa nasionalisme dan patriotisme kelas memanfaatkan teknologi  digital dan yang tidak memanfaatkan teknologi digital  nilai Sig (p) 0.000  ≤ sig 0,05 menunjukkan adanya perbedaan signifikan. Pembelajaran yang memanfaatkan teknologi digital lebih berhasil meningkatkan jiwa nasionalisme dan patriotisme siswa.
APRESIASI DOSEN TERHADAP PEMANFAATAN SUMBER-SUMBER RUJUKAN ILMIAH BERBASIS DIGITAL Umboh, Femy F; Nadjib, Muhammad
Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik Vol 18, No 1 (2014): Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik
Publisher : Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan dan mengevaluasi seberapa jauh dosen mengenal, memahami, memanfaatkan, menilai secara kritis, dan menghargai sumber-sumber rujukan ilmiah berbasis digital dalam menjalankan tugas-tugas pengajaran dan penelitian ilmiah. Penelitian ini merupakan penellitian deskriptif kualitatif dengan memanfaatkan pertanyaan terstruktur dan wawancara untuk mendapatkan data primer. Selain itu penelitian ini juga menggunakan observasi data sekuder berupa sumber-sumber tercetak di perpustakaan dan sumber-sumber digital melalui internet atau rujukan elektronik lainnya untuk menggambarkan beberapa kriteria literacy informasi dalam mengenal sumber literatur dan melakukan penelusuran literatur ilmiah. Hasil penelitian ini menunjukkan tingkat pengenalan dan pemahaman dosen FISIP Unhas terhadap sumber-sumber literatur digital (resource literacy) yang tinggi, pemanfaatan sumber tersebut untuk penelusuran informasi dan penulisan karya ilmiah (research dan publishing literacy) masih sangat rendah, dan penghargaan mereka terhadap sumber-sumber rujukan berbasis digital tersebut yang bervariasi tergantung dari tingkat pengenalan dan pemahaman mereka.Kata kunci : apresiasi dosen, rujukan ilmiah, sumber digital.