p-Index From 2014 - 2019
0.751
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Gravitasi
Moh. Dahlan Th Musa, Moh. Dahlan Th
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

Groundwater investigation Geolistrik Methods In Regional District of Parigi Parigi Moutong

Gravitasi Vol 13, No 1 (2014)
Publisher : Gravitasi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1157.289 KB)

Abstract

The research of groundwater investigation conducted by applying the method of geoelectric in the District Parigi Parigi Moutong. Identification of the substance of the study, conducted by survey / observations and measurements in the field.Field measurements using elektrical Vertical Sounding (VES) with Schlumberger electrode configuration. The results obtained indicate that the groundwater aquifer layer in the study area are the two lithologies are lithologies alluvium and coastal sediment and rock units molasa celebes. In the alluvium and coastal sediment units are at least 3 layers of the aquifer from surface to a depth of ± 25m bmt where perlapisannya alternating with layers aquiclude. Distribution of the aquifer layer on a flat stone units tend to follow the surface topography. In lithologies molasa celebes obtained their aquifer layer that is as aquifer (+). The upper limit of this layer is at a depth ±24.6m bmt decreases eastward at a depth ±40.2m bmt. The thickness of this layer is the average ±42m. allegedly sumurbor positive groundwater measuring point 16, 17 are located in the region kampal, 23 (Maesa), 24 (Mertasari), 30 (Bambalemo) and 35 (Maesa Coast) derived from this aquifer layer. Parigi district region is an area of discharge (discharge area), while the catchment area (recharge area) is located in the west area of research. Keywords: groundwater, geoelectric method, the method vertial Eletrrial Sounding, Schlumberger configuration

PENYELIDIKAN KEDALAMAN BIDANG GELINCIR MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK HAMBATAN JENIS PADA RUAS JALAN TAVAILI - TOBOLI, KABUPATEN DONGGALA

Gravitasi Vol 17, No 1 (2018)
Publisher : Gravitasi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (825.11 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi lapisan bawah permukaan yang berperan sebagai bidang gelincir pada ruas jalan Tavaili - Toboli. Metode yang digunakan adalah geolistrik hambatan jenis dengan menggunakan kofigurasi dipole-dipole yaitu dengan cara menginjeksikan aliran arus listrik ke dalam bumi. Dengan cara tersebut maka akan didapatkan nilai arus dan beda potensial untuk memperoleh nilai hambatan jenis yang akan dianalisis dalam softwere RES2DINV sehingga diperoleh penampang 2D dan dapat diinterpretasikan lapisan bawah permukaan dengan nilai hambatan jenis material. Selanjutnya dapat ditentukan struktur dan litologi bawah permukaan sehingga dapat memberikan informasi mengenai bidang gelincir. Hasil interpretasi menunjukkan bahwa penyusun tanah wilayah penelitian adalah kerikil, batu pasir, dan genes. Nilai hambatan jenis setiap lapisan batuan yaitu kerikil berkisar antara 10 Ωm – 84 Ωm, lapisan batu pasir berkisar antara 84 Ωm – 158 Ωm, dan lapisan genes berkisar antara 232 Ωm – 565 Ωm. Pada wilayah penelitian lapisan genes diduga merupakan bidang gelincir. Bentuk bidang gelincir yang diperoleh pada wilayah penelitian yaitu gelincir rotasi. Setiap lintasan memiliki kedalaman bidang gelincir berbeda – beda, yaitu L-1 dan L4 terletak pada kedalaman 8 m, L-2 terletak pada kedalaman 3 m, dan L-3 terletak pada kedalaman 7 m.Kata Kunci : Bidang Gelincir, Geolistrik, Konfigurasi dipole-dipole, Softwere RES2DINV

APLIKASI METODE GEOLISTRIK HAMBATAN JENIS UNTUK PENDUGAAN SEBARAN AIRTANAH DI DESA LABUAN TOPOSO KABUPATEN DONGGALA

Gravitasi Vol 17, No 1 (2018)
Publisher : Gravitasi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (777.205 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian aplikasi metode geolistrik hambatan jenis untuk pendugaan sebaran airtanah di Desa Labuan Toposo Kabupaten Donggala. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lapisan akuifer. Pengukuran dilakukan pada 5 lintasan dengan menggunakan metode Automatic Array Scanning (AAS) konfigurasi dipole-dipole. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan software Res2Dinv 3.53 dan Surfer 11. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa lapisan akuifer mempunyai nilai hambatan jenis antara 31 – 81 Ωm dan nilai faktor formasi 2 – 5. Lapisan akuifer tersusun oleh pasir dan kerikil. Sebaran lapisan akuifer dominan berarah dari timur laut ke barat daya.Kata kunci: Akuifer, Dipole-dipole, Geolistrik hambatan jenis, Res2dinv, Surfer.

IDENTIFIKASI SEBARAN BIJIH BESI MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK HAMBATAN JENIS 2D DI DESA LAEMANTA KECAMATAN KASIMBAR

Gravitasi Vol 17, No 1 (2018)
Publisher : Gravitasi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (802.91 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian di Desa Laemanta Kecamatan Kasimbar yang bertujuan untuk mengidentifikasi sebaran batuan pembawa bijih besi di bawah permukaan tanah. Penelitian ini menggunakan metode geolistrik hambatan jenis dengan konfigurasi Wenner. Pengambilan data dilakukan sebanyak 5 lintasan yang tersebar di daerah penelitian. Pengolahan data menggunakan perangkat lunak Res2dinv untuk memperoleh nilai hambatan jenis lapisan dengan range 330 – 610 Ωm yang diduga sebagai batuan pembawa bijih besi. Keberadaan batuan pembawa bijih besi tidak tersebar merata pada lokasi penelitian. Kandungan Fe pada lokasi penelitian sebesar 24,90% yang di uji menggunakan metode analisis XRF.Kata Kunci: Geolistrik, Hambatan Jenis, Bijih Besi, XRF