Articles

Found 12 Documents
Search

IMPLEMENTASI IP V 6 MULTICAST DALAM JARINGAN WIRELESS Prasetyo, Dessyanto Boedi
Telematika Vol 8, No 2 (2012): Edisi Januari 2012
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teleconferencing is a media technology to create a long-distance communication of audio data and video can also be data. With teleconferencing you can perform a communication with another person that much with a relatively low cost. At this time the use of computers in a network more complex. Some time ago has developed a new network protocol, the IPv6 is a solution to overcome the deficiencies found on previous generation protocol is IPv4Multicast is a communication mechanism of one-to-many, or point-to-multipoint. In IPv6 technology, multicast is a basic feature and has become the standard specification of every router. In the implementation is done using IPv6 multicast teleconferencing application on the LAN network topology. At the teleconference has been observed with the amount of traffic parameters that occurred during the last teleconference. Used in this study SDR and RAT teleconferencing applications. SDR (Session Directory Tool) and RAT (Robust Audio Tool) used for teleconferencing, which is part of the MBone tools. Protocol MLD (Multicast Listener Directory) is also used in this study for multicast signaling can run well.
APLIKASI QUICKCOUNT PEMILIHAN PRESIDEN RI MENGGUNAKAN TEKNOLOGI MOBILE Juwairiah, Juwairiah; Prasetyo, Dessyanto Boedi; Guntari, Fifi Tri
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 6 (2009): E-Democracy
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan yang sering terjadi dalam Pemilu adalah karena biasanya perhitungan suara secara manual membutuhkan waktu yang lama, bisa mencapai beberapa minggu atau bahkan lebih dari sebulan. Hal ini dapat menyebabkan kesimpangsiuran dan ketidakpastian informasi siapa yang menang; siapa yang berhak duduk dikursi DPR (dalam pemilu legislatif) atau siapa yang menjadi presiden (dalam pemilu presiden). Penggunaan handphone dapat dimanfaatkan sebagai media pengiriman data perhitungan suara dari tiap tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di seluruh Indonesia. Perhitungan suara ini yang dinamakan Quick Count merupakan salah satu metode yang berguna untuk mempercepat proses pemungutan suara dengan memilih sejumlah TPS yang secara acak (random). Pengumpulan data hasil perhitungan suara dilakukan oleh relawan di setiap TPS yang sudah ditentukan sebelumnya melalui pemantauan langsung saat pemungutan dan perhitungan suara di seluruh TPS yang ada. Pemantau(relawan) mencatat informasi, termasuk hasil perhitungan suara yang ada, dan melaporkan hasil tersebut ke pusat pengumpulan suara data (server) melalui handphone. Server dapat melakukan perhitungan suara total yang masuk, sehingga prediksi hasil pemilu dapat diketahui secara cepat oleh masyarakat melalui web.
TELEKONFERENSI MENGGUNAKAN IPv6 UNICAST DAN IPv6 MULTICAST PADA JARINGAN LAN DENGAN PROTOKOL SDR DAN RAT Prasetyo, Dessyanto Boedi; Juwairiah, Juwairiah; Setiawan, Purinta Dedi
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 2 (2012): Network And Security
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Multicast merupakan mekanisme komunikasi one-to-many, atau point-to-multipoint. Dalam teknologi IPv6, multicast merupakan fitur dasar dan sudah menjadi spesifikasi standar yang dimiliki oleh setiap router. Pada implementasi ini dilakukan penerapan telekonferensi memakai IPv6 multicast pada topologi jaringan LAN. Pada saat telekonferensi telah dilakukan pengamatan dengan parameter berupa besaran trafik yang terjadi pada saat telekonferensi berlangsung. Pada penelitian ini digunakan aplikasi telekonferensi SDR dan RAT. SDR (Session Directory Tool) dan RAT (Robust Audio Tool) dimanfaatkan untuk teleconferencing yang merupakan bagian dari Mbone Tool. Protokol MLD(Multicast Listener Directory) juga digunakan dalam penelitian ini agar signaling multicast dapat berjalan dengan baik. Dari implementasi ini didapat hasil berupa data penggunaan bandwidth. Data tersebut berupa tabel rata-rata penggunaan bandwith yang diambil dengan durasi selama 1 menit untuk 10 kali percobaan menggunakan metode Multicast dan 10 kali percobaan menggunakan metode Unicast. Pada penelitian sebelumnya dengan menggunakan pengalamatan IPv4, pada percobaan multicast didapatkan rata-rata penggunaan bandwidth 19 kilo byte per detik dan pada percobaan unicast didapatkan rata-rata penggunaan bandwith 21 kilobyte per detik. Sedangkan pada penelitian telekonferensi dengan menggunakan pengalamatan IPv6 didapatkan rata-rata penggunaan bandwidth sebesar 4.43 kilobyte per detik pada percobaan multicast dan didapatkan rata-rata penggunaan bandwidth sebesar 7.70 kilobyte per detik. Setelah dianalisis diketahui kinerja dari IPv6 multicast jika dibandingkan dengan IPv6 unicast lebih efisien. Dan kinerja pengalamatan IPv6 lebih efisien dalam hal penggunaan bandwith daripada IPv4.
PENGENDALIAN MOTOR DC ROBOT MIROSOT UPN VETERAN YOGYAKARTA MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER ATMEGA 8 Pratomo, Awang Hendrianto; Widodo, Nuryono Setya; Prasetyo, Dessyanto Boedi; Samekta Adi, Muhammad Rifai
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 1 (2014): Business Intelligence
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada sistem robot UPN V Yogyakarta, mikrokontroler baru digunakan sebagai perantara bagi pusat pengendali seluruh sistem atau host komputer dan motor DC. Mikrokontroler akan menerima data dari sistem komunikasi dan kemudian langsung mengirimkan secara langsung data tersebut ke motor DC. Hal ini dikarenakan robot soccer mikro Teknik UPN V Yogyakarta adalah robot yang dibangun dari nol, maka pengendalian pergerakan dasar robot diperlukan untuk mendukung pengendalian pergerakan yang lebih kompleks. Sistem yang dirancang berkaitan dengan beberapa komponen hardware robot yaitu micro robot soccer mengunakan sistem penggerak motor DC yang memiliki pulsa berjumlah 512 encoder. Mikrokontroler ATmega8 digunakan sebagai sistem kontrol motor dan komunikasi robot. Bahasa yang digunakan adalah bahasa pemrograman C untuk mengimplementasikan kendali motor di dalam mikrokontroler. Untuk mengirimkan kecepatan digunakan aplikasi yang dibuat dengan bahasa pemrograman C#. Dengan membangun kendali motor DC pada mikrokontroler atmega8, pergerakan robot diharapkan mampu bergerak sesuai perintah yang dikirimkan oleh komputer host.
APLIKASI KAMERA VIDEO UNTUK PEMANTAU KEADAAN SUATU RUANGAN Charibaldi, Novrido; Prasetyo, Dessyanto Boedi; Wiedyasari, Jatu
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 1 (2009): Computatinal
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan mobilitas manusia membuat perhatian terhadap masalah keamanan meningkat. Sehigga ada kebutuhan untuk memantau suatu ruangan dari jarak jauh yang dilengkapi dengan pengiriman pesan sebagai peringatan. Terdorong dengan perkembangan teknologi multimedia, aplikasi kamera video ini diharapkan mampu untuk memantau keadaan suatu ruangan, mendeteksi dan merekam pergerakan yang terjadi dalam ruangan tersebut dan mengirimkan foto hasilnya dalam bentuk Multimedia Messaging Service (MMS). Metode yang digunakan dalam perancangan dan pembuatan perangkat lunak ini adalah metode Unified Process (UP). Aplikasi ini berjalan pada sebuah komputer dengan menggunakan teknologi Java Media Framework (JMF) dan Swing dalam Java 2 Standard Edition (J2SE), dengan bahasa pemrograman Java versi 1.6.0, dan menngunakan MySQL untuk basisdata, serta ActiveXperts sebagai aplikasi pengirim MMS. Bahasa pemodelan sistem yang digunakan adalah Unified Modelling Language (UML).
PENGENDALIAN PID PADA ROBOT MIROSOT UPN “VETERAN” YOGYAKARTA BERBASIS SENSOR GYROSCOPE DAN ACCELEROMETER Pratomo, Awang Hendrianto; Prasetyo, Dessyanto Boedi; Widodo, Nuryono Setyo; Army, Indra Aprillinfanteri
Telematika Vol 12, No 2 (2015): Edisi Juli 2015
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

MiRoSoT Robot movement is influenced by the speed control from right and left wheels. Wheels speed control on MiroSot robot is determined by parameter PID (Proportional Integral and Derevative) value. PID value determined by robot position and angle. MiroSot robot movement is still not stable and can not move in accordance with the instruction have been made. Instability of the robot movement in the game is affected by friction wheels against the ground, friction gear and robot load. In this study, implemented a gyroscope and accelerometer sensors to stabilize robot movement. Based on both sensors are controlled by using a microcontroller ATmega64. Speed control system based on gyroscope and accelerometer sensor is obtained that the robot is able to face a certain angle more precisely. The accelerometer sensor is used as a parameter for the braking system, so the robot is able to move more stable without the loss of power from the motor during a reduction speed from the strategy control.
PRESENSI PERKULIAHAN PRODI TEKNIK INFORMATIKA UPN “VETERAN” YOGYAKARTA BERBASIS KARTU PINTAR RFID Pratomo, Awang Hendrianto; Prasetyo, Dessyanto Boedi
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 1 (2015): Informatika Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi saat ini telah banyak digunakan untuk memberikan kemudahan, mempercepat, dan mengefisienkan pekerjaan. Sistem presensi yang masih diterapkan adalah jenis presesi dengan menggunakan presensi manual menggunakan media kertas dan tidak efisien jika dilihat dari segi waktu, rekapitulasi data kehadiran dan ketepatan atau keaslian dari data yang disajikan. Masih sering terjadi adanya kebiasaan untuk menitipkan tanda tangan sebagai bukti kehadiran suatu karyeawan. Teknologi baru sistem presensi menggunakan sidik jari dan menggunakan retina. Namun juga memiliki ketebatasan dalam penggunaannya yaitu apabila seseorang mengalami luka di jari maka sistem akan sulit untuk mengenali sidik jari tersebut.  Selain itu karyawan hanya dapat melakukan presensi di satu tempat saja dimana sidik jarinya telah terekam dan tersimpan dalam database dan tidak dapat  melakukan  presensi  di  tempat lain walaupun dalam satu instansi. Presensi menggunakan retina dan sidik jari akan mengurangi tingkat kecurangan, namun penggunaannya masih lagi memiliki  keterbatasan, yaitu hanya dapat dilakukan pada satu unit, dan presensi menggunakan retina dapat menggangu kesehatan mata  yang disebabkan  adanya radiasi langsung yang dialami oleh mata. Pada penelitian ini telah dikembangkan sistem presensi yang menggunakan teknologi RFID. RFID akan memanfaatkan sensor dalam membaca data. Penggunaan RFID yang dapat mempermudah bagi dosen dan mahasiswa pada Prohram Studi Teknik Informatika UPN “Veteran” Yogyakarta dalam  memantau kehadiran dosen maupun presensi kehadiran mahasiswa dikelas. Penggunaan teknologi RFID baik aktif  maupun  pasif  adalah  dapat  membantu  pencatatan  dan  pemantauan data dosen dan mahasiswa dalam perkuliahan, Pengunaan teknologi RFID, data akan terekan hanya dengan  melewati sensor pembaca yang ada tanpa melakukan kontak langsung dengan sistem  pembaca kartu dengan demikian data presensi akan tersimpan secara otomatis di server penyimpanan.  Dosen juga  dapat  melakukan  presensi pada tempat yang berbeda dalam  lingkungan kampus Sehingga presensi akan lebih  mudah untuk dilakukan, lebih cepat dan terhindar dari human error ataupun kecurangan dalam presensi. 
Aplikasi Pengukur dan Pencatat Ketersediaan Air Sumur Menggunakan Raspberry PI dan Android Hermawan, Kurnia Setyo; Prasetyo, Dessyanto Boedi; Rustamaji, Heru Cahya
Prosiding 2nd Seminar Nasional IPTEK Terapan (SENIT) 2017 Vol 2, No 1 (2017): Mei 2017
Publisher : Politeknik Harapan Bersama Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kedalaman air tanah disetiap daerah berbeda–beda dipengaruhi oleh tebal tipisnya lapisan permukaan di atasnya dan kedudukan lapisan air tanah tersebut. Kedalaman air tanah dapat diukur menggunakan Water Level Meter yang  memanfaatkan konduktivitas air sebagai penanda batas permukaan air yang dilakukan secara manual. Pengukuran kedalaman permukaan air tanah juga dapat dilakukan dengan metode geolistrik, namun pemgukuran tersebut membutuhkan persiapan peralatan yang banyak dengan area luas. Pada penelitian ini dibuat alat yang dapat mengukur dan mencatat ketersediaan air sumur secara otomatis dengan menerapkan Raspberry Pi sebagai pengontrol dan pemroses yang kemudian data dikirimkan ke Android. Untuk mengukur diameter digunakan sensor ultrasonik yang dapat mengukur jarak antara 3 cm sampai dengan 3 meter. Pendeteksian air dan dasar sumur menggunakan dua utas kabel dan micro switch yang diletakkan pada bandul. Kedalaman permukaan air dan dasar sumur didapat dari pengukuran panjang kabel yang ada pada bandul menggunakan sensor optocoupler. Data jarak dan kedalaman ditampilkan pada LCD 16 x 2 sebelum disimpan pada database. Pertukaran data antara perangkat Raspberry Pi dan perangkat Android menggunakan wireless dengan menjadikan Raspberry Pi sebagai server dan Android sebagai client. Pada aplikasi Android data ditambahkan dengan tanggal dan posisi atau koordinat pada Android. Hasil dari penelitian ini alat mampu mengukur dan mencatat ketersediaan air tanah pada sumur secara otomatis. Sensor optocoupler dapat membaca jarak kabel dengan tingkat akurasi 95% pada kedalaman 8.34 meter. Dari penelitian ini diameter sumur  yang dapat terdeteksi melalui sensor ultrasonik adalah 3 meter.  
WEBSITE E-COMMERCE GABEL WARGA RW 31 PANEMBAHAN YOGYAKARTA SEBAGAI SARANA PEMASARAN PRODUK KERAJINAN TAS RAJUT Prasetyo, Dessyanto Boedi; Kaswidjanti, Wilis
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 2 (2016): Semnasif 2016
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

RW 13 Panembahan yang berlokasi di Kelurahan Panembahan, Kecamatan Kraton, kota Yogyakarta merupakan lokasi yang sangat strategis dalam kaitannya dengan Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta. Dalam pengembangan struktur ruang kota disebutkan pula bahwa kawasan wisata budaya dikembangkan di kecamatan kraton, kecamatan pakualaman dan Kecamatan Kotagede. Dari aspek lokasi, RW 13 panembahan berada di lokasi yang sangat strategis, yaitu sangat dekat dengan destinasi wisata budaya masangin di alun alun selatan, kraton, museum Sonobudoyo, sentra wisata kuliner gudeg wijilan, maupun wisata belanja Malioboro. Dari Aspek Kependudukan, RW 13 dihuni oleh 150 Kepala Keluarga dengan tingkat pendidikan yang baik dan mempunyai beragam profesi, seperti pebisnis, dokter, dosen, pegawai negeri maupun wiraswasta.
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI PERPARKIRAN MENGGUNAKAN ARSITEKTUR THREE-TIER Fauziah, Yuli; Prasetyo, Dessyanto Boedi
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 1 (2015): Informatika Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perusahaan pengelola perparkiran dituntut untuk dapat melakukan manajemen pengelolaan lahan parkir yang berada di beberapa lokasi yang berbeda bahkan  berjauhan. Setiap lahan parkir kadang memiliki karakteristik bisnis yang berbeda sehingga dapat menyebabkan perbedaan pola bisnis proses pengelolaan manajemen perparkiran, mulai dari harga, pemakaian alat bantu, bahkan kebijakan pegawai. Keberadaan teknologi komunikasi mampu menjembatani ketidak-seragaman proses bisnis, namun sifatnya sementara, sedangkan transaksi perparkiran selalu saja berlangsung rutin setiap harinya. Pada penelitian sebelumnya telah dikembangkan sistem informasi perparkiran secara online dimana aplikasi dan datanya  diatur oleh setiap lokasi, sehingga pengelola manajemen perparkiran yang memiliki lebih dai satu lokasi parker menjadi tidak seragam. Dan pada penelitian yang lainnya aplikasi yang dikembangan lebih ke arah pengembangan penggunaan hardware. Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi yang berbasis pada model arsitektur three tier. Permasalahan utama yang akan dicari solusinya adalah menyeragamkan proses bisnis dan kebijakan pegawi serta pengawasan dari setiap lokasi parker yang yang letaknya berjauhan. Metodologi yang akan digunakan dalam penelitian ini disusun menggunakan metode analisis deskriptif dengan cara melakukan kajian pustaka terkait konsep pengembangan web dan arsitektur aplikasinya, diikuti dengan analisis kondisi aktual untuk mengetahui problem seputar pengembangan pengelolaan manajemen perparkiran. Dalam Perancangan digunakan CASE Tools (Computer Aided Software Engineering)  berorientasi objek. Sistem akan diimplementasikan dengan arsitektur three tier, dimana Arsitektur Three Tier merupakan inovasi dari arsitektur Client Server. Pada arsitektur Three Tier ini terdapat Application Server yang berdiri di antara Client dan Database Server.