Ranni Rahmayanthi Zulkifli
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGGUNAAN TEKNIK MODELING DALAM KONSELING KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN KEBIASAAN BELAJAR PADA SISWA Sylviana, Natalia Devi; Rosra, Muswardi; Zulkifli, Ranni Rahmayanthi
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 3 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to determine the use of modeling techniques in group counseling which can improve study habits. The problem in this research is the students who have low learning habits. This study is a quasi-experimental design with types One-group pretest-posttest design. Research subjects were 11 students who have poor study habits. Data collection technique used scale study habits. The results showed that 36.81% increase learning habits that Zcount < Ztable (-2,938< 11), then Ha received means then use of modeling techniques in group counseling can improve study habits with a significance level of 5%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penggunaan teknik modeling dalam konseling kelompok dapat meningkatkan kebiasaan belajar. Masalah dalam penelitian ini adalah siswa yang memiliki kebiasaan belajar yang rendah. Penelitian ini bersifat quasi eksperimental design dengan jenis One-group pretest-posttest design. Subjek penelitian sebanyak 11 siswa yang memiliki kebiasaan belajar yang rendah. Teknik pengumpulan data menggunakan skala kebiasaan belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan belajar meningkat 36,81% bahwa Zhitung < Ztabel (-2,938<11) maka Ha diterima artinya penggunaan teknik modeling dalam konseling kelompok dapat meningkatkan kebiasaan belajar yang baik dengan taraf signifikansi 5%.Kata kunci: kebiasaan belajar, konseling kelompok, teknik modeling
PENGGUNAAN KONSELING KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN KONSEP DIRI PADA SISWA KELAS XI SMK Roza, Emilia; Rosra, Muswardi; Zulkifli, Ranni Rahmayanthi
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 4 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of this research was to determine the use of group counseling to improve self concept in students. This study was pre-experimental research, with one-group pretest-posttest design. The subject in this research were 9 students. Data collection technique used scale. The data analysis using the Wilcoxon test, from pretest and posttest it was obtained that zratio = -2.666 &lt; ztable = 1.645 then Ho is rejected and Ha accepted, which means that the student’s self concept could be increased through group counseling service. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penggunaan konseling kelompok untuk meningkatkan konsep diri pada siswa. Penelitian ini bersifat pre eksperimental dengan jenis one-group pretest-posttest design. Subjek penelitian sebanyak 9 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan skala. Hasil analisis data menggunakan uji Wilcoxon, dari hasil pretest dan posttest diperoleh zhitung = –2,666&lt; ztabel = 1,645 maka Ho ditolak dan Ha diterima, yang artinya konsep diri dapat ditingkatkan melalui layanan konseling kelompok pada siswa. Kata kunci : bimbingan konseling, konseling kelompok, konsep diri 
PENINGKATAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL DENGAN TEKNIK ASSERTIVE TRAINING PADA SISWA Sari, Yuli Novita; Yusmansyah, Yusmansyah; Zulkifli, Ranni Rahmayanthi
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 4 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was to know the increase in interpersonal communication by assertive training techniques. Research method was using quasi experiment by pretest-posttest control group design, it was analyzed by using independent test sample t-test. The subject of research was 24 students of class VIII who had low interpersonal communication which consisting of experiment group and control group. Data collection technique used observation. Result of the research showed there was an increase in students interpersonal communication, based on the result of the data analysis, the gain score of 2 research groups were obtained t value=16.23 and t table 0.05 with df22=2.074 because t value&lt;t table, then H0 were rejected and Ha accepted, it means that there is a significant increase in interpersonal communication after giving assertive training. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan komunikasi interpersonal dengan teknik assertive training. Metode penelitian menggunakan quasi eksperimental dengan pretest-posttest control group design. Dianalisis dengan menggunakan uji independent sample t-test. Subyek penelitian 24 siswa kelas VIII yang memiliki komunikasi interpersonal rendah yang terdiri dari kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan komunikasi interpersonal siswa, berdasarkan hasil analisis data gain score 2 kelompok penelitian diperoleh t hitung = 16,23 dan t tabel 0,05 dengan df 22= 2,074 Karena t hitung &gt; t tabel, maka H0 ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat terdapat peningkatan signifikan komunikasi interpersonal setelah pemberian assertive training. Kata kunci : assertive training, bimbingan konseling,  komunikasi interpersonal
HUBUNGAN KONSEP DIRI POSITIF DENGAN PENYESUAIAN DIRI MAHASISWA FKIP UNILA LUAR LAMPUNG Astuti, Aslama Puji; Rosra, Muswardi; Zulkifli, Ranni Rahmayanthi
ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling) Vol 3, No 4 (2014): ALIBKIN
Publisher : ALIBKIN (Jurnal Bimbingan Konseling)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine the correlation between positive self-concept with self-adjustment in college students of Teacher Training and Education Faculty, University of Lampung in 2014 academic year whose coming from outside of Lampung province. The population were 59 college students of FKIP University of Lampung in 2014 academic year whose coming from outside of Lampung province. The instrument used was the scale of positive self-concept and self-adjustment. So all data obtained was analyzed using statistic Correlation Product Moment Pearson. The result of this study showed that there is positive correlation between variables, which means the higher positive self-concept, the higher self-adjustment on a college students, with the rxy = 0.669 and r2 = 44.76%.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan konsep diri positif dengan penyesuaian diri pada mahasiswa FKIP Universitas Lampung angkatan 2014 dari luar Propinsi Lampung. Populasi penelitian yaitu 59 mahasiswa FKIP Universitas Lampung angkatan 2014 dari luar Propinsi Lampung. Instrumen penelitian menggunakan skala konsep diri positif dan penyesuaian diri. Teknik analisis data menggunakan statistik korelasi Product Moment Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep diri positif dan penyesuaian diri memiliki korelasi yang kuat, artinya terdapat hubungan positif antar kedua variabel, sehingga semakin tinggi konsep diri positif maka semakin tinggi penyesuaian diri pada mahasiswa baru, dengan nilai rxy = 0,669  dan r2 = 44,76%.Kata kunci :  bimbingan dan konseling, jenis kelamin, konsep diri positif, penyesuaian diri