Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : SRIWIJAYA JOURNAL OF MEDICINE

Evaluation of Running Speed and Distance Throwing After Doing Needle Intervention (Dry Needling) at Sriwijaya Sports Students Palembang Septadina, Indri Seta; Suciati, Tri; Adnindya, Msy Rulan

Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The factor supporting the achievement sports is physical skill consisting of speed, the power, agility, coordination and time reaction. Performance of speed determined by motion of the body as the arm and limbs that consisting of components such as muscle, bone, joints, vascularisation and innervation..Stimulation on nerve can improve the ability muscle then it can increasing the physical skill. The method often used is electric stimulator and dry needling. The purpose of this research is to assess running speed and throwing distance through intervention a dry needling to 35 students of Sriwijaya Sport High School Class XII with one group pretest and posttest design.The result showed average of running speed before dry needling is 7,48  Â± 0,94 and after dry neddling is  7,44 ± 0,70. However statistical tests using the test paired t get p value = 0,679 (α =0,05 (p>α).The measurement result  of throwing distance before dry neddling is 15,61 ± 8,54 and after dry needling is 16,35 ± 8,90. Wilcoxon test shows that p value = 0,077 (α =0,05 (p>α). The result showed that there is no difference between speed run and distance throwing before and after conducted a needle intervention dry ( dry needling ).
Korelasi Tinggi Badan dengan Ukuran Panjang dan Lebar Telapak Tangan pada Subras Deutromelayu Rahmatullah, Nurul Ilmi; Suciati, Tri; Septadina, Indri Seta

Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tinggi badan merupakan parameter penting baik dalam medikolegal untuk identifikasi individu maupun untuk perawatan pasien dalam penilaian status nutrisi. Pertumbuhan tinggi badan individu dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya adalah ras. Perbedaan ras dapat menyebabkan perbedaan tinggi badan individu. Mayoritas penduduk Indonesia adalah subras Deutromelayu. Pada individu dengan kondisi khusus seperti pasien patah tulang esktremitas bawah, pengukuran tinggi badan tidak dapat dilakukan seperti biasa. Kondisi seperti itu mencetuskan berkembangnya ide perkiraan tinggi badan menggunakan segmen tubuh lain, selanjutnya diubah menjadi suatu rumus model prediksi tinggi badan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi tinggi badan dengan ukuran panjang dan lebar telapak tangan pada subras Deutromelayu. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan desain cross sectional. Penelitian ini melibatkan 112 mahasiswa PSPD Universitas Sriwijaya subras Deutromelayu (36 laki-laki dan 76 perempuan). Pengukuran panjang telapak tangan  dan lebar telapak tangan dilakukan menggunakan vernier caliper. Tinggi badan diukur menggunakan microtoise. Data dianalisis menggunakan uji normalitas Kolmogorov-Smirnov, uji korelasi Pearson dan uji regresi linear sederhana. Panjang telapak tangan memiliki korelasi positif yang signifikan terhadap tinggi badan dengan koefisien korelasi berkisar antara 0,703 hingga 0,831 (p<0,05). Lebar telapak tangan berkorelasi positif yang signifikan dengan tinggi badan, koefisien korelasi berkisar antara 0,410 hingga 0,440 (p<0,05). Dalam penelitian ini diperoleh sejumlah persamaan regresi linear, dengan Standard Error of Estimate (SEE) berkisar antara 2,779  hingga 5,120 (p<0,05). Tinggi badan berkorelasi positif kuat dengan panjang telapak tangan dan berkorelasi positif sedang dengan lebar telapak tangan pada subras Deutromelayu.