Articles

Found 16 Documents
Search

PENGARUH PENATAAN TEMPAT DUDUK TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN IPA KELAS V SD N 20 KOTA BENGKULU Lestari, Yopika; Rohiat, Rohiat; Anggraini, Dwi
Jurnal PGSD Vol 10, No 1 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS BENGKULU

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.259 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penataan tempat duduk terhadap hasil belajar aspek kognitif, afektif dan psikomotor siswa pada pembelajaran IPA kelas V SD N 20 Kota Bengkulu. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen semu. Desain yang digunakan the matching only pretest-posttest control group design. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VA sebagai kelas kontrol dan VB sebagai kelas eksperimen. Sampel penelitian ditentukan dengan menggunakan cluster random sampling. Uji coba instrumen dilakukan pada siswa kelas VIB SD N 20 Kota Bengkulu. Instrumen yang digunakan lembar tes dan lembar observasi aspek afektif dan psikomotor. Untuk mengamati perlakuan yang diberikan oleh guru instrumen yang digunakan lembar observasi penataan tempat duduk. Teknik analisis data yang digunakan teknik analisis kuantitatif menggunakan uji-t dua sampel independent. Hasil uji hipotesis diperoleh uji-t kognitif yaitu thitung (14,052) > ttabel (1,671), uji-t afektif yaitu thitung (-3,27) < (1,671), dan uji-t psikomotor yaitu thitung (0,633) < (1,671). Maka dapat disimpulkan bahwa: (1) Terdapat pengaruh penataan tempat duduk terhadap hasil belajar siswa aspek kognitif pada pembelajaran IPA kelas V SD N 20 Kota Bengkulu, (2)Tidak terdapat pengaruh penataan tempat duduk terhadap hasil belajar siswa aspek afektif pada pembelajaran IPA kelas V SD N 20 Kota Bengkulu, (3) Tidak terdapat pengaruh penataan tempat duduk terhadap hasil belajar siswa aspek psikomotor pada pembelajaran IPA kelas V SD N 20 Kota Bengkulu.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF SILAT PEDANG UNTUK PEMBELAJARAN SENI TARI PADA SISWA SEKOLAH DASAR Anggraini, Dwi
Sekolah Dasar : Kajian Teori dan Praktik Pendidikan Vol 23, No 2 (2014): Tahun 23, Nomor 2, November 2014
Publisher : Sekolah Dasar : Kajian Teori dan Praktik Pendidikan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.341 KB)

Abstract

Abstract: The study was intended to produce a Silat Pedang interactive multimedia to teach dancing course at elementary schools. The research model used was ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation) for the elementary school level. The data was obtained from observation, interview, documentation study, and questionnaires which were given to the students and the teachers of the fourth grade at Tunas Unggul Olus National School. The results of the study suggested that Silat Pedang interactive multimedia could improve the effectiveness of the teaching and learning outcome because it fulfilled the requirements of relevancy, convenience, attractiveness, and expediency.Keywords: interactive multimedia, ADDIE model, silat pedangAbstrak: Penelitian ini bertujuan menghasilkan produk multimedia interaktif silat pedang untuk pembelajaran seni tari di SD. Model penelitian menggunakan model ADDIE (Analysis, Design,Development, Implementation and Evaluation) pada tingkat Sekolah Dasar. Data diperoleh dari hasil observasi, wawancara, studi dokumentasi dan kuesioner yang diberikan kepada siswa dan guru kelas 4 Sekolah Olus Nasional Tunas Unggul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia interaktif silat pedang dapat meningkatkan efektivitas pencapaian tujuan pembelajaran karena memenuhi syarat-syarat kesesuaian atau relevansi, kemudahan, kemenarikan, dan kemanfaatan.Kata kunci: multimedia interaktif, model ADDIE, silat pedang.
PERKEMBANGAN SENI TARI: PENDIDIKAN DAN MASYARAKAT Anggraini, Dwi; Hasnawati, Hasnawati
Jurnal PGSD Vol 9, No 3 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS BENGKULU

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.158 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskusikan tentang perkembangan seni tari baik dari sudut pandang pendidikan dan perkembangannya di masyarakat. Mengingat begitu banyak nilai-nilai luhur yang dapat diambil dari seni tradisi, khususnya seni tari, maka perlu dipertahankan eksistensi seni tari tradisi tersebut melalui berbagai cara agar dapat sampai kepada penikmat seni, termasuk siswa sebagai pewaris seni tradisi itu sendiri. Adapun isu-isu yang dibahas dalam artikel ini adalah tentang perkembangan seni dari beberapa dekade, seni tradisional Bengkulu dan perkembangan seni itu sendiri di dalam dunia pendidikan. 
Hasil Belajar Siswa Pada Tari Persembahan Bengkulu Di SDN 68 Kota Bengkulu Novikasari, Agustini; Anggraini, Dwi; Agusdianita, Neza
JURIDIKDAS Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : PGSD FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of learning and skills Culture Art Class III SD Negeri 68 of Bengkulu and how student learning outcomes in the cognitive, affective and psychomotor aspects of the third grade students. This type of research is descriptive quantitative techniques percentage. The study population was around the third grade students of SD Negeri 68 Bengkulu City. Samples were students of class III B SD Negeri 68 Bengkulu City. Data were analyzed using a multiplechoice test sheet, and the observation sheet. The results showed that the cognitive aspect there are 17 students from 24 students who are in the category capable with the percentage 70.83%, a category not able to have 7 students with a percentage of 29.16%. On the affective value of students in a category is able to have 16 students with a percentage of 66.67%, the category is not able to have 8 students with a percentage of 33.33%. On the psychomotor aspects of students in a category is able to have 15 students with a percentage of 62.5% and the categories are not able to have 9 students with a percentage of 37.5%. It was concluded that student learning outcomes in these three aspects vary. Students who get good cognitive value, not necessarily getting a good value also on affective and psychomotor.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI ANIMASI DALAM MENINGKATKAN MINAT SISWA TERHADAP TARI TRADISI YANG MENYIMPAN NILAI-NILAI LUHUR Anggraini, Dwi
Garak Jo Garik : Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni Vol 9, No 1 (2013): Garak Jo Garik
Publisher : Garak Jo Garik : Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.091 KB)

Abstract

Artikel ini membicarakan tentang pemanfaatan teknologi animasi untuk meningkatkan minat siswa terhadap kesenian tradisi, khususnya Silat Pedang Bengkulu yang banyak menyimpan nilai-nilai luhur dan dapat dimanfaatkan untuk membentuk karakter siswa sebagai generasi muda penerus bangsa. Media berperan sebagai perantara dalam proses pembelajaran untuk mempertinggi efektifitas dan efisiensi dalam mencapai tujuan pembelajaran. Kecenderungan minat siswa terhadap teknologi sangat tinggi, sehingga membuat jarak antara generasi muda dan kesenian tradisi semakin jauh. Isu-isu yang akan dibahas dalam artikel ini adalah tentang minat remaja pada umumnya dan siswa Sekolah Dasar pada khususnya terhadap teknologi animasi yang diminati dan kekayaan tari tradisi yang mulai ditinggalkan.
PENGARUH BAHAN AJAR MUATAN LOKAL PENINGGALAN SEJARAH TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWADI KELAS V SD NEGERI 74 KOTA BENGKULU Susanti, Susi; Lukman, Lukman; Anggraini, Dwi
JURIDIKDAS Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : PGSD FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This Reseacrh aimed to know the impact of apllying teaching materials of local content historical heritage towards students cognitive learning result of grade V students SD Negeri 74 Kota Bengkulu. This research used quantitative pre-experimen method, with one group pretest-posttest design which was done at the 5th grade students SD Negeri 74Kota Bengkulu. The population of this research was the 5th Grade students SD Negeri 74 Kota Bengkulu which consisted of 131 students. The sample of the research was taken by using cluster random sampling technic, so all of the students at VA class was conducted as the sample for this research. The techichs of collecting the data on this research was done by doing pretest-posttest which consisted of 30 objective questions. The results of t test was ttest 5,905 > ttabel 1,697 with 5% significancy which showed there was a significance effect on the students cognitive learning results. Based on the data analyzing that ttest> ttabel means alternatif hypotesys has accepted. The conclusion was There were some effects of teaching material local content historical heritage towards the cognitive learning results on 5th grade students of SD Negeri 74 Kota Bengkulu.
Karakter Disiplin Siswa dalam Kegiatan Ekstrakurikuler Pendidikan Kepramukaan Dila, Ratna; Lukman, Lukman; Anggraini, Dwi
JURIDIKDAS Vol 1, No 3 (2018)
Publisher : PGSD FKIP Universitas Bengkulu

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.218 KB)

Abstract

Purpose of this study was to describe the character of the discipline of students in extracurricular activities Scouting Education in Elementary School 68 Bengkulu city, especially in the opening and closing ceremonies Penggalang Scouts practice. This study used a qualitative approach with descriptive methods. Subjects of research include coaches and assistant coaches Penggalang Scouts and Boy Scouts. Research instrument is observation and interview guides. Data collection techniques are observation, interviews, and documentation. Data were analyzed with the stages of data collection, data reduction, data display and conclusion. Test the validity of the data by triangulation of sources and techniques. The results showed that the activities of the opening and closing ceremony of the exercise, members have shown discipline in the activities of prayer and homage to the Red and White when hoisted or lowered. However, members of visible violation of the rules that is talking, do not wear the Scout Uniform Complete (SUC), delayed forming a line angkare, and less unprepared when members gather to hear the instructions given by the Primary. In the opening ceremony activities, readings Pancasila and Dasadarma performed in a loud voice, precise intonation and clear pronunciation. Based on the results of this study concluded that the discipline of members in the opening and closing ceremonies of exercise was seen although there are violations. 
AKURASI ALAT DETEKSI SODIUM DALAM URIN SECARA OTOMATIS DENGAN METODE ELECTRODA SELEKSI ION KERING Budiman, Basuki; Pela, Kartika; Arifin, Aya Yuriesta; Ferbriani, Ferbriani; Safitri, Amalia; Anggraini, Dwi; Dewi, Rinda Ayu; Anwar, Athena
GIZI INDONESIA Vol 41, No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : PERSATUAN AHLI GIZI INDONESIA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.18 KB)

Abstract

Inductively Couple Plasma (ICP) is a standard method to detect urinary sodium. However, the urinary sodium analysis method has a limitation in which the process to free sodium from molecules is not digest thoroughly. Ionic Selected Electrode (ISE) method is the better option. A New authomatic instrument Na-K-Cl automatic digital analyser that is “Spotchem EL 1520” using ISE method (dry ISE) was developed but the application to detect urinary sodium has not yet done. The purpose of this trial was to test the accuracy of the instrument in detecting urinary sodium. A number of 100 people  aged 20-64 years participated in the trial by  collecting around 50 mL fresh urine. Urinary sodium was analysed by ICP method in chemical laboratory and by ISE method using the digital analyser instrument. A number of 6 out of 100 urine sample did not meet a minimum volume requirement to be analysed by ICP method but it was able to be analysed using ISE method. The instrument was able to detect urinary sodium more than 132 (SD:77,81) mmol/L compared to Laboratory ICP method 79.38 (SD: 47,50) mmol/L. The Sensitivity of the instrument to detect sodium in urine was 97.6% (95% CI : 87.1-99.9%) and the Specivicity was 58 % (95% CI: 44.7-71.9). The trial also analysed urinary creatinine with aution instrument. A number of 10 urine sample was analysed by private clinical laboratory as quality control.  Aution is semi quantitave digital analyser and the result was inline with quantitative (controlled sample). The automatic digital analyser can be used as alternative for conventional analyses of urinary sodium.ABSTRAKMetode deteksi konsentrasi sodium dapat dilakukan dengan metode ICP atau ISE.  Saat ini telah dikembangkan alat deteksi sodium metode ISE kering yang dapat diterapkan pada sampel serum maupun urin. Uji coba alat dilakukan di laboratorium terpadu Badan Litbang Kesehatan di Bogor. Sebanyak 100 orang partisipan terlibat dalam uji coba. Partisipan  adalah penduduk di sekitar kantor dan honorer penelitian kohor tumbuh kembang di Bogor. Partisipan diminta specimen urin di laboratorium dan diperiksa kadarnya pada hari itu juga. Dua alat yang diuji coba adalah Na-K-Cl digital analyzer, (Spotchem EL 1520, arkray dengan metode ISE kering) dan creatinine aution, semi kuantitatif (arkray). Keduanya menggunakan urin sebagai specimen. Uji coba dimulai dengan pemeriksaan deteksi kreatinin karena pemeriksaan harus kurang dari 24 jam. Sebanyak 50 sampel diperiksa berurutan tanpa jeda, kemudian diteruskan 50 spesimen lainnya. Kesepakatan supervisor, diperiksakan 10 specimen diperiksa di laboratorium swasta yang ada di Bogor sebagai pembanding. Ujicoba alat Na-K-Cl analyzer dengan 100 specimen urin dilakukan  tanpa jeda. Pembanding hasil periksa alat ini adalah pemeriksaan urin metode ICP di laboratorium terpadu dan dikerjakan oleh analis kimia yang berpengalaman. Dari segi proses, kedua alat tidak ditemukan masalah saat ujicoba. Kedua alat ini digunakan untuk memeriksa 25 spesimen per hari. Hasil kadar kreatinin setelah dibandingkan dengan hasil periksa di laboratorium swasta secara grafik bagus walaupun dengan nilai absolut berbeda. Uji statistik menunjukkan Se 97,6 dan Sp 58. Hasil deteksi dengan alat ini lebih sensitive dibandingkan dengan laboratorium.Kata kunci: Inductively Couple Plasma ( ICP), Ionic Selected Electrode (ISE), sodium urin
MOZAIKSEBAGAI SARANA PENGEMBANGAN KREATIVITAS ANAK DALAM PEMBELAJARAN SENI RUPAMENGGUNAKAN METODE PEMBINAAN KREATIVITAS DAN KETERAMPILAN Hasnawati, Hasnawati; Anggraini, Dwi
Jurnal PGSD Vol 9, No 2 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS BENGKULU

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.694 KB)

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mendiskusikan tentang materi mozaik sebagai sarana pengembangan kreativitas anak dalam pembelajaran seni rupa dengan metode pembinaan kreativitas dan keterampilan. Selain berupa kegiatan menggambar, melukis, mencetak, dalam berkreasi seni rupa bagi anak Sekolah Dasar juga dapat diberikan pengenalan seni aplikasi, seperti seni mozaik atauseni kerajinan mozaik. Mozaik dari bahan limbah selain dapat menunjang kreativitas anak juga sangat  berpengaruh terhadap keterampilan anak dalam mencipta karya seni rupa. Yang sering terjadi dalam pembelajaran seni rupa pada siswa Sekolah Dasar adalah pembelajaran dirasa monoton dan tidak mengacu pada penekanan pengembangan kreativitas, padahal penciptaan karya seni pada pembelajaran seni rupa tingkat Sekolah Dasar bukan hanya menggambar. Kreativitas seni aplikasi berupa mozaik dari bahan limbah dapat mengembangkan kompetensi rasa seni dan keterampilan siswa Sekolah Dasar sejalan dengan perkembangan kreativitasnya. Dengan penggunaan metode pembinaan kreativitas dan keterampilan siswa dapat memiliki pengetahuan dan keterampilan serta pengalaman dalam mencipta karya seni rupa.
Utilization of Youtube to Increase Student Appreciation Against Archipelago Dance in the Subject of Basic Concepts of Dance Art PGSD Study Program FKIP Bengkulu University Anggraini, Dwi; Hasnawati, Hasnawati
PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 4 No 2 (2019): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2019
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.462 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan apresiasi&nbsp; mahasiswa terhadap tari nusantara dengan memanfaatkan youtube pada pembelajaran Konsep Dasar Seni Tari mahasiswa semester VA Prodi PGSD FKIP Universitas Bengkulu. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan yang dilakukan sebanyak dua siklus. Teknik pengumpulan data yaitu observasi dengan menggunakan instrumen lembar observasi apresiasi. Analisis data menggunakan analisis persentase. Pada siklus pertama, hasil observasi apresiasi mahasiswa terhadap tari nusantara pada langkah pengamatan 33,3% berada dalam kategori cukup dan 66,7% berada pada kategori baik, penghayatan 66,7% berada pada kategori cukup dan 33,3% berada pada kategori baik, penilaian/penghargaan 50% berada pada kegori cukup dan 50% pada kategori baik, dan empati 66,7% berada pada kategori cukup dan 33,3% berada pada kategori baik. Pada sikulus kedua, hasil observasi apresiasi mahasiswa terhadap tari nusantara pada langkah pengamatan 50% berada dalam kategori baik dan 50% berada pada kategori sangat baik, penghayatan 33,3% berada pada kategori baik dan 66,7% berada pada kategori sangat baik, penilaian/penghargaan 16,7% berada pada kegori baik dan 83,3% pada kategori sangat baik, dan empati 33,3% berada pada kategori baik dan 66,7% berada pada kategori sangat baik. Berdasarkan data tersebut, dapat dilihat bahwa apresiasi mahasiswa terhadap tari nusantara dengan memanfaatkan youtube dalam pembelajaran Konsep Dasar Seni Tari meningkat.