Articles

Found 21 Documents
Search

KARAKTERISTIK PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI Rahman, Ulfiani
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 12, No 1 (2009)
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.182 KB)

Abstract

Early education plays an important role in developing potential human resources. Such education, therefore, should be developed for the future of a nation. To get a maximum outcome, the process of education should be well-planned and systemic, also, the need and the way of children learn should be a priority. This is one way of teachers to stimulate students’ interest and their curiousity by involving them totally in the learning process. This approach may lead students interact with their environment positively.
Kepuasan Kerja dan Organizational Citizenship Behavior pada Guru Madrasah Aliyah Rahman, Ulfiani
Analisa Vol 21, No 1 (2014): Analisa Journal of Social Science and Religion
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.87 KB)

Abstract

Abstract Organizational Citizenship Behavior (OCB) is an attitude very important in organizations of every individual, because it can indirectly help the success of the organization. One of factors that influences the emergence of OCB is job satisfaction. Several studies have shownthat age and gender affect the individual’s ability to realize the OCB in the workplace. This study aimed to determine the differences in organizational citizenship behavior based on gender, organizational citizenship behavior differences based on age, and the effect of jobsatisfaction on teachers’ organizational citizenship behavior. This study use quantitative study withan instrument of job satisfaction scale (Minnesota Satisfaction Questionnaire) and Organizational Citizenship Behavior scale. The samples in this study are 32 teachers inMadrasah Aliyah Madani Alauddin Paopao Gowa in South Sulawesi.Data were analyzed using inferential statistical techniques: t-test analysis,one way ANOVA, and simple linear regression analysis. The results showed that there were no differences in organizationalcitizenship behavior based ongender, then there are no differences in organizational citizenship behavior based on age, and there is the effect of job satisfaction on organizational citizenship behavior.Keywords: Organizational Citizenship Behavior (OCB), Job Satisfaction, Gender, Age. AbstrakOrganizational Citizenship Behavior (OCB) merupakan sikap dalam organisasi yang sangat penting dimiliki setiap individu, karena secara tidak langsung dapat membantu kesuksesan organisasi. Salah satu yang dianggap mampu mempengaruhi munculnya OCB adalah kepuasan kerja. Berdasarkan beberapa penelitian menunjukkan bahwa usia dan jenis kelamin berpengaruh terhadap kemampuan individu mewujudkan OCB di tempat kerja. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan organizationalcitizenship behavior berdasarkan jenis kelamin, perbedaan organizational citizenship behavior berdasarkan usia, dan pengaruh kepuasan kerja terhadap organizational citizenship behavior guru. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian kuantitatif denganmenggunakan instrumen skala kepuasan kerja (Minnesota Satisfaction Questionnaire) dan skala Organizational Citizenship Behavior. Penarikan sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling yakni sebanyak 32 guru yang dilakukan di Madrasah AliyahMadani Alauddin Paopao Gowa Sulawesi Selatan..Data dianalisis dengan menggunakan teknik statistik inferensial yaitu analisis uji t, analisis variansi 1 jalan (one way anova), dan analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan organizational citizenship behavior berdasarkan jenis kelamin, kemudian tidak terdapat perbedaan organizational citizenship behavior berdasarkan usia, dan terdapat pengaruh kepuasan kerja terhadap organizational citizenship behavior. Kata kunci: Organizational Citizenship Behavior, Kepuasan Kerja, Jenis Kelamin, Usia.
KESULITAN BELAJAR: (Kasus Pada Siswa MI Madani Paopao Gowa) Rahman, Ulfiani; Sulkifli F., Sulkifli F.; Hasyim, Muhammad
Auladuna Vol 1, No 2 (2014): Auladuna
Publisher : Department of Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makass

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.668 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini adalah suatu jenis penelitian lapangan dengan tujuan adalah untuk mengetahui tentang kesulitan belajar siswa, faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya, dan cara mengatasi kesulitan belajar pada siswa Kelas III Madrasah Ibtidaiyyah Madani Alauddin Pao-pao. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode observasi dan wawancara/interview. Adapun sumber data yang diambil dalam penelitian ini adalah peserta didik, guru, dan orang tertentu yang dipertimbangkan akan memberikan data yang diperlukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa salah seorang peserta didik mengalami kesulitan belajar yang meliputi 3 hal yaitu sulit membaca (disleksia), sulit menulis (disgrafia), dan sulit menghitung (diskalkulia). Faktor yang menyebabkan hal ini adalah selain faktor internal (dari diri siswa itu sendiri yang tampak kurang minat dan kurang inteligen) serta faktor eksternal berupa faktor keluarga dan lingkungan di mana siswa tersebut bergaul. Cara mengatasi kesulitan belajar membaca yaitu mencoba untuk menyisihkan waktu setiap hari untuk membaca dengan penuh kesabaran; mengatasi kesulitan menulis dengan menggunakan teknologi untuk memberikan kesempatan pada anak mengerjakan pekerjaan sekolah tanpa harus bersusah payah menulis dengan tangannya; dan mengatasi kesulitan matematika dengan menawarkan beberapa bentuk penanganan matematika yang intensif. Abstract: This study is a field research which was aimed at finding out about the students learning difficulties, the factors contributing to the problem, and how to overcome the learning difficulties of the students in class III of MI Paopao Alauddin Madani. In this study, the researcher used the method of observation and interview. The source of the data taken in this study were students, teachers, and certain people who were considered can provide the necessary data. The results showed that one of the students had three learning difficulties, namely difficult to read (dyslexia), difficulty to write (dysgraphia), and difficult to calculate (dyscalculia). Factors that cause these difficulties were: internal factor include the less interest and less intelligent of the students; and the external factors include were family and environmental factors where the students engage. The way to overcome the difficulties to read is to by trying to set time each day to read with patience; to overcome the difficulties in writing can be solve by using technology to provide opportunities for children doing school work without the hassle of writing by hand; and to overcome the mathematical difficulties can be done by by offering some form of math intensive treatments.
EFIKASI DIRI, KEPUASAN KERJA, DAN ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR PADA GURU MAN DI SULAWESI Rahman, Ulfiani
Lentera Pendidikan Vol 16, No 1 (2013): Jurnal Lentera Pendidikan
Publisher : UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.86 KB)

Abstract

Abstrak: Ada  tiga  tujuan  penelitian  ini  yaitu  untuk  mengetahui  hubungan  antara  efikasi diri dengan perilaku organisasi, hubungan antara kepuasan kerja dengan perila- ku kerja organisasi dan peranan kepuasan kerja sebagai mediator dalam hubung- an antara efikasi diri dengan perilku kerja organisasi. Ada tiga skala yang digu- nakan dalam penelitian ini, yakni skala perilaku kerja organisasi, skala efikasi diri guru,  dan  angket  kepuasan  Minnesta.  Penelitian  ini  dilaksanakan  di  11  sekolah agama  yang  berlokasi  di  bagian  Utara,  Timur,  Selatan,  Barat,  dan  Tengah provinsi  Sulawesi  Selatan.  Sampel  terdiri  dari  208  guru.  Hasil  penelitian  ini menunjukkan bahwa ada hubungan positif dan signifikan antara efikasi diri dan perilaku  kerja  organisasi.  Hasil  penelitian  ini  juga  menunjukkan  bahwa  ada hubungan  positif  dan  signifikan  antara  kepuasan  kerja  dengan  perilaku  kerja organisasi.  Ada  peranan  kepuasan  kerja  dalam  hubungan  antara  efikasi  diri dengan  perilaku  kerja  organisasi.  Hal  ini  berarti  bahwa  efikasi  diri  mempe- ngaruhi  perilaku  kerja  organisasi  guru  di  MAN  dimana  kepuasan  kerja  sebagai mediasi. Abstract : There are three objectives in this study namely to know the relationship between self efficacy and  organizational citizenship  behavior, relationship between  job satis- faction  and  organizational  citizenship  behavior),  and  the  role  of  job  satisfaction  as mediator in the relationship between self efficacy and organizational citizenship be- havior (OCB). There are three scales used in this research which are organizationnal citizenship  behavior  scale,  teacher  self  efficacy,  and  minnesta  satisfaction  ques- tionnaire. The study was conducted on 11 religious schools located in a portion of North, East, South, West, and the Middle of South Sulawesi, Indonesia. The popu- lation of the research was 208 people then are used as a sample. Result of study was resulted that a positive and significant relationship between self efficacy and organizational citizenship behavior. Then, there is a positive and significant relation- ship  between  job  satisfaction  and  organizational  citizenship  behavior.  There  is  the role of job satisfaction in the relationship between self efficacy and  organizational citizenship behavior. This means that self efficacy influences teachers organizational citizenship behavior in MAN by job satisfaction as a mediation. 
KESULITAN BELAJAR: (Kasus Pada Siswa MI Madani Paopao Gowa) Rahman, Ulfiani; Sulkifli F., Sulkifli F.; Hasyim, Muhammad
Auladuna Vol 1, No 2 (2014): Auladuna
Publisher : PGMI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.668 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini adalah suatu jenis penelitian lapangan dengan tujuan adalah untuk mengetahui tentang kesulitan belajar siswa, faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya, dan cara mengatasi kesulitan belajar pada siswa Kelas III Madrasah Ibtidaiyyah Madani Alauddin Pao-pao. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode observasi dan wawancara/interview. Adapun sumber data yang diambil dalam penelitian ini adalah peserta didik, guru, dan orang tertentu yang dipertimbangkan akan memberikan data yang diperlukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa salah seorang peserta didik mengalami kesulitan belajar yang meliputi 3 hal yaitu sulit membaca (disleksia), sulit menulis (disgrafia), dan sulit menghitung (diskalkulia). Faktor yang menyebabkan hal ini adalah selain faktor internal (dari diri siswa itu sendiri yang tampak kurang minat dan kurang inteligen) serta faktor eksternal berupa faktor keluarga dan lingkungan di mana siswa tersebut bergaul. Cara mengatasi kesulitan belajar membaca yaitu mencoba untuk menyisihkan waktu setiap hari untuk membaca dengan penuh kesabaran; mengatasi kesulitan menulis dengan menggunakan teknologi untuk memberikan kesempatan pada anak mengerjakan pekerjaan sekolah tanpa harus bersusah payah menulis dengan tangannya; dan mengatasi kesulitan matematika dengan menawarkan beberapa bentuk penanganan matematika yang intensif. Abstract: This study is a field research which was aimed at finding out about the students learning difficulties, the factors contributing to the problem, and how to overcome the learning difficulties of the students in class III of MI Paopao Alauddin Madani. In this study, the researcher used the method of observation and interview. The source of the data taken in this study were students, teachers, and certain people who were considered can provide the necessary data. The results showed that one of the students had three learning difficulties, namely difficult to read (dyslexia), difficulty to write (dysgraphia), and difficult to calculate (dyscalculia). Factors that cause these difficulties were: internal factor include the less interest and less intelligent of the students; and the external factors include were family and environmental factors where the students engage. The way to overcome the difficulties to read is to by trying to set time each day to read with patience; to overcome the difficulties in writing can be solve by using technology to provide opportunities for children doing school work without the hassle of writing by hand; and to overcome the mathematical difficulties can be done by by offering some form of math intensive treatments.
PENGARUH KECEMASAN DAN KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS X MA NEGERI 1 WATAMPONE KABUPATEN BONE Tahir, M. Ridwan; Rahman, Ulfiani; Nursalam, Nursalam
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 3, No 1 (2015): June
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.307 KB)

Abstract

Artikel ini membahas tentang pengaruh kecemasan dan kesulitan belajar matematika terhadap hasil belajar matematika pada siswa kelas X Madrasah Aliyah Negeri 1 Watampone Kabupaten Bone. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui gambaran tingkat kecemasan belajar matematika pada siswa kelas X Madrasah Aliyah Negeri 1 Watampone Kabupaten Bone, untuk mengetahui gambaran tingkat kesulitan belajar matematika pada siswa kelas X Madrasah Aliyah Negeri 1 Watampone Kabupaten Bone, untuk mengetahui seberapa besar pengaruh antara kecemasan dan kesulitan belajar matematika terhadap hasil belajar matematika pada siswa kelas X Madrasah Aliyah Negeri 1 Watampone Kabupaten Bone. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasi yaitu korelasi sebab-akibat. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala kecemasan belajar matematika, kesulitan belajar matematika dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial dengan teknik analisis Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh kecemasan belajar matematika terhadap hasil belajar matematika siswa kelas X Madrasah Aliyah Negeri 1 Watampone Kabupaten Bone, adanya pengaruh kesulitan belajar matematika terhadap hasil belajar matematika siswa kelas X Madrasah Aliyah Negeri 1 Watampone Kabupaten Bone dan adanya pengaruh secara simultan kecemasan dan kesulitan belajar matematika terhadap hasil belajar matematika siswa kelas X Madrasah Aliyah Negeri 1 Watampone Kabupaten Bone. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kecemasan dan kesulitan belajar matematika berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa.
HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH PERMISIF ORANGTUA DAN KECERDASAN EMOSIONAL SISWA DENGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA Rahman, Ulfiani; Mardhiah, Mardhiah; Azmidar, Azmidar
Auladuna Vol 2, No 1 (2015): Jurnal Auladuna
Publisher : Department of Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makass

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.694 KB)

Abstract

Abstract: The objective of the research was to find out the relationship between parents permissive conduct and students emotional intelligence towards students mathematics learning achievement. at SMP Negeri 7 Alla Enrekang, South Sulawesi. The findings showed that: (1) there was a relationship between parents permissive conduct and students emotional intelligence towards students mathematics learning achievement; (2) there was a negative relationship between parents permissive conduct and students mathematics learning achievement; (3) there was a positive relationship between students emotional intelligence and  their mathematics learning achievement; and 4) there was a positive relationship between parents permissive conduct and students emotional intelligence.Abstrak: Penelitian ini bertujuan menemukan hubungan antara pola asuh permisif orangtua dan kecerdasan emosional siswa dengan hasil belajar matematika siswa SMP Negeri 7 Alla Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan. Hasil penelitian menunjukkan: 1) ada hubungan antara pola asuh permisif orangtua dan kecerdasan emosional siswa dengan hasil belajar matematika siswa; 2) ada hubungan negatif antara pola asuh permisif orangtua dengan hasil belajar matematika siswa; 3) ada hubungan positif antara kecerdasan emosional siswa dengan hasil belajar matematika siswa; 4) ada hubungan positif antara pola asuh permisif orangtua dengan kecerdasan emosional siswa.
MENGENAL BURNOUT PADA GURU Rahman, Ulfiani
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 10, No 2 (2007)
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.22 KB)

Abstract

In doing daily activities, as individual works in the public relation, sometimes faces some choices. The individual often gets conflict because of the choices. If the conflict appears but it cannot be overcome, it can arise stress. If the individual get long stress, he can be attacked by burnout syndrome. Therefore, everyone need to understand what burnout meant, what the characteristic of someone who gets burnout is, what influencing the appearance this syndrome, what aspects covering and how its psychological dynamic. The important thing explained that the individual can know earlier and avoid the syndrome attack.
EFIKASI DIRI, KEPUASAN KERJA, DAN ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR PADA GURU MAN DI SULAWESI Rahman, Ulfiani
Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Vol 16, No 1 (2013)
Publisher : Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.86 KB)

Abstract

Abstrak: Ada  tiga  tujuan  penelitian  ini  yaitu  untuk  mengetahui  hubungan  antara  efikasi diri dengan perilaku organisasi, hubungan antara kepuasan kerja dengan perila- ku kerja organisasi dan peranan kepuasan kerja sebagai mediator dalam hubung- an antara efikasi diri dengan perilku kerja organisasi. Ada tiga skala yang digu- nakan dalam penelitian ini, yakni skala perilaku kerja organisasi, skala efikasi diri guru,  dan  angket  kepuasan  Minnesta.  Penelitian  ini  dilaksanakan  di  11  sekolah agama  yang  berlokasi  di  bagian  Utara,  Timur,  Selatan,  Barat,  dan  Tengah provinsi  Sulawesi  Selatan.  Sampel  terdiri  dari  208  guru.  Hasil  penelitian  ini menunjukkan bahwa ada hubungan positif dan signifikan antara efikasi diri dan perilaku  kerja  organisasi.  Hasil  penelitian  ini  juga  menunjukkan  bahwa  ada hubungan  positif  dan  signifikan  antara  kepuasan  kerja  dengan  perilaku  kerja organisasi.  Ada  peranan  kepuasan  kerja  dalam  hubungan  antara  efikasi  diri dengan  perilaku  kerja  organisasi.  Hal  ini  berarti  bahwa  efikasi  diri  mempe- ngaruhi  perilaku  kerja  organisasi  guru  di  MAN  dimana  kepuasan  kerja  sebagai mediasi. Abstract : There are three objectives in this study namely to know the relationship between self efficacy and  organizational citizenship  behavior, relationship between  job satis- faction  and  organizational  citizenship  behavior),  and  the  role  of  job  satisfaction  as mediator in the relationship between self efficacy and organizational citizenship be- havior (OCB). There are three scales used in this research which are organizationnal citizenship  behavior  scale,  teacher  self  efficacy,  and  minnesta  satisfaction  ques- tionnaire. The study was conducted on 11 religious schools located in a portion of North, East, South, West, and the Middle of South Sulawesi, Indonesia. The popu- lation of the research was 208 people then are used as a sample. Result of study was resulted that a positive and significant relationship between self efficacy and organizational citizenship behavior. Then, there is a positive and significant relation- ship  between  job  satisfaction  and  organizational  citizenship  behavior.  There  is  the role of job satisfaction in the relationship between self efficacy and  organizational citizenship behavior. This means that self efficacy influences teachers organizational citizenship behavior in MAN by job satisfaction as a mediation. 
PENGARUH PENGETAHUAN METAKOGNISI DAN GAYA BELAJAR VISUAL TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS IX SMP NEGERI 2 BAROMBONG KABUPATEN GOWA Syam, Syahrina; Rahman, Ulfiani; Nursalam, Nursalam
MaPan : Jurnal Matematika dan Pembelajaran Vol 4, No 2 (2016): December
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.781 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh pengetahuan metakognisi dan gaya belajar visual terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas IX SMPN 2 Barombong. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial dengan teknik analisis Regresi Linier Berganda. Penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pengetahuan metakognisi dan gaya belajar visual terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas IX SMPN 2 Barombong. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan statistik deskriptif untuk pengetahuan metakognisi diperoleh nilai rata-rata 82,52 berada pada kategori sedang dari 93 sampel diperoleh nilai terendah 61, nilai tertinggi 105 dan untuk gaya belajar visual diperoleh nilai rata-rata 55,22 berada pada kategori sedang dari 93 sampel diperoleh nilai terendah 46, nilai tertinggi 65, serta untuk tingkat pemecahan masalah matematika diperoleh nilai rata-rata 71,18 berada pada kategori sedang dari 93 sampel diperoleh nilai terendah 34, nilai tertinggi 100. Adapun hasil analisis statistik inferensial (Regresi Linear Berganda) diperolehFhitung>Ftabel (3,645 > 3,10). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pengetahuan metakognisi dan gaya belajar visual berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa.