Setiyani ., Setiyani
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

Uji Komparasi Antara Kemampuan Penalaran Matematis Mahasiswa yang Berasal Dari Lulusan Sma IPA dan Bukan IPA Pada Mata Kuliah Kalkulus III Di Unswagati Cirebon Ferdianto, Ferry; ., Setiyani; Maharani, Anggita
Euclid Vol 2, No 1 (2015): Euclid, Vol. 2 No. 1 Januari 2015
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.139 KB)

Abstract

Abstrak Menurut National Council Teacher Matematics (NCTM, 2000: 67) matematika merupakan ilmu penalaran yang tersusun secara hierarki sehingga untuk dapat mempelajari matematika diperlukan kontinuitas. Jika ditinjau dari aspek kurikulum sekolah menengah, kurikulum matematika untuk kelompok SMA IPA sangat menunjang kurikulum pada prodi pendidikan matematika di Perguruan Tinggi. Namun tidak demikian dengan kurikulum SMA yang bukan IPA apalagi kurikulum SMK dengan berbagai kelompok bidang keahlian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan penalaran matematis mahasiswa antara lulusan SMA IPA dan SMA bukan lulusan IPA pada mata kuliah kalkulus III di Unswagati Cirebon. Hasil penelitian yang ditunjukkan bahwa kedua varian homogen dan data kedua sampel berdistribusi normal, hasil analisis menggunakan uji T diperoleh nilai sig. 0,236 yang artinya tidak terdapat perbedaan rata-rata kemampuan penalaran matematis antara lulusan SMA IPA dan lulusan SMA bukan IPA, hal ini diperkuat pada Tabel Group Statistics, terlihat rata-rata untuk kelas eksperimen I adalah 65,66 dan kelas eksperimen II sebesar 59,74. Artinya bahwa rata-rata kelas eksperimen I dan kelas eksperimen II tidak jauh berbeda. Kata Kunci: Kemampuan Penalaran Matematis, Uji perbedaan, Mata Kuliah Kalkulus III.
UPAYA MENINGKATKATKAN HASIL BELAJAR IPS EKONOMI TENTANG PELAKU KEGIATAN EKONOMI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN DECISION MAKING BAGI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 PEKALONGAN ., Setiyani
Harmony Vol 2 No 1 (2017): Mei 2017
Publisher : Program Studi IPS Universitas Negeri Semarang Kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.244 KB)

Abstract

This research aims to improve the learning results of the IPS and the liveliness of the students in teaching and learning activities using the learning model of Decision Making. The analysis of the data used is the comparative descriptive. Results of the study showed an increase in the results of the study and the liveliness of the students as well as performance capabilities. Based on the initial conditions to the end result I cycle action learning there is a pretty good peningkata i.e. 12.86%., whereas in cycle II nearly 5%. For the liveliness of the students there is quite a good development of the cycle I to cycle II i.e. 29.46, and peningkatanya performance ability of 26.80% from cycle I to cycle II. Based on the results of the study above shows a model of Decision Making is very suitable to be applied to the study of IPS. In addition by IPS teacher Decision Making model would be motivated to provide more creative examples of concrete through the image or discourse or with illustration. Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar IPS Ekonomi dan keaktifan siswa dalam kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan model pembelajaran Decision Making. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan hasil belajar dan keaktifan siswa serta kemampuan unjuk kerja. Dari kondisi awal ke akhir tindakan siklus I hasil belajar ada peningkata yang cukup baik yaitu 12,86%., sedangkan di siklus II peningkatannya 5%. Untuk keaktifan siswa ada perkembangan cukup baik dari siklus I ke siklus II yaitu 29,46%, dan kemampuan unjuk kerja peningkatanya sebesar 26,80% dari siklus I ke siklus II. Berdasarkan hasil penelitian di atas menunjukkan model Decision Making sangat cocok untuk diterapkan pada pembelajaran IPS. Selain itu dengan model Decision Making guru IPS akan termotivasi untuk lebih kreatif memberikan contoh-contoh konkret melalui gambar atau wacana ataupun dengan ilustrasi.