Hawariyi Ola Yuzria
Jurusan Fisika Universitas Andalas

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

SIFAT LISTRIK DAN OPTIK NANOKOMPOSIT EPOXY RESIN- TiO2 Yuzria, Hawariyi Ola; -, Astuti
Jurnal Fisika Unand Vol 2, No 2: April 2013
Publisher : Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Andalas

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.504 KB)

Abstract

Penelitian tentang sintesis nanokomposit epoxy resin-TiO2 yang bertujuan untuk mengetahui sifat listrik dan optik epoxy resin murni dan epoxy resin dengan variasi penambahan TiO2 telah dilakukan. Karakterisasi sifat listrik dengan menggunakan LCR meter menunjukkan bahwa epoxy resin murni dan epoxy resin dengan variasi penambahan TiO2 0,1 %, 0,2%, 0,3%, 0,4% dan 0,5% memiliki nilai konduktivitas cukup kecil yaitu 23,30 x 10-9 S/cm, 30,01 x 10-9 S/cm, 28,47 x 10-9 S/cm, 27,11 x 10-9 S/cm, 26,00 x 10-9 S/cm dan 24,50 x 10-9 S/cm. Karakterisasi sifat optik dengan menggunakan spektrofotometer UV-Vis menunjukkan bahwa penambahan 0,5% TiO2 ke dalam epoxy resin dapat meningkatkan absorbsi terhadap panjang gelombang pendek dengan absorbsi maksimum pada panjang gelombang 325,95 nm sebesar 4,471 dan bersifat transparan pada panjang gelombang cahaya tampak dengan persentase transmitansi maksimum 0,0076%.  Berdasarkan hasil yang diperoleh, maka nanokomposit ini dapat diaplikasikan sebagai pelapis anti korosi.
Rancang Bangun Sistem Peringatan Dini Banjir Menggunakan Telemetri Nikabel Dengan Transceiver nRF24L01+ Yuzria, Hawariyi Ola; Pesma, Rhahmi Adni; Dahlan, Dahyunir; Harmadi, Harmadi; Shadri, Muhammad; Wildian, Wildian
Jurnal Ilmu Fisika Vol 9, No 1 (2017): JURNAL ILMU FISIKA
Publisher : Jurnal Ilmu Fisika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.527 KB)

Abstract

Rancang bangun sistem peringatan dini banjir menggunakan telemetri nirkabel dengan transceiver nRF24L01+ telah dilakukan. Sistem terdiri dari empat unit, yaitu unit transmitter, base station, repeater dan receiver. Unit transmitter berfungsi sebagai alat pemantau level muka air sungai dengan menggunakan sensor ulrasonik HC-SR04. Informasi level muka air sungai akan dikirimkan dari unit transmitter ke unit base station untuk penampil dan penyimpan data (data logging) dengan menggunakan program LabVIEW. Data level muka air akan dikirim kembali dari unit transmitter ke unit receiver dengan penambahan unit repeater sebagai penguat sinyal sehinggan jangkauan jarak pengiriman data semakin jauh.  Hasil karakterisasi sistem telemetri nirkabel menggunakan transceiver nRF24L01+ memiliki jangkauan jarak maksimum outdoor tanpa penghalang 1000 m dan outdoor tanpa penghalang ketika hujan 600 m, sedangkan outdoor berpenghalang 470 m dan outdoor berpenghalang ketika hujan 454 m. Pengujian pengiriman informasi level muka air di daerah bagian hulu sungai Batu Busuk Limau Manis Padang dengan menggunakan telemetri nirkabel memiliki jangkauan jarak maksimum 68 m dari unit transmitter ke unit base station dan 843 m dari unit transmitter ke unit receiver dengan penambahan unit repeater. Kata kunci : arduino UNO R3, LabVEW, level muka air sungai, telemetri nirkabel, transceiver nRF24L01+.
Rancang Bangun Sistem Telemetri Nikabel Pemantauan Tingkat Kekeruhan Air di PDAM Menggunakan Transceiver nRF24L01+ dan Arduino Uno R3 Pesma, Rhahmi Adni; Harmadi, Harmadi; Dahlan, Dahyunir; Wildian, Wildian; Syafrialdi, Roni; Yuzria, Hawariyi Ola; Rizky, Aulia Rabiyu
Jurnal Ilmu Fisika Vol 9, No 1 (2017): JURNAL ILMU FISIKA
Publisher : Jurnal Ilmu Fisika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.44 KB)

Abstract

Telah dirancang sebuah sistem telemetri nirkabel pemantauan tingkat kekeruhan air di PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum). Data tingkat kekeruhan air diambil dari air dalam reservoir PDAM yang diukur oleh sistem sensor TSD-10. Data ditransmisikan melalui udara dengan memodulasikan ke bentuk gelombang elekromagnetik oleh transceiver nRF24L01+ pada unit pemancar. Gelombang beroperasi pada frekuensi radio 2,4 GHz. Data akan diterima oleh transceiver nRF24L01+ di laboratorium PDAM pada jarak 250 m sebagai unit penerima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada ruang terbuka transceiver  nRF24L01+ mampu mentransmisikan data tingkat kekeruhan air saat cuaca cerah hingga 1 km dan 600 m saat cuaca hujan. Sistem sensor TSD-10 memiliki sensitivitas -1,5 mV/NTU dengan besar persentase kesalahan terbesar adalah 12,07% dan yang terkecil 0,48% serta dapat mengukur hingga 1000 NTU. Sistem ini memiliki data logging tingkat kekeruhan air pada unit penerima menggunakan program labVIEW pada komputer yang terhubung dengan arduino UNO R3. Kata kunci : telemetri nirkabel, nRF24L01+, arduino UNO R3, tingkat kekeruhan air, labVIEW.