Articles

Found 5 Documents
Search

Daya hambat rhizobakteri terhadap pertumbuhan koloni patogen terbawa benih cabai merah secara in vitro dan pengaruhnya terhadap viabilitas benih Safriani, Safriani; Syamsuddin, Syamsuddin; Marlina, Marlina
-
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.273 KB)

Abstract

The purpose of this research was to study the effect of biocontrol agents rizobakteri candidate against seed-borne pathogens colony growth in vitro of red chili and rizobakteri effect on seed germination of two varieties of chili. This research was conducted at the Laboratory of Seed Science and Technology Studies Program Faculty of Agriculture, University of Syiah Kuala. Research conducted two phases. (I) Using a completely randomized design (CRD) non factorial are 16 types rizobakteri (A. suis, Actinobacter sp, Azotobacter sp, Azotobacter sp, sp Necercia, P. capacia, B. megaterium, P. dimuta, B. bodius, B . laterophorus, B. larvae, B. alvae, Flavobacterium sp, B. coagulans, B. firmus, B. polymixa, B. lichiniformis, B. stearothermophilius) tested against pathogens (P. capsici, C. capsici, F. oxysporum , Phytium, pR. solani and S. rolfsii) by measuring the distance between the edge of the colony of pathogens and rizobakteri. (II) Using a completely randomized design (CRD) factorial design. Factors studied varieties of pepper plants (PM 999, Arena) and the type isolates rizobakteri (A. suis, Azotobacter sp, P. capacia, B. stearothermophilius, B. bodius). The benchmarks were observed maximum growth potential, percentage of germination, index of vigor, relative growth rate, simultaneity grow, and required time to reach 50% total of relative germination (T50). The test results (i) there is an effective biocontrol agent inhibits 6 types of pathogens that isolates B. bodius. Test results (II) seed treatment with rizobakteri able to improve the viability and vigor in comparison with no treatment.
Pengendalian Erosi secara Vegetatif Menggunakan Rumput Pait (Axonopus compressus) dan Rumput Alang-alang (Imperata cylindrica) pada Tanah Ordo Ultisols Safriani, Safriani; Jayanti, Dewi Sri; Syahrul, Syahrul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 2, No 2 (2017): Mei 2017
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.364 KB)

Abstract

Abstrak. Perubahan penggunaan lahan pada lahan miring menyebabkan tanah lebih mudah tererosi. Salah satu upaya penanganan erosi dapat dilakukan dengan metoda vegetatif yaitu menggunakan rumput pait (Axonopus compressus) dan rumput alang-alang (Imperata cylindrical) pada tanah ordo ultisols. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan rumput pait dan rumput alang-alang dalam mengurangi erosi tanah pada kemiringan yang berbeda. Penelitian  ini dilakukan di Laboratorium Konservasi Tanah dan Air Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala dengan menggunakan Rainfall Simulator yang ditata dalam kotak uji. Faktor yang digunakan pada penelitian ini adalah kemiringan (main plot factor) dan jenis rumput (sub plot factor). Perlakuan dalam penelitian ini terdiri dari 3 taraf kemiringan, yaitu 5º, 10º, serta 15º dan 3 taraf vegetasi, yaitu tanpa rumput, rumput pait dan rumput alang-alang. Hasil penelitian diperoleh besar erosi yang terjadi pada kemiringan 5º dengan vegetasi tanah tanpa rumput (0,425 ton/ha/tahun), rumput pait (0,375 ton/ha/tahun), dan rumput alang-alang (0,125 ton/ha/tahun). Pada kemiringan 10º dengan vegetasi tanah tanpa rumput (1,102 ton/ha/tahun), rumput pait (0,305 ton/ha/tahun), dan rumput alang-alang (0,414 ton/ha/tahun). Pada kemiringan 15º dengan vegetasi tanah tanpa rumput (2,217 ton/ha/tahun), rumput pait (0,451 ton/ha/tahun), dan rumput alang-alang (0,858 ton/ha/tahun). Hasil pengujian dengan analisis sidik ragam (Ansira) bahwa terdapat perlakuan yang berpengaruh nyata. Perlakuan yang berpengaruh nyata tersebut diantaranya kemiringan, vegetasi, dan kombinasi antara kemiringan dan vegetasi. Sedangkan hasil dari uji lanjut BNT (Beda Nyata Terkecil) menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada beberapa perlakuan. Vegetative Erosion Control Using Carpet Grass (Axonopus compressus) and Reed Grass (Imperata cylindrica) in Ordo of Ultisols Abstract. Land use change in the sloping land cause soil erosion easier. One efforts for erosion countermeasure can be made with a vegetative method using carpet grass (Axonopus compressus) and reed grass (Imperata cylindrical) in ordo of ultisols. Therefore this research aim to determine the ability of carpet grass and reed grass in overcoming soil erosion at different slope of land. This research was done in Soil and Water Conservation Laboratory Faculty of Agriculture, University of Syiah Kuala using with Rainfall Simulator arranged in a test box. Factors used in this research is the slope (main plot factor) and type of grass (sub plot factor). The treatment of this research consist of 3 levels slope, namely 5º, 10º and 15º and 3 levels vegetation, namely land without grass, carpet grass and reed grass. The research results are erosion in the slope of 5º with land without grass (0.425 ton/hectare/year), with carpet grass (0.375 ton/hectare/year), and reed grass (0.125 ton/hectare/year). In the slope of 10º with land without grass (1.102 ton/hectare/year), with carpet grass (0.305 ton/hectare/year), and reed grass (0.414 ton/hectare/year). In the slope of 15º with land without grass (2.217 ton/hectare/year), with carpet grass (0.451 ton/hectare/year), and reed grass (0.858 ton/hectare/year). The result of variance  analysis (Anova) show that there are treatments with significant effect. The treatment with significant effect are slope, vegetation, and combination of slope and vegetation. Results from continued test with LSD (Least Significant Difference) show significant difference among treatments.
Identifikasi dan Konsentrasi Zat Pewarna Pada Saus yang Dijual Pada Makanan Jajanan di Pinggir Pantai Ulee Lheue Kota Banda Aceh Safriani, Safriani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Biologi Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKJajanan sangat digemari seperti bakso bakar, bakso goreng, tempe goreng, tahu goreng dan jagung bakar oleh masyarakat yang disantap dengan tambahan saus.  Untuk menarik minat pembeli biasanya pedagang menambahkan zat pewarna sintesis untuk memberikan warna yang lebih menarik. Namun terkadang zat pewarna tersebut merupakan zat pewarna yang dilarang seperti Rhodamin B sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mengidentifikasi dan konsentrasi zat pewarna yang terkandung di dalam aneka saus yang dijual pada makanan jajanan. Parameter penelitian yang diambil adalah zat pewarna dan konsentrasi Rhodamin B yang terdapat di dalam aneka saus. Penelitian ini bersifat deskriptif. Analisis zat pewarna menggunakan metode Kromatografi Kertas dan Spektrofotometer UV-Vis dengan panjang gelombang 600 nm di Laboratorium Kimia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dan Laboratorium Analisis Pangan Tekhnik Hasil Pertanian Unsyiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat zat pewarna pada saus Dena dengan Rf 0,66 cm dan saus Bandar dengan Rf 0,77 cm. Konsentrasi zat pewarna Rhodamin B yang terkandung di dalam saus dena adalah 10,575 ppm serta 0,10% di samping itu kandungan Rhodamin B pada saus Bandar adalah 6,5 ppm serta 0,06%. Kesimpulannya adalah terdapat Rhodamin B pada Saus Dena dan Bandar yang digunakan pedagang pada makanan jajanan di pinggir pantai Ulee Lheue kota Banda Aceh.Kata kunci: Jajanan, Saus, Zat Pewarna, Rhodamin B.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN BAHAN BAKAR MINYAK NON SUBSIDI BAGI MOBIL DINAS DI KABUPATEN PINRANG Safriani, Safriani; adys, Abdul Kadir; Tahir, Muhammad
Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik Vol 2, No 1 (2016): April 2016
Publisher : Department of Public Administration, Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.292 KB) | DOI: 10.26618/kjap.v2i1.871

Abstract

This research aimed an overview of how the implementation of non subsidized fuel policy  for agency cars in pinrang regency. The kind of research was used descriptive qualitative approach with the educated people who have knowledge and information concerning with the set of problems researched. The technique of the data collection was done by using observation, interview and documentation. The results showed that the implementation of non subsidized fuel policy for agency cars in pinrang was not effective. It happened because most of the agency cars are still used premium fuel . Keywords :policy implementation, non subsidized fuel.   Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang bagaimanan implementasi kebijakan bahan bakar minyak nonsubsidi bagi mobil dinas dikabupaten pinrang. Jenis penelitian iniadalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan orang-orang yang dipandang memiliki pengetahuan daninformasi mengenai permasalahan yang diteliti. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwaimplementasi kebijakan BahanBakarMinyak Non Subsidi bagi mobil dinas di Kabupaten Pinrang belum berjalan efektif sesuai aturan. Hal tersebut terjadi karena masih banyak pengguna mobil dinas menggunakan BahanBakarMinyak premium.Kata Kunci: implementasi kebijakan, bahanbakarminyak non subsidi.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEKSTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS X-H SMAN 2 TOMIA PADA MATERI POKOK PERUBAHAN LITOSFER DAN DAMPAKNYA TERHADAP KEHIDUPAN Safriani, Safriani; Ramli, Ramli
Jurnal Penelitian Pendidikan Geografi Vol 1, No 1 (2016): JUli 2016
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.725 KB)

Abstract

"> Peneitian ini bertujuan untuk: 1) Meningkatkan aktivitas belajar Geografisiswa kelas X-H SMAN 2 Tomia dengan penerapan model pembelajaran ContextualTeaching and Learning (CTL) Materi pokok Perubahan Litosfer dan DampaknyaTerhadap Kehidupan; 2) Meningkatkan aktivitas mengajar guru di kelas X-H SMAN 2Tomia dengan penerapan model Pembelajaran contextual teaching and learning (CTL)Materi pokok Perubahan Litosfer dan Dampaknya Terhadap Kahidupan; 3) .Meningkatkan hasil belajar Geografi siswa kelas X-H SMAN 2 Tomia denganpenerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) Materi pokokPerubahan Litosfer dan Dampaknya Terhadap Kehidupan. Dari hasil analisis datadisimpulkan bahwa: 1) Aktivitas siswa mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus IIyang dilihat dari skor rata-rata pada siklus I yaitu 2,6 kategori cukup, meningkat padasiklus II menjadi 3,1 kategori baik; 2) Aktivitas guru meningkat, dari skor rata-rata padasiklus I sebesar 2,7 kategori cukup, meningkat pada siklus II Menjadi 3,4 kategori baik;3) Hasil belajar Geografi siswa kelas X-H SMA Negeri 2 Tomia mengalamipeningkatan, dimana pada siklus I persentase siswa yang tuntas 48% atau 12 orang dari25 siswa mencapai nilai KKM yang ditentukan sekolah yaitu ≥ 70 dan pada siklus IImeningkat menjadi 84% atau 21 orang.Kata Kunci : Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning, Siswa, Guru,Hasil Belajar