Ervi Rachma Dewi, Ervi Rachma
Unknown Affiliation

Published : 13 Documents
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : Jurnal Kesehatan Masyarakat (JKM) CENDEKIA UTAMA

Perbedaan Tingkat Kebersihan Gigi dan Mulut antara Siswa yang Diberi Pendidikan Kesehatan Gigi dengan Siswa yang Tidak Diberi Pendidikan Kesehatan Gigi (Studi di SD Purwokerto 01 dan 02 Kecamatan Tayu Kabupaten Pati Tahun 2009) ., Suliyati; Dewi, Ervi Rachma
Jurnal Kesehatan Masyarakat (JKM) CENDEKIA UTAMA Edisi Agustus 2013
Publisher : Jurnal Kesehatan Masyarakat (JKM) CENDEKIA UTAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1450.655 KB)

Abstract

Pelayanan kesehatan gigi pada anak sekolah dilaksanakan melalui kegiatan pokok kesehatan gigi dan mulut di Puskesmas yang diselenggarakan secara terpadu dengan kegiatan pokok Usaha Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS). Perubahan perilaku dapat dilakukan dengan pendidikan kesehatan melalui sekolah, dengan cara menanamkan kebiasaan-kebiasaan diri yang baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan tingkat kebersihan gigi dan mulut antara siswa yang diberi pendidikan kesehatan gigi dengan siswa yang tidak diberi pendidikan kesehatan gigi. Jenis penelitian ini adalah quosi experiment, dengan menggunakan 2 kelompok yaitu satu kelompok kasus (diberi penyuluhan) dan satu kelompok kontrol (tidak diberi penyuluhan). Populasi dalam penelitian ini siswa kelas V dan VI SD Purwokerto 02 Kecamatan Tayu Kabupaten Pati sebanyak 60 siswa. Sampel yang diambil adalah 30 siswa untuk kelompok kasus dan 30 siswa untuk kelompok kontrol. Analisis menggunakan  uji t test. Kebersihan gigi dan mulut siswa-siswi yang diberi pendidikan kesehatan gigi di SD Purwokerto 02 Kecamatan Tayu Kabupaten Pati Tahun 2009  sebanyak 21 orang (70%) baik dan sebanyak  9 orang  (30,0%) buruk. Kebersihan gigi dan mulut siswa-siswi yang tidak diberi pendidikan kesehatan gigi di SD Purwokerto 01 Kecamatan tayu Kabupaten Pati Tahun 2009 sebanyak 19 orang (63,3%) baik  dan sebanyak  11 orang  (36,7%) buruk. Sehingga, ada perbedaan kebersihan gigi antara siswa yang diberi pendidikan kesehatan gigi dengan siswa yang tidak diberi pendidikan kesehatan gigi ( p value = 0,009).   Kata Kunci : Kebersihan gigi dan pendidikan kesehatan gigi
Studi Fenomenologi Pengetahuan, Sikap dan Praktik Perawat Terhadap Kebersihan Tangan di Ruang UGD Rumah Sakit Islam Sunan Kudus Nida, Siti Kofia; Dewi, Ervi Rachma
Jurnal Kesehatan Masyarakat (JKM) CENDEKIA UTAMA Edisi Agustus 2014
Publisher : Jurnal Kesehatan Masyarakat (JKM) CENDEKIA UTAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebersihan tangan merupakan salah satu faktor untuk meningkatkan keselamatan pasien di rumah sakit. Mikroorganisme berpindah dari satu tangan ke tangan yang lain pada saat tenaga kesehatan atau pengunjung menyentuh pasien. Di Indonesia, data akurat tentang angka kejadian infeksi nosokomial di rumah sakit belum ada, namun infeksi ini menyebabkan 20.000 kematian setiap tahun di AS, di Indonesia seperti di Rumah Sakit DKI Jakarta, dengan hasil penelitian 9,8% pasien rawat inap mendapat infeksi baru sedangkan di RSUP Dr.Sardjito, Surabaya kejadian infeksi nosokomial mencapai 73,3%.  Tujuan dari penelitian ini  adalah untuk mengetahui pengetahuan, sikap dan praktek perawat terhadap kebersihan tangan di ruang UGD  Rumah Sakit Islam Sunan Kudus. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian ini dilakukan pada bulan September 2013  di ruang UGD Rumah Sakit Islam Sunan Kudus. Informan dalam penelitian ini sebanyak 8 orang, teknik pengumpulan data dengan melakukan indepth interview sedangkan analisis data dalam penelitian inimenggunakan content analisis. Simpulan dari penelitian ini adalah kurangnya pengetahuan dan praktik kebersihan tangan di ruang UGD Rumah Sakit Islam Sunan Kudus, sedangkan sikap  kebersihan tangan di ruang UGD Rumah Sakit Islam Sunan Kudus adalah cukup. Sehubungan dengan hal tersebut maka pihak rumah sakit dapat melakukan sosialisasi dan pelatihan kebersihan tangan untuk meningkatkan kompetensi perawat profesional yang mendukung kebijakan rumah sakit terkait Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Rumah Sakit.   Kata kunci : Pengetahuan, Sikap, Praktek, Kebersihan Tangan
EFEKTIFITAS MEDIA FILM DENGAN LEAFLET DALAM PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU RUMAH TANGGA TENTANG DBD DI DESA PEKALONGAN KABUPATEN PATI Susetya, Dobby Raka Sandi; Dewi, Ervi Rachma
Jurnal Kesehatan Masyarakat (JKM) CENDEKIA UTAMA Vol 6, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Jurnal Kesehatan Masyarakat (JKM) CENDEKIA UTAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.873 KB)

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) masih merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang utama di Indonesia. Wilayah kerja Puskesmas Winong I merupakan daerah dengan kasus demam berdarah terbanyak pertama di Kabupaten Pati tahun  2015 dengan jumlah penderita 53 kasus, dan kasus DBD  tertinggi terdapat di Desa Pekalongan dengan jumla hkasus 14 Penderita. Salah satu langkah yang bias dilakukan dalam upaya menekan angka DBD dii Desa Pekalongan adalah dengan melakukan sosialisasi DBD dan pencegahanya dengan melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Sosialisasi dilakukan hanya sebatas ceramah saja, sehingga perlu inovasi dengan menggunakan metode lain seperti leaflet dan film. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan Efektivitas media film dengan leaflet dalam peningkatan pengetahuan Ibu Rumah Tangga tentang DBD di Desa Pekalongan Kabupaten Pati. Jenis penelitian ini menggunakan rancangan pretest dan posttest with control group. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 4 sampai 29 April 2016. Populasi dalam penelitian ini adalah 60 orang. Teknik sampling “JENUH” yakni mengambil seluruh populasi. Uji analisis data menggunakan uji wilcoxon. Hasil uji wilcoxon menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna antara pengetahuan Ibu Rumah Tangga sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan Upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan media film maupun leaflet, karena nilai p value 0.000 < 0.05, sehingga penyuluhan dengan media film dan leaflet adalah efektif. Uji wilcoxon juga menunjukan bahwa tidak ada perbedaan efektivitas media film dengan leaflet dalam rangka Pencegahan  Demam  Berdarah Dengue (DBD) di desa Pekalongan, karena nilai p value 0.154 > 0.05. Tidak ada perbedaan efektivitas media film dengan leaflet dalam rangka pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di desa Pekalongan. Kata Kunci     : DBD, pengetahuan, efektivitas media leaflet, efektivitas media film.
PENGARUH TARIAN TEPUNG SELACI PUPUT TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PRAKTIK PADA SISWA SEKOLAH DASAR Dewi, Ervi Rachma
Jurnal Kesehatan Masyarakat (JKM) CENDEKIA UTAMA Vol 5, No 1 (2017): Agustus 2017
Publisher : Jurnal Kesehatan Masyarakat (JKM) CENDEKIA UTAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1384.328 KB)

Abstract

ABSTRAKPeningkatan kualitas hidup anak salah satunya ditentukan oleh penanaman perilaku kesehatan anak sejak dini. Perilaku anak sekolah sangat bervariatif, bila tidak dikenali dan ditangani sejak dini, gangguan kesehatan ini akan mempengaruhi prestasi belajar dan masa depan anak.Beberapa kebiasaan anak yang bisa mempengaruhi perilaku kesehatan pada anak salah satunya yaitu kebiasaan mencuci tangan. Studi pendahuluan yang dilakukan di SDN 4 Terban diketahui bahwa seluruh siswa menyatakan sudah pernah mengikuti materi penyuluhan tentang cara mencuci tangan, akan tetapi penyuluhan dengan metode ceramah tersebut belum efektif merubah perilaku siswa untuk mencuci tangan yang baik dan benar. Oleh karena itu, dalam penelitian ini penulis mencoba menerapkan metode pendidikan dengan tarian tepung selaci puput untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktek mencuci tangan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intervensi pendidikan kesehatan tentang cuci tangan melalui tarian tepung selaci puput terhadap pengetahuan, sikap, dan praktek mencuci tangan siswa SDN 4 Terban. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Jenis penelitian adalah quasi eksperimental dengan rancangan Pretest-Postest Control Group Design. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik Simple Random Sampling, sampel sebanyak 84 responden yang dibagi dalam kelompok eksperimen dan kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan pengetahuan, sikap, dan praktik yang signifikan antara sebelum dan setelah perlakuan. Saran dalam penelitian ini adalah agar didalam memberikan penyuluhan tidak hanya menggunakan metode ceramah tetapi dengan metode-metode lain yang lebih mudah diterima anak-anak, misalnya dengan tarian atau gerak dan lagu. Kata Kunci : Pendidikan kesehatan, tarian tepung selaci puput,  pengetahuan, sikap, praktik, siswa
EVALUASI PELAKSANAAN PELAYANAN CAKUPAN K4 DI PUSKESMAS JAKENAN PATI ., Sulistiyani; Dewi, Ervi Rachma
Jurnal Kesehatan Masyarakat (JKM) CENDEKIA UTAMA Edisi Agustus 2016
Publisher : Jurnal Kesehatan Masyarakat (JKM) CENDEKIA UTAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (882.338 KB)

Abstract

Pelayanan cakupan K4 merupakan cakupan pelayanan antenatal secara lengkap dengan memenuhi standar pelayanan. Jika pelayanan cakupan K4 tidak terpenuhi sesuai standar dapat menyebabkan bahaya bagi ibu hamil dan  bayinya. Presentase pelayanan cakupan K4 di Puskesmas Jakenan belum mencapai target SPM dari tahun 2013-2015. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pelaksanaan pelayanan cakupan K4 di Puskesmas Jakenan dari sisi input, proses dan output. Jenis penelitian deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan wawancara mendalam menggunakan daftar pertanyaan. Pada input pelayanan cakupan K4 di Puskesmas Jakenan, SDM masih kurang, sarana-prasarana lengkap dan memadai, adanya dukungan dana dalam pelaksanaan pelayanan cakupan K4, serta adanya SOP atau kebijakan pelayanan cakupan K4. Proses alur pelayanan cakupan K4 di Puskesmas Jakenan sudah sesuai dengan ketentuan tim akreditasi, namun dimodifikasi oleh pihak Puskesmas Jakenan sesuai kondisi Puskesmas. Pelaksanaan pelayanan cakupan K4 berdasarkan SOP pelayanan ibu hamil. Tidak tercapainya target pelayanan cakupan K4 dikarenakan  kurangnya sumber daya manusia, kesadaran ibu hamil kurang untuk melakukan pemeriksaan, terdapat ibu hamil yang tidak melakukan K1, dan ketidaktepatan prediksi dalam penentuan sasaran. Pelaksanaan pelayanan cakupan K4 masih mengalami kekurangan sumber daya manusia, kesadaran ibu hamil kurang untuk melakukan pemeriksaan, terjadinya kehilangan pemberian pelayanan K1, dan ketidaktepatan prediksi penentuan sasaran ibu hamil.Kata Kunci: cakupan K4, input, proses, output
STUDI EVALUASI SISTEM INFORMASI PENDAFTARAN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH dr. LOEKMONO HADI KUDUS Devi, Farika Zulfa; Dewi, Ervi Rachma
Jurnal Kesehatan Masyarakat (JKM) CENDEKIA UTAMA Vol 7, No 1 (2019) : Februari 2019
Publisher : Jurnal Kesehatan Masyarakat (JKM) CENDEKIA UTAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.794 KB)

Abstract

Pendaftaran memiliki peranan penting dalam keberhasilan pelayanan di samping itu juga ditunjang dengan sarana prasarana yang memadai. Sistem informasi pendaftaran RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus terdiri dari pendaftaran manual dan pendaftaran online melalui sms. terdapat beberapa kendala, diantaranya kurangnya sosialisasi petugas terhadap pasien dan pasien yang tidak bisa menggunkan handphone. Tujuan dari penelitian ini untuk mengevaluasi sistem informasi pendaftaran di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus. Berdasarkan hasil penelitian di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus pasien yang menggunakan pendaftaran manual/tombol adalah 59,3% dan pasien yang menggunakan pendaftaran online 40,7 %. Alur Pelayanan pendaftaran manual adalah pasien datang kerumah sakit mengambil nomor antrian dan alur pendaftaran online adalah pasien mendaftar  dengan cara mengirim sms. Masih banyak pasien yang menggunakan pendaftaran manual/tombol  meskipun sudah dilaksanakannya pendaftaran online.Kelebihan pendaftaran manual bisa digunakan untuk pasien yang sudah lanjut usia. Kendala pendaftaran manual adalah banyak pasien terlalu lama menunggu karena banyak penumpukan nomor antrian. Pasien yang tidak bisa menggunakan handphone. Kelebihan pendaftaran online yaitu mudah digunakan dan pasien tidak harus menunggu lama di pendaftaran rumah sakit. Kendala pendaftaran online adalah pasien tidak bisa menggunakan handphone. Kata Kunci : Evaluasi, Sistem Informasi pendaftaran, rumah sakit
EFEKTIVITAS BOOKLET DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN PADA DOKTER KECIL TENTANG KEAMANAN PANGAN SEKOLAH Dewi, Ervi Rachma; Wahyuningsih, Sri
Jurnal Kesehatan Masyarakat (JKM) CENDEKIA UTAMA Vol 6, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : Jurnal Kesehatan Masyarakat (JKM) CENDEKIA UTAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.886 KB)

Abstract

Keamanan pangan merupakan hak setiap orang, tidak terkecuali bagi anak sekolah yang sedang dalam masa pertumbuhan. Salah satu sumber pangan yang sangat dikenal dan disukai anak sekolah adalah pangan jajanan. Pangan jajanan di lingkungan sekolah dapat berasal dari kantin sekolah atau penjual keliling di luar sekolah. Tahun 2014 terdapat kasus keracunan yang dialami puluhan siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) Imaduddin di Desa Hadiwarno, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus. Dari hasil uji sampling jajanan sekolah, ternyata keracunan tersebut disebabkan karena ditemukannya mie instan yang dijajakan di MI Imaduddin mengandung bakteri sehingga mengakibatkan sejumlah siswa keracunan. Salah satu untuk mewujudkan pemeliharaan keamanan pangan di sekolah adalah dengan mencetak kader kesehatan sekolah, dan  pada tingkat  Sekolah Dasar kader kesehatan sekolah yang dimaksud adalah Dokter Kecil. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa efektivitas booklet terhadap peningkatan pengetahuan pada dokter kecil tentang keamanan pangan sekolah. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan rancangan one group pretest and posttest. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 40 responden yaitu terdiri dari dokter kecil di kecamatan Mejobo. Teknik analisa data yang digunakan adalah Uji Wilcoxon. Hasil penelitian ini diketahui bahwa terdapat pengaruh booklet dalam meningkatkan pengetahuan dokter kecil di wilayah kecamatan Mejobo. Booklet memiliki peran meningkatkan pengetahuan dokter kecil tentang keamanan pangan sekolah karena pada booklet terdapat informasi mengenai keamanan pangan sekolah dan tugas tim dokter kecil sebagai tim keamanan pangan sekolah. Kata Kunci : Booklet, Pengetahuan, Keamanan Pangan Sekolah
PENGARUH MEDIA BUKU SAKU TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG SANITASI LINGKUNGAN PADA KADER KESEHATAN DESA CRANGGANG Caesar, David Laksamana; Dewi, Ervi Rachma
Jurnal Kesehatan Masyarakat (JKM) CENDEKIA UTAMA Vol 6, No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : Jurnal Kesehatan Masyarakat (JKM) CENDEKIA UTAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.258 KB)

Abstract

Berdasarkan data profil kesehatan Indonesia tahun  2015, cakupan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Indonesia memang masih rendah. Buruknya kondisi sanitasi ini, berdampak pada masih tingginya kasus water borne disease seperti diare. Selain itu, rendahnya akses sanitasi dasar mengakibatkan  tingginya jumlah balita stunting atau pendek. Salah satu faktor yang dapat menyebabkan rendahnya cakupan sanitasi dasar ini adalah pengetahuan masyarakat tentang sanitasi yang masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh media buku saku terhadap pengetahuan tentang sanitasi lingkungan pada kader kesehatan Desa Cranggang. Jenis penelitian ini adalah pra eksperimen, dengan desain one group pre test post test. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 20 sampel, dengan instrument yang digunakan untuk pengambilan data adalah kuesioner. Hasil penelitian menunjukan rata-rata nilai pre test responden adalah 77, sedangkan rata-rata skor post test adalah 88. Hasil analisis statistik menggunakan uji regresi linier diperoleh nilai p value 0,0001 yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan pemberian buku saku terhadap pengetahuan tentang sanitasi lingkungan pada kader kesehatan di Desa Cranggang, dengan nilai koefisien 0,598. Kata Kunci : Buku Saku, Sanitasi, Pengetahuan