Rahmaniyah Dwi Astuti
Universitas Sebelas Maret Surakarta

Published : 28 Documents
Articles

Found 28 Documents
Search

Perancangan Alat Bantu Pemasangan Stiker Gitar untuk Mengurangi Keluhan dan Memperbaiki Postur Kerja di Tarjo Guitar Sukoharjo Sari, Maria Puspita; Astuti, Rahmaniyah Dwi; Iftadi, Irwan
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 10, No 2 (2011): PERFORMA Vol. 10 No 2, September 2011
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.94 KB)

Abstract

Ketidaktersediaan sarana di home industry Tarjo guitar sebagai pembuat gitar perlu mendapat perhatian dan perlu diperbaiki dalam meningkatkan produktivitas dan performansi kerja karyawan. Proses produksi dimulai dengan memproduksi gitar setengah jadi yang diamplas di stasiun pengamplasan, kemudian masuk proses pemasangan kawat tipis pada leher gitar pada stasiun shande dan diakhiri dengan stasiun finishing. Stasiun finishing terdiri atas proses pengecatan dasar, pemasangan stiker dan pengecatan melamin serta pemasangan glayer dan senar. Pada bagian pemasangan stiker, karyawan mengerjakan pada posisi duduk di lantai dengan kaki diluruskan ke depan tanpa menggunakan meja kursi atau sarana kerja yang lain dalam menyelesaikannya. Kondisi yang demikian dialami pekerja setiap hari yang berakibat menimbulkan rasa tidak nyaman bagi pekerja.Pada penelitian ini dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan operator pemasang stiker gitar. Daftar kebutuhan operator yang diperoleh melalui wawancara dan analisis dengan postur kerja dengan metode RULA kemudian dikembangkan menjadi desain alat yang disesuaikan dengan kebutuhan dan anthropometri operator. Hasil penelitian ini adalah alat bantu pemasangan stiker gitar berupa meja dengan kotak press stiker yang dilengkapi dengan pencekam permanen dan pencekam portable untuk mencekam gitar dan ketinggian meja yang disesuaikan dengan anthropometri operator. Hasil rancangan mampu mengurangi keluhan dan menurunkan level resiko postur kerja ditunjukkan dengan penurunan skor akhir RULA dari 7 ke 3 yang berarti level resiko menjadi kecil dan tindakan diperlukan untuk beberapa waktu ke depan.
Development Of Cutting Tools Design Simplicia Turmeric By Using TRIZ Method Febriawan, Dendra; Astuti, Rahmaniyah Dwi; Priadythama, Ilham
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 13, No 2 (2014): PERFORMA Vol. 13 No. 2, September 2014
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.483 KB)

Abstract

To increase the production of simplicia, has been designed and fabricated rhizome cutting tools with 5 parallel blades. Based on testing, there were still weaknesses known in the knife-blade thus inhibiting the cutting process. At the beginning of the research showed that the bottleneck caused by the cutting blade is too thick to be a narrow gap between the blade and the friction becomes large rhizome pieces. Thinning of the blade is not necessarily done because it will weaken the blades. This research aims to provide design solutions that is able to overcome a problem of the blade is. To obtain a solution to the existing contradiction problems, TRIZ method was used. The first step taken is identification the problem include the study of literature and direct observations of turmeric rhizome cutting tools. Then followed by determining technical requirements of design, resolve problems that occur contradiction, the last is preparation of design concept and the determination of the design specifications. The results of this research is produce design concept and resolve most issues contradictions mainly on cutting blades. By using TRIZ method, the design of cutting blades not occurring deflection, because the shape of blade was thin and there was additional features that serve to regulate the tension of cutting blades.
Analisis Manual Material Handling Berdasarkan Prinsip Biomekanika (Studi Kasus CV. Titian Mandiri) Adi, Puthut Supri; Suhardi, Bambang; Astuti, Rahmaniyah Dwi
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 4, No 2 (2005): PERFORMA Vol. 4 No 2, September 2005
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.105 KB)

Abstract

CV. Titian Mandiri is a company that produce bottling water which still use manual lifting method. The advantages of this method are more flexible, effective and low cost. On the other hand, bad manual lifting can generate pain in several operator body segments, such as hand, back, waist and thigh.Leave from those reality, it is needed to do some working method analysis and improvement based on biomechanical principle. NIOSH method used to know lifting safety limit and Chaffin-Anderson equation used to predictable the force that happened on abdominal segment, L5/S1 and operators hand segment. This study shows that RWL value for lifting to pick up car is 8,223 kg and lifting to the box car is 6,208 kg. The LI value for lifting to pick up car is 2,311 and for lifting to box car is 3,060.The improvement of working method was done by rearrange the gallon position and add amount of table. The high of the table is 52 cm and the gallon position would be in front of operator sagital line exactly. This improvement changes RWL value for lifting to pick up become 13,820 kg and 11,475 kg for lifting to the box car. LI value for lifting to the pick up descend become 1,374 and LI value for lifting to the box car become 1,6557.
PERANCANGAN DESAIN TEMPAT SAMPAH DENGAN METODE QFD DI UNIVERSITAS SEBELAS MARET Musthofa, Nur Hamid; Suhardi, Bambang; Astuti, Rahmaniyah Dwi
Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2015): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 6 2015
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persoalan mengenai sampah hingga saat ini menjadi salah satu perhatian utama. Pengelolaan dengan metode 3R (reduce, reuse, recycle) belum efektif diterapkan di berbagai tempat.Pengelolaan sampah sejak dari sumbernya merupakan salah satu program pemerintah untuk menanggulangi masalah sampah.Universitas Sebelas Maret merupakan salah satu perguruan tinggi yang menyediakan tempat sampah yang terdiri dari tempat sampah organik dan tempat sampah anorganik. Akan tetapi perilaku mahasiswa dalam membuang sampah masih belum benar karena beberapa hal. Untuk menangani hal tersebut maka dilakukan suatu perancangan tempat sampah untuk meningkatkan kesadaran membuang sampah sesuai dengan jenisnya dengan metode Quality Function Deployment (QFD). Metode QFD merupakan metode perancangan produk berdasarkan kebutuhan dan keinginan pelanggan. Langkah yang dilakukan pertama kali yaitu melakukan penyebaran kuesioner terbuka untuk mendapatkan keluhan. Kemudian dibuat kuesioner formal berdasarkan Voice of Customer untuk mendapatkan nilai kepentingan, penilaian dan harapan. Hasil dari kuesioner diolah untuk dibuat HOQ dan rancangan produk usulan. Usulan rancangan yang dihasilkan memiliki tutup yang mudah dibuka dan memiliki lubang pembuangan yang besar dengan tutup lubangnya, desain badan tempat sampah berbentuk kotak yang mudah diangkat dari penyangganya, terdapat tiga jenis tempat sampah yaitu sampah organik, sampah anorganik dan sampah kertas dengan informasi jenisnya pada tiap tempat sampah Kata kunci: house of quality, tempat sampah, quality function deployent
ANALISIS POSTUR KERJA PADA PT. XYZ MENGGUNAKAN METODE ROSA (RAPID OFFICE STRAIN ASSESSMENT) Damayanti, Rosma Hani; Iftadi, Irwan; Astuti, Rahmaniyah Dwi
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 13, No. 1, Juni 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.86 KB)

Abstract

Penggunaan teknologi informasi, dimana komputer sebagai medianya kini semakin meningkat. Frekuensi yang tinggi akan penggunaan komputer yang tidak memperhatikan sisi ergonomi dalam bekerja mengakibatkan adanya resiko yang dirasakan oleh pengguna. PT. XYZ merupakan salah satu perusahaan yang menggunakan komputer sebagai salah satu alat utama dalam bekerja. Pada penggunaannya karyawan pada Departemen Publishing merasakan keluhan pada punggung, pinggang, nyeri bahu, leher dan tangan. Keluhan yang dirasakan oleh pekerja pada Departemen publishing dapat diminimalkan dengan cara mengetahui dan mengidentifikasi postur kerja pada pekerja dalam menggunakan komputer. Identifikasi tersebut digunakan untuk mengetahui kondisi pekerja dan mengetahui penyebab keluhan yang dirasakan oleh pekerja untuk dilakukan perbaikan. Pada penelitian ini dilakukan analisis dengan menggunakan metode ROSA untuk mengurangi adanya keluhan yang dirasakan oleh pekerja pada Departemen publishing. ROSA merupakan salah satu metode pada office ergonomics, dimana penilaiannnya dirancang untuk mengukur resiko yang terkait dengan penggunaan komputer serta untuk menetapkan tingkat tindakan perubahan berdasarkan laporan dari ketidaknyamanan pekerja. Dengan menggunakan metode ROSA, dapat diketahui apakah postur kerja karyawan pada Departemen Publishing pada saat bekerja aman atau berbahaya. Hasil analisis postur kerja menggunakan metode ROSA pada Departemen Publishing menunjukkan bahwa seluruh pekerja yang menjadi sampel memiliki level resiko yang tinggi dan perlu dilakukan perbaikan segera.  Perbaikan yang dapat dilakukan untuk mengurangi tingkat resiko yang dirasakan oleh pekerja yaitu dengan perbaikan fasilitas yang digunakan oleh pekerja yang sesuai dengan standar ergonomi, melakukan sosialisasi kepada pekerja tentang pentingnya ergonomi pada dunia kerja, dan sebaiknya pekerja melakukan istirahat atau peregangan otot minimal setiap tiga jam sekali.
EVALUASI SISTEM KERJA SESUAI DENGAN STANDAR CPPB-IRT-IRT, HALAL LPOM MUI DAN WISE PADA TSABITA HALAL BOGA SUKOHARJO MAIRAWATI, PUTY; SUHARDI, BAMBANG; ASTUTI, RAHMANIYAH DWI
Jurnal PASTI Vol 13, No 1 (2019): Jurnal PASTI
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tsabita Halal Boga adalah persahaan cake and bakery yang telah memiliki lima toko yang ada di Solo dan sekitarnya. Perusahaan ingin meningkatkan pemasaran produk dengan meningkatkan kualitas produk dan berkomitmen terhadap kehalalan produk. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan perbaikan sistem kerja dengan mengevaluasi kesesuaian kondisi Tsabita Halal Boga dengan standar CPPB-IRT-IRT, Sistem Jaminan Halal dan WISE. Evaluasi sistem kerja menggunakan daftar periksa CPPB-IRT-IRT, SJH dan WISE. Kemudian digunakan metode Borda untuk pengambilan keputusan. Hasil evaluasi CPPB-IRT-IRT menunjukkan terdapat 6 ketidaksesuaian, menurut SJH 7 ketidaksesuaian dan WISE 8 ketidaksesuaian. Dengan menggunakan metode Borda didapatkan pengambilan keputusan untuk perbaikan sistem kerja yaitu kriteria organisasi pekerja. Kemudian dilakukan usulan perbaikan sistem kerja berdasarkan kriteria organisasi pekerja dan manajemen.
Perancangan Ulang Alat Bantu Penghitung Dop Berdasarkan Anthropometri dengan Analisis RULA Astuti, Rahmaniyah Dwi
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 9, No 1 (2010): PERFORMA Vol. 9, No. 1 Maret 2010
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (193.623 KB)

Abstract

Shuttlecock consists of two parts that are dop and feather. Dop is part of the shuttlecock-shaped half-sphere which is at the end of the shuttlecock. In a dop small industry of Mr. Sumeri in Jagalan have four main activities in the production processes that are dop pressing, dop cutting edge, put a cloth on the end of the dop and counting. The calculation activity done during the change of dop production process, after buying dop that has not been coated nylon fabric and when there is order. Calculation is needed to determine how many dop that has been processed by the workers as the basis for the calculation of the workers earned wages each week. Calculation activity can disturb the workers because they have to use work time to calculate the dop that has been processed and waiting for the counting is complete. In this study is conducted redesign tool of dop counter based on anthropometri with RULA analysis. The purpose of this research is to produce a dop counter so that it can improve ergonomic working posture. The tool is designed as dop counter with anthropometri approach to retrieve data anthropometri 3 workers in the dop industry of Mr. Sumeri. By RULA method for dop calculating, the activity use thier upper body is more dominant which it aims to investigate the working environment that is not ergonomic in the human upper body. The result based on RULA is posture of workers can work longer when using the tool indicates a high risk level. Furthermore redesigned tool of dop counter provides working posture at the lower level of risk and the time counsumed by dop calculation process using a new tool as 1 minute per 20 dozen dop. This research produces dop counter-dimensional with high, wide and long of dop counter, respectively 67 cm, 63 cm and 80 cm; dimensions of the dop channel are length: 84 cm, width: 52 cm and height: 20 cm; dimension counter are length: 48 cm, width: 40 cm and the dimensions of the hole are length: 3.5cm, width: 3.5 cm and height: 6 cm. The total cost of making the new light bulb counter is Rp 266,000.00.
Perbaikan Metode Kerja Dengan Pendekatan Metode Rappid Upper Limb Assessment Dan Biomekanika Operator Pemindah Peti Buah Di Pasar Tradisional Rochman, Taufiq; Apriyadi, Zulmi; Astuti, Rahmaniyah Dwi
Tekinfo | Jurnal Ilmiah Teknik Industri dan Informasi Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Study Programme of Industrial Engineering, Universitas Setia Budi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1549.136 KB)

Abstract

Pada aktivitas pengangkutan peti buah yang ada di Pasar Gede masih menggunakan tenaga manusia. Salah satu kegiatan MMH yang diduga beresiko tinggi terhadap tulang belakang adalah aktivitas pengangkutan yang terdapat dilokasi Pasar Gede. Aktivitas pengangkutan ini terdiri dari tiga fase gerakan yaitu mengangkat, membawa, dan meletakan dilakukan secara manual. Aktivitas yang dilakukan ini dikenal dengan nama Manual Material Handling (MMH). Berdasarkan pengamatan terhadap kondisi aktivitas kerja yang dilakukan pekerja, tubuh pekerja beresiko terjadi keluhan musculoskeletal. Hasil kuesioner Nordic Body Map menunjukkan segmen punggung, pinggul, lengan atas, dan paha pekerja mengalami persentase keluhan yang tinggi. Berdasarkan analisis biomekanika dengan mendasarkan ketentuan batas angkat NIOSH, pinggul pekerja rawan terjadi keluhan musculoskeletal karena mendapatkan gaya tekan lebih besar dari 3500 N. Berdasarkan assessment posisi postur kerja dengan menggunakan metode RULA didapatkan skor level resiko yang tinggi. Berdasarkan masalah keluhan musculoskeletal yang dialami pekerja, maka dilakukan rekomendasi perbaikan metode kerja. Menurut hasil analisis dengan biomekanik masih berada dalam kondisi tidak aman karena berat peti 50 kg merupakan berat yang berada ambang batas ijin untuk diangkat secara manual. Oleh karena itu perlu dilakukan penurunan berat peti dari 50 kg menjadi 30 kg, dimana resiko terjadinya gangguan musculoskeletal kerja menjadi lebih rendah. Hasil analisis dengan biomekanika dan metode RULA setelah dilakukan perbaikan metode kerja didapatkan hasil yang menunjukkan bahwa segmen pinggul, dan punggung, berada dalam kondisi yang aman.
IBM BAGI KELOMPOK TANI BIOFARMAKA SUMBER REJEKI I DAN NGUDI MAKMUR I DI DESA SAMBIREJO KABUPATEN KARANGANYAR Fahma, Fakhrina; Astuti, Rahmaniyah Dwi; Priyaditama, Ilham
Jurnal Abdimas Vol 18, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M), Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelompok Tani Biofarmaka Sumber Rejeki I dan Ngudi Makmur I memiliki hasil utama berupa kunyit. Untuk meningkatkan nilai tambah produknya, kedua kelompok tani ini mengolah rimpang kunyit menjadi simplisia. Karena harga jual simplisia jauh lebih baik daripada menjual dalam bentuk rimpang. Simplisia adalah rimpang yang dipotong tipis dengan ketebalan 3–8 mm dan dikeringkan sampai kadar air mencapai kurang dari 10%. Sampai saat ini petani masih terkendala dalam memasarkan produk simplisianya. Penyebab utamanya adalah kualitas produknya masih dibawah standar yang ditetapkan pabrikan karena proses pengolahannya yang masih bersifat konvensional, baik dari sisi metodologi maupun teknologi. Selain produktivitasnya yang rendah, cara ini mengakibatkan variasi ketebalan dan kecelakaan kerja. Pengeringan masih dilakukan dengan cara menjemur secara langsung dibawah sinar matahari dengan menggunakan widik. Dengan cara seperti ini pengeringan membutuhkan waktu yang lama yaitu mencapai 20 hari. Selain itu juga terdapat resiko kontaminasi dan menguapnya minyak atsiri yang terkandung dalam simplisia kunyit. Melalui program IbM ini dirancang Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa alat pemotong rimpang dan alat pengering simplisia yang dilengkapi dengan SOP pengolahan simplisia kunyit dan penggunaan peralatan. Kegiatan ini dilakukan dengan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA), dalam artian mitra akan dilibatkan hampir di seluruh tahap kegiatan mulai dari perancangan alat, pembuatan alat, evaluasi kinerja alat, penyempurnaan alat, perancangan SOP, sosialisasi SOP dan implementasi SOP. Hasil pengujian kinerja kerja alat pemotong menghasilkan potongan membujur dengan rata-rata 4,58mm sedangkan kinerja alat pengering solar drayer dapat mencapai suhu rata-rata 53.5 C, laju aliran udara rata – rata sebesar 1,02m/s padalubang inlet dan 0.43m/s pada lubang exhaust. Dengan kinerja seperti ini maka pengeringan simplisia akan berjalan lebih cepat, yaitu kurang lebih lima hari. Kata kunci : Biofarmaka, Alat Pemotong Kunyit, Solar dryer
Perancangan dan Pengembangan Perangkat Lunak “Alat Bantu Pengambilan Keputusan Investasi dan Kredit“ (Studi Kasus KPRI UNS, BNI 46, BRI Cabang Surakarta) Liquiddanu, Eko; Astuti, Rahmaniyah Dwi
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 1, No 1 (2002): PERFORMA Vol. 01, No 1 Maret 2002
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1979.411 KB)

Abstract

This paper proposes a decision making software for customer to get information about monthly cost include credit interest and installment. This software can complete decision making tools in Industrial Engineering laboratory. This research is established with system planning and modelling. Finally, it can be concluded that credit and investment analysis software is very useful to solve engineering economic problem.