Heni Rohaeni
STMIK Bina Sarana Informatika

Published : 13 Documents
Articles

Found 13 Documents
Search

Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pelanggan

Jurnal Ecodemica: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Bisnis Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Ecodemica
Publisher : LPPM Universitas BSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (687.82 KB)

Abstract

Kualitas pelayanan sangat erat hubungannya dengan kepuasan pelanggan. Kemajuan sebuah perusahaan salah satunya dipengaruhi oleh kemampuan perusahaan dalam melayani konsumennya. Pelayanan yang perusahaan berikan harus memperhatikan kualitas standar yang diberikan kepada pelanggan bahkan harus melebihi efektasi yang diharapkan oleh pelanggan sehingga kepuasan pelanggan dapat diperoleh dengan mudah oleh perusahaan, karena itu dapat membuat para pelanggan bertahan menggunakan jasa perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan pada PT Primajasa Perdanarayautama Bandung. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif. Pengaruh kualitas pelayanan memiliki hubungan kuat terhadap kepuasan pelanggan. Hal ini dapat ditunjukan dari hasil uji koefisien korelasi, hasil uji koefisien determinasi diperoleh hasil yang cukup besar dan signifikan pengaruhnya sehingga mengandung makna bahwa kepuasan pelanggan dapat dipengaruhi oleh kualitas pelayanan; walaupun kepuasan pelanggan masih juga dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.

PENGARUH PEMBERDAYAAN SUMBER DAYA MANUSIA DAN KOMPENSASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI BAGIAN HUMAS KANWIL KEMENTERIAN AGAMA PROPINSI DKI JAKARTA

IKONOMIKA Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.743 KB)

Abstract

Abstract-Performance problems are not limited to how much the organization is able to empower human resources as members of the organization to achieve the desired work but furthermore is how successful is the organization can encourage motivation and satisfaction of employees to work as much as possible so they can achieve the expected performance. One way to encourage motivation and employee satisfaction is the reward or remuneration in this case is compensated either directly or indirectly adequate, so that employees feel that the organization has noticed at once appreciate what they have done for the sake of the organization, with thus, the employees performance will be achieved, but on the contrary, if the organization failed to give attention in this case the compensation of employees it is not impossible employees are not motivated to work so consequently performance is not achieved according to expectations of the organization and as a result of dissatisfaction of employees that compensation will make the performance more decreasses. Method research conducted in this study is a survey research design with quantitative research methods. That quantitative research is research conducted to determine the value of self, either one or more variables (independent) without making comparisons or connections between the variables of the other variables, whereas associative research is research that aims to determine the relationship between two or more variables, with emphasis see a causal relationship is a causal relationship. The results of this study variable data Empowerment of Human Resources showed that the lowest score of 67 and the highest score was 93. Thus, obtaining the highest and lowest scores, the range of scores (range) was 26 (93-67). Compensation variable data indicate that the lowest score was 51 and the highest score was 71. Thus, obtaining the highest and lowest scores, the range of scores (range) was 20 (71-51). for employee performance variable data shows that the lowest score was 55 and the highest score was 74. Thus, obtaining the highest and lowest scores, the range of scores (range) was 19 (74-55).

PENGARUH RISIKO KREDIT DAN LIKUIDITAS TERHADAP PROFITABILITAS PADA PT BANK PEMBANGUNAN DAERAH JAWA BARAT DAN BANTEN TBK

EKSPANSI Vol 9, No 1 (2017)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to determine the effect of credit risk and liquidity to profitabiitas partially and simultaneously. Descriptive verification method used quantitative approach. Credit Risk Thitung for NPL amounted -1.959 negative sign and Ttabel of 0.740, then by comparison Thitumg and Ttabel obtained figures -1.180 <0.740 with significant value of 0.145> 0.05. It can be concluded that partial NPL but not significant effect on profitability in BJB Bank. Liquidity Thitung for liquidity amounted to 0.850 is positive and ttabel figures obtained 0.850 <0.740 and significant value of 0.475> 0.05 it can be concluded that partial liquidity no significant effect on profitability in the BJB Bank. Credit risk and liquidity to Profitability in simultan with the provisions of a significant level of a = 0.05 or 5% with the degree of freedom DF1 = k-1 and DF2 = nk where Ftable value by 6, 94. So the results obtained from the comparison Fhitung with Ftabel of 2.261> 6.94 can be inferred credit risk and liquidity no significant effect on the profitability of the significance level of 0.252> 0.05. Keywords: NPL, LDR and Profitabilitas

DISTRIBUSI ANGGARAN YANG TIDAK MERATA SEBAGAI SALAH SATU PENYEBAB KEMISKINAN DI JAWA BARAT

Jurnal Ecodemica: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Bisnis Vol 3, No 1 (2015): Jurnal ECODEMICA
Publisher : LPPM Universitas BSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1248.584 KB)

Abstract

Abstract - Poverty is a chore that must be immediately addressed so that the effects of poverty does not cause problems increasingly complex again. Lots of programs or policies that were created by the government to tackle problems of poverty, but only government that has a mature concept and is supported by major funding sources that would be able to solve the problem of poverty. Besides poverty can be overcome by the uneven distribution of the budget based on the priorities Scale to do and put forward in doing development that can reduce poverty. to narrow the focus area of research the author of this study only look at poverty in Jawa Barat province alone in particular based on survey data BPS period of 2012. The method used in this research is the method of research policy (Policy Research). This policy research method begins because of the problems, and these problems are generally owned by the administrators / managers or decision makers in an organization. Results from this study can be seen that the factors causing poverty were a lot apart from cultural diversity contribute the causes of poverty in addition, the government also plays a role in widening poverty one of the causes is the distribution of budget allocations that are less targeted or in this case the distribution is not This uniform will also cause poverty. Therefore demanded transparency in the distribution of budget allocations in addition to the need for a scale of priorities which areas should receive funds larger budget than the other areas this is determined by the level of importance of programs to be carried. Keyword : Distribution Of budget Alocation, Proverty Abstrak - Kemiskinan merupakan pekerjaan rumah yang harus segara ditanggulangi supaya efek kemiskinan ini tidak menimbulkan masalah yang makin komplek lagi. Banyak sekali program atau kebijakan yang diciptakan oleh pemerintah guna menanggulangi permasalah kemiskinan, namun hanya pemerintahan yang memiliki konsep yang matang dan didukung oleh sumber dana yang besar saja yang kiranya dapat menyelesaikan masalah kemiskinan ini. Selain itu kemiskinan dapat ditanggulangi dengan adanya Distribusi anggaran yang merata didasarkan pada skala prioritas yang harus dilakukan dan dikedepankan dalam melakukan pembangunan yang dapat mengurangi kemiskinan. untuk mempersempit area penelitian penulis memfokuskan penelitian ini hanya melihat kemiskinan yang terjadi di Provinsi Jawa barat saja  pada Khususnya berdasarkan data survei BPS periode 2012. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode penelitian kebijakan (Policy Research). Metode penelitian kebijakan ini dimulai karena adanya masalah, dan masalah ini pada umumnya dimiliki oleh para administrator/manajer atau para pengambil keputusan pada suatu organisasi. Hasil dari penelitian ini dapat dilihat bahwa faktor-faktor penyebab kemiskinan itu banyak sekali selain dari ragam budaya yang menjadi penyumbang penyebab kemiskinan selain itu pemerintah juga berperan dalam memperlebar jurang kemiskinan salah satu penyebab adalah distribusi alokasi anggaran yang kurang tepat sasaran atau dalam hal ini pendistribusian tidak merata ini juga akan menyebabkan terjadinya kemiskinan. Oleh sebab itu dituntut adanya transparansi dalam pendistribusian alokasi anggaran selain itu harus adanya skala Prioritas daerah mana yang harusnya mendapat dana anggaran yang lebih besar disbanding daerah lainnya hal ini ditentukan oleh tingkat kepentingan dari program-program yang akan dilakukan Kata Kunci : Distribusi Anggaran, Ketidakmerataan Anggaran, Kemiskinan

MODEL GAYA KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI

Jurnal Ecodemica: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Bisnis Vol 4, No 1 (2016): JURNAL ECODEMICA
Publisher : LPPM Universitas BSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.323 KB)

Abstract

Abstract - Leadership styles and how to behave in a leader is certainly going to affect the circumstances and motivation of employees to work. Therefore, ones leadership style may affect the employees take action in accordance with the objectives of the organization. The behavior of a persons leadership style, for example in terms of how to give orders, how these leaders gave the task or job, how to communicate with subordinates, how to make decisions, and so forth. If the leaders do these activities take emphatic fashion, prioritizing the completion of the task, do the direction and control is tight, then the leadership style as it tends called leadership style task oriented less to motivate employee performance. otherwise if leaders do activities with sympathetic, mutual interaction, respect the opinion, the feelings of subordinates or employees of the leadership style tends called leadership style people-oriented, it can easily motivate subordinates or employees have a good performance. Based on the above explanation can be concluded that the leadership style of the highest attention to the duty to make employee motivation is low it will result in an employees performance is not good in this case because employees feel watched. Similarly, if the leadership style of the higher attention to people the motivation will be higher in this case because employees feel cared for by its leaders so that it will result in an employees performance will increase. Keywords: style of leadership, motivation, performance Abstrak - Gaya kepemimpinan, dan cara bertingkah laku seorang pemimpin sudah tentu akan mempengaruhi situasi dan kondisi serta motivasi pegawainya bekerja. Oleh sebab itu gaya kepemimpinan seseorang dapat mempengaruhi para pegawai melakukan tindakan sesuai dengan tujuan organisasi. Perilaku gaya kepemimpinan seseorang misalnya dalam hal cara memberi perintah, cara pemimpin tersebut memberi tugas atau pekerjaan, cara berkomunikasi dengan bawahan, cara membuat keputusan, dan sebagainya. Apabila pemimpin melakukan kegiatan tersebut menempuh dengan cara tegas, mengutamakan penyelesaian tugas, melakukan pengarahan dan pengawasan ketat, maka gaya kepemimpinan seperti itu cenderung disebut gaya kepemimpinan yang berorientasi pada tugas kurang dapat memotivasi kinerja pegawainya. sebaliknya apabila pemimpin melakukan kegiatan  dengan simpatik, interaksi timbal balik, menghargai pendapat, memperhatikan perasaan bawahan atau pegawai maka gaya kepemimpinan ini cenderung disebut gaya kepemimpinan yang berorientasi pada orang  hal tersebut dapat dengan mudah memotivasi bawahan atau pegawai memiliki kinerja yang baik pula. Berdasarkan paparan diatas dapat diambil kesimpulan bahwa gaya kepemimpinan yang makin tinggi perhatian pada tugas akan membuat motivasi kerja pegawai menjadi rendah hal tersebut akan mengakibatkan kinerja pegawai kurang baik hal tersebut dikarenakan pegawai merasa diawasi. Begitu pula apabila gaya kepemimpinan makin tinggi perhatiannya terhadap orang maka motivasi pegawai akan semakin tinggi hal tersebut dikarenakan pegawai merasa diperhatikan oleh pimpinannya  sehinnga hal tersebut akan mengakibatkan kinerja pegawai akan semakin meningkat. Kata Kunci : gaya kepeminpinan,motivasi, kinerja

Be Good Atitude Dalam Berpenampilan Pada UMKM “Mang Piat” Kabupaten Bandung Barat

Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2018): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas UBSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.284 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui tinjauan penerapan standar penampilan bagi para pegawai UMKM “Mang Piat” di Desa Girimukti Kabupaten Bandung Barat. Penelitian ini terdiri dari 5 indikator standar grooming yaitu: kebersihan dan kerapian diri (personal hygiene), sikap ramah (atittude), mengucapkan salam (greeting), sopan berbicara (polite), menyambut tamu (welcome guest). Metodologi penelitian yang digunakan adalah observasi dan studi pustaka. Pegawai yang ada didalam UMKM tersebut sebanyak 25 orang yang teridiri dari 14 laki-laki dan 11 perempuan. Sehinga hasil dari penelitian ini adalah bahwa penampilan sangat penting bagi pegawai karena bisa menjadikan sebagai daya Tarik para konsumen untuk membeli produk yang dijual. Kualifikasi tim pelaksana kegiatan program ini adalah sebagai berikut, Memiliki kepribadian yang lebih baik lagi yang sesuai dengan pekerja professional, Memiliki kemampuan untuk menserasikan antara berpenampilan dengan kepribadiannya masing-masing, serta keserasian warna dan bentuk tubuh dari orang yang mengenakannya dan Memiliki kemampuan kerja sama dengan orang lain dalam tim (mampu menyesuaikan diri dengan baik), sehingga dengan mudah bisa mencapai tujuan yang diharapkan. Kata kunci: Attitude, Penampilan, UMKM AbstractThis study aims to determine the implementation of performance standards for employees of UMKM "Mang Piat" in the Village Girimukti West Bandung regency. This study consists of 5 standard indicators of grooming, namely: cleanliness and personal hygiene, atittude, greeting, polite, welcome guest. The research methodology used is observation and literature study. Employees who are in the SMEs as many as 25 people consisting of 14 men and 11 women. So the result of this research is that the appearance is very important for employees because it can make as the power Pull the consumers to buy products sold. The qualification of the implementation team of the program is as follows, Having a better personality that suits the professional worker, Having the ability to identify between the appearance with each personality, as well as the harmony of color and body shape of the person who wear it and Have the ability to cooperate with others in the team (able to adapt well), so that it can easily achieve the expected goals.Key word: Attitude, Performing, UMKM

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DALAM SEBUAH ORGANISASI

CAKRAWALA: JURNAL HUMANIORA BINA SARANA INFORMATIKA Vol 9, No 2 (2009): PERIODE SEPTEMBER 2009
Publisher : Akademi Komunikasi BSI Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3298.59 KB)

Abstract

Being a leader with a leadership style that organizations aim to be the responsibility of a leader they can walk or applied in various ways, so depending on the individual leader with a distinctive image and unique personality. There are leaders who emphasize how authoritarian leadership style, democratic style, and other styles, depending on something that is closely related to the quality and uniqueness of each act as a leader. Something that believes that with his leadership style, he will still be able to carry out duties and responsibilities well.Keywords: Leadership Style, OrganizationMenjadi pemimpin dengan gaya kepemimpinan yang berbeda-beda bertujuan agar organisasi yang menjadi tanggung jawab seorang pempinan tersebut dapat berjalan atau dilaksanakan dengan berbagai cara, sehingga sangat bergantung pada pribadi pemimpin yang dengan gambaran kepribadiannya yang khas dan unik. Ada pemimpin yang harus menekankan gaya kepemimpinannya dengan cara otoriter, gaya demokratis, dan gaya yang lain, tergantung pada sesuatu yang sangat erat hubungannya dengan kualitas dan kekhasan pada pribadi yang bertindak sebagai pemimpin. Sesuatu yang diyakini bahwa dengan gaya kepemimpinannya, ia akan tetap dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik.Kata kunci : Gaya Kepemimpinan, Organisasi

PERANAN PROMOSI MELALUI PERSONAL SELLING TERHADAP VOLUME PENJUALAN

Jurnal Ecodemica: Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Bisnis Vol 4, No 2 (2016): JURNAL ECODEMICA
Publisher : LPPM Universitas BSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.975 KB)

Abstract

ABSTRAKSIPromosi sangatlah erat kaitannya dengan penjualan sehingga dengan dilakukannya promosi maka akan berdampak pada tingkat penjualan produk di perusahaan. Hal ini dikarenakan semakin efektif promosi yang dilakukan, maka semakin tinggi pula tingkat penjualan produk di perusahaan. Cara promosi dapat dilakukan melalui berbagai macam salah satunya adalah melalui personal selling atau penjualan langsung oleh marketing terhadap calon konsumen potensial. Promosi melalui personal selling perlu dilakukan secara berkala karena itu perusahaan dituntut untuk dapat melaksanakan promosi dengan tepat agar dapat diterima oleh konsumen dan dapat meningkatkan penjualan produk seperti yang diharapkan oleh perusahaan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Observasi, dalam metode pengumpulan data ini penulis melakukan pengamatan secara langsung terhadap objek riset yang diamati dimana penulis melakukan pengamatan dengan datang langsung ke Hotel Ririn Bogor pada bagian yang menunjang data penelitian dalam hal ini bagian Marketing Hotel Ririn. Berdasarkan hasil pengamatan penulis untuk dapat menaikan penjualan dan mencapai target penjualan, Hotel Ririn  perlu memperluas target pasar. Perlu diadakan pelatihan bagi karyawan di bagian Marketing. Hotel Ririn seharusnya tidak hanya terfokus melakukan promosi melalui personal selling tetapi juga mempromosikan produk berupa kamar hotel dengan menggunakan strategi yang lain seperti membuat  website Hotel Ririn guna memberikan informasi dan gambaran jelas mengenai Hotel Ririn. Kata Kunci : Promosi, Personal Selling, Volume Penjualan ABSTRACTPromotion is very closely related to the sale so that the promotion does then it will have an impact on the level of product sales in the company. This is because the more effective promotion is done, the higher the level of product sales in the company. The way the promotion can be done through a variety of one of them is through personal selling or direct sales by marketing to potential prospects. Promotion through personal selling should be done periodically because the company is required to be able to carry out the promotion of the right to be accepted by consumers and can increase product sales as expected by the company. The method used in this study is the observation, the data collection methods have writers do direct observation of the object research were observed in which the authors make observations to come directly to the Hotel Ririn Bogor on the part of the data supporting research in this part of Marketing Hotel Ririn. Based on observations of the writer to be able to increase sales and achieve sales targets, Hotel Ririn need to expand the target market. There should be training for employees in the Marketing. Hotel Ririn should not only focus promotion through personal selling, but also promote the products in the form of hotel rooms by using other strategies such as creating a website Hotel Ririn to provide information and a clear picture of Hotel Ririn. Keywords: Promotion, Personal selling, Sales Volume

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN PADA RUMAH SAKIT KHUSUS GIGI DAN MULUT KOTA BANDUNG

Jurnal Administrasi Publik Vol 8, No 1 (2017): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik - Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.439 KB)

Abstract

The hospitals as a health service provider should already know how the quality of they service can be provide satisfaction to the patient. This study is aims to analyze the effect of service quality on patient satisfaction at Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut Kota Bandung. Population in this study is patient of RSKGM Kota Bandung with total sample 99 respondent. Data collection was done by distributing questionnaires with non-probability sampling technique. Data analysis technique is used coefficient correlation test, coefficient determination test and linear regression test to know how far the relationship and effect of service quality to patient satisfaction at RSKGM Kota Bandung. The result of analysis correlation test indicate that service quality variable have value r equal to 0,785 is in range 0,60-0,79 or in category strong relation. The result of determination test or Adjusted R Square is 0,616. This means that 61,62% of consumer satisfaction can be explained by service quality variables, while the rest is explained by other variables which not examined in this study.

Peranan Kompetensi SDM UMKM Dalam Meningkatkan Kinerja UMKM Desa Cilayung Kecamatan Jatinangor, Sumedang

Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 3 (2018): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas UBSI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.708 KB)

Abstract

AbstrakUMKM mampu menjadi penopang perekonomian negara kita, karena pelaku usaha sebagian besar adalah UMKM dan mampu menyerap tenaga kerja. Kecamatan Jatinangor sebagai salah satu kecamatan di Sumedang yang dijadikan sebagai kawasan pusat ekonomi kreatif oleh pemerintah kabupaten Sumedang. Salah satu kawasan UMKM tersebut adalah desa Cilayung sebagai salah satu desa yang memiliki potensi usaha kreatif yang mampu menopang perekonomian warga sekitarnya. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan kompetensi SDM UMKM dalam meningkatkan kinerja UMKM desa Cilayung kecamatan Jatinangor, Sumedang. Kompetensi sumber daya manusia (SDM) ternyata merupakan salah satu faktor yang sangat penting didalam industri UMKM. Dengan meningkatnya kompetensi SDM melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan, maka hal tersebut merupakan kunci dalam peningkatan kinerja UMKM. Pengelolaan SDM di UMKM juga meliputi kegiatan rekrutmen, seleksi, penempatan, pengembangan, kompensasi (upah), mempertahankan (retention), evaluasi, promosi hingga pengakhiran hubungan kerja.Mengelola SDM bagi UMKM merupakan sebuah keterampilan yang harus dimiliki oleh para pelaku UMKM.