Andari Puji Astuti, Andari Puji
FMIPA Universitas Muhammadiyah Semarang

Published : 25 Documents
Articles

Found 25 Documents
Search

Penerapan Pendekatan Konstruktivisme Berorientasi Green Chemistry untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Kimia SMA Astuti, Andari Puji
Prosiding KPSDA Vol 1, No 1 (2015): Prosiding KPSDA 2015
Publisher : Prosiding KPSDA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.071 KB)

Abstract

Learning chemistry require laboratory work to support good teaching and learning process. SMA Muhammadiyah plus Salatiga is the limited number of laboratory and chemicals are available resulting in chemistry learning process is not managed well. Critical thinking skills are underdeveloped learners and learning outcomes prior to remedial classes is low. Green chemistry approach oriented constructivism is one of the alternatives used in solving chemistry problems learning process in SMA Muhammadiyah Plus Salatiga. This approach uses nature as a learning medium. Conservation efforts in the field of education. This study aims to improve critical thinking skills and student learning outcomes. This study uses a class action research consisting of three cycles .. The results showed a significant difference to the cognitive learning and critical thinking skills in each cycle. Completeness average for cognitive learning outcomes in each cycle reaches 70%, 82% and 88%. Critical thinking skills were observed through the activities of students in the class average for each cycle is 90. More than 75% of students responded positively to the learning chemistry with green chemistry oriented constructivism approach. Learners become actively involved in the learning process and have high initiative in developing the subject in class.
PENERAPAN PENDEKATAN KONSTRUKTIVISME BERORIENTASI GREEN CHEMISTRY UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS dan HASIL BELAJAR KIMIA DI SMA MUHAMMADIYAH PLUS SALATIGA Astuti, Andari Puji; Raida, Sulasfiana Alfi
Jurnal Pendidikan Sains | Pendidikan Kimia Vol 2, No 2 (2014): JURNAL PENDIDIKAN SAINS
Publisher : Jurnal Pendidikan Sains | Pendidikan Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran kimia membutuhkan kerja laboratorium untuk menunjang proses belajar mengajar yang baik. Kendala di SMA Muhammadiyah plus Salatiga adalah terbatasnya jumlah laboratorium dan bahan kimia yang tersedia mengakibatkan proses pembelajaran kimia tidak berhasil baik. Keterampilan berpikir kritis peserta didik belum berkembang dan hasil belajar sebelum dilakukan kelas remedial masih rendah. Pendekatan konstruktivisme berorientasi green chemistry merupakan salah satu alternatif yang digunakan dalam menyelesaikan kendala proses pembelajaran kimia di SMA Muhammadiyah Plus Salatiga.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang terdiri dari tiga siklus. Data dianalisis menggunakan program Anates dan excell. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar kognitif danketerampilan berpikir kritis di setiap siklusnya. Ketuntasan rata-rata untuk hasil belajar kognitif di tiap siklus mencapai 70%, 82% dan 88%. Keterampilan berpikir kritis yang diamati melalui aktivitas peserta didik di kelas rata-rata untuk setiap siklus adalah 90. Lebih dari 75% peserta didik memberikan respon positif terhadap pembelajaran kimia denganpendekatan konstruktivisme berorientasi green chemistry. Peserta didik menjadi aktif terlibat dalam proses pembelajaran dan memiliki inisiatif yang tinggi dalam mengembangkan pokok bahasan di kelas.Kata kunci: Konstruktivisme, green chemistry, Hasil Belajar, Keterampilan Berpikir Kritis.
PENGARUH PENGGUNAAN PENDEKATAN POE (PREDICT-OBSERVE-EXPLAIN) BERVISI SETS POKOK BAHASAN REAKSI REDOKS Astuti, Andari Puji; Subiyanto, -; Binadja, Ahmad
Jurnal Pendidikan Sains | Pendidikan Kimia Vol 1, No 1 (2013): JURNAL PENDIDIKAN SAINS
Publisher : Jurnal Pendidikan Sains | Pendidikan Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah adakah pengaruh penggunaan pendekatan POE  pada pokok bahasan reaksi redoks bervisi SETS, terhadap hasil belajar siswa SMA Negeri 1 Salatiga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh penggunaan pendekatan POE pada pokok bahasan reaksi redoks bervisi SETS, terhadap hasil belajar siswa SMA Negeri 1 Salatiga. Populasi pada penelitian ini adalah semua siswa kelas X SMA Negeri 1 Salatiga tahun pelajaran 2008/2009. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X-5 sebagai kelas eksperimen dan kelas X-1 sebagai kelas kontrol. Teknik pemilihannya dengan cluster random sampling. Metode yang digunakan dalam pengambilan data adalah dokumentasi dan tes. Hasil penelitian diperoleh ratarata hasil belajar kelas eksperimen 88, sedangkan kelas kontrol 81. Untuk aspek psikomotorik ratarata nilai siswa sebesar 96 dan afektif sebesar  85. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan pendekatan POE bervisi SETS berpengaruh terhadap hasil belajar kimia siswa.  Kata Kunci : Pendekatan POE, Visi SETS, Hasil Belajar
DESKRIPSI PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE GURU KIMIA MENGGUNAKAN KOMPONEN MODEL PENTAGON Imaduddin, Muhamad; Hidayah, Fitria Fatichatul; Astuti, Andari Puji
Jurnal Pendidikan Sains | Pendidikan Kimia Vol 2, No 1 (2014): JURNAL PENDIDIKAN SAINS
Publisher : Jurnal Pendidikan Sains | Pendidikan Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu tugas guru sains termasuk guru kimia adalah membantu siswa untuk memahami tentang konten pengetahuan sains. Pedagogical Content Knowledge (PCK) merupakan pengetahuan khusus yang dimiliki oleh guru mengenai bagaimana mengajarkan konten tertentu kepada peserta didik dengan strategi yang mempumengarahkan menuju pemahaman. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis kemampuan pengetahuan konten pedagogik menggunakan komponen PCK pada model pentagon. Komponen PCK pada model pentagon terdiri dari K1 (orientasi dalam mengajar kimia), K2 (pengetahuan akan pemahaman siswa dalam kimia), K3 (pengetahuan akan kurikulum kimia), K4 (pengetahuan terhadap strategi dan representasi pembelajaran untuk mengajarkan kimia), dan K5 (pengetahuan akan assesmen). Penelitian ini merupakan penelitian multiple case study dengan informan tiga guru yang mengajar di sekolah yang sama. Dengan mengetahui komponen-komponen PCK, diharapkan terjadi perbaikan dalam proses pembelajaran kimia. Perbaikan tersebut dapat ditindaklanjuti melalui dokumen CoRe dan PaP-eR. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi pada beberapa komponen PCK yang dimiliki oleh informan guru. Dengan demikian, untuk memperbaiki kualitas pembelajaran kimia, diperlukan strategi yang berbeda pada masing-masing informan guru.Kata kunci: Pedagogical Content Knowledge, Model Pentagon, CoRe dan PaPeR.
IbM PEMBERDAYAAN KARANG TARUNA DESA ASINAN DALAM MENGEMBANGKAN POTENSI WISATA ALAM RAWA PENING Yuliyanto, Eko; Astuti, Andari Puji; Rahmawati, Agustin
PROSIDING SEMINAR NASIONAL 2015: Prosiding Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi The 2nd University Research Colloquium
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Pemuda merupakan komponen penting dalam kemajuan. Keberadaan pemuda sangat diharapakan memberi kontribusi nyata dalam pembangunan daerah. Salah satunya di Desa Asinan. Desa asinan merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang. Desaini memili potensi alam yang melimpah berupa pemandangan alam rawa pening, enceng gondok, perikanan, pertanian, kompos enceng gondok dan potensi wisata alam kebun kopi. Adanya banyak potensi tersebut seharusnya pemuda asinan mendapatkan manfaatan dari potensi alam tersebut.Namun, di desa Asinan pemuda yang terhimpun dalam karang taruan belum memiliki progran yang menunjang kemajuan Desa Asinan. Hal ini disebabkan sebagian besar pemuda bekerja buruh di Industri. Hal ini karena orientasi dan paradigma pemuda desa berbeda dengan pemangku desa. Sedangkan desa Asinan memiliki visi “Terwujudnya desa Asinan yang sejahtera dan indah di tahun 2015  dengan dukungan SDM mandiri berkualitas  melalui pembangunan”. Oleh karena itu diperlukan perubahan paradigma pemuda setempat untuk dapat mengembangkan potensi desa. Adapun prioritas permasalahan mitra adalah  paradigma pemuda desa Asinan masih terorientasimencari kerja di luar desa dan tidak mengetahui perkembanga desanya; Kegiatan Penyuluhan danPengembangan karang taruna tidak ada; Pemuda di desa Asinan belum memahami potensi alam desa dengan optimal, sehingga potensi alam tidak bermanfaat; Kemandirian membangun usaha masih rendah; Referensi acuan pengembangan potensi desa belum ada; serta Belum adanyasarana promosi kegiatan wisata di Desa Asinan, oleh karena itu diperlukan solusi.  Solusi yang ditawarkan dan telah dilakuakan dalam pengabdian kami adalah penyamaan paradigm desa ekowisata dan studi banding di desa ekowisata. Selain itu kegiatan studi banding Pemuda desaAsinan untuk dapat mengenali potensial wisatanya, juga dilakukan dengan cara sharing dipendopo Dusun Nglanggeran. Hasil studi banding menghasilkan rencana pengembangan desa Asinan menjadi desa Ekowisata, akan tetapi masih ada beberapa kendala yaitu adanya rencana pembangunan jalur rel PT KAI pada bibir rawa pening. Oleh karena itu dalam waktu dekat tim IbM dan perangkat desa akan membicarakan tentang pembangunan rek KAI dan berdiskusi dengan BAPEDA. Kegiatan lain yang dapat dilakukan untuk menunjang promosi Desa Asinanyaitu akan diadakannya festival dayung yang akan dilakukan pada tanggal 23 Agustus 2015. Harapannya festival yang dilakukan ini dapat menambah semarak dan geliat desa Ekowisata di Asinan. Pihak Tim Ibm nantinya akan membantu dalam publikasi festival dayung di desa Asinan.  .Kata kunci: IbM, Karang taruna, Asianan, Wisata alam
Pendidikan Kebencanaan Bervisi SETS, Upaya Membangun Critical Thinking Skill Siswa dalam Antisipasi Bencana Astuti, Andari Puji; Yulianto, Eko
Prosiding Seminar Biologi Vol 12, No 1 (2015): Seminar Nasional XII Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (11.277 KB)

Abstract

Pendidikan kebencanaan di sekolah menjadi suatu wacana yang penting karena jumlah sekolah di Indonesia menempati posisi keempat terbanyak di dunia dan tersebar merata pada daerah rawan bencana. Pendidikan bencana yang diberikan di sekolah terutama pada siswa diberikan dalam upaya mengurangi resiko bencana. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka dikembangkan model pembelajaran pendidikan kebencanaan bervisi SETS. Tujuan dari penelitian pengembangan model pembelajaran kebencanaan bervisi SETS  ini adalah sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam menghadapi bencana yang bisa terjadi di sekolah dan lingkungan sekitar. Pengetahuan dalam hal ini lebih spesifik pada kemampuan membedakan jenis bencana, dapat membuat peta jalur evakuasi di masing- masing sekolah, dan membuat peta kerawanan bencana di lingkungan sekitar siswa. Penelitian ini menggunakan model pengembangan sistem instruksional Thiagarajan, Semmel dan Semmel  (model 4-D) yang dimodifikasi. Model 4-D terdiri dari Define (pendefinisian), Design (perancangan), Develop (pengembangan) dan Disseminate (penyebaran). Dalam penelitian ini dilakukan modifikasi model 4-D yaitu penyederhanaan dari empat tahap menjadi tiga tahap, yaitu  Define (pendefinisian), Design (perancangan), Develop (pengembangan). Model pembelajaran kebencanaan yang dikembangkan dalam penelitian ini dapat digunakan untuk membangun critical thinking skills yang sangat dibutuhkan oleh siswa di masa depan.Keywords:model pembelajaran, kebencanaan, SETS, critical thinking skills
INOVASI LAPORAN PRAKTIKUM DENGAN MEDIA POSTER UNTUK MENINGKATKAN MINAT SISISWA TERHADAP PEMBELAJARAN IPA Sarjini, -; Astuti, Andari Puji
Jurnal Pendidikan Sains | Pendidikan Kimia Vol 3, No 2 (2015): JURNAL PENDIDIKAN SAINS
Publisher : Pendidikan Kimia Unimus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu hal penting dalam kegiatan praktikum adalah kegiatan mengkomunikasikan hasilpengamatan menjadi sebuah konsep. Kegiatan mengkomunikasikan hasil pengamatan yang seringdilakukan di sekolah adalah dalam bentuk laporan praktikum. Kelemahan laporan praktikum yang adaselama ini adalah bentuk laporan yang monoton. Akibatnya, salah satu indikator keterampilan prosessains, yaitu mengkomunikasikan data, di SMP Negeri 3 Semarang masih relatih rendah. Selain itu,minat siswa terhadap indikator ini juga rendah. Untuk itu diperlukan adanya inovasi dalam kegiatanmengkomunikasikan hasil pengamatan siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahuiadanya peningkatan minat siswa terhadap pembelajaran IPA melalui inovasi laporan praktikumdengan media poster. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis action research (PTK) dengantiga kali siklus. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi, lembar angket dan soal evaluasi.Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar kognitif, kreativtas dan minat siswaterhadap pembelajaran IPA.Kata kunci : Pembelajaran IPA, Minat, Poster.
“I AM A SURVIVOR” BERVISI SETS UPAYA MENCIPTAKAN KOMUNITAS SADAR BENCANA DI SEKOLAH Astuti, Andari Puji; Yuliyanto, Eko
Jurnal Pendidikan Sains | Pendidikan Kimia Vol 3, No 2 (2015): JURNAL PENDIDIKAN SAINS
Publisher : Pendidikan Kimia Unimus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah merupakan satu komunitas dengan tingkat kerentanan yang tinggi. Pengurangan resikobencana pada komunitas sekolah menjadi suatu wacana yang penting merujuk data Bank Dunia tahun2010 yang menyebutkan jumlah sekolah di Indonesia termasuk empat yang terbanyak di dunia.Tujuan dari penelitian pengembangan model pembelajaran kebencanaan bervisi SETS  ini adalahsebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta didik dalam menghadapi bencanayang bisa terjadi di sekolah dan lingkungan sekitar. Pengetahuan dalam hal ini lebih spesifik padakemampuan membedakan jenis bencana, dapat membuat peta jalur evakuasi di masing- masingsekolah, dan membuat peta kerawanan bencana di lingkungan sekitar peserta didik. Tujuan khususyang ingin dicapai dari penelitian yang akan dikembangkan ini adalah meningkatkan pengetahuan,kemampuan dan kewaspadaan (awareness) peserta didik dan komunitas sekolah menengah,khususnya SMA terhadap bencana. Metode Penelitian ini menggunakan model 4D yang dimodifikasiterdiri atas tahapan define, design dan development.  Hasil penelitian menunjukkan terjadinyaperubahan paradigma peserta didik terhadap kemampuanmenghadapi kerentanan dan potensi bencana.  Kata kunci: Bencana, penanggulangan bencana berbasis komunitas,
Desain Aplikasi Web Magang Untuk Menunjang Learning Management System Kegiatan Praktik Mengajar di abad Revolusi Industri 4.0. Astuti, Andari Puji; Aziz, Abdul; Bharati, Dwi Anggani Linggar; Sumarni, Sri Susilogati
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2018: SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

It takes an on-line learning system (learning management system) that can be used by prospective teachers, lecturers and tutor teachers. The purpose of this study is to produce educational apprenticeship web design. The type of research is development research. The development research model used is ADDIE. using the ADDIE development model, namely Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. This research is only up to the web design stage. The results of the study are the results of web-based applications with teacher, student, lecturer and admin users. Each feature is developed with similar content. Keywords: Pembelajaran abad 21, Learning Management System.
ANALISIS TINGKAT KELAYAKAN APLIKASI ANDROID “CHEMICAL LAB WORK GUIDE” SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN Setiyowati, Puji; Maharani, Endang Triwahyuni; Astuti, Andari Puji
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2018: SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

This research aims to know the feasibility of the android application “Chemical Lab Work Guide” as theoritical learning media. The theoritical feasibility of the media is viewed from the aspect of material feasibility and media feasibility. The feasibility of the material includes the truth of the concept, the mathematics and the clarity of the practical steps, implementation, evaluation and assignment, and learning strategies. While the feasibility of the media includes language, visual display, software engineering, information about the media, and response /feedback. The development research used ADDIE model. The subject of the research were material experts and media experts. Data collection techniques were carried out using questionnaires with the type of choice. Data analysis uses quantitative data analysis. The research results obtained are android application received an assessment from material experts getting a score of 99.3 with a conversion of 4.5, so that it falls into the very feasible category. Then the assessment of the media experts got a score of 90 with a conversion of 4.1, so that it was in the decent category. The high value of material and media feasibility, showsthat the Android application "Chemical Lab Work Guide" as a theoretical learning media is feasible.   Keywords: Learning Media, Android Application, Chemical Practicum, Theoretical Feasibility