Articles

Found 7 Documents
Search

Pemantau Temperatur dan Kelembaban Pada Rumah Kaca Berbasis Mikrokontroller ATMEGA8535 Supriyono, Supriyono; Selo, Selo; Andrasto, Tatyantoro
Jurnal Teknik Elektro Vol 3, No 2 (2011): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Faktor temperatur dan kelembaban sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman pada rumah kaca. Temperatur dan kelembaban yang optimal bagi tanaman dibutuhkan agar hasilproduksi tanaman maksimal. Temperatur dan kelembaban pada rumah kaca harus setiap saat terpantauagar pengaturan temperatur dan kelembaban dapat dilakukan dengan tepat. Untuk keperluan itu, makadiperlukan suatu alat pemantau temperatur dan kelembaban pada rumah kaca yang setiap saat dapatmenyajikan data temperatur dan kelembaban. Alat Pemantau Temperatur dan Kelembaban pada rumah kaca terdiri dari sensor temperatur(LM35DZ) dan sensor kelembaban (HS15P) sebagai unit masukan, Mikrokontroller ATmega8535 sebagai unitpemroses dan pengendali data, LCD M1632 sebagai unit penampil serta rangkaian catu daya. Perancanganperangkat lunaknya menggunakan Codevision AVR Evaluation dengan bahasa C. Kerja dari alat ini adalahsinyal dari sensor temperatur maupun sensor kelembaban dikirim ke mikrokontroler. Dalam mikrokontrolerdata yang diterima dikonversikan menjadi informasi temperatur dan kelembaban. Hasil konversi akanditampilkan melalui LCD.
Review: Implementasi Holap Untuk Optimasi Query Sistem Basis Data Terdistribusi Dengan Pendekatan Algoritma Genetik Syaifudin, Rahmad; Selo, Selo; Hartanto, Rudy
JURNAL SISTEM INFORMASI BISNIS Vol 1, No 3 (2014): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2014
Publisher : Magister Sistem Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.281 KB)

Abstract

Distributed Database is one of database that is under control of the Database Management System (DBMS) was focused on storage devices are separated from one and another. Optimization data query on distributed database system not be separated from data processing methods that used. Then for fast query optimization this database need some required methods that can optimize it. Hybrid online analytical processing (HOLAP) or often to call Hybrid-OLAP is one of technology for optimization query on distributed database. Genetic Algorithm is one of algorithm for heuristic searching was based on the mechanisms of biological evolution. Process of genetic algorithm is combining a selection process, using a crossover operator and mutation to get the best solution. From the reviews about implementation HOLAP with Genetic Algorithm approach was expected being used as a basis research on HOLAP implementation for query optimization on distributed database with genetic algorithm approach. Keywords : Query Optimization; Distributed database; HOLAP; OLAP; Genetetic algorithm.
IMPLEMENTASI ROLE-BASED ACCESS CONTROL (RBAC) PADA PEMANFAATAN DATA KEPENDUDUKAN DITINGKAT KABUPATEN Ru, Rubiyanto; Selo, Selo; Widyawan, Widyawan
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.316 KB)

Abstract

Kontrol akses dengan menggunakan Role-Based Access Control (RBAC) dapat dimanfaatkan untuk pengamanan pemanfaatan data kependudukan dalam proses otorisasi hak aksesnya. Hak akses sistem pemanfaatan data kependudukan ditingkat kabupaten merupakan syarat untuk dapat mengakses data kependudukan level kabupaten, yang diberikan berdasarkan mekanisme peraturan yang berlaku. Penentuan kewenangan yang berbeda harus dilakukan karena adanya perbedaan kebutuhan data dan peran berbagai sistem informasi yang  membutuhkan data kependudukan. Penentuan kewenangan dalam mengakses data tersebut perlu dipetakan untuk mengetahui kebutuhan data setiap sistem pengakses, yang kemudian dijadikan sebagai pedoman dalam penyusunan pemberian hak akses dan kewenangannya. Pendekatan analisis deskriptif dilakukan dengan kajian pustaka terkait penggunaan RBAC, ketersediaan dan pemanfaatan data kependudukan ditingkat kabupaten, otorisasi akses data kependudukan dan analisa kondisi aktual terkait keamanan sistem terutama kontrol akses yang dibutuhkan untuk mengetahui masalah yang ada. Penelitian ini membahas mengenai otorisasi dalam pemanfaatan data kependudukan ditingkat kabupaten dengan pendekatan Role-Based Access Control (RBAC) sebagai salah satu upaya meningkatkan keamanan sistem web service yang digunakan. Pemetaan kebutuhan data kependudukan dilakukan dengan mengelompokkan sistem informasi pengakses berdasarkan jenis dan kelompok data yang dibutuhkan. Kebutuhan data sistem pengakses dipetakan berdasarkan fungsi  bisnis dari sistem tersebut. Pemetaan yang dilakukan menghasilkan tiga kelompok kewenangan berbeda, dalam pengaksesan data identitas maupun data agregat kependudukan.  Hasil penelitian ini diharapkan menjadi bahan masukan dalam pembuatan PKS sebagai dasar pemberian hak akses pada pelayanan data kependudukan oleh berbagai sistem pelayanan publik khususnya di tingkat Kabupaten Wonosobo 
Perancangan Ontologi Student Payment Dari Relational Database Berbasis Semantic Web Service Studi Kasus Pada Perguruan Tinggi X Jaeni, Jaeni; Selo, Selo; Kusumawardani, Sri Suning
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2015
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract—Database relasional merupakan salah satu solusipenyimpanan yang paling populer dalam berbagai macampengelolaan data untuk berbagai kebutuhan aplikasi. Sedangkanontologi merupakan salah satu kunci dalam pengembangansemantik web. Upaya dalam membuat proses perancanganontologi secara otomatis menjadi suatu kebutuhan yang dapatmenjembatani antara database relational dan ontologi. Adapuntujuan dari paper ini adalah untuk mengembangkan database keontologi dalam rangka konversi database student payment kedalam ontologi, ontologi yang dihasilkan dievaluasi denganmetode OntoQA.Keywords—ontologi; semantic web; database ke ontologi;student payment;
Pemantau Temperatur dan Kelembaban Pada Rumah Kaca Berbasis Mikrokontroller ATMEGA8535 Supriyono, Supriyono; Selo, Selo; Andrasto, Tatyantoro
Jurnal Teknik Elektro Vol 3, No 2 (2011): Jurnal Teknik Elektro
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Faktor temperatur dan kelembaban sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman pada rumah kaca. Temperatur dan kelembaban yang optimal bagi tanaman dibutuhkan agar hasilproduksi tanaman maksimal. Temperatur dan kelembaban pada rumah kaca harus setiap saat terpantauagar pengaturan temperatur dan kelembaban dapat dilakukan dengan tepat. Untuk keperluan itu, makadiperlukan suatu alat pemantau temperatur dan kelembaban pada rumah kaca yang setiap saat dapatmenyajikan data temperatur dan kelembaban. Alat Pemantau Temperatur dan Kelembaban pada rumah kaca terdiri dari sensor temperatur(LM35DZ) dan sensor kelembaban (HS15P) sebagai unit masukan, Mikrokontroller ATmega8535 sebagai unitpemroses dan pengendali data, LCD M1632 sebagai unit penampil serta rangkaian catu daya. Perancanganperangkat lunaknya menggunakan Codevision AVR Evaluation dengan bahasa C. Kerja dari alat ini adalahsinyal dari sensor temperatur maupun sensor kelembaban dikirim ke mikrokontroler. Dalam mikrokontrolerdata yang diterima dikonversikan menjadi informasi temperatur dan kelembaban. Hasil konversi akanditampilkan melalui LCD.
Analisis Penerimaan Pengguna BSE dengan Pendekatan Technology Acceptance Model di Kabupaten Kulon Progo Pramudi, Chris Agung; Ashari, Ahmad; Selo, Selo
Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (JNTETI) Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Jurusan Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.808 KB) | DOI: 10.22146/jnteti.v2i2.51

Abstract

Abstract—Aspects of user acceptance become one the main factors for success of the application of information technology. Use of Electronic School Book (BSE) led to a transformation of the how getting a book and learning from the manual into an electronic system, which lead to the attitude and behavior of the user to accepting and use it for real. This study analyzes user acceptance BSE in the Regency of Kulon Progo, measured from the level of user acceptance.Technology Acceptance Model (TAM) is used as a framework for modeling acceptance BSE. Model generated identifies three exogenous variables are: ease of use, usefulness, and behavioral intention to use and 4 endogenous variables are: subjective norm, system relevance, accessibility quality and computer self-efficacy. The model was analyzed using the Structured Equation Modeling (SEM) with AMOS 21 program.The results showed that the TAM model to explain the factors that influence user acceptance BSE. Based on a sample of 167 respondents that are teachers as BSE users, of the total 10 hypotheses suggests that the accessibility variable quality not significantly affect the perception of usefulness and perceived ease of use of BSE. BSE Actual use is low, need to encourage the willingness to use BSE with respect to user acceptance variables.Intisari—Aspek perilaku pengguna (user acceptance) menjadi salah satu faktor utama yangmenentukan keberhasilan dari penerapan teknologi informasi. Penerapan Buku Sekolah Elektronik (BSE) mengakibatkan adanya transformasi cara mendapatkan buku dan pembelajaran dari sistem manual menuju elektronis, yang menimbulkan sikap dan perilaku dari pengguna untuk menerima dan menggunakannya secara nyata. Penelitian ini melakukan analisis penerimaan pengguna BSE di Kabupaten Kulon Progo, diukur dari tingkat user acceptance.Technology Acceptance Model (TAM) digunakan sebagai kerangka penyusunan model penerimaan BSE. Model yang dihasilkan mengidentifikasikan 3 variabel eksogen yaitu: ease of use, usefulness, dan behavior intention to use dan 4 variabel endogen yaitu: subjective norm, system relevance, accessibility quality dan computer self-efficacy. Modeldianalisis menggunakan metode Structured Equation Modelling (SEM) dengan program AMOS 21.Hasil penelitian menunjukkan bahwa model TAM dapat menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan pengguna BSE. Berdasarkan sampel sebanyak 167 responden yaitu guru pengguna BSE, dari keseluruhan 10 hipotesis menunjukkan bahwa variabel accessibility quality tidak berpengaruh secara signifikan terhadap persepsi kemanfaatan dan persepsi kemudahan penggunaan BSE. Penggunaan nyata BSE yang rendah perlu upaya untuk mendorong kemauan menggunakan BSE dengan memperhatikan variabel-variabel penerimaan pengguna.Kata kunci— Buku Sekolah Elektronik, Technology Acceptance Model, system relevance, accessibility quality, computer self efficacy, subjective norm, AMOS.
Kajian Penggunaan Sistem Informasi Customer Service dengan Technology Acceptance Model (Studi Kasus Pada PT. SMARTFREN Semarang) Martua, Johan Kemal Sahala; Selo, Selo
Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (JNTETI) Vol 2, No 3 (2013)
Publisher : Jurusan Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.696 KB) | DOI: 10.22146/jnteti.v2i3.75

Abstract

Abstract—PT. Smartfren Telecom, Tbk. is a provider of telecommunications services based on CDMA technology that is the largest licensed cellular and limited mobility (fixed wireless access), and has network coverage CDMA EV-DO (equivalent broadband mobile network with 3G) in Indonesia. Smartfren also the first telecom operator in the world that provides CDMA EV-DO Rev. B (equivalent to 3.5 G with download speeds up to 14.7 Mbps) and the first CDMA operators providing Blackberry services. This research covers what are the factors that influence the use of information systems to identify the level of customer service and customer service information system acceptance in the telecommunications industry. Factors affecting the public who had used the customer service information system PT. Smartfren Semarang is a benefit to using the customer service information system, the ease in using the customer service information system, the purposes in the customer service information system usage, frequency of use of customer information service system, the interest to use the customer information system service, and the rates in accordance with the benefits received in the customer service information system.Intisari— PT. Smartfren Telecom, Tbk. adalah operator penyedia jasa telekomunikasi berbasis teknologi CDMA yang memiliki lisensi selular dan mobilitas terbatas (fixed wireless access), serta memiliki cakupan jaringan CDMA EV-DO (jaringan mobile broadband yang setara dengan 3G) yang terluas di Indonesia. Smartfren juga merupakan operator telekomunikasi pertama di dunia yang menyediakan layanan CDMA EV-DO Rev. B (setara dengan 3,5G dengan kecepatan unduh s.d. 14,7 Mbps) dan operator CDMA pertama yang menyediakan layanan Blackberry. Penelitian ini mencakup faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi penggunaan sistem informasi customer service dan mengidentifikasi tingkat penerimaan sistem informasi customer service pada industri telekomunikasi. Faktor-faktor yang mempengaruhi masyarakat yang pernah menggunakan sistem informasi customer service PT. Smartfren Semarang adalah adanya manfaat untuk menggunakan sistem informasi customer service, adanya kemudahan dalam menggunakan sistem informasi customer service, adanya tujuan di dalam penggunaan sistem informasi customer service, frekuensi penggunaan sistem informasi customer service, adanya minat untuk menggunakan sistem informasi customer service, dan adanya tarif yang sesuai dengan manfaat yang diterima dalam menggunakan sistem informasi customer service.Kata Kunci— TAM, Telekomunikasi, CDMA, Sistem.