Sugeng Purbawanto
Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Published : 17 Documents
Articles

Found 17 Documents
Search

Modifikasi Antena Televisi Jenis Yagi Sebagai Penguat Sinyal Modem Menggunakan Sistem Induksi Sakti, Ivan Nurizal; Purbawanto, Sugeng; Suryono, Suryono
Jurnal Teknik Elektro Vol 5, No 1 (2013): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Antena merupakan perangkat yang memiliki peranan yang sangat penting dalam sistem komunikasi tanpa kabel (wireless). Secara umum fungsi antena adalah sebagai pengubah gelombang yang dilewatkan pada saluran transmisi menjadi gelombang ruang bebas dan sebaliknya. Penelitian ini akan dibuat antena penguat sinyal modem dengan modifikasi antena televisi jenis Yagi yang beroperasi pada frekuensi 800 Mhz. Proses modifikasi dibantu dengan software Yagi calculator. Perubahan terjadi pada bagian driven dari model, ukuran sampai bahan yang digunakan dan bagian relektor. Dari hasil pengujian antena Yagi setelah dimodifikasi dapat disimpulkan antena Yagi dapat digunakan pada modem dan televisi dengan perhitungan menggunakan software Yagi calculator dan disimulasikan menggunakan MMANA-GAL. Diharapkan adanya pengembangan software dan metode modifikasi untuk menghasilkan parameter antena yang lebih akurat. Keywords— Modifikasi, antena Yagi, induksi
PENGARUH FADING PADA SISTEM KOMUNIKASI GELOMBANG MIKRO TETAP DAN BERGERAK Purbawanto, Sugeng
Edu Elektrika Journal Vol 1 No 1 (2012): Edu Elektrika Journal
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada sistem komunikasi gelombang mikro, terjadinya fading merupakan faktor yang mempengaruhi kualitas sinyal penerimaan.Dengan perambatan gelombang radio yang harus satu garis pandang dan kondisi atmosfer yang tidak menentu memungkinkan terjadinya refleksi, difraksi dan refraksi, sehingga mengakibatkan terjadinya multipath fading.Pengaruhnya terhadap sinyal terima dapat memperkuat ataupun memperlemah, tergantung besar fasa dari resultan sinyal langsung dan sinyal tidak langsung. Untuk komunikasi gelombang mikro terestrial yang tetap, efek ini dapat diproteksi atau diatasi dengan penerimaan sistem diversity baik dengan space diversity ataupun frequency diversity.Tetapi pada sistem komunikasi bergerak, selain faktor alam juga ada faktor yang menyangkut struktur dan topografi lingkungan sekeliling, sehingga akan menciptakan efek transmisi yang rumit. Salah satu pengaruhnya adalah terjadinya Doppler Shift, yang merupakan perubahan atau pergeseran frekuensi yang disebabkan oleh gerakan MS (Mobile Station). Pergeseran frekuensi ini juga bergantung pada kecepatan dan arah gerak MS yang akan menyebabkan modulasi frekuensi acak pada sinyal radio bergerak yang dapat menyebabkan menurunnya kualitas suara.
ALAT PENGADUK ADONAN WINGKO BABAT KAPASITAS 100 KG UNTUK USAHA PEMBUATAN WINGKO BABAT DI KOTA SEMARANG Arief, Ulfah Mediaty; Purbawanto, Sugeng; Setyaningsih, Dyah Nurani
Jurnal Abdimas Vol 19, No 1 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wingko babat merupakan makanan khas tradisional kota Semarang yang sangat terkenal dari Zaman dahulu dan digemari oleh masyarakat luas, baik masyarakat kota Semarang maupun luar kota Semarang. Wingko babat bukan hanya dijual di toko-toko atau pusat oleh-oleh (Jl. Pandanaran Semarang) tetapi juga banyak dijual di pasar-pasar tradisional. Tempat penjualan tersebut juga mencerminkan segmen pasar Wingko Babat, yang dijual di toko harganya relatif mahal (di atas Rp 2.500,-/per buah), untuk kalangan menegah ke atas, dibuat dengan cara lebih modern. Sementara Wingko Babat yang dijual di pasar tradisional umumnya harganya relatif murah (± Rp 350-750,-/per buah), dan untuk kalangan menengah ke bawah, dan umumnya dibuat dengan peralatan sederhana. permasalahan menyangkut banyak aspek, seperti aspek produksi, teknologi yang dipakai, kualitas produk, kemasan, manajemen pemasaran dan lain-lain aspek yang perlu dicari pemecahaannya. Pelaksanaan program IbM ini bertujuan memecahkan permasalah yang ada pada industri wingko babat untuk industri kecil yang mengambil lokasi di industri wingko babat cap Lokomotif milik pak Slamet Riyono yang berlokasi di Jl. Brotojoyo IV/3 Semarang (UKM 1) dan wingko babat “ Pak Moel” Jl. Pekunden Tengah 1106 Semarang (UKM 2) sebagai mitra untuk kelompok wingko yang ada disemarang. Metode program IbM ini adalah mensosialisasikan program, rancang bangun alat pengaduk (mixer) wingko babat dengan kapasitas ± 100 kg sebagai upaya meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi industri wingko babat di kota semarang”, kemudian melakukan uji coba sebagai pelatihan dan demonstrasi plotting alat pengaduk (mixer) yang dilakukan di industri wingko babat cap Lokomotif. Hasil uji coba ini didapatkan hasil pencampuran yang homogenitasnya cukup sesuai standar industri tersebut dan kualitas yang sesuai citarasa industri. Pelatihan aspek manajemen usaha yaitu melatih pembukuan pengelolaan keuangan maka pihak mitra UKM akan mempunyai neraca setiap minggu,atau bulan, atau tahun.Kata kunci: wingko babat , capacity , mixer
MODEL PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA ANGIN DAN SURYA SKALA KECIL UNTUK DAERAH PERBUKITAN Isdiyarto, Isdiyarto; Ananta, Henry; Purbawanto, Sugeng
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 12, No 1 (2014): June 2014
Publisher : Unnes Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v12i1.5422

Abstract

Energi terbarukan yang terdapat di Propinsi Jawa Tengah khususnya di daerah perbukitan kota Semarang dengan potensi cukup besar dan sesuai karakteristik sebagai sumber energi yang dapat dimanfaatkan, murah dan ramah lingkungan salah satunya adalah energi angin yang dikonversi menjadi tenaga listrik menggunakan generator listrik yang digerakkan kincir angin. Potensi energi cahaya matahari di daerah tropis juga sangat besar dan dapat dikonversi menjadi energi listrik dengan piranti sel surya yang bekerja berdasarkan efek photovoltaic. Dengan menyatukan dua kekuatan sumber energi terbarukan tersebut melalui pembangkit listrik sistem hibrid dapat dihasilkan energi listrik untuk kebutuhan rumah tangga yang murah dan ramah lingkungan.
IBM KELOMPOK USAHA PEMBUATAN WINGKO BABAT DI KOTA SEMARANG Arief, Ulfah Mediaty; Purbawanto, Sugeng; Setyaningsih, Dyah Nurani
Rekayasa Vol 13, No 2 (2015): Desember 2015
Publisher : Unnes Journal. Research and Community Service Institute, Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementation of the program is aimed at solving problems IbM exist in the industry wingko babat for small industries that took place in the industry wingko babat stamp pack “Lokomotif” owned Slamet Riyono located on Jl . Brotojoyo IV / 3 Semarang ( UKM 1 ) and wingko babat Babat “ Pak Moel “ Jl . Central Pekunden 1106 Semarang ( UKM 2 ) as a partner for existing Wingko Babat at semarang group . This method IbM program is disseminating the program , design mixer ( mixer ) wingko Babat with a capacity of ± 100 kg as an effort to improve the quality and quantity of industrial production wingko Babat in Semarang “ , then tested as a training and demonstration plotting mixer ( mixer ) which is performed in industry wingko babat stamp “Lokomotif” . The results of this trial showed that mixing homogeneity quite fit the industry standard and quality that matches the flavor industry . Training aspects of business management , namely financial management accounting practice , the parties will have a balance of UKM partners every week , or month , or year
Modifikasi Antena Televisi Jenis Yagi Sebagai Penguat Sinyal Modem Menggunakan Sistem Induksi Sakti, Ivan Nurizal; Purbawanto, Sugeng; Suryono, Suryono
Jurnal Teknik Elektro Vol 5, No 1 (2013): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Antena merupakan perangkat yang memiliki peranan yang sangat penting dalam sistemkomunikasi tanpa kabel (wireless). Secara umum fungsi antena adalah sebagai pengubah gelombang yangdilewatkan pada saluran transmisi menjadi gelombang ruang bebas dan sebaliknya. Penelitian ini akan dibuatantena penguat sinyal modem dengan modifikasi antena televisi jenis Yagi yang beroperasi pada frekuensi800 Mhz. Proses modifikasi dibantu dengan software Yagi calculator. Perubahan terjadi pada bagian drivendari model, ukuran sampai bahan yang digunakan dan bagian relektor. Dari hasil pengujian antena Yagisetelah dimodifikasi dapat disimpulkan antena Yagi dapat digunakan pada modem dan televisi denganperhitungan menggunakan software Yagi calculator dan disimulasikan menggunakan MMANA-GAL.Diharapkan adanya pengembangan software dan metode modifikasi untuk menghasilkan parameter antenayang lebih akurat. Keywords Modifikasi, antena Yagi, induksi
Rancang Bangun Alat Timbang Digital Berbasis AVR Tipe ATmega32 Khakim, Arif Lukman; Purbawanto, Sugeng
Jurnal Teknik Elektro Vol 7, No 2 (2015): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Tujuan dari penelitian ini adalah membuat rancang bangun atau prototype alat timbang digital berbasis AVR tipe ATmega32. Rancangan bangun atau prototype yang dibuat mempunyai penyimpanan dan penyetingan harga sehingga dapat mempermudah pengguna dalam menyimpan beberapa hargabarang. Rancang bangun atau prototype alat timbang ini menggunakan sensor load cell yang digunakan sebagai sensor pendeteksi tekanan pada benda. Perencanaan prototype alat timbang yang akan dibuat menggunakan metode penelitian dan pengembangan. Prosedur yang diterapkan dalam penelitian antara lain observasi, perencanaan desain alat, validasi desain, uji coba alat, uji kelayakan pakar, pengambilan data, dan analisis data dari hasil penelitian alat timbang. Berdasarkan hasil angket uji kelayakan yang diberikan kepada responden ahli didapat hasil keseluruhan dari tiap nilai kriteria. Dari hasil kriteria yang ada kemudian dirata-rata sehingga didapat nilai persentase akhir 73,95%. Sedangkan batas minimal kategori layak adalah 60%. Jadi, dari hasil data yang diberikan kepada dosen alhli mengenai alat yang dibuat dapat dinyatakan baik. Simpulan yang diperoleh dari penelitian tersebut adalah telahtercapainya pembuatan prototype alat timbang yang telah diuji sistem kerjananya oleh ahli atau pakar alat timbang. Hasil uji alat dinyatakan baik dan cocok diterapkan pada alat timbang.Kata kunci— Rancang bangun, Alat timbang digital, AVR tipe ATmega32
PELATIHAN PERAKITAN DAN PERBAIKAN KOMPUTER UNTUK MENINGKATAN KUALITAS REMAJA PANTI ASUHAN YATIM PIATU PUTRA ”BAITI JANNATI” KOTA SEMARANG Ananta, Henry; Purbawanto, Sugeng; Mulwinda, Anggraini
Rekayasa Vol 11, No 1 (2013): Juli 2013
Publisher : Unnes Journal. Research and Community Service Institute, Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berkembangnya teknologi informasi, khususnya adanya komputer baik teknologinya maupun perangkatnya tentunya juga akan menyebabkan perkembangan pemakainya. Dengan populasi komputer yang semakin besar, peluang kerja dibidang komputer juga akan semakin terbuka luas. Untuk itu kompetensi tentang perakitan dan perbaikan komputer pada remaja khususnya remaja panti asuhan ”Baiti Jannati” sangat diperlukan agar mereka kelak dapat hidup mandiri. Tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini ialah agar masyarakat peserta dapat: 1). memiliki pengetahuan tentang perakitan dasar komputer, 2). Memiliki pengetahuan tentang perbaikan komputer, 3). Mengatasi gangguan jika terjadi permasalahan sederhana yang timbul sewaktu-waktu.
SISTEM PAKAR UNTUK MENDIAGNOSA KERUSAKAN TELEVISI DENGAN METODE FORWARD CHAINING MENGGUNAKAN PHP DAN MYSQL Wibowo, Prasetyo Adi; Purbawanto, Sugeng
Edu Elektrika Journal Vol 4 No 2 (2015): Edu Elektrika Journal
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan berkembang pesatnya teknologi, memiliki televisi sangatlah mudah, namun perawatannya yang sulit. Akan sangat membantu jika memiliki pengetahuan tentang elektronika. Oleh karena itu dikembangkan sistem pakar untuk mendiagnosa kerusakan televisi. Sistem pakar adalah sistem berbasis komputer yang menggunakan pengetahuan, fakta, dan teknik penalaran dalam memecahkan masalah yang biasanya hanya dapat dipecahkan oleh seorang pakar dalam bidangnya. Sistem pakar mencoba mencari solusi sebagaimana yang dilakukan seorang pakar. Sistem pakar juga dapat memberikan penjelasan terhadap langkah yang diambil dan memberikan saran atau kesimpulan yang ditemukannya. Mendeteksi kerusakan sejak dini dapat mencegah kerusakan lebih parah dan menangani kerusakan tersebut dengan benar. Sistem pakar dapat membantu untuk mendiagnosa kerusakan dan memberikan solusi atas kerusakan tersebut. Pembangunan sistem ini bertujuan untuk membantu pengguna mengatasi kerusakan televisi. Sistem ini dibangun menggunakan metode forward chaining. Forward chaining digunakan untuk menguji faktor-faktor yang dimasukkan dengan aturan yang disimpan dalam sistem hingga dapat diambil kesimpulan.  Sistem pakar ini memiliki fungsi khusus bagi pakar untuk menambah, mengubah dan menghapus pengetahuan atau aturan tanpa harus membuka database. Sistem pakar ini dibuat dengan menggunakan PHP dan MySQL sebagai basis datanya. Due to advancement in technology getting a television is easy, but maintaining it is very difficult. It will be helpful if we have some knowledge on electronics. Here we develop an expert system for television troubleshooting. Expert system is computer-based system that uses knowledge, facts, and reasoning techniques in solving problems that typically can only be solved by an expert in their field. Expert system try to find a solution as did an expert. Expert system can also provide an explanation of the steps taken and give suggestions or conclusions discovery. Detecting damage at early stage can enable to overcome and treat them appropriately. This expert system can help a great deal in identifying those damage and describing methods of treatment to be carried out. Development of an expert system aimed at helping users to resolve the problem or damage to television. This system is built using forward chaining method. Forward chaining is used to examine the factors that put the rules stored in the system until it is concluded. This expert system has features for the expert to add, modify, and delete knowledge or rules without open the database. In order to built this expert system using PHP and MySQL for the database.
PEMAHAMAN SISWA TERHADAP PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS LIVEWIRE PADA MATA PELAJARAN TEKNIK LISTRIK KELAS X JURUSAN AUDIO VIDEO DI SMK NEGERI 4 SEMARANG Abidin, Zainal; Purbawanto, Sugeng
Edu Elektrika Journal Vol 4 No 1 (2015): Edu Elektrika Journal
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui respon siswa dan guru mengenai penggunaan software livewire pada mata pelajaran Teknik Listrik serta untuk mengetahui pemahaman siswa terhadap penggunaan media pembelajaran berbasis livewire pada mata pelajaran Teknik Listrik kelas X di SMK Negeri 4 Semarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif untuk mendapatkan gambaran keadaan siswa setelah menggunakan software livewire. Aspek yang diamati selama penelitian adalah aspek psikomotorik dan afektif siswa. Pengambilan data dilakukan setelah siswa melakukan praktik menggunakan livewire. Selain kedua aspek tersebut, dilakukan juga uji angket untuk mengetahui respon siswa terhadap media. Adapun data-data yang diperoleh selanjutnya dianalisis dan diinterpretasikan secara deskriptif. Setelah dilakukan penelitian didapatkan bahwa hasil perolehan angket respon siswa adalah sebesar 77,45% untuk X AV1 dan 77% untuk X AV2. Untuk hasil belajar rata-rata psikomotorik siswa kelas AV1 adalah sebesar 73,38% dan untuk X AV2 sebesar 77,67%. Sedangkan hasil perolehan afektif siswa rata-rata kelas X AV1 adalah sebesar 76,51% dan untuk kelas X AV2 adalah sebesar 79,11%. Saran bagi siswa dan guru adalah siswa dapat menggunakan secara mandiri media pembelajaran livewire untuk mata pelajaran Teknik Listrik, sedangkan guru diharapkan dapat menggunakan, mengembangkan dan menerapkan media pembelajaran livewire untuk mata pelajaran Teknik Listrik.The purpose of this study was to know the response of the students and teachers on the use of software livewire on Electrical Engineering subject and to know the students understanding of the use of media learning based on livewire on Electrical Engineering subject at class X in SMK Negeri 4 Semarang. The method used in this research is quantitative method with a descriptive approach to get a students’ condition after using software livewire. Aspects observed during the study was psychomotor and affective domain of students. Data collection was performed after the students practiced using livewire. In addition to those two aspects, the test was also carried out a questionnaire to know the students response to the media. The data collected were then analyzed and interpreted descriptively. After the research found that the results of student questionnaire response amounted to 77.45% for X AV1 and 77% for X AV2. For the learning outcomes of students psychomotor average is 73.38% for X AV1 and 77.67% for X AV2. Afterwards the students’ results of the affective average is 76.51% for X AV1 and 79.11% for X AV2. Suggestion for students and teachers are the students can using independently with media learning based on livewire for Electrical Engineering subject, while teachers are expected to using, developing and implementing media learning based livewire for Electrical Engineering subject.