Muhammad Sudia
UHO

Published : 36 Documents
Articles

Found 36 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 4 KENDARI Adianto, Sunar; Sudia, Muhammad; Misu, La
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.873 KB) | DOI: 10.36709/jppm.v4i1.3058

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui deskripsi tingkat kemampuan penalaran matematis siswa yang diajar dengan model pembelajaran berbasis masalah (2) Untuk mengetahui deskripsi tingkat kemampuan penalaran matematis siswa yang diajar dengan model pembelajaran konvensional (3)Untuk? mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap kemampuan penalaran matematis siswa kelas VIII SMPN 4? Kendari pada materi TeoremaPythagoras. Berdasarkan analisis data dan pembahasan diperoleh beberapa kesimpulan yaitu: (1) kemampuan penalaran matematis siswa yang diajar dengan model pembelajaran berbasis masalah memiliki nilai minimum 37,50, nilai maksimum 93,75, nilai rata-rata 70,53, deviasi standar 13,77 dan varians 189,73. (2) kemampuan penalaran matematis siswa yang diajar dengan menggunakanpembelajaran konvensional memiliki nilai minimum 31,25, nilai maksimum 81,25, nilai mean 57,67, standar deviasi 12,69 dan varians 161,04 (3) Terdapat pengaruh? yang signifikan model pembelajaranberbasis masalah terhadap kemampuan penalaran matematis siswa kelas VIII SMPN 4 Kendari padamateri Teorema Pythagoras. ?Kata Kunci: pembelajaran berbasis masalah; kemampuan penalaran matematis
Pengaruh Kombinasi Model Pembelajaran Kooperatif dan Pengetahuan Dasar Matematika Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas X SMA Negeri 2 Kendari Sudia, Muhammad; Maonde, Faad; Hasan, Mahdaniah
e: 2597-3592
Publisher : Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.791 KB)

Abstract

The experimental design used in this research was factorial 2x2 design. The purpose of this research was to study about the effect of combination between cooperative learning model called Jigsaw-TSTS, STAD and mathematics as a level that is a basic knowledge of mathematics above average and below average towards students’ learning outcomes of Class X SMAN 2 Kendari. The sample of this research was 40 students. The result of this research showed that the combination interaction factor of cooperative learning model and mathematics through design A*B, A A*B, B A*B, and A B A*B (A = A combination of cooperative learning model and B = A mathematics) using F-test, was accepted (H0) which means all four models that had been decided have no significant effect. Therefore the mean of learning outcomes in all of the cells formed by the factors A and B had small differences. 
Profil Metakognisi Siswa SMP Dalam Memecahkan Masalah Terbuka Ditinjau dari Perbedaan Gender Sudia, Muhammad
e: 2597-3592
Publisher : Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.256 KB)

Abstract

Penelitian ini ingin mengungkapkan profil metakognisi siswa SMP  dalam memecahkan masalah  terbuka ditinjau dari perbedaan gender. Penelitian ini dilakukan di kelas VII SMP dengan subjek satu siswa laki-laki dan satu siswa peempuan dan  keduanya memiliki kemampuan matematika relatif sama. Data dikumpulkan dengan cara pemberian tes dan wawancara. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, penafsiran data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek laki-laki dan subjek perempuan  memiliki profil metakognisi yang sama pada tahap memahami masalah, tahap membuat rencana pemecahan masalah serta  tahap melaksanakan rencana pemecahan masalah dan berbeda profil metakognisinya pada tahap memeriksa kembali hasil pemecahan masalah. Kata Kunci: Profil metakognisi, masalah terbuka dan perbedaan gender.  
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 4 KENDARI Astuti S., Sitti Nur; Sudia, Muhammad; Rahim, Utu
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (26.938 KB) | DOI: 10.36709/jppm.v7i1.8245

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kreatif matematis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu One Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Kendari yang terdiri dari 11 kelas paralel. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara simple random sampling. Data diperoleh menggunakan lembar observasi dan? instrumen berupa tes kemampuan berpikir kreatif matematis. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan diperoleh kesimpulan: (1) kemampuan berpikir kreatif matematis siswa sebelum diajar dengan model pembelajaran berbasis masalah memiliki nilai rata ? rata 39,01. Varians dan std. deviasi masing-masing sebesar 310,13 dan 17,61; (2) kemampuan berpikir kreatif matematis siswa setelah diajar dengan model pembelajaran berbasis masalah memiliki nilai rata ? rata 48,86. Varians dan std. deviasi masing-masing sebesar 533,33 dan 23,09; (3) model pembelajaran berbasis masalah memberikan pengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Kendari.
PENGARUH PENERAPAN PENDEKATAN PROBLEM POSING SETTING KOOPERATIF TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA SMP NEGERI 1 KABAWO Elfira, Elfira; Sudia, Muhammad; La Masi, La Masi
Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika Universitas Halu Ole

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (882.597 KB) | DOI: 10.36709/jppm.v7i1.8254

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kreatif matematis siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Kabawo tahun pelajaran 2017/2018 yang terdistribusi dalam 8 kelas. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara purposive sampling,? kemudian dipilih 2 kelas sebagai sampel secara random. Data hasil penelitian dikumpulkan melalui pemberian instrumen berupa lembar observasi dan tes? kemampuan berpikir kraetif matematis. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan diperoleh kesimpulan: 1) persentase tingkat keaktifan siswa pada 4 kali pertemuan dengan pendekatan problem posing setting kooperatif mengali peningkatan, yaitu 80% sampai 100% (2) Ratarata kemampuan berpikir kreatif matematis siswa yang diajar dengan pendekatan problem posing setting kooperatif adalah 75,20, (3) Rata-rata kemampuan berpikir kreatif matematis siswa yang diajar dengan model pembelajaran konvensional adalah 66,45, dan (4) Terdapat pengaruh yang signifikan penerapan pendekatan problem posing setting kooperatif terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis siswa di kelas VIII SMP Negeri 1 Kabawo
Profil Penalaran Matematis Siswa SMA yang Bergaya Kognitif Impulsif-Reflektif dalam Memecahkan Masalah Matematika Ditinjau dari Perbedaan Gender Azhar, Azhar; Sudia, Muhammad; Kadir, Kadir
Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.842 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap profil penalaran matematis siswa SMA yang bergaya kognitif impulsif dan reflektif dalam memecahkan masalah matematika. Penelitian ini adalah penelitian eksploratif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah empat orang siswa bergaya kognitif impulsif dan eflektif (dua laki-laki dan dua perempuan). Hasil analisis disimpulkan bahwa (1) tahap memahami masalah: keempat subjek menyajikan pernyataan secara lisan tentang apa yang dipahami pada masalah; (2) tahap membuat rencana pemecahan masalah: keempat subjek membuat gambar sebagai representasi masalah, melakukan manipulasi matematis saat memikirkan rencana pemecahan masalah, memeriksa kebenaran rencana yang dipikirkan; (3) tahap melaksanakan rencana pemecahan masalah: keempat subjek menyajikan pernyataan secara tertulis tentang apa yang telah dipikirkan, melakukan manipulasi matematika saat melaksanakan rencana, menyatakan kebenaran apa yang ditulis; dan (4) tahap memeriksa kembali: keempat subjek mengungkapkan secara lisan cara memeriksa kembali hasil pemecahan masalah, tetapi tidak melakukan manipulasi matematis saat memeriksa kembali hasil pemecahan masalah.
MENERAPKAN METAKOGNISI DALAM PEMBELAJARAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA (Suatu Upaya Membangun Budaya dan Karakter Bangsa) Sudia, Muhammad
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 1 No 2 (2015)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.148 KB)

Abstract

ABSTRAKPersoalan budaya dan karakter bangsa kini menjadi sorotan tajammasyarakat.Sorotan itu mengenai berbagai aspek kehidupan, yang tertuang dalam berbagaimedia masa, melalui berbagai forum seminar. Berbagai persoalan muncul di masyarakatsebagai akibat dari krisis moral, misalnya: korupsi, kekerasan, kejahatan seksual, perusakan,perkelahian massa, kehidupan ekonomi yang makin terpuruk  dan sebagainya menjadi topikpembahasan hangat di media massa, seminar, dan di berbagai kesempatan. Metakognisiberhubungan dengan kesadaran  seseorang tentang cara berpikirnya sendiri dan kemampuanorang yang bersangkutan menggunakan strategi-strategi  berpikir  tertentu dengan tepat.Seseorang yang telah memiliki metakognisi, akan menyadari pentingnya  pendidikan budayadan karakter bangsa dalam upaya membangun bangsa kearah yang lebih baik, dan dengandemikian juga akan menyadari bahwa nilai-nilai yang ada pada pendidikan budaya dankarakter  bangsa adalah sangat penting untuk membangun generasi muda bangsa di masamendatang yang lebih baik. Kesimpulan tulisan dalam makalah ini adalah sebagai berikut: (1)salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk mengatasi, paling tidak mengurangimasalah budaya dan karakter bangsa adalah melalui pendidikan, yaitu dilakukan melaluiserangkaian kegiatan pembelajaran pemecahan masalah yang melibatkan metakognisi; (2)seseorang yang telah memiliki metakognisi akan menyadari pentingnya pendidikan budayadan karakter bangsa, dan dengan demikian juga akan menyadari bahwa nilai-nilai yang adapada pendidikan budaya dan karakter bangsa adalah sangat penting untuk membangungenerasi muda bangsa di masa mendatang yang lebih baik; (3) melalui pembelajaranpemecahan masalah yang melibatkan metakognisi, juga akan terbentuk pola pikir yang baikpada diri seseorang dan hanya orang-orang yang memiliki pola pikir  yang baik yang akanmenerapkan nilai-nilai pendidikan budaya dan karakter bangsa dalam kehidupannya sehariharidansalahsatunyadalammengelolasumberdayakelautan.KataKunci:Metakognisi, Pemecahan Masalah, Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa.
PROFIL METAKOGNISI SISWA SMP DALAM MEMECAHKAN MASALAH OPEN-ENDED DITINJAU DARI TINGKAT KEMAMPUAN SISWA Sudia, Muhammad
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 1 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.145 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengungkapkan profil metakognisi siswa SMP  dalam memecahkan masalah  open-ended ditinjau dari tingkat kemampuan siswa. Penelitian ini dilakukan di kelas VII SMPN 5 Kendari  dengan subjek masing-masing satu siswa dengan tingkat kemampuan matematika tinggi, sedang dan rendah. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, penafsiran data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam memecahkan masalah open-ended, subjek yang memiliki tingkat kemampuan matematika tinggi, melibatkan metakognisinya melalui aktivitas perencanaan, monitoring dan evaluasi pada setiap pentahapan Polya, subjek yang memiliki tingkat kemampuan matematika sedang, melibatkan metakognisinya hanya melalui aktivitas perencanaan dan evaluasi pada setiap pentahapan Polya dan subjek yang memiliki tingkat kemampuan matematika rendah, melibatkan metakognisinya hanya melalui aktivitas perencanaan pada setiap pentahapan Polya. Kata Kunci: Profil metakognisi, masalah open-ended dan tingkat kemampuan siswa.
Profil Penalaran Matematis Siswa SMA yang Bergaya Kognitif Impulsif-Reflektif dalam Memecahkan Masalah Matematika Ditinjau dari Perbedaan Gender Azhar, Azhar; Sudia, Muhammad; Kadir, Kadir
Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (95.842 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap profil penalaran matematis siswa SMA yang bergaya kognitif impulsif dan reflektif dalam memecahkan masalah matematika. Penelitian ini adalah penelitian eksploratif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah empat orang siswa bergaya kognitif impulsif dan eflektif (dua laki-laki dan dua perempuan). Hasil analisis disimpulkan bahwa (1) tahap memahami masalah: keempat subjek menyajikan pernyataan secara lisan tentang apa yang dipahami pada masalah; (2) tahap membuat rencana pemecahan masalah: keempat subjek membuat gambar sebagai representasi masalah, melakukan manipulasi matematis saat memikirkan rencana pemecahan masalah, memeriksa kebenaran rencana yang dipikirkan; (3) tahap melaksanakan rencana pemecahan masalah: keempat subjek menyajikan pernyataan secara tertulis tentang apa yang telah dipikirkan, melakukan manipulasi matematika saat melaksanakan rencana, menyatakan kebenaran apa yang ditulis; dan (4) tahap memeriksa kembali: keempat subjek mengungkapkan secara lisan cara memeriksa kembali hasil pemecahan masalah, tetapi tidak melakukan manipulasi matematis saat memeriksa kembali hasil pemecahan masalah.
Pengaruh Pembelajaran Berbasis Masalah Kontekstual dengan Pendekatan Metakognisi terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas VIII SMP Rosiani, Rosiani; Anggo, Mustamin; Sudia, Muhammad
Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.32 KB)

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang masih rendah disebabkan oleh belum tepatnya pembelajaran guru di kelas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Penelitian Quasi Experiment in menggunakan pretest-posttest control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Kendari. Sampel diambil dua kelas dengan teknik purposive sampling dan pengacakan. Kelas eksperimen diajar dengan pembelajaran berbasis masalah kontekstual dengan pendekatan metakognisi dan kelas kontrol diajar dengan pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian ini adalah pretest dan posttest kemampuan pemecahan masalah matematika, tes pengetahuan awal matematika, dan lembar observasi. Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan Uji t pada ᾳ = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang diajar dengan pembelajaran berbasis masalah kontekstual dengan pendekatan metakognisi lebih baik daripada kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas konvensional baik ditinjau dari seluruh siswa, maupun setiap kategori pengetahuan awal matematika.