p-Index From 2014 - 2019
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Prosiding Semnastek
Sambas Sundana
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN KONSEP KAIZEN DALAM UPAYA MENURUNKAN CACAT APPEARANCE UNIT XENIA-AVANZA PROSES PAINTING DI PT. ASTRA DAIHATSU MOTOR

Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT.  Astra  Daihatsu  Motor  merupakan salah satu perusahaan manufaktur yangmemproduksi  kendaraan  Xenia  dan  Avanza.  Dalam melakukan  proses perakitan dan prosespembuatan  unit kendaraan,  PT.  Astra Daihatsu  Motor  sangat  memperhatikan  kualitas  dariproduk  yang  dihasilkan. Adapun  kendala  yang    masih  dihadapi  di  PT.  Astra  Daihatsu  Motoryaitu masih tingginya cacat  appearance pada proses painting, yakni sebesar 0.18 DPU (Defectper unit), dengan cacat dominan yaitu vlex akar sebesar 0.1125 DPU (Defect per unit), sehinggamasalah tersebut dapat menurunkan tingkat produktivitas.Oleh  karena  itu,  diperlukan  suatu  cara  yang  dapat  mengurangi  tingginya  jumlahkecacatan  agar  target  DPU  (Defect  per  unit)  0.02  yang  ditetapkan  perusahaan  dapat  tercapai.Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah mengidentifikasi dan menganalisa faktor penyebabkecacatan dengan penerapan konsep kaizen dengan tahapan PDCA (Plan – Do – Check – Action),yang terlebih dahulu dilakukan pemilihan jenis kecacatan yang paling dominan dengan diagrampareto,  kemudian  dilakukan  pengidentifikasian  faktor  dan  akar  penyebab  kecacatan  dengandiagram sebab akibat, dan tahapan 5W 1H yang akan memudahkan penelitian dalam menemukanpermasalahan yang terjadi dan menemukan solusi perbaikannya. Proses pengolahan data dalampemecahan masalah dengan metode PDCA akan lebih mudah dilakukan dengan adanya dukunganQC 7 Tools.Hasil evaluasi dari implementasi konsep Kaizen ini adalah menurunnya cacat appearanceproses painting dari 0.18 DPU (Defect per unit) menjadi 0.02, serta menurunnya cacat dominanyaitu vlex akar dari 0.1125 DPU (Defect per unit) menjadi 0 dan terjadi peningkatan kapabilitasproses  sebesar  16  %  setelah  dilakukan  perawatan  alat  proses  serta  pembuatan  StandartOperational Procedures (SOP) dan check sheet terkait dengan perbaikan metode kerja.