Articles

Found 9 Documents
Search

KARAKTERISASI BAHAN PADUAN Nd1+xBa2-xCu3O7 YANG DITUMBUHKAN DENGAN METODE REAKSI PADATAN Raudah, Raudah; Sujiono, Eko Hadi; Subaer, Subaer
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 7, No 2 (2011)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (771.477 KB)

Abstract

Telah berhasil dikembangkan bahan paduan oksida  Nd1+xBa2-xCu3O7  NdBaCuO yang ditumbuhkan dengan metode reaksi padatan pada variasi rasio molar x=0; -0,1; -0,2; dan -0,3. Campuran bahan padatan dalam bentuk serbuk dibuat homogen melalui proses penggerusan pada rute tertentu dan disintering pada suhu 950 oC. Untuk mengetahui tingkat kualitas suatu material maka dianalisis homogenitas campuran bahan dengan karakterisasi XRD (X-Ray Diffraction) untuk mengetahui struktur Kristal suatu bahan dan SEM (Scanning Electron Microscope) untuk mengetahui morfologi permukaan suatu bahan paduan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa semakin kecil nilai rasio molar (x) maka jarak antar atomnya akan semakin kecil dan pada x=0 tumbuh spiral growth.Kata kunci : NdBaCuO; Metode reaksi padatan; Rasio molar; Struktur kristal; morfologi permukaan
Efektivitas Sterilisasi Metode Panas Kering pada Alat Medis Ruang Perawatan Luka Rumah Sakit dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas Raudah, Raudah; Zubaidah, Tien; Santoso, Imam
JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN: Jurnal dan Aplikasi Teknik Kesehatan Lingkungan Vol 14, No 1 (2017): Jurnal Kesehatan Lingkungan Volume 14 No. 1, Januari 2017
Publisher : Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Jurusan Kesehatan Lingkungan Banjarbaru

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Effectiveness Of Sterilization Method Of Dry Heat At The Wound Care Medical Devices Hospital Room Dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas. Hospital Dr. H. Soemarno Sosroatmodjo is a Type C hospitals that provide 24-hour medical services.Bed capacity of 145 with the number BOR (Bed Occupancy Rate) 51.36%.Efforts to prevent the occurrence of nosocomial infections from medical devices one of which is the process of sterilization with dry heat heating process.The purpose of this study was to determine the effectiveness of dry heat sterilization methods on medical devices in the Hospital Dr. H. Soemarno Sosroatmodjo. This type of research is quasi-experimental.Type variables used are the independent variables (temperature variation with the dry heat oven), the dependent variable (number of bacteria).Samples taken medication is a tool set consisting of a pair of tweezers and tub instruments. Analysis of data use Oneway Anova test. Based on the results of the examination, in the highest number of bacteria known medical tool tweezers is the average number of bacteria colonies 1.33 / cm at 125oC, and the highest number of bacteria of medical tools like instrument that is the average number of bacteria colonies 0.66 / cm at the temperature of 125oC. Statistical data analysis for medical devices tweezers with Oneway Anova test, after sterilized generate significant value of 0.09, which sig> 0.05 so that Ho is accepted, meaning there is no significant difference and statistical analysis for medical devices like instrument with Oneway Anova test produces the significant value of 0.40, which sig> 0.05 means that there is no significant difference. Keywords: Hospitals; medical device; numbers germs; sterilization.
PENGEMBANGAN SURVAI STATED PREFERENCE UNTUK MODEL PILIHAN MODA DI KOTA PALANGKA RAYA Raudah, Raudah; Silitonga, Sutan Parasian; Desriantomy, Desriantomy
Jurnal PROTEKSI (Proyeksi Teknik Sipil) Vol 1, No 2: Edisi Juli 2015
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.173 KB)

Abstract

Peningkatan penggunaan kendaraan pribadi yang sangat tinggi di Kota Palangka Raya akan semakin menekan penggunaan angkutan umum. Hal ini berdampak buruk bagi sistem transportasi berkelanjutan yang berakibat pada penambahan volume lalu lintas perkotaan. Penelitian ini secara khusus bertujuan untuk menghasilkan model pilihan moda, juga kebijakan sistem transportasi berkelanjutan yang mendukung keberadaan angkutan umum dalam memenuhi kebutuhan mobilitasnya untuk saat ini dan di masa mendatang. Prosedur dimulai dari tahap identifikasi masalah, penetapan target, kajian literature, variabel yang dipilih, pengumpulan data, analisis data dan pemodelan, verifikasi, dan model simulasi. Model utama yang digunakan adalah model multinomial logit dalam pemilihan moda. Jenis survai yang dilakukan adalah stated preference untuk membentuk model existing dan model simulasi kebijakan.   Berdasarkan hasil penelitian didapatkan model pilihan moda di Kota Palangka Raya antara mobil, sepeda motor, dan angkutan umum. Berdasarkan model tersebut peluang penggunaan angkutan umum dapat ditingkatkan dengan  pembangunan busway, pembatasan jumlah parkir, serta mengurangi waktu tunggu pada jam puncak untuk angkutan umum di Kota Palangka Raya. Kata kunci: Stated preference, pilihan moda, model, angkutan umum
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar IPS Ekonomi dengan Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing pada Kelas VIII MTS Hidayatul Insan Palangka Raya Raudah, Raudah; Mariani, Isna
Neraca: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 4 No 1 (2018): Neraca: Jurnal Pendidikan Ekonomi
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.101 KB)

Abstract

This study aims to determine learning activities and learning outcomes. This type of research is Class Action Research (CAR). The subjects of this study were class VIII students of Usman bin Affan, MTs Hidayatul, Palangka Raya Individuals totalling 17 students. This data collection technique is observation and testing. Data analysis techniques are based on the results of the cycle during the learning process. The results of the study concluded that: (1) learning activities of students in Economics Social Studies learning by applying the cooperative learning model Snowball Throwing type in class VIII Usman bin Affan MTs Hidayatul Insanity Palangka Raya was more active, (2) there was an increase in Social Economics learning outcomes after applying the model cooperative learning Type Snowball Throwing on class VIII students of Usman bin Affan MTs Hidayatul Insan Palangka Raya.
PEMANFAATAN KULIT KOPI ARABIKA DARI PROSES PULPING UNTUK PEMBUATAN BIOETANOL Raudah, Raudah; Ernawati, Ernawati
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 10, No 1 (2012): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.388 KB)

Abstract

Salah satu sumber gula yang dapat dijadikan bahan baku pembuatan bioetanol adalah limbah kulit kopi arabika. Limbah ini dipilih sebagai bahan dasar pembuatan bioetanol karena: kandungan gula reduksinya yang tinggi, tidak berkompetisi untuk pemanfaatan bahan pangan, dan memiliki jumlah yang melimpah. Penelitian menggunakan ragi Saccharomyces cerevisiae dengan metode fermentasi untuk mendapatkan pengaruh waktu fermentasi dan dosis ragi yang efektif untuk memperoleh kadar bioetanol yang optimum. Penelitian ini dilakukan dengan memvariasikan waktu fermentasi yaitu 62, 72, dan 82 jam serta penambahan ragi sebanyak 0, 5 g, 1 g dan 1, 5 g. Cairan hasil fermentasi kemudian di distilasi dan di uji kadar bioetanol menggunakan refraktometer. Selanjutnya konsentrasi bioetanol di analisa menggunakan khromatografi gas. Hasil penelitian menunjukkan pada waktu fermentasi 72 jam dengan jumlah ragi 1,5 g menghasilkan bioetanol sebanyak 62 % dengan konsentrasi mencapai 97, 72 (%v/v).Kata kunci: bioetanol, fermentasi, kopi, Saccharomyces cerevisiae, khromatografi gas.
PEMBUATAN ASAM ASETAT DARI LIMBAH CAIR KULIT KOPI ARABIKA (Coffea arabica. Sp) Rosmiati, Rosmiati; Yunus, Muhammad; Raudah, Raudah
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 11, No 2 (2013): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.369 KB)

Abstract

Penelitian tentang pembuatan asam asetat dari limbah cair kulit kopi (coffea arabika. Sp) telah dilakukan. Limbah cair kulit kopi dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan asam asetat, dan diharapkan dapat menghasilkan mutu asam asetat yang baik sesuai dengan standar mutu asam asetat dari nira aren (Arenga pinnata) SNI 01-4371-1996. Proses fermentasi dilakukan dalam dua tahapan, tahap pertama adalah fermentasi limbah cair kulit kopi menjadi alkohol secara anaerob, tahap kedua adalah fermentasi alkohol menjadi asam asetat secara aerob. Fermentasi secara aerob dilakukan dengan memvariasikan penambahan bakteri acetobachter aceti dan tanpa penambahan acetobachter aceti, serta variasi waktu yaitu selama 7, 10, dan 15 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asam asetat yang diperoleh tanpa penambahan bakteri A. Aceti tidak memenuhi standar mutu sedangkan dengan penambahan bakteri A. aceti telah memenuhi standar mutu yaitu: kadar asam asetat: 6,48%, kadar alkohol: 4,35%, TPT: 1,27%, pH: 4 dan cemaran logam (Pb: -0,3116, Cu: -0,7397, Zn: -0,5623).Kata kunci: fermentasi, kopi, Acetobachter aceti, SNI 01-4371-1996.
PEMANFAATAN KULIT TANDUK KOPI ARABIKA SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN KARBON AKTIF Raudah, Raudah
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 12, No 1 (2014): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (67.692 KB)

Abstract

Salah satu sumber biomassa yang dapat dijadikan bahan baku pembuatan karbon aktif adalah limbah kulit tanduk kopi arabika. Kulit tanduk kopi biasanya menjadi limbah dan dibakar diladang pertanian dan menyebabkan pencemaran lingkungan. Penelitian bertujuan menghasilkan karbon aktif dari kulit tanduk kopi sesuai dengan SNI 06-370-1995 dan SII 0258-79 serta mengukur kemampuannya dalam menyerap HCN. Proses pembuatan karbon aktif dilakukan pada suhu karbonisasi 300oC selama 2 jam. Kemudian menggunakan aktivator asam klorida 0,1 N dengan variasi waktu aktivasi 1 jam, 3 jam, 5 jam, dan 7 jam. Kemudian diuji kadar abu, kadar air, daya serap terhadap iodium, pengujian kadar yang hilang pada suhu 950oC dan uji daya serap karbon aktif terhadap sianida artifisial. Hasil penelitian menunjukkan pada waktu aktivasi 3 jam dihasilkan kadar abu 1,68%, kadar air 3,7%, daya serap iodium 791,4 mg/g, bagian yang hilang pada pemanasan 950oc adalah 14,5% dan efisiensi penyerapan sianida sebesar 84,3%.Kata kunci: Karbon aktif, kulit tanduk kopi, sianida.
PEMANFAATAN KULIT TANDUK KOPI ARABIKA SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN KARBON AKTIF Raudah, Raudah
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 12, No 2 (2014): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu sumber biomassa yang dapat dijadikan bahan baku pembuatan karbon aktif adalah limbah kulit tanduk kopi arabika. Kulit tanduk kopi biasanya menjadi limbah dan dibakar diladang pertanian dan menyebabkan pencemaran lingkungan. Penelitian bertujuan menghasilkan karbon aktif dari kulit tanduk kopi sesuai dengan SNI 06-370-1995 dan SII 0258-79 serta mengukur kemampuannya dalam menyerap HCN. Proses pembuatan karbon aktif dilakukan pada suhu karbonisasi 300oC selama 2 jam. Kemudian menggunakan aktivator asam klorida 0,1 N dengan variasi waktu aktivasi 1 jam, 3 jam, 5 jam, dan 7 jam. Kemudian diuji kadar abu, kadar air, daya serap terhadap iodium, pengujian kadar yang hilang pada suhu 950oC dan uji daya serap karbon aktif terhadap sianida artifisial. Hasil penelitian menunjukkan pada waktu aktivasi 3 jam dihasilkan kadar abu 1,68%, kadar air 3,7%, daya serap iodium 791,4 mg/g, bagian yang hilang pada pemanasan 950oc adalah 14,5% dan efisiensi penyerapan sianida sebesar 84,3%.Kata kunci: Karbon aktif, kulit tanduk kopi, sianida.
PENENTUAN MUTU ASAM ASETAT DARI LIMBAH CAIR KULIT KOPI ARABIKA (Coffea arabica. Sp) Rosmiati, Rosmiati; yunus, muhammad; Raudah, Raudah
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 6, No 2 (2008): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan mutu asam asetat dari limbah cair kulit kopi (coffea arabika. Sp) berdasarkan dari nira aren (Arenga pinnata) SNI 01-4371-1996. Limbah cair kulit kopi ini dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan asam asetat, dan diharapkan dapat menghasilkan mutu asam asetat yang lebih baik, limbah cair kulit kopi yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari Takengon, NAD. Pada penelitian ini dilakukan proses fermentasi yaitu dalam dua tahapan, tahap pertama adalah fermentasi limbah cair kulit kopi menjadi alkohol, tahap kedua adalah fermentasi alkohol menjadi asam asetat dan dengan penambahan bakteri A. aceti dan tanpa A. aceti. Dalam penelitian ini divariasikan waktu fermentasi yaitu selama 7, 10, dan 15 hari. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lamanya waktu fermentasi mengakibatkan penurunan kadar pada pH, alkohol, total padatan terlarut (TPT), dan pencemaran logam, sedangkan kadar asam asetat mengalami peningkatan baik dengan menggunakan bakteri A. aceti dan tanpa A. aceti. Semua variabel proses yang dianalisa terhadap kadar asam asetat dengan menggunakan bakteri A. aceti telah memenuhi standar mutu asam asetat yaitu: kadar asam asetat: 6,48%, kadar alkohol: 4,35%, TPT: 1,27%, pH: 4 dan cemaran logam (Pb: -0,3116, Cu: -0,7397, Zn: -0,5623).Kata kunci: fermentasi, kopi, ragi saccharomyces cerevisiae, bakteri A. aceti, SNI 01-4371-1996.