p-Index From 2014 - 2019
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal AT TA´DIB KALIMAH
Ahmad Saifulloh
Institut Studi Islam Darussalam Gontor

Published : 7 Documents
Articles

Found 7 Documents
Search

Pengarus Skeptisisme Terhadap World Theology dan Global Theology Saifulloh, Ahmad
KALIMAH Vol 11, No 2 (2013): (September 2013)
Publisher : Fakultas Ushuluddin, Universitas Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Scepticism, in a socio-historical study of philosophy in the West, appeared to have large considerable portion compared with the theories. Scepticism, here means is making a the point of view caution, suspicion, and not directly justify the theory of truth. With all sorts of implementations it generates in the philosophy discourse, Scepticism has become one of the methods to reach the truth. But in terms of theology, it gives a different effect. Scepticism has made the standard of truth of the religions is not based on the ‘truth claim’ that is essentially owned by each religion anymore. Truth is human subjectivity. ‘World Theology’ concept presented by Wilfred Cantwell Smith, the concept of Global Theology presented by John Hick is two discourses of religious pluralism doctrine which affected by scepticism. (Skeptisisme, dalam kajian sosio-historis filsafat di Barat, ternyata memiliki porsi yang cukup besar dibandingkan dengan teori-teori kebenaran yang berdampingan dengannya. Skeptisisme di sini berarti adalah mendudukkan sudut pandang yang hati- hati, curiga, dan tidak langsung menjustifikasi teori kebenaran yang diterima. Dengan segala macam implementasi yang dihasilkannya dalam diskursus filsafat, skeptisisme telah menjadi salah satu metode untuk mencapai kebenaran. Namun kaitannya dalam wacana yang berbau teologis, ternyata memberikan efek yang berbeda. Skeptisisme telah dengan jelas mempengaruhi salah satu produk postmodern; pluralisme agama. Skeptisisme telah menjadikan standar kebenaran agama-agama tidaklah lagi berdasarkan doktrin mutlak (truth claim) yang secara esensial dimiliki oleh tiap-tiap agama, namun justru kebenaran adalah yang kembali pada subjektivitas manusia. Konsep Teologi Dunia (World Theology) yang dipaparkan oleh Wilfred Cantwell Smith serta konsep Teologi)
Pengaruh Skeptisisme terhadap Konsep World Theology dan Global Theology Saifulloh, Ahmad
KALIMAH Vol 11, No 2 (2013)
Publisher : Fakultas Ushuluddin, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.268 KB) | DOI: 10.21111/klm.v11i2.93

Abstract

Scepticism, in a socio-historical study of philosophy in the West, appeared to have large considerable portion compared with the theories. Scepticism, here means is making a the point of view caution, suspicion, and not directly justify the theory of truth. With all sorts of implementations it generates in the philosophy discourse, Scepticism has become one of the methods to reach the truth. But in terms of theology, it gives a different effect. Scepticism has made the standard of truth of the religions is not based on the ‘truth claim’ that is essentially owned by each religion anymore. Truth is human subjectivity. ‘World Theology’ concept presented by Wilfred Cantwell Smith, the concept of Global Theology presented by John Hick is two discourses of religious pluralism doctrine which affected by scepticism.
Manajemen Kerjasama dan Kemitraan Pesantren dengan Dunia Usaha Saifulloh, Ahmad
AT TADIB Vol 9, No 2 (2014): Islamisasi Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.675 KB)

Abstract

Sebagai lembaga pendidikan yang memiliki komitmen untuk membangun masyarakat, pesantren dituntut untuk dikelola secara modern. Hal ini menjadi sebuah keharusan karena tantangan yang dihadapi dunia pendidikan dewasa ini semakin berat. Alumni pesantren dihadapkan pada sebuah kenyataan bahwa persaingan hidup di era global semakin keras sehingga dibutuhkan soft skill dan hard skill yang mumpuni agar bisa tetap survive. Jiwa entrepreneurship menjadi salah satu soft skill yang harus ditanamkan pesantren kepada para santrinya. Penanaman jiwa ini akan bisa dilaksanakan dengan baik jika pesantren menjalin kerjasama dengan dunia usaha. Makalah ini akan membahas dasar hukum kemitraan pesantren dengan dunia usaha dan analisa terhadap manajemen kerjasama tersebut.
The Role of Teacher In Curriculum Development Saifulloh, Ahmad
AT TADIB Vol 9, No 1 (2014): Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.675 KB)

Abstract

One of the most important elements in education is teacher. Teachers have an important role in formulating, developing, and implementing the curriculum. When the teacher makes mistake in formulating a curriculum, student learning will not be effective. In addition, teachers also have a huge task in the process of learning both in the classroom and outside the classroom. Thus the knowledge of a teacher will determine the quality of the learning. It enable teacher to implement creative and innovative process of education. To do so, teacher needs to have capability in developing the design of curriculum, in order to enhance the quality of instruction and education process.
Pengaruh Skeptisisme terhadap Konsep World Theology dan Global Theology Saifulloh, Ahmad
KALIMAH Vol 11, No 1 (2013)
Publisher : Fakultas Ushuluddin, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.355 KB)

Abstract

Skeptisisme, dalam kajian sosio-historis filsafat di Barat, ternyata memiliki porsi yang cukup besar dibandingkan dengan teori-teori kebenaran yang berdampingan dengannya. Skeptisisme di sini berarti adalah mendudukkan sudut pandang yang hati hati, curiga, dan tidak langsung menjustifikasi teori kebenaran yang diterima. Dengan segala macam implementasi yang dihasilkannya dalam diskursus filsafat, skeptisisme telah menjadi salah satu metode untuk mencapai kebenaran. Namun kaitannya dalam wacana yang berbau teologis, ternyata memberikan efek yang berbeda. Skeptisisme telah dengan jelas mempengaruhi salah satu produk postmodern; pluralisme agama. Skeptisisme telah menjadikan standar kebenaran agama-agama tidaklah lagi berdasarkan doktrin mutlak (truth claim) yang secara esensial dimiliki oleh tiap-tiap agama, namun justru kebenaran adalah yang kembali pada subjektivitas manusia. Konsep Teologi Dunia (World Theology) yang dipaparkan oleh Wilfred Cantwell Smith serta konsep Teologi Global (Global Theology) yang dipopulerkan oleh John Hick adalah dua wacana kesetaraan agama-agama yang nyata terpengaruhi skeptisisme.
Konsep Continuous Quality Improvement (CQI) dalam Dunia Pendidikan Saifulloh, Ahmad
AT TADIB Vol 7, No 1 (2012): Teori Pendidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.2 KB)

Abstract

Penerapan TQM dalam dunia pendidikan menuntut beberapa komponendi dalamnya untuk berubah. Pada level pimpinan, ia harus memiliki komitmenyang kuat terhadap peningkatan mutu. Stakeholder, sebagai pihak yangbersinggungan langsung dengan output pendidikan harus mendapatkan apaapayang ia inginkan. Dalam hal ini tidak berlebihan jika dikatakan stakeholderadalah pelanggan yang harus dipuaskan. Singkatnya, seluruh Sumber DayaManusia di lingkungan pendidikan harus bekerja bersama-sama untuk menjagakualitas/mutu pendidikan itu sendiri.Lebih dari itu, mutu yang menjadi tolok ukur kemajuan dunia pendidikanharus selalu ditingkatkan secara berkesinambungan. Di sinilah sebenarnya peranyang bisa dimainkan oleh Continuous Quality Improvement (CQI) sebagai sebuahkonsep yang sukses dilaksanakan dalam dunia industri. CQI akan berjalan denganbaik jika didukung oleh leader, baik itu top leader, middle leader, dan lower leader. Halini tidaklah berlebihan karena untuk mendukung TQM, diperlukan kerja timyang efektif. Wallahu a’lam bi asshawab.
Quo Vadis Supervisi Pendidikan Saifulloh, Ahmad
AT TADIB Vol 8, No 2 (2013): Urgensi Pendidikan Pesantren
Publisher : Fakultas Tarbiyah, Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.745 KB)

Abstract

Supervisi sebagai salah satu pilar penting dalam sistem pendidikanmengalami perkembangan seiring dengan perkembangan zaman. Sehinggamuncullah beberapa model dengan karakternya masing-masing. Hal iniharus diperhatikan oleh supervisor, selain tentunya mereka harusmemahami konsep supervisi itu sendiri. Sebagai bagian dari sistempendidikan, supervisi juga mengikuti perubahan kondisi sosial masyarakat.Keterkaitan supervisi dengan lingkungan sosial masyarakat, bahkan jugadengan kondisi politik yang sedang berkembang, memunculkan model dancorak supervisi dengan karakteristiknya masing-masing. Denganmencermati perkembangan karakteristik supervisi pendidikan dan melihatkondisi kekinian dan kedisinian, supervisi yang diperkenalkan Glickmandkk. kelihatannya akan terus menjadi trend di Indonesia. Hal ini seiringdengan perkembangan teknologi informasi yang meniscayakan kemandiri-an para guru dan murid dalam proses pembelajaran.