Articles

Found 10 Documents
Search

PREVALENSI DAN DISTRIBUSI SMOKER’S MELANOSIS PADA BURUH BANGUNAN YANG PEROKOK DI PT.TRIKENCANA SAKTI UTAMA KETAPING Pratiwi, Windy Okta; Lestari, Citra; Bakar, Abu
B-Dent: Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Volume 4, Nomor 1, June 2017
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu akibat dari kebiasaan merokok yang terjadi di rongga mulut adalah smoker’s melanosis yang mana ciri-cirinya mukosa berwarna kecoklatan yang disebabkan karena meningkatnya produksi melanin oleh sel melanosit, hal ini disebabkan oleh kandungan bahan kimia dalam rokok sangat banyak yaitu sekitar 300 bahan kimia. Unsur-unsur yang penting di dalam rokok antara lain: tar, nikotin, amoniak dan karbon monoksida. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat prevalensi dan distribusi smoker’s melanosis pada buruh bangunan yang perokok di PT. Trikencana Sakti Utama Ketaping. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan jumlah sampel 30 orang dengan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan pigmentasi gingiva paling banyak dengan skor 3 (satu atau lebih pembentukkan pita kontinu pendek dari pigmentasi gingiva) yaitu 13 orang (43,3%), paling banyak lama merokok yaitu >10 tahun yaitu 22 orang (73,3%), semua buruh menggunakan jenis rokok filter (100%) dan Paling banyak jumlah rokok yang dihisap >20 batang/hari sebanyak 12 orang (40%).
EFEKTIVITAS FLEP POSISI KORONAL DENGAN DAN TANPA ACELLULAR DERMAL MATRIX ALLOGRAFT PADA RESESI GINGIVA Lestari, Citra; Murdiastuti, Kwartarini; Syaify, Ahmad
B-Dent: Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Volume 1, Nomor 1, Juni 2014
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Resesi gingiva adalah terbukanya akar gigi akibat pergeseran posisi margin gingiva ke apikal dari cemento enamel junction. Salah satu perawatan resesi gingiva adalah flep posisi koronal (FPK) yang dapat dilakukan dengan dan tanpa acellular dermal matrix allograft (ADMA). Acellular dermal matrix allograft merupakan jaringan kulit yang diambil dari individu lain yang diproses khusus sehingga sel-sel dermal terangkat dengan tetap mempertahankan matriks kolagen regeneratif. Kandungan utama ADMA terdiri dari kolagen, elastin, proteoglikan dan pembuluh darah yang berguna mengarahkan regenerasi dan reparasi jaringan periodontal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas flep posisi koronal dengan dan tanpa acellular dermal matrix allograft pada perawatan resesi gingiva dilihat dari parameter gingival thickness (GT) yang dinilai dari dua daerah yaitu ketebalan gingiva keratin (GT1) dan ketebalan mukosa alveolar (GT2). Penelitian dilakukan terhadap 20 kasus resesi gingiva dengan melihat pengukuran GT1 dan GT2 dilakukan sebelum dan 3 bulan sesudah operasi. Hasil analisis statistik unpaired t-test menunjukkan adanya perbedaan peningkatan GT1 dan GT2 yang bermakna (p
PENGARUH JARINGAN USAHA, INOVASI PRODUK DAN PERSAINGAN USAHA TERHADAP PERKEMBANGAN USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH (Studi pada IKM Makanan di Kecamatan Kuningan Kabupaten Kuningan Jawa Barat) Lestari, Citra; Lubis, Nawazirul; Widayanto, Widayanto
Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis Volume 4, Nomor 2, Tahun 2015
Publisher : Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.422 KB)

Abstract

The development of a business unit can be affected by a variety of factors, both internal and external company factors. The purpose of this research is to know the influence of the business network, product innovation and competition against the development of micro, small and medium enterprises. The research type is explanatory research. The population was 562 units from small and medium food industries in Kuningan District with 85 sample taken using disproportionate stratified random sampling and simple random sampling. Data collection using the questionnaire. Data analysis using linear regression analysis. The results showed that the business network, product innovation and competition are jointly undertaking a positive and significant effect against involving the development of micro, small and medium enterprises. Researchers suggest that IKM constantly enhance cooperation with various parties to build wider business network, improve product innovation and improve competitiveness so that IKM can continue to thrive in the midst of the current competition.
The effect of subgingival irrigation of Gambir (Uncaria gambir [Hunter] Roxb) catechin to the number of Actinobacillus Actinomycetemcomitans in the gingival sulcus of periodontitis mice Lestari, Citra
Padjadjaran Journal of Dentistry Vol 23, No 3 (2011): November
Publisher : Faculty of Dentistry Universitas Padjadjaran, Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1189.001 KB)

Abstract

Periodontitis is one of periodontal disease that the main cause is bacteria, especially Actinobacillus actinomycetemcomitans (AA). One of the treatments for these conditions can be done with subgingival irrigation using Gambir catechin (Uncaria gambir [Hunter] Roxb). Catechins are polyphenolic compounds and have antibacterial effects. Based on its advantages, a cathecin effect may decrease the amount of AA in periodontitis and help the healing. The aim of this study was to know the effect of subgingival irrigation of the Gambir catechin to the amount of AA in periodontitis mice. Twelve mice, 3 months age, 200-250 gr in weight, with the anterior gingival sling with yarn was made for periodontitis condition. The mice were divided into four groups treatment: Treatment with aquadest, Gambir catechin I, Gambir catechin II, and chlorhexidine 0.2%. Subgingival irrigation performed after visible signs of periodontitis with 2 times daily for seven days. AA retrieval was done using paper points inserted in the gingival sulcus and grown in BHI agar with bacitracin 5 units/ml (modification). The number of AA was then counting with colony counters. Study result showed a significant difference (p <0.05) between aquadest treatment group with Gambir catechin I, Gambir catechin II, and chlorhexidine 0.2%. But there was no significant difference between Gambir catechin I and II. The conclusion of this study indicated that subgingival irrigation of Gambir catechin I and II could decrease the amount of AA but there was no statistical difference between the two groups. This means that Gambir catechin in solutions and effervescent didnt affect the activity of a substance in it. It was shown that catechins can be used as an alternative to the condition of periodontitis.
PERBEDAANANTARA OBAT KUMUR α-MANGOSTIN 0,5% DAN KLORHEKSIDIN 0,2% TERHADAP pH SALIVA PADA PENDERITA GINGIVITIS Haripa, Eka Putri; Lestari, Citra; Endo Mahata, Intan Batura
B-Dent: Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Volume 3, Nomor 2, Desember 2016
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gingivitis disebabkan oleh akumulasi plak yang juga dapat mengakibatkan pH saliva menjadi relatif asam.Salah satu cara untuk meningkatkan pH saliva adalah berkumur dengan obat kumur. Obat kumur alami yang dapat digunakan salah satunya adalah α-mangostin 0,5%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan antara efek obat kumur α-mangostin 0,5% dan klorhexidin 0,2% terhadap pH saliva pada penderita gingivitis, jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimental semu. Rancangan penelitian adalah pretest-posttest study, populasi adalah penderita gingivitis di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah dalam 2 kelompok dengan masing-masng kelompok terdiri dari 16 sampel. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah uji Wilcoxon. Hasil penelitian terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah berkumur dengan obat kumur α-mangostin 0,5% dan klorheksidin 0,2% dengan value=0,001
The effect of subgingival irrigation of Gambir (Uncaria gambir [Hunter] Roxb) catechin to the number of Actinobacillus Actinomycetemcomitans in the gingival sulcus of periodontitis mice Lestari, Citra
Padjadjaran Journal of Dentistry Vol 23, No 3 (2011): November
Publisher : Faculty of Dentistry Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1189.001 KB)

Abstract

Periodontitis is one of periodontal disease that the main cause is bacteria, especially Actinobacillus actinomycetemcomitans (AA). One of the treatments for these conditions can be done with subgingival irrigation using Gambir catechin (Uncaria gambir [Hunter] Roxb). Catechins are polyphenolic compounds and have antibacterial effects. Based on its advantages, a cathecin effect may decrease the amount of AA in periodontitis and help the healing. The aim of this study was to know the effect of subgingival irrigation of the Gambir catechin to the amount of AA in periodontitis mice. Twelve mice, 3 months age, 200-250 gr in weight, with the anterior gingival sling with yarn was made for periodontitis condition. The mice were divided into four groups treatment: Treatment with aquadest, Gambir catechin I, Gambir catechin II, and chlorhexidine 0.2%. Subgingival irrigation performed after visible signs of periodontitis with 2 times daily for seven days. AA retrieval was done using paper points inserted in the gingival sulcus and grown in BHI agar with bacitracin 5 units/ml (modification). The number of AA was then counting with colony counters. Study result showed a significant difference (p <0.05) between aquadest treatment group with Gambir catechin I, Gambir catechin II, and chlorhexidine 0.2%. But there was no significant difference between Gambir catechin I and II. The conclusion of this study indicated that subgingival irrigation of Gambir catechin I and II could decrease the amount of AA but there was no statistical difference between the two groups. This means that Gambir catechin in solutions and effervescent didn't affect the activity of a substance in it. It was shown that catechins can be used as an alternative to the condition of periodontitis.
OPTIMALISASI PENDAYAGUNAAN DANA INFAQ-SEDEKAH DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN PETANI DENGAN PROGRAM ALSINTAN (Studi Kasus Pada Desa Saleh Jaya Banyuasin Sumatera Selatan Lestari, Citra
I-Finance Journal Vol 4 No 2 (2018): I FINANCE
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.548 KB)

Abstract

ABSTRAK Infaq merupakan harta yang dikeluarkan oleh seseorang atau badan usaha di luar zakat untuk kemaslahata numum.Oleh karena itu, subtansi infaq itu lebih umum subtansi zakat.Sebagaimana firman Allah Swt. Sama halnya dengan sedekah bahwa sedekah adalah pemberian sesuatu dari seseorang kepada orang lain karena ingin mendapatkan pahala dari Allah. Penelitian meneliti Optomalisasi Pendayagunaan dana infaq-sedekah dalam meningkatkan pendapatan petani dengan program alsintan di desaSaleh Jaya, Banyuasin Sumatera Selatan. Tujuan penelitian ini yaitu pertama untuk mengetahui bentuk pengumpulan dan pembinaan dana infaq dan sedekah dari petani ke petani yang dilakukan oleh BMT Saleh Jaya, kedua mengetahui bentuk pengelolaan dana infaq dan sedekah melalui program Alsintan yang dilakukan oleh BMT Saleh Jaya, dan yang ketiga adalah untuk mengetahui Seberapa besar bentuk kebermanfaatan program Alsintan dalam mensejahterakan ummat di luar desa Saleh Jaya.Kemudianmetodelogi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian mixed methods, yang mana penelitian ini dapat diartikan sebagai metode penelitian yang mengkombinasikan antara dua metode penelitian sekaligus, yaitu kualitatif dan kuantitatif dalam suatu kegiatan penelitian yang nantinya akan diperoleh data yang lebih komprehensif, valid, reliabel, dan objektif. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu pertama Pengumpulan dan Pembinaan Dana Infaq-Sedekah dikumpulkan oleh sebuah lembaga agama kemasyarakatan seperti di Badan Kepengurusan Masjid (BKM), Lembaga Amil Zakat (LAZ), Badan Amil Zakat (BAZ), Baitul Mal wa Tamwil (BMT), ataupun lembaga lainnya. Dana tersebut dikumpulkan dan nantinya akan dikelola dengan baik oleh lembaga-lembaga yang bersangkutan. Kedua pengelolaan Alsintan dengan Dana Infaq-Sedekah adalah Setiap bulannya para petani yang dalam hal ini yaitu petani kaya yang artinya mereka memiliki keunggulan dalam kegiatan pertaniannya selalu melakukan infaq dan sedekah. Ketiga Pemanfaatan Program Alsintan dalam Mensejahterakan Ummat adalah dengan meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan mutu produk pertanian. Peningkatan efisiensi, produktivitas dan mutu produk pertanian membutuhkan sentuhan mekanisasi pertanian, di samping sangat ditentukan oleh modal dan kualitas sumber daya manusia. &nbsp; &nbsp; &nbsp;
PENGARUH TEKNIK PENYIKATAN GIGI METODE BASS DENGAN TIPE BULU SIKAT YANG BERBEDA TERHADAP INDEKS PLAK Utari, Rahmi; Lestari, Citra
B-Dent: Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Volume 1, Nomor 2, Desember 2014
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Plak gigi merupakan suatu lapisan lunak yang terdiri atas kumpulan mikroorganisme yang berkembang biak di atas suatu matriks yang terbentuk dan melekat erat pada permukaan gigi yang tidak dibersihkan. Metode penyikatan gigi yang umum dilakukan untuk mengurangi plak yaitu dengan metode Bass, baik dengan tipe bulu sikat yang lurus dan bersilang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan penyikatan gigi dengan tipe bulu sikat yang berbeda secara metode bass terhadap indeks plak. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimental. Plak diukur dengan menggunakan indeks plak modifikasi Quigley & Hein sebelum dan sesudah penyikatan gigi. Analisis data menggunakan uji t. Hasil penelitian didapatkan p=0,012 (0.05), menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara penyikatan dengan bulu sikat yang lurus dan bersilang tetapi dapat disimpulkan bahwa dengan sikat gigi yang lurus plak sudah dapat berkurang.
PENGARUH BUDAYA MAKAN SIRIH TERHADAP PENYAKIT PERIODONTAL PADA MASYARAKAT DI DESA TANJUNG MEDAN KECAMATAN BILAH BARAT LABUHAN BATU Ritonga, Sri Wahyuni; Nurhamidah, Nurhamidah; Lestari, Citra
B-Dent: Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Volume 4, Nomor 1, June 2017
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makan sirih adalah bagian yang melengkapi struktur kebudayaan dan biasanya erat dengan kebiasaan yang terdapat pada masyarakat di daerah tertentu, International Agency for Research on Cancer (IARC) menyebutkan bahwa menyirih berdampak pada kesehatan dan berpotensi menyebabkan kanker. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui “pengaruh budaya makan sirih terhadap penyakit periodontal pada masyarakat di desa Tanjung Medan Kecamatan Bilah Barat Labuhan Batu. Desain penelitian ini adalah survei dengan pendekatan cross sectional study. Populasi penelitian adalah masyarakat yang berada di desa Tanjung Medan Kecamatan Bilah Barat Labuhan Batu dengan populasi 880 jiwa dengan 46 sampel metode total sampling, waktu penelitian pada tanggal 24 Desember 2015 dan instrumen penelitian dengan menggunakan kuesioner dan pengukuran penyakit periodontal. Analisis secara univariat ditampilkan dengan tabel distribusi frekuensi dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square dengan kepercayaan 95% α = 0,05. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan frekuensi menyirih per hari terhadap penyakit periodontitis, p=0,027, terdapat hubungan waktu menyirih per hari terhadap penyakit periodontitis, p=0,017, terdapat hubungan yang bermakna kompsisi menyirih terhadap penyakit periodontitis, p=0,001 dan disimpulkan bahwa adanya pengaruh frekuensi, waktu dan komposisi makan sirih terhadap penyakit periodontal.
PENGARUH PEMBERIAN ASAM USNAT TERHADAP JUMLAH SEL OSTEOBLAS PADA TIKUS PERIODONTITIS Sari, Desi Ratna; Lestari, Citra; Yandi, Satria
B-Dent: Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah Volume 5, Nomor 2, Desember 2018
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Periodontitis adalah penyakit inflamasi yang menyebabkan kerusakanjaringan periodontal dan menyebabkan kehilangan gigi. Periodontitismerupakan penyebab utama terjadinya resorpsi tulang alveolar. Asamusnat yang berasal dari kandungan kayu angin diketahui mengandungantibakteri, antiinflamasi, dan antijamur yang dapat digunakan sebagaibahan obat-obatan. Asam usnat adalah antibiotik spektrum luas dankandungannya dapat diperoleh dari lichen dan dapat menghambatbakteri patogen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuipengaruh pemberian asam usnat terhadap jumlah sel osteoblas padatikus periodontitis. Jenis penelitian yang digunakan adalaheksperimental laboratorium dengan rancangan control group post testonly design. Penelitian ini menggunakan tikus putih jantan (Rattusnorvegicus) sebanyak 24 ekor. Tikus dikelompokan menjadi 4kelompok yang masing-masingnya terdiri dari 6 ekor dan dibagi dalamdua priode hari untuk dekapitasi pada hari ke-7 dan hari ke-14 sehinggadidapatkan sampel tiap kelompok menjadi 3 ekor. Tikus diinduksiperiodontitis dengan benang silk ligature 3,0 kemudian diberikan asamusnat gel dengan konsentrasi 2,04% dan 6,06%. Hasil penelitian inimenunjukan rerata jumlah sel osteoblas berbeda bermakna (p<0,05)pada setiap kelompok penelitian. Pemberian asam usnat 6,06%menunjukan rerata sehat (kelompok kontrol negatif). Hal inidisebabkan karna adanya kandungan antiinflamasi dan antibakteri dariasam usnat. Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pemberian asamusnat terhadap jumlah sel osteoblas pada tikus periodontitis dimanaasam usnat dengan konsentrasi 6,06% lebih efektif dibandingkan asamusnat dengan konsentrasi 2,04%.