Articles

Found 9 Documents
Search

PENERAPAN METODE VAKT TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA SISWA DISLEKSIA KELAS IV SDLB NEGERI TIDORE Abdullah, Ahmad; Putri, Ni Luh; Liando, Joppy
Jurnal Fakultas Ilmu Pendidikan (JFIP) Vol 3, No 2 (2015): Ilmu Pendidikan
Publisher : Jurnal Fakultas Ilmu Pendidikan (JFIP)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu cara yang dapat membantu mengatasi kesulitan yang dialami oleh siswa yaitu dengan menerapkan metode Visual Auditori Kinestetik Taktil (VAKT). Matode VAKT adalah salah satu metode pengajaran membaca bagi siswa disleksia yang dapat di terapkan untuk memperbaiki dan meningkatkan kemampuan membaca karena metode ini berangkat dari metode abjad, yaitu bunyi yang di simbolkan oleh huruf di pandang mudah di pelajari dengan menggunakan keterpaduan indera visual, auditori, kinestetik, dan tactil. Dengan demikian saat siswa mempelajari suatu kata, siswa melihat huruf tersebut, mendengar bunyi huruf, menunjuk dengan gerakan tangan atau telusur jari tangan dan kemudian menulisnya dengan menggunakan visual, auditori, kinestetik, dan taktil secara terpadu. Teknik pelaksanaan metode VAKT ini menggunakan meteri bacaan yang di pilih dari kata–kata yang di ucapkan oleh siswa. Tiap kata di ajarkan secara utuh. Guru menulis kata yang hendak di ajarkan diatas kertas, selanjutnya siswa menelusuri tulisan dengan jarinya ( taktil dan kinestetik ). Pada saat menelusuri tulisan tersebut siswa melihat tulisan ( visual ) dengan mengucapkan melalui suara yang terdengar  ( auditori ). Berdasarkan uraian diatas penulis menetapkan judul penelitian ini : “Penerapan Metode VAKT Terhadap Peningkatan Kemampuan Membaca Siswa Disleksi Kelas IV SDLB Negeri Tidore”. Sesuai dengan rangcangan  maka penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Alasannya, karena penelitian ini mengarah pada upaya perbaikan guna meningkatkan kemampuan membaca siswa disleksia dengan menggunakan metode VAKT. Metode penelitian tindakan kelas menurut Kemmis dan Mc. Taggart yang di kutip oleh Kasihani (1999:2) mengukakan bahwa penelitian tindakan merupakan suatu bentuk penelitian yang bersifat reflektif yang dilakukan oleh pelaku dalam masyarakat sosial dan bertujuan untuk memperbaiki pekerjaannya, memahami pekerjaannya serta dimana pekerjaan ini dilakukan. Prosedur penelitian tindakan kelas (PTK) digambarkan sebagai suatu proses yang dinamis meliputi 4 aspek yaitu, perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi harus dipahami bukan sebagai langkah yang statis, terselesaikan dengan sendirinya, tetapi lebih merupakan momen-momen dalam aspek spiral. Dari kondisi awal yang diperoleh peneliti bahwa ketiga siswa yang telah duduk di kelas IV antara lain (Ra), (Ts), dan (Dw), mengalami kesulitan membaca. Kesulitan tersebut nampak antara lain : perkembangan kemampuan membaca kurang, kemampuan memahami isi bacaan rendah, membaca sering membuat kesalahan. Hal ini lebih diperjelas melalui daftar cek kesulitan belajar membaca dimana ditemu kekeliruan-kekeliruan dalam membaca seperti, tidak dapat membaca gabungan huruf konsonan (kp,pr) khusus dibaca khusu, pramuka dibaca peramuka, tidak dapat membedakan huruf yang bentuknya serupa atau hampir sama (b,d) bola dibaca dola, pengulangan dalam membaca, membaca tersendat-sendat, cenderung mengeja dan tidak memperhatikan intonasi dan tanda baca. Hasil penelitian ini  memperlihatkan bahwa kesiulitan membaca ketiga siswa disleksia (Ra, Ts, dan Dw), telah mampu di perbaiki seperti kesulitan dalam membaca gabungan huruf konsonan (kh, pr), membedakan huruf yang hampir sama seperti (b,d), penyisipan kata, pengulangan, membaca tersendat–sendat, membaca dengan bantuan guru, pembetulan sendiri, dan intonasi yang kurang tepat. Sampai dengan siklus III, semua kesulitan yang teramati pada awal  penelitian, mampu di perbaiki secara bertahap oleh siswa. Penguasaan kemampuan membaca secarah utuh, memerlukan rentang waktu yang cukup panjang, oleh sebab itu disarankan kemampuan ini perlu terus diperhatikan dan dipertahankan, mulai siswa duduk di kelas 1 SDLB , sampai dengan kelas VI. Oleh sebab itu guru harus sesegera mungkin melakukan perbaikan terhadap kesalahan membaca siswa, jangan di diamkan, karena akan menimbulkan masalah di kemudian hari. Kata Kunci : Penerapan Metode VAKT, Kemampuan Membaca,  Siswa Disleksi
PENAMBAHAN BESAR SUDUT INKLINASI INSOLE SEPATU KERJA MENURUNKAN KADAR GLUKOSA DARAH PUASA DAN HbA1c kusuma, herdianty; Abdullah, Ahmad; Purwanto, Bambang; Suhartatik, Suhartatik
Jurnal NERS Vol 11, No 1 (2016): Jurnal Ners
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Running downhill improved the expression of glucose transporter 1 (Glut 1) and fasting blood glucose in mouse. Eccentric contraction during running downhill found daily in activity such as down stairs and walking on tiptoe. Descend the stairs and walking on tiptoe are not easy to repeated, single, stable and universal, so that we purposed to replace it with additional insole in shoes for daily activity. The aim of this research was to investigate the effect of the additional shoe insole on fasting blood glucose and HbA1c. Method: This research using experimental pre and post test design with 12 subject female staff at Medical Faculty of Airlangga University for two weeks and the test was performed in three times. The blood was taken before and after using shoe insole. The shoe insole inclination designed into 50 and 100. All subjects used the shoe insole for a week. Result: The result research showed the fasting blood glucose and HbA1c on subject that use shoe insole lower than control group. The fasting blood glucose and HbA1c on subject that use shoe insole 100 has value p<0,05. Discussion: Application of shoe insole lead to reduce the fasting blood glucose and HbA1c.Keywords: shoe insole, fasting blood glucose, HbA1c, diabetes, eccentric.   
AMMATOA: KOMUNITAS TRADISIONAL KAJANG DI TENGAH TRANSFORMASI KOMUNIKASI DAN INFORMASI Abdullah, Ahmad; Cangara, Hafied
KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol.3 No.2 April - Juni 2014
Publisher : KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.594 KB)

Abstract

Abstract Transformation of communication and information as a condition of the progress of a region or community group in Kajang be important for people to understand themselves and Kajang Indonesian society in general. The purpose of this study was to describe the picture of traditional community life Kajang, knowing the internal and external communication processes that occur in the community and know the Kajang Ammatoa efforts made in the face of the transformation of information and communication with the situation unfolding currently. Approach and type of qualitative research method because the researcher considers most appropriate in accordance with the concepts and analysis, this research requires in-depth analysis and interviews in order to obtain accurate data. Criterion validity of the data there are four kinds: (1) belief (kreadibility), (2) keteralihan (tranferability), (3) dependence (dependibility), (4) certainty (konfermability). The results of this study indicate that the results of interviews held Ammatoa local knowledge and traditional society into a bulwark against Kajang improved communication and information flow.Critical analysis of the traditional community life Kajang given a solution to the thoughts, actions and life choices for more advanced and remains on the principles of noble values ri Kajang Put into the culture and noble values that must be upheld keep abreast of the times, on the foundation of cultural wisdom . It was concluded that the transformation of communication and information in the community Kajang is real, ongoing, albeit slowly but surely. It is expected that the presence of particular concern to the government and people of Kajang not taboo with progress and modernization but also the ability to maintain the existence of any culture.Abstrak Transformasi komunikasi dan informasi sebagai syarat kemajuan suatu daerah atau kelompok masyarakat Kajang menjadi penting di pahami bagi masyarakat Kajang sendiri dan masyarakat Indonesia pada umumnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan gambaran kehidupan masyarakat tradisional Kajang, mengetahui proses komunikasi internal dan eksternal yang terjadi pada masyarakat Kajang dan mengetahui upaya yang dilakukan Ammatoa dalam menghadapi transformasi informasi dan komunikasi dengan situasi yang mulai terbuka saat ini. Pendekatan dan Jenis Penelitian menggunakan metode kualitatif karena peneliti menganggap paling tepat digunakan sesuai dengan konsep dan analisisnya, penelitian ini memerlukan analisis dan wawancara yang mendalam agar mendapatkan data yang akurat. Kriteria keabsahan data ada empat macam yaitu :(1) kepercayaan (kreadibility), (2) keteralihan (tranferability), (3) kebergantungan (dependibility), (4) kepastian (konfermability). Hasil penelitian ini menunjukkan dari hasil wawancara bahwa kearifan lokal yang dimiliki Ammatoa dan masyarkat tradisional Kajang menjadi benteng terhadap arus kemajuan komunikasi dan informasi. Analisi kritis terhadap kehidupan masyarakat tradisional Kajang diberikan solusi atas pikiran, tindakan dan pilihan hidup agar lebih maju dan tetap pada prinsip- prinsip nilai luhur Pasang ri Kajang menjadi budaya dan nilai luhur yang harus dijunjung tinggi tetap mengikuti perkembangan zaman, di atas landasan kearifan budaya lokal. Disimpulkan bahwa transformasi komunikasi dan informasi di tengah masyarakat Kajang itu nyata, berlangsung, meskipun perlahan tapi pasti. Diharapkan adanya perhatian khusus pemerintah dan masyarakat Kajang untuk tidak tabu dengan kemajuan dan modernisasi akan tetapi dengan segala kemampuan juga mempertahankan eksistensi budayanya. 
Penambahan Besar Sudut Inklinasi Insole Sepatu Kerja Menurunkan Kadar Glukosa Darah Puasa dan HbA1c Kusuma, Herdianty; Abdullah, Ahmad; Purwanto, Bambang; Suhartatik, Suhartatik
Jurnal Ners Vol 11, No 1 (2016): Vol 11 No 1 April 2016
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Running downhill improved the expression of glucose transporter 1 (Glut 1) and fasting blood glucose in mouse. Eccentric contraction during running downhill found daily in activity such as down stairs and walking on tiptoe. Descend the stairs and walking on tiptoe are not easy to repeated, single, stable and universal, so that we purposed to replace it with additional insole in shoes for daily activity. The aim of this research was to investigate the effect of the additional shoe insole on fasting blood glucose and HbA1c. Method: This research using experimental pre and post test design with 12 subject female staff at Medical Faculty of Airlangga University for two weeks and the test was performed in three times. The blood was taken before and after using shoe insole. The shoe insole inclination designed into 50 and 100. All subjects used the shoe insole for a week. Result: The result research showed the fasting blood glucose and HbA1c on subject that use shoe insole lower than control group. The fasting blood glucose and HbA1c on subject that use shoe insole 100 has value p<0,05. Discussion: Application of shoe insole lead to reduce the fasting blood glucose and HbA1c.
SHOE INSOLE FOR ECCENTRIC ACTIVITIES ON DAILY APPLICATION PREVENTS MUSCULAR DAMAGE AND IMPROVES FASTING BLOOD GLUCOSE Abdullah, Ahmad; Kusuma, Herdianty; Asnar, Elyana; Purwanto, Bambang
Folia Medica Indonesiana Vol 53, No 4 (2017): December 2017
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Airlangga

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The eccentric contraction has been proven to improve Glut-1 expression in muscle and fasting glucose levels in mice. The same eccentric contraction occurs in human being when walking or running while wearing high heels. Innovation on the eccentric contraction with high heels can be done by using a specific shoe insole. The design of the rear insole is made thicker than the front. The purpose of this study was to determine the effects of insole use specified for eccentric activities on daily work shoes on the skeletal muscle damage after wearing the specified insole. Skeletal muscle damage was measured based on sTnI level. This was experimental study with pretest-posttest design. The subjects involved were non-diabetic woman workers in Faculty of Medicine of Universitas Airlangga, and were divided into two groups. Each group represented group members who wore 5-degree and 10-degree insoles respectively. The angle used for the shoe insoles were 5° and 10° respectively. These insoles were worn on weekdays for one week. Blood was taken one day after the subjects stop wearing the insoles. Data results showed that the levels of fasting blood glucose (FBG) of subjects who wore the 10-degree insole had a value of p<0.05. The use of insole lead to decreased levels of fasting blood glucose (FBG). This study found that the sTnI levels in the 5-degree and 10-degree insole groups had no significant effect on troponin I skeletal muscle levels before and after treatment.
PINJAMAN KREDIT DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM Abdullah, Ahmad
JHES : JURNAL HUKUM EKONOMI SYARIAH Vol 3, No 1 (2019): JURNAL HUKUM EKONOMI SYARIAH (J-HES)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penulisan ini untuk mengungkap sistem perkreditan yang ada dan berlaku saat ini. Metode yang digunakan yaitu pengkajian terhadap Al-Qur’an dan Hadis tentang riba beserta teori-teori pelarangannya. Melalui pengkajian tersebut, praktik perekonomian yang sesuai syari’at secara konsep dapat dirumuskan, khusunya dalam pembiayaan dengan sistem jual-beli. Hasil dari pembahasan ini menunjukkan bahwa hukum dasar dari jual-beli secara kredit dibolehkan. Syaikh Ibnu Utsaimin Berkata: Menjual dengan kredit artinya bahwa sesorang Menjual sesuatu (barang) dengan harga tangguh yang di lunasi secara berjangka hukum aslinya adalah di bolehkan berdasarkan firman Allah QS. Al-Baqarah: 282. Demikian pula Nabi Muhammad Saw. membolehkan jual beli as-Salam, yaitu membeli secara kredit terhadap barang yang dijual.
Perkembangan Sosio-emosional pada Masa Awal Anak Abdullah, Ahmad
TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 4, No 01 (2019): TARBAWI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Publisher : TARBAWI : Jurnal Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.902 KB)

Abstract

Abstrak  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Penelitian deskriptif  merupakan penelitian yang bertujuan menggambarkan kedudukan akal dalam islam. Sedangkan sumbernya diambil dari beberapa buku-buku ilmiah yang diterbitkan dengan maksud dijadikan sumber referensi Adapun Tekhnik pengumpulan data dalam penelitian ini ialah Studi Kepustakaan, Wawancara dan Observasi.Salah satu aspek paling penting dari perkembangan emosi anak adalah pembentukan konsep diri, atau identitasnya, yaitu perasaannya tentang siapa dirinya dan apa hubungannya dengan orang lain. Kecenderungan paling mencolok pada anak-anak, kesadaran diri yang berkembang adalah pergeseran dari atribut fisik konkret ke karakteristik yang lebih abstrak. Pergeseran ini jelas dalam karakteristik yang ditekankan anak-anak ketika diminta untuk menggambarkan diri mereka sendiri Kata Kunci: Sosio-emosional dan Anak Abstract The method used in this study is a qualitative descriptive method. Descriptive research is a study that aims to describe the position of reason in Islam. While the source is taken from several scientific books published with the intention of being used as a source of reference. The data collection techniques in this study are Literature Studies, Interviews and Observations. One of the most important aspects of the child,s emotional development is the formation of his self-conscet, or identity-namely, his senseof who he is and what his relation to other people is. The most conspicuous trend in children,s growing self-awareness is a shift from concrete physical attributes to more abstract characteristic. This shift is apparent in those characteristics children emphasize when asked to describe themselves Keywords: Sosio-emosional and Child
SURVEI KADAR LEUKOSIT PADA ATLET KARATE DI KONI KOTA MALANG Wahyudi, Imam; Kinanti, Rias Gesang; Andiana, Olivia; Abdullah, Ahmad
Jurnal Sport Science Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (596.185 KB)

Abstract

AbstractThis research aims to look at the levels of leukocytes in karateathletes KONI Malang city. This research uses non-experimentaldesign, that is descriptive research with survey method. Thepopulation in this research amounted to 30 football athletes and bytaking samples of 9 athletes. Sampling using purposive sampling.Technique of collecting data using test instrument in the form of bloodsampling and examination of leukocytes level in labolatorium withhemacytometer. The results showed that the average level ofleukocytes is 8.078 cell/mm3. From those results indicate the levels ofleukocytes in karate athletes KONI Malang city categorized the normallimit.Keywords: physical exercise, leukocytes, karate.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk melihat tingkat kadar leukositatlet karate di KONI Kota Malang. Jenis penelitian menggunakanrancangan penelitian non-eksperimen, yaitu penelitian deskriptifdengan metode survei. Populasi sebanyak 30 atlet dan diperolehsampel berjumlah 9 atlet. Pengambilan sempel menggunakanpurposive sampling. Teknik pengambilan data menggunakaninstrumen tes berupa pengambilan sempel darah dan pemeriksaankadar leukosit di laboratorium menggunakan alat hemacytometer.Hasil penelitian dari rata-rata kadar leukosit menunjukkan 8.078sel/mm3. Dari hasil tersebut menunjukkan kadar leukosit atlet karate diKONI Kota Malang berkategori batas normal.Kata Kunci: latihan fisik, leukosit,karate
PENGARUH ELECTRO MUSCLE STIMULATION PADA OTOT TUNGKAI TERHADAP PENINGKATAN KECEPATAN DAN KELINCAHAN SISWA AKADEMI AREMA U-17 KOTA MALANG Wahyudi, Irfan; Raharjo, Slamet; Abdullah, Ahmad
Jurnal Sport Science Vol 8, No 2 (2018): desember
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.64 KB)

Abstract

Abstract: Physical ability aspect is a very important component for supporting the performance of a football athlete, electro muscle stimulation is a tested tool that helps a coach to strengthen an athlete's muscles combined with volunteer exercises so that the exercises can be more effective and the risk of injury, fatigue, and homeostatic disorders in an athlete can be minimized. This research aims to know whether there is an effect of Electro Muscle Stimulation on the increase of speed and agility of Arema Academy U-17 Malang’s Student. This research is a pre-experimental one group type pre-post test design with a quantitative approach, with the sample used was the Arema Academy U-17 students in Malang City. The sample in this research amounted to 23 students of the Arema Academy U-17 in Malang City. This research is using slovin formula. The research data is in the form of numbers with time units tested with test instruments which include: (1) 60-meter sprint test, (2) 4x10 meter shuttle run test which was divided into pre-test and post-test sessions and after the session the pre-test sample was stimulated with electro muscle stimulation. The data obtained were analyzed using SPSS 24 statistic program using Normality Test and T-Test. Based on the results of the study showed that there is a significant increase in the results of the test speed with the value of P = 0.044 <0.05 and no significant increase ynag agility tests with the value P = 0.346> 0.05.Keywords: electro muscle stimulation, leg muscle, speed and agility.    Abstrak: Aspek kemampuan fisik merupakan komponen yang sangat penting dalam menunjang performa seorang atlet sepakbola, electro muscle stimulation  merupakan alat yang  telah teruji bisa membantu seorang pelatih untuk membantu memperkuat otot seorang atlit dengan digabungkan dengan latihan volunter sehingga latihan bisa menjadi lebih efektif dan resiko cidera, kelelahan, dan gangguan homeostatis pada seorang atlit bisa diminimalisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh dari  electro muscle stimulation terhadap peningkatan kecepatan dan kelincahan pada siswa Akademi Arema U-17 Kota Malang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pre eksperimental one group pre test-post test design dengan pendekatan kuantiatif, dengan Sampel yang digunakan adalah siswa Akademi Arema U-17 Kota Malang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 23 siswa Akademi Arema U-17 Kota Malang. Pengambilan jumlah sampel dilakukan dengan menggunakan rumus slovin. Data penelitian berupa angka dengan satuan waktu yang di tes dengan instrumen tes yang meliputi: (1) tes sprint 60 meter, (2) tes shuttle run 4x10 meter yang dibagi menjadi sesi pre test dan post test dan setelah sesi pre test sampel di stimulasi dengan electro muscle stimulation. Data penelitian yang diperoleh dianalisis menggunakan program statistic SPSS 24 dengan menggunakan Uji Normalitas dan Uji-T. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang sigifikan pada hasil tes kecepatan dengan nilai P = 0,044 < 0,05 dan tidak ada peningkatan ynag signifikan terhadap tes kelincahan dengan nilai P = 0,346 > 0,05.Kata kunci: electro muscle stimulation, otot tungkai, kecepatan dan kelincahan.