M Thoha BS Jaya, M Thoha
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGARUH AKTIVITAS BELAJAR MENGGUNAKAN KARTU ANGKA TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN BERHITUNG PERMULAAN ANAK

Jurnal PG-PAUD Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research problem of this study was the low early numeracy skills of early children in PAUD Tunas Mandiri Pringsewu. The aim of this study was to investigate the differences of early numeracy skills with conventional learning and early numeracy skills with card numbers media and to explore the impact of learning activity using card numbers on the improvement of early numeracy skills. The research method was pre-experimental. Data were analyzed by using t-test and a simple linear regression. The results showed that there was significant differences between conventional learning and learning with the card numbers in early numeracy skills. In addition, there was an impact of learning activities using card numbers on early numeracy skills in PAUD Tunas Mandiri Pringsewu.Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan berhitung permulaan anak di PAUD Tunas Mandiri Pringsewu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan kemampuan berhitung permulaan dengan pembelajaran konvensional dan kemampuan berhitung permulaan dengan pembelajaran kartu angka serta untuk mengetahui pengaruh aktivitas belajar menggunakan  media kartu angka terhadap peningkatan kemampuan berhitung permulaan pada anak. Metode Penelitian ini adalah Pre-eksperimental. Teknik analisis data menggunakan t-test dan uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukan ada perbedaan yang meyakinkan pembelajaran konvensional dan pembelajaran media kartu angka terhadap kemampuan berhitung permulaan pada anak usia dini. Ada pengaruh antara aktivitas belajar menggunakan media kartu angka terhadap peningkatan kemampuan berhitung permulaan anak PAUD Tunas Mandiri Pringsewu.Kata kunci: aktivitas, kartu angka, berhitung permulaan

PENGARUH AKTIVITAS PEMBELAJARAN DENGAN METODE COLLABORATIVE LEARNING TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK

Jurnal PG-PAUD Vol 1, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study was motivated by the  fact that there was some children who are emotionally underdeveloped in according to stages of development. The purpose of this study was to determine the effect of learning activity with collaborative methods learning toward social emotional development of children aged 5-6 years. The research was used ex post facto method. Samples in this research were 26 children, with full sampling technique. Data was analyzed by using simple linear regression which have been tested by prerequisite test analysis table. The result showed that collaborative learning method improve children social emotional development by one to two social emotional developments in one day.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan yang ada di sekolah yaitu terdapat beberapa anak yang perkembangan social emosionalnya kurang berkembang sesuai tahap perkembangannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh aktivitas pembelajaran dengan metode collaborative learning terhadap perkembangan sosial emosional anak usia 5-6 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian ex post facto. Sampel pada penelitian ini berjumlah 26 anak dengan menggunakan teknik sampling penuh. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis yaitu regresi linier sederhana yang terlebih dahulu menggunakan uji prasayarat berupa uji analisis tabel. Hasil penelitian membuktikan bahwa aktivitas pembelajaran dengan metode collaborative learning meningkatkan perkembangan sosial emosional anak sebesar satu sampai dua perkembangan sosial emosional dalam satu hari.Kata Kunci: belajar, collaborative learning, sosial dan emosional

HUBUNGAN ANTARA PENGUASAAN KONTEN PEDAGOGIS DENGAN PENGELOLAAN PEMBELAJARAN ANAK USIA DINI

Jurnal PG-PAUD Vol 1, No 3 (2015): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.813 KB)

Abstract

The problem of this research was the low learning management in Early Childhood Education. This study aimed to determine the correlation between pedagogical content mastery with early childhood learning management in PAUD Way Halim district, Bandar Lampung, 2014/2015. The method used in this research was simple correlation design (Bivariate Correlation). Data were collected by observation, questionnaire, and documentation. Data were analyzed by using cross table analysis and hypothesis testing analysis. The results showed a positive correlation between pedagogical content mastery with early childhood learning management in Way Halim district, Bandar Lampung, period 2014/2015. The correlation between two variables was significant, because the pedagogical content has a big contribution into early learning education.Penelitian ini berlatar belakang rendahnya pengelolaan pembelajaran anak usia dini di PAUD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penguasaan konten pedagogis dengan pengelolaan pembelajaran anak usia dini di PAUD se-Kecamatan Way Halim Kota Bandar Lampung tahun ajaran 2014/2015. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian Korelasional dengan Desain korelasi sederhana (Bivariate Correlation). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis tabel silang, analisis uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan positif antara penguasaan konten pedagogis dengan pengelolaan pembelajaran di PAUD se-Kecamatan Way Halim Kota Bandar Lampung Tahun Ajaran 2014/2015. Hubungan kedua variabel tersebut signifikan, karena kontribusi konten pedagogis terhadap pengelolaan pembelajaran AUD sangat besar.Kata kunci: konten pedagogis, pengelolaan pembelajaran, anak usia dini.

AKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA MANIPULATIF UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL LAMBANG BILANGAN ANAK

Jurnal PG-PAUD Vol 1, No 5 (2015): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.313 KB)

Abstract

Problem in this study was children’s low ability to recognize the symbol of numbers  aged 5-6 years in PAUD Andini Bandar Lampung. This study aimed to determine the differences of activity in using manipulative media with the activity without using manipulative media and also to determine children’s ability to recognize the symbol of numbers with conventional learning and manipulative media learning aged 5-6 years in PAUD Andini Sukarame Bandar Lampung.The result showed that there was a significant differences between activity using manipulative mediawith the activity without using manipulative media and there was alsoa significant differences in children’s ability to recognize the symbol of numbers with conventional learning and manipulative media learning in early childhood aged 5-6 years in PAUD AndiniSukarame Bandar Lampung.Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan mengenal lambang bilangan anak usia dini 5-6 tahun di PAUD Andini Sukarame Bandar Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan aktivitas penggunaan media manipulatif dengan aktivitas yang tanpa media manipulatif serta untuk mengetahui kemampuan mengenal lambang bilangan dengan pembelajaran konvensional dan kemampuan mengenal lambang bilangan dengan pembelajaran media manipulatif pada anak usia dini 5-6 tahun di PAUD Andini Sukarame Bandar Lampung.Hasil dari penelitian ini menunjukkan ada perbedaan yang nyata aktivitas penggunaan media manipulatif dengan aktivitas yang tanpa media manipulatif pada anak usia dini dan ada perbedaan yang meyakinkan kemampuan mengenal lambang bilangan dengan pembelajaran konvensional dan kemampuan mengenal lambang bilangan dengan pembelajaran media manipulatif pada anak usia dini 5-6tahun di PAUD Andini Sukarame Bandar Lampung.Kata Kunci: aktivitas, media manipulatif, lambang bilangan.

PENINGKATAN BERPIKIR KRITIS MELALUI AKTIVITAS MODEL THINK PAIR SHARE DAN TALKING STICK

Jurnal Studi Sosial Vol 4, No 3 (2016): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.113 KB)

Abstract

This research was based on the problems of the low capacity to think critically and learning activity in the class XI SMA Maarif 05 Padang Ratu years Lessons 2015/2016. The purpose of this research was the use of cooperative learning model think pair share and talking stick type to see a difference in the capacity think critically by taking into account the activity of students. Research methodology used in this research is comparative research with experiment. Approach this research was experimental with the factorials design. The sample collection was using a saturated sample technique. Class XIA use think pair share and class XIB use talking stick. The research results showed that (1) there is a difference in the critical thinking ability between class which use the cooperative mode think pair share type and those who use learning model type talking stick and (2) the average level of critical thinking ability of history subjects who had use the cooperative learning model type is higher than those use the learning model type talking stick.Penelitian ini dilatarbelakangi masalah rendahnya kemampuan berpikir kritis dan aktivitas pembelajaran di kelas XI SMA Maarif 05 Padang Ratu Tahun Pelajaran 2015/2016. Tujuan penelitian ini adalah penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share dan tipe Talking Stick untuk melihat perbedaan kemampuan berpikir kritis dengan memperhatikan aktivitas siswa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian komparatif dengan pendekatan eksperimen. Penelitian ini bersifat eksperimental semu dengan desain faktorial. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik sampel jenuh. kelas XIA menggunakan Think Pair Share dan kelas XIB menggunakan Talking Stick. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa (1) ada perbedaan kemampuan Berfikir Kritis antara kelas yang menggunakan model pembejaran kooperatif tipe Think Pair Share dan yang menggunakan model pembelajaran tipe Talking Stick dan (2) Rata-rata tingkat Berfikir Kritis pada mata pelajaran Sejarah yang diajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe lebih tinggi dibandingkan dengan yang menggunakan model pembelajaran tipe Talking Stick.Kata kunci: Aktivitas, kemampuan berpikir kritis, talking stick, think pair share