Dahyunir Dahlan
Jurusan Fisika FMIPA Universitas Andalas

Published : 23 Documents
Articles

Found 23 Documents
Search

SINTESIS LAPISAN TiO2 MENGGUNAKAN PREKURSOR TiCl4 UNTUK APLKASI KACA SELF CLEANING DAN ANTI FOGGING

Jurnal Fisika Unand Vol 2, No 2: April 2013
Publisher : Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Andalas

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.38 KB)

Abstract

Lapisan TiO2 telah disintesis pada substrat kaca menggunakan prekursor TiCl4, disintesis dengan metode dip coating, dengan variasi pencelupan sebanyak 1, 2 dan 3 kali serta pemanasan sampel pada suhu 100oC, 120oC, 150oC dan 200oC. Pola XRD menunjukkan bahwa lapisan TiO2 yang terbentuk berfasa amorf dengan bidang hkl (101). Hasil SEM menunjukkan pencelupan substrat sebanyak satu kali menghasilkan morfologi lapisan TiO2 yang lebih merata dibandingkan dengan tiga kali pencelupan pada pemanasan 200oC. Secara umum semua sampel menyerap sebagian cahaya UV pada kisaran panjang gelombang 300 nm-336 nm. Pengukuran sudut kontak menunjukkan bahwa sampel bersifat hidrofobik dengan sudut kontak di atas 90o. Sudut kontak cenderung bertambah besar seiring dengan peningkatan suhu pemanasan dan jumlah pencelupan, diperoleh sudut kontak maksimum sebesar 112o pada sampel dengan tiga kali pencelupan dan suhu pemanasan 200oC.

STRUKTUR DAN SIFAT OPTIK LAPISAN TIPIS TiO2 (TITANIUM OKSIDA) YANG DIHASILKAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE ELEKTRODEPOSISI

Jurnal Fisika Unand Vol 2, No 3: Juli 2013
Publisher : Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Andalas

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan elektrodeposisi lapisan tipis TiO2 di atas substrat ITO (Indium Tin Oxide) dengan menggunakan larutan elektrolit TiCl4 (Titanium (IV) klorida) dan katalis H3BO3 (Boric Acid).  Didapatkan hasil karakterisasi XRD pada lapisan tipis TiO2  yang dideposisi menggunakan 1.5M TiCl4 tanpa menggunakan katalis H3BO3 berada dalam fase anatese sedangkan lapisan tipis TiO2 yang dideposisi menggunakan 1.5M TiCl4 dengan menggunakan katalis H3BO3 berada dalam fase rutile.  Spektrum UV-Vis menunjukkan lapisan tipis TiO2 dalam fase anatase memiliki energi gap sebesar 3,25 eV sedangkan dalam fase rutile memiliki energi gap sebesar 3,7 eV.  Hasil karaktarisasi SEM menunjukkan bahwa elektrodeposisi lapisan tipis TiO2 menghasilkan morfologi permukaan yang lebih halus pada sampel tanpa menggunakan katalis dibandingkan dengan elektrodeposisi sampel yang menggunakan katalis..  Berdasarkan hasil yang diperoleh, maka deposisi lapisan tipis TiO2 ini dapat dijadikan acuan untuk pemanfaatan pada aplikasi sel surya DSSC.

RANCANG BANGUN ALAT PEMBANGKIT ARUS PULSA BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA8535 UNTUK PROSES ELEKTRODEPOSISI

Jurnal Fisika Unand Vol 4, No 3: Juli 2015
Publisher : Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Andalas

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.008 KB)

Abstract

ABSTRAKTelah dilakukan rancang-bangun alat pembangkit arus pulsa berbasis mikrokontroler ATmega8535 untuk proses elektrodeposisi. Alat ini dapat membangkitkan arus pulsa dengan rentang waktu on dan off selama 1 ms (satu milidetik). Pada sistem elektrodeposisi yang diuji dengan menggunakan tegangan catu 5 V, resistor (10 Ω, 50 Ω, dan 100 Ω), dan larutan CuSO4 dapat diperoleh rentang nilai arus yang mengalir antara 0,76 mA (minimum) dan 1,32 mA (maksimum). Penambahan program untuk menampilkan tegangan terminal pada LCD menyebabkan nilai Ton yang terbaca pada osiloskop menyimpang (error)  sebesar 21 ms cukup signifikan dan bersifat sistematik.Kata Kunci : pembangkit arus pulsa, mikrokontroler, relay, keypad, dan LCDAbstractA design of pulse current generator device based on microcontroller ATmega8535 for electro-deposition process has been conducted. The device can generate pulse current with the on and off periods as long as 1 ms (one millisecond) each. At the system of electrodeposition with using a power supply of 5 V, resistors (10 Ω, 50 Ω, and 100 Ω), and  a CuSO4 solution, then the current flowing in the electro-deposition system is between 0.76 mA (minimum) and 1.32 mA (maximum). The program added to display terminal voltage of the power supply on LCD causes the value of Ton read on the oscilloscope to become error as big as 21 ms (twenty millisecond) significantly and systematically.Keywords : pulse current generator, microcontroller, relay, keypad, and LCD

Pengaruh Pemanasan dan Ethylen Glycol pada Elektrodeposisi Lapisan Tipis Magnetite menggunakan Continue Direct Current

Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 9, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal Fisika dan Aplikasinya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.683 KB)

Abstract

Telah berhasil dilakukan penumbuhan lapisan tipis magnetite (Fe3O4) di atas substrat Indium Tin Oxide (ITO) dengan metode elektrodeposisi (ED), menggunakan Continue Direct Current (CDC). Karakterisasi XRD menunjukkan bahwa proses pemanasan sangat mempengaruhi terbentuknya lapisan tipis magnetite. Magnetite terdeposisi dengan struktur FCC dengan ukuran kristal 32,617 nm sampai 185,521 nm, dibawah kontrol konsentrasi surfaktan terhadap pelarutnya. Parameter deposisi optimum adalah ukuran kristal dan permukaan yang lebih halus. Parameter kisi masing-masing sampel adalah 8,313 , 8,365 , 8,354 , 8,351 , sedikit lebih rendah dari nilai standar 8.375 (JCPDS # 01-088-0315). Sedangkan jarak antar bidang kristal yang diperoleh berada pada kisaran 2,507 sampai dengan 2,522 . Hasil karakterisasi SEM menunjukkan bahwa magnetite tersebar merata di atas substrat ITO. Tiga sampel (K,O,P) terdeposisi dalam bentuk agregat dari kristal magnetite. Sedangkan sampel Q terdeposisi dalam bentuk lapisan.

Analisis Pola dan Ukuran Bulir Spekel menggunakan LSI (Laser Speckle Imaging) pada Lapisan Tipis TiO2

Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 9, No 2 (2013)
Publisher : Jurnal Fisika dan Aplikasinya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1136.561 KB)

Abstract

Metoda LSI telah menghasilkan citra pola spekel sampel lapisan tipis TiO2. Analisis pola spekel dan ukuran bulir spekel program pencitraan autokorelasi Matlab 7 digunakan untuk melihat perubahan yang terjadi pada sampel lapisan tipis TiO2 akibat pengaruh variasi suhu pemanasan (100, 150 dan 200C). Ukuran bulir spekel lapisan tipis TiO2 semakin meningkat akibat kenaikan suhu pemanasan pada jumlah pelapisan yang sama. Hasil olah pola spekel memperlihatkan ukuran bulir spekel terkecil yang dapat hitung adalah 45 μm dan bulir lapisan tipis TiO2 tersebar semakin merata akibat penambahan suhu pemanasan.

Karakterisasi Fasa dan Kapasitansi Elektroda Kayu Karet yang Dielektrodeposisi Menggunakan CuSO4 untuk Aplikasi Elektroda Superkapasitor

Jurnal Fisika Unand Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Andalas

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.094 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang elektroda karbon dari kayu karet yang dielektrodeposisi dengan variasi tegangan 2,5 dan 5,0 volt menggunakan larutan elektrolit CuSO4 untuk aplikasi superkapasitor. Elektroda karbon dikarakterisasi dengan menggunakan XRD dan LCR meter.  Karakterisasi XRD bertujuan untuk mengetahui fasa senyawa yang terdapat pada elektroda karbon.  Karakterisasi menggunakan LCR meter digunakan untuk mengukur nilai kapasitansi  elektroda karbon.Dari hasil XRD, sampel yang di elektrodeposisi dengan tegangan 2,5 volt mempunyai 4 fasa senyawa, yaitu Cu2O, CuO, Cu dan C dan sampel  yang di elektrodeposisi dengan tegangan  5,0 volt mempunyai 5 fasa senyawa, yaitu NaNO3, Cu2O, CuO, Cu, dan C. Dari pengukuran kapasitansi menggunakan LCR meter dengan frekuensi 100 Hz, 120 Hz, dan 1000 Hz didapatkan hasil bahwa nilai kapasitansi yang tertinggi terdapat pada sampel yang di elektrodeposisi dengan tegangan 5,0 volt sebesar 7,21 x 10-5 F.Kata kunci : elektroda karbon, elektrodeposisi, CuSO4, superkapasitor

Pengaruh Doping Palladium (Pd) Terhadap Lapisan TiO2 dengan Metoda LPD untuk Applikasi Fotoanoda Sel Surya DSSC

Jurnal Ilmu Fisika Vol 11, No 1 (2019): JURNAL ILMU FISIKA
Publisher : Jurnal Ilmu Fisika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lapisan TiO2 yang didoping Pd dengan metode deposisi fase cair (Liquid Phase Deposition, LPD) telah dilakukan. Adapun tujuan sintesis lapisan tersebut adalah untuk mendapatkan lapisan yang terdiri dari nanoplate yang akan diaplikasikan untuk fotoanoda sel surya. Sebagai larutan prekursor digunakan 0,5 M (NH4)2TiF6 dengan variasi doping Pd adalah 0; 6.25; 12.50; 25,00 dan 50,00 mM. Penumbuhan lapisan dilakukan pada suhu 900°C selama 9 jam. Didapatkan berturut-turut energi gap adalah 3,20, 3,25, 3,18, 3,16, dan 3,10 eV. Karakterisasi FESEM menunjukkan bahwa lapisan yang dihasilkan terdiri dari partikel berbentuk nanoplate yang tersebar merata di permukaan substrat ITO. Luas nanoplate yang dihasilkan di bawah 100 μm2 dengan ketebalan beberapa nanameter. Karakterisasi I-V menunjukkan bahwa lapisan TiO2 yang didoping oleh Pd sangat berpotensi sebagai photoanode untuk elektroda sel surya DSSC (Dye Sensitized Solar Cell).Kata kunci:TiO2, Pd, DSSC, LPD, fotoanoda

ELEKTRODEPOSISI LARUTAN CuSO4 PADA ELEKTRODA KAYU KARET

SEMIRATA 2015 Prosiding Bidang Fisika
Publisher : SEMIRATA 2015

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2880.012 KB)

Abstract

Telah dilakukan proses elektrodeposisi pada elektroda kayu karet untuk aplikasi elektroda superkapasitor. Kayu karet dipotong, dikarbonasi dan dipanaskan sehingga menjadi pelet. Pelet kayu karet dibuat berukuran diameter 1 cm2 dengan tebal 2 mm. Proses elektrodeposisi dilakukan terhadap larutan 0,5 M CuSO4 menggunakan tegangan 2,5V dan 5V selama 2 menit pada suhu kamar. Karakterisasi SEM menunjukkan bahwa elektrodeposisi Cu telah terjadi pada katoda. Partikel Cu tampak tumbuh mengisi rongga elektroda kayu karet. Sehingga pori menjadi semakin kecil dan luas permukaan spesifik semakin bertambah. Elektrodeposisi dengan menggunakan tegangan 5V, menghasilkan pori yang lebih banyak dan lebih halus pada elektroda kayu karet. Analisis EDX juga menyatakan bahwa partikel Cu telah dihasilkan meskipun dalam kadar persentase yang masih rendah. Katakunci: elektrodeposisi, kayu karet, Cu, elektroda, superkapasitor

PENGARUH BEBERAPA JENIS DYE ORGANIK TERHADAP EFISIENSI SEL SURYA DYE SENSITIZED SOLAR CELL

Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 15, No 2: JANUARI 2014
Publisher : BATAN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.857 KB)

Abstract

PENGARUH BEBERAPA JENIS DYE ORGANIK TERHADAP EFISIENSI SEL SURYA DYE SENSITIZED SOLAR CELL. Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh beberapa jenis dye organik, yaitu; dye dari kelopak bunga rosella, kulit buah manggis dan daging buah terung belanda terhadap efisiensi sel surya Dye Sensitized Solar Cell (DSC). DSC dibuat dengan menggunakan lapisan tipis TiO2  yang di sintesis dari prekursor TiCl4 dan methanol dengan penambahan CTAB. Lapisan TiO2 dianalisis menggunakan X-Ray Diffractometer (XRD) dan Scanning Electron Microscope (SEM), dimana diperoleh fase dominan adalah anatase dengan ukuran kristal rata-rata 29,15 nm. Karakteristik I-V menunjukkan bahwa efisiensi pada penggunaan cahaya 300 lux terhadap dye dari kelopak bunga rosella, kulit buah manggis dan daging buah terung belanda berturut-turut adalah 1,67; 2,65; dan 1,12.

Rancang Bangun Sistem Peringatan Dini Banjir Menggunakan Telemetri Nikabel Dengan Transceiver nRF24L01+

Jurnal Ilmu Fisika Vol 9, No 1 (2017): JURNAL ILMU FISIKA
Publisher : Jurnal Ilmu Fisika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.527 KB)

Abstract

Rancang bangun sistem peringatan dini banjir menggunakan telemetri nirkabel dengan transceiver nRF24L01+ telah dilakukan. Sistem terdiri dari empat unit, yaitu unit transmitter, base station, repeater dan receiver. Unit transmitter berfungsi sebagai alat pemantau level muka air sungai dengan menggunakan sensor ulrasonik HC-SR04. Informasi level muka air sungai akan dikirimkan dari unit transmitter ke unit base station untuk penampil dan penyimpan data (data logging) dengan menggunakan program LabVIEW. Data level muka air akan dikirim kembali dari unit transmitter ke unit receiver dengan penambahan unit repeater sebagai penguat sinyal sehinggan jangkauan jarak pengiriman data semakin jauh.  Hasil karakterisasi sistem telemetri nirkabel menggunakan transceiver nRF24L01+ memiliki jangkauan jarak maksimum outdoor tanpa penghalang 1000 m dan outdoor tanpa penghalang ketika hujan 600 m, sedangkan outdoor berpenghalang 470 m dan outdoor berpenghalang ketika hujan 454 m. Pengujian pengiriman informasi level muka air di daerah bagian hulu sungai Batu Busuk Limau Manis Padang dengan menggunakan telemetri nirkabel memiliki jangkauan jarak maksimum 68 m dari unit transmitter ke unit base station dan 843 m dari unit transmitter ke unit receiver dengan penambahan unit repeater. Kata kunci : arduino UNO R3, LabVEW, level muka air sungai, telemetri nirkabel, transceiver nRF24L01+.