Articles

Found 6 Documents
Search

MOSLEM MORAL VALUES ANALYSIS IN “HOW TO TRAIN YOUR DRAGON” MOVIE

Edulitics (Education, Literature, and Linguistics) Journal Vol 2 No 1 (2017): June, 2017
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa Inggris

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.757 KB)

Abstract

The literature has its roots also in the movements of expressionism and surrealism, as well as in the fiction. In this research, the researcher chooses “How to Train Your Dragon” movie. This movie is chosen to be analyzed because of the important moral value as a part of life. The purposes of this research are divided into two parts. The first purpose is to describe the Moslem moral values found in “How to Train Your Dragon” movie and the second purpose is to describe the implications of the Moslem moral values to family education. The method of this study is qualitative research. It means that it does not need statistic procedure to analyze the material. In this research, the researcher investigates the Moslem moral values in “How to Train Your Dragon” movie. Qualitative research is best suited to address a research problem which does not know the variables need to be explored. The primary data is the script of “How to Train Your Dragon” movie. The secondary data is taken from many literary books and some relevant materials to support and complete the primary data source. The result of this research is that there are some Moslem moral values in “How to Train Your Dragon” movie. From the analysis, it can be concluded that there are bravery, love, and affection, perseverance, kind and friendly, never give up, self-confidence, sorry and apologize, responsibility, honesty, and help each other.

ANALISIS EFISIENSI ALOKATIF PENGGUNAAN FAKTOR PRODUKSI USAHATANI UBIKAYU (Manihot esculenta) DI DESA PUNGGELAN KECAMATAN PUNGGELAN KABUPATEN BANJARNEGARA

Agritech: Jurnal Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Purwokerto Vol 10, No 1 (2008): AGRITECH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.52 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan faktor-faktor produksi (lahan garapan, tenaga kerja dan pupuk) dan tingkat efisiensi alokatif penggunaannya pada usahatani ubikayu di Desa Punggelan Kecamatan Punggelan Kabupaten Banjarnegara. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan secara purposive sampling dengan pertimbangan bahwa di desa ini banyak petani yang menanam ubi kayu secara monokultur. Sampel penelitian diambil secara acak sederhana (simple random sampling) sebanyak 31 orang responden dari petani ubikayu sebanyak 53 orang. Data penelitian dari sampel terpilih diambil melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner yang telah disiapkan. Selanjutnya data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis regresi berganda tipe Cobb Douglas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi ubikayu secara nyata dipengaruhi oleh luas lahan garapan, sedangkan pupuk dan tenaga kerja tidak berpengaruh secara nyata. Luas garapan dan penggunaan tenaga kerja belum mencapai efisiensi alokatif sedangkan penggunaan pupuk tidak efisien secara alokatif.

Cultural Identity of Blacks and Whites in Toni Morrison’s Song of Solomon (A Study of Postmodernism)

Prosodi Vol 9, No 1: JANUARI 2015
Publisher : Prosodi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Identitas budaya pada suatu masyarakat merupakan ciri khas dan penanda terhadap eksistensi dan dimensi masyarakat dalam kehidupannya. Kehidupan masyarakat itu sendiri dalam makna luas berada dalam paradigma refleksi dan representasi dalam alur norma, ideologi, tradisi maupun estetika yang melekat di dalamnya, dan seharusnya tidak ada sekat dikotomi  dalam ruang dan waktu dalam menerjemahkan esensi kehidupan. Hidup adalah suatu bentuk integritas dan tanggung jawab dengan tatanan nilai-nilai, harapan, cita-cita dan masa depan.             Penelitian ini merepresentasikan kehidupan manusia dalam mengikuti, mendorong, menyertai bahkan berjuang bagaimana meraih identitas budaya dalam konteks rasionalitas dan sejarah. Diwarnai dengan masalah-masalah stratifikasi sosial, ras dan kesetaraan gender, novel ini mengungkapkan bentuk-bentuk paradoksal dan terurai tajam dalam struktur oxymoron yang berimplikasi pada kajian budaya masyarakat tertentu sehingga menemukan jati dirinya.             Analisis penelitian ini dalam pendekatan teori post-modernisme yang dikembangkan sebagai reaksi terhadap era kemapanan modern dan seluk-beluknya, sedangkan data-data yang diperoleh dianalisis dengan metode kualitatif dengan aplikasi teknik kualitatif interpretatif melalui langkah-langkah: data dibaca secara menyeluruh, penelaahan data secara komprehensif, interpretasi makna data, dan analisis data kritis.

PENGELOLAAN AKREDITASI SEKOLAH (STUDI SITUS SD NEGERI 2 MRANTI KECAMATAN PURWOREJO KABUPATEN PURWOREJO)

Jurnal Penelitian Humaniora Vol 14, No 2: Agustus, 2013
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (60.431 KB)

Abstract

The onjectives of this research are to describe (1) the preparation of school self-evaluation in improving school accreditation; (2) The visitation in improving school accreditation; (3) The results of school accreditation. The type of the research is qualitative and uses ethnography design. The site of the study is SD Negeri 2 Mranti Purworejo District, Purworejo. Techniques for collecting data used are interviews, observations, and documentation. The results of this research are as follows: (1) Preparation of school self-evaluation is conducted by a special team formed by the principal. The preparation done before the new school year, it takes place by collecting data from the SNP. EDS is consisting of EDS instrument and the physical evidence for each item SNP. The preparation is conducted byhaving a checklist for each item in the SNPs form that describes the real condition of the school; (2) the visitation process in improving schools accreditation runs smoothly and according to the procedure. The process begins with the submission of the letter that comes with the implementation of the accreditation document to School Accreditation Association (BAS) of district; (3) the accreditation result increases from 79 in 2005 to 86.81 in 2010.

PERENCANAAN SEBARAN SARANA PENANGANAN SAMPAH MELALUI PENDEKATAN TIPOLOGI PERMUKIMAN DI KOTA TANGERANG

Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan Vol 16, No 2 (2014)
Publisher : Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.816 KB)

Abstract

Tangerang sebagai kota penyangga Jakarta memiliki pertumbuhan penduduk yang cukup pesat, sekitar 3 % per tahun. Seiring dengan pertumbuhan penduduk, jumlah sampah yang harus ditangani oleh pemerintah akan meningkat juga. Sebagai sumber sampah terbesar, sampah domestik dari permukiman perlu dikelola sebaik-baiknya. Dengan semangat pengelolaan sampah yang berkelanjutan perlu direncanakan jenis sarana persampahan di setiap jenis permukiman berdasarkan karakter atau perilaku orang dalam penanganan sampah rumah tangga mereka. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi tipologi permukiman di Kota Tangerang menurut karakteristik perumahan dan masyarakatnya dalam penanganan limbah domestik serta menentukan kebutuhan sarana persampahan berdasarkan prioritas pada setiap tipologinya. Dalam mengidentifikasi tipologi perumahan digunakan analisis spasial untuk menentukan karakteristik fisik dan dikombinasikan dengan analisis deskriptif untuk mengetahui karakteristik masyarakat, sedangkan untuk menentukan kebutuhan sarana persampahan yang sesuai di setiap jenis perumahan berdasarkan prioritasnya digunakan analisis AHP dan MCDM-TOPSIS. Kombinasi antara karakteristik fisik dan karakteristik masyarakat menghasilkan 12 (dua belas) tipologi permukiman, sedangkan hasil dari analisis AHP dan MCDM-TOPSIS menghasilkan 6 kelompok permukiman yang mempunyai prioritas kebutuhan sarana persampahan yang berbeda-beda berdasarkan pedoman umum 3R di kawasan permukiman

GRASPING THE CULTURAL IDENTITY OF BLACKS AND WHITES IN TONI MORRISON’S SONG OF SOLOMON (A STUDY OF POSMODERNISM)

JEELL (Journal of English Education, Linguistics and Literature) Vol 4, No 2 (2018)
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.779 KB)

Abstract

Grasping the cultural identity in a society is the characteristic and signifier to the existence and dimension of society in their life. The life of community in the broadest sense exists in paradigm of reflection and representation in the plots of norm, ideology, tradition and aesthetic involved in and it should not be the dichotomy in space and time in transferring the meaning of life. It is the forms of integrity, responsibility in orders of values, hope, ideals and futurThe research represents the life of human being in following, encouraging, accompanying, even fighting for how to reach the cultural identity in terms of rational and historical times. Colored with the problems of social stratification, race, and gender, this novel tries to convey the forms of paradoxical analyses and sharply elaborated in the structures of oxymoron in which imply on the studies of culture in a society to find out the self-identity. The analyses of the research are in the approach of post-modernism discussed as the reaction to the established modern era and its colors, meanwhile the data analyzed in terms of qualitative method with the techniques of interpretative qualitative in the steps of: data comprehensively read, interpretation of meaning and critical analyses.