Ferry Ferdianto
Unknown Affiliation

Published : 10 Documents
Articles

Found 10 Documents
Search

Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa Melalui Problem Posing Ferdianto, Ferry
Euclid Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2014): Euclid Vol. 1 No.1 Januari 2014
Publisher : Euclid Jurnal Pendidikan Matematika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1042.709 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini ditujukan untuk melihat adanya peningkatan kemampuan pemahaan matematis siswa yang menggunakan model pembelajaran problem posing, dimana pada model pembelajaran ini siswa membuat soal sendiri yang sebelumnya harus menguasai dan memahami terhadap materi yang akan dipertanyakan pada soal. Subjek penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 3 Sumberjaya Kabupaten Majalengka dengan menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Dalam penelitian ini instrumen atau alat yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah; (a) Seperangkat Soal, (b) Angket, (c) Pedoman Kriteria Ketuntasan Minimal. Untuk melihat hasil dari penelitian, penulis menganalisis data hasil pretes dan postes siswa diperoleh rata-rata pretes adalah 44,86 dan rata-rata pada postes 74,14. Hal ini menunjukan bahwa terdapat peningkatan pemahaman matematis siswa melalui pendekatan problem posing dalam penyelesaian soal cerita lebih efektif. Hal ini dibuktikan dengan gain ternormalisasi yang menunjukan bahwa rata-rata gain ternormalisasi ada peningkatan dari siklus I ke siklus II, siklus II ke siklus III dan pretes ke postes. Hal serupa juga dibuktikan dengan uji signifikansi. Kata Kunci: problem posing, pemahaman matematis
Pengembangan Bahan Ajar Media Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal Mahasiswa Pendidikan Matematika Ferdianto, Ferry; Setiyani, Setiyani
JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika) Vol 2, No 1 (2018): EDISI MARET
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.042 KB)

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan (1) mengembangkan materi ajar media pembelajaran berdasarkan kearifan lokal, dan (2) mengetahui kualitas dan kelayakan bahan ajar berbasis ahli material, pakar media, peer reviewer, dalam hal ini adalah dosen media/multimedia belajar matematika. Model pengembangan yang digunakan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran, dalam penelitian ini adalah memodifikasi dari model yang dikenal dengan Model 4D. Modifikasi yang dilakukan adalah penyederhanaan model dari empat tahap menjadi tiga tahap, yaitu: (1) Define, (2) Design, dan (3) Develop. Tahap penyebaran terbatas pada lokasi penelitian, hal ini dilakukan karena keterbatasan waktu peneliti. Pengumpulan data dilakukan melalui lembar validasi bahan ajar dan teknik analisis data dilakukan dengan cara kualitatif dengan metode deskriptif. Melalui proses pengembangan penelitian diperoleh alat pembelajaran matematika dalam bentuk modul media berdasarkan kearifan lokal yang valid yaitu 74,67.Kata kunci: Pengembangan Modul, Kearifan Lokal, Bahan Ajar Abstract. The existing teaching materials or learning media have not adequately integrated, explored the values of local wisdom, although they have met some of the eligibility criteria of the textbook, that is, the content of the content, presentation, language, and the feasibility of the graphics. However, the material still has not raised the richness of local culture. The purpose of this research is (1) to develop teaching materials of learning media based on local wisdom, and (2) to know the quality and feasibility of teaching materials based on material expert, media expert, peer reviewer, in this case is lecturer of media / multimedia learning mathematics. The research method used is experimental method with development model, development model used to develop learning device, in this research is to modify from model known as Four-D Model. Modifications made are simplification of the model from four stages into three stages, namely: (1) Define, (2) Design, and (3) Develope. The deployment stage is limited to the research site, this is done because of the limited time of the researcher. Through the process of development research obtained by learning tools of mathematics in the form of a media module based on valid local wisdom of 74.67.Keywords : Module’s Development, Local Wisdom, Teaching Materials 
DESAIN MODUL PEMBELAJARAN BERBASIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA Saifiyah, Sofi; Ferdianto, Ferry; Setiyani, Setiyani
KALAMATIKA Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2017): KALAMATIKA November 2017
Publisher : FKIP UHAMKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.613 KB)

Abstract

This research about an instructional module design for mathematical communication skills and student motivation. This type of research is descriptive qualitative research in the form of a didactic design. Research background by the barriers to learning (learning obstacle) experienced by students regarding the material rectangle and related mathematical communication skills in junior high school students of class VII. One solution to overcome learning obstacles experienced by students is designing learning modules in order to facilitate the students to understand the material rectangular and square and encourage mathematical communication skills. The study aims to: (1) know learning obstacles experienced by students; (2) knowing how to design a learning module that is valid in accordance with learning obstacles experienced by students; (3) describe the intervention of teachers in implementing the learning modules; and (4) determine students motivation after learning using learning modules. His research interests are students of class VII C SMP Negeri 1 palimanan. The results of this study indicate the existence of two kinds of learning obstacles experienced by students, the learning module valid after being revised in accordance with the advice of the fifth validator validation learning modules percentage reached 86.80% with a very valid criteria or can be used without revision, intervention by teachers during the implementation of the learning modules in the form of anticipation of didactic and pedagogical intervention, and the average student motivation after learning to use the learning module reaches 83.78% which is included in the category of a very strong motivation to learn.
Uji Komparasi Antara Kemampuan Penalaran Matematis Mahasiswa yang Berasal Dari Lulusan Sma IPA dan Bukan IPA Pada Mata Kuliah Kalkulus III Di Unswagati Cirebon Ferdianto, Ferry; ., Setiyani; Maharani, Anggita
Euclid Vol 2, No 1 (2015): Euclid, Vol. 2 No. 1 Januari 2015
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.139 KB)

Abstract

Abstrak Menurut National Council Teacher Matematics (NCTM, 2000: 67) matematika merupakan ilmu penalaran yang tersusun secara hierarki sehingga untuk dapat mempelajari matematika diperlukan kontinuitas. Jika ditinjau dari aspek kurikulum sekolah menengah, kurikulum matematika untuk kelompok SMA IPA sangat menunjang kurikulum pada prodi pendidikan matematika di Perguruan Tinggi. Namun tidak demikian dengan kurikulum SMA yang bukan IPA apalagi kurikulum SMK dengan berbagai kelompok bidang keahlian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan penalaran matematis mahasiswa antara lulusan SMA IPA dan SMA bukan lulusan IPA pada mata kuliah kalkulus III di Unswagati Cirebon. Hasil penelitian yang ditunjukkan bahwa kedua varian homogen dan data kedua sampel berdistribusi normal, hasil analisis menggunakan uji T diperoleh nilai sig. 0,236 yang artinya tidak terdapat perbedaan rata-rata kemampuan penalaran matematis antara lulusan SMA IPA dan lulusan SMA bukan IPA, hal ini diperkuat pada Tabel Group Statistics, terlihat rata-rata untuk kelas eksperimen I adalah 65,66 dan kelas eksperimen II sebesar 59,74. Artinya bahwa rata-rata kelas eksperimen I dan kelas eksperimen II tidak jauh berbeda. Kata Kunci: Kemampuan Penalaran Matematis, Uji perbedaan, Mata Kuliah Kalkulus III.
MEDIA AUDIO VISUAL PADA KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA KELAS IX Ferdianto, Ferry
Euclid Vol 2, No 2 (2015): Euclid Vol 2 No.2 Juli 2015
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.388 KB)

Abstract

ABSTRAK Kurangnya kemampuan komunikasi matematis pada siswa kelas IX dalam pembelajaran matematika menjadi latar belakang dari penelitian ini. Adanya kenyataan yang menunjukkan bahwasannya masih banyak guru yang kurang memaksimalkan keberadaan media dalam proses pembelajarannya. Oleh karena itu pada penelitian ini ingin diketahui bagaimana penggunaan media audio visual pada komunikasi matematis siswa. Media pembelajaran yang akan digunakan adalah media audio visual dengan menyiapkan media pembelajaran yang berupa video, membagi siswa kedalam beberapa kelompok dengan setiap kelompok beranggotakan 5-6 orang. Berdasarkan data hasil Hasil dari penelitian terjadi peningkatan kemampuan komunikasi pada setiap pertemuannya, dan prosentase aktivitas siswa setiap pertemuan pun ikut mengalami peningkatan sehingga dapat ditarik sebuah simpulan bahwa pembelajaran dengan menggunakan media audio visual dalam pembelajaran pokok bahasan tabung terbukti dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa dan meningkatkan aktivitas siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Kata Kunci : Kemampuan komunikasi matematis, aktivitas siswa, media audio visual.
USING HANDOUT FOR LEARNING MEDIA COURSE: CAN WE INTEGRATE LOCAL WISDOM IN MATHEMATICS LEARNING? Setiyani, Setiyani; Ferdianto, Ferry
Journal on Mathematics Education Online First
Publisher : Department of Doctoral Program on Mathematics Education, Sriwijaya University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aims of this research are to know the mastery of students’ mathematics learning in subjects instructional media both mastery of individual and classical completeness and how the response of students in teaching materials media based on local wisdom. This research uses descriptive qualitative approach. Data collection conducted on 25 students selected by purposive sample then the learning done using handout based on local wisdom. Students make teaching aids in groups, then asked to respond the course using a handout. Completeness of learning in the subject obtained through the project in the form of the teaching aids they have made. Data collection is done by observation learning, questionnaires, and documentation. Data analysis was done by quantitative and qualitative descriptive method. The result showed that student’s learning mastery both classical and individual had achieved and the average result of student’s response to teaching material of 76,35 shows a reliable interpretation. So that can be interpreted that the student response to learning media lectures using teaching materials get a good response from students.
KORELASI MODEL GROUP INVESTIGATION DENGAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH Soleh, Umar; Ferdianto, Ferry; Setiyani, Setiyani
KALAMATIKA Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No 2 (2018): KALAMATIKA November 2018
Publisher : FKIP UHAMKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.163 KB)

Abstract

The purpose of this research is to know the relationship of Group Investigation model with creative thinking ability and problem solving ability. Model Group Investigation is a group-based learning model where students are given opportunities to discuss, think critically, and be responsible for the learning. The research method used is experimental method, with sampling technique used is Purposive Sample. The instrument used in this research is the observation sheet of student activity, the question of creative thinking ability and the problem solving test problem. The test used is Pearson Product Moment correlation test, ANOVA Factorial test, and uji t. The results of this study are: (1) student activity in learning mathematics by using Group Investigation model overall percentage reaches 65,6% and included in good category; (2) there is correlation of Group Investigation model with creative thinking ability; (3) there is correlation of Group Investigation model with problem solving ability; (4) there is a correlation of Group Investigation model with creative thinking ability and problem-solving ability; (5) there is difference of average ability of creative thinking and problem solving ability between experiment class student and control class student, with mean value of experiment class is 76,60 whereas mean value of control class is 68,57.
Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa SMA Melalui Pembelajaran Open-Ended Pada Materi SPLTV Lutfi Ikrom, Syaiful; Ferdianto, Ferry
Jurnal Matematika Statistika dan Komputasi Vol 15, No 2 (2019): January 2019
Publisher : Department of Mathematics, Hasanuddin University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (36.435 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa SMA melalui pembelajaran open ended problem materi SPLTV. Jenis penelitian ini, yaitu deskriptif  kualitatif. Subjeknya adalah siswa kelas XII SMA. Tahap pembelajaran dalam penelitian ini adalah (1) Orientasi, (2) pembekalan materi, (3) penyajian dan pengerjaan soal open ended, (4) presentasi, (5) kesimpulan. Kemampuan berpikir kreatif matematis siswa meliputi: (a) fluency, kemampuan siswa lancar dalam memberikan jawaban benar, (b) flexibility, kemampuan siswa dalam menggunakan berbagai cara penyelesaian masalah, (c) novelty, kemampuan siswa dalam memberikan jawaban yang baru dan berbeda dengan siswa lain. Penelitian ini hasilnya, bahwa siswa mempunyai kemampuan berpikir kreatif matematis
Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Pada Materi SPLDV Ditinjau dari Indikator Kemampuan Matematis Ferdianto, Ferry; Yesino, Leonardus
SJME (Supremum Journal of Mathematics Education) Vol 3, No 1 (2019): January 2019
Publisher : Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.247 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan penyebab kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal pada materi SPLDV yang ditinjau dari indikator kemampuan matematis. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Kadugede Tahun Pelajaran 2017/2018. Pemilihan sampel dengan cara quota sampling, diperoleh siswa kelas XI sebanyak 36 orang. Pengambilan data diperoleh dengan  menggunakan metode tes untuk menentukan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang kemudian dianalisis dengan uji perbedaan rata-rata. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Kesalahan dalam memahami masalah sebesar 43,1% 2) Kesalahan dalam merencanakan penyelesaian dan menyelesaikan masalah sesuai rencana sebesar 53,3% 3) Kesalahan dalam menyelesaikan masalah sesuai rencana sebesar 39,8% 4) Kesalahan dalam membuat model matematika, menyelesaikan dan melakukan pengecekan jawaban sebesar 61.1%.  
Analisis kemampuan pemahaman matematis siswa SMP pada materi sistem persamaan linear dua variabel Oktoviani, Vika; Widoyani, Wiris Laras; Ferdianto, Ferry
Edumatica : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9 No 1 (2019): Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matemarika PMIPA FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.301 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemahaman matematis siswa SMP pada materi sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV).  Hal ini didasarikarena masih banyak siswa yang kurang memahami konsep SPLDV sehingga siswa merasa kesulitan dalam memecahkanmasalah matematis. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SMP.Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes berupa soal uraian yang berjumlah 4 soal dan tiap soal mewakili masing – masing indikator kemampuan pemahaman matematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Kemampuan pemahaman matematis pada indikator menyatakan ulang sebuah konsep, secara keseluruhan siswa dapat menjawab dengan benar sehingga mencapai tingkat pemahaman yang baik (2) Kemampuan pemahaman matematis pada indikatormengaplikasikan konsep atau algoritma terhadap penyelesaian masalah, siswa dapat membentuk model matematika, kemudian melakukan perhitungan, namun adakesalahan dimana siswa belum mampumenginterpretasikan masalah yang di berikan dengan tepat. Kata kunci: kemampuan pemahaman matematis, siswa SMP, SPLDV.     Abstract This study aims to describe the ability of mathematical understanding of junior high school students in the material system of two variable linear equations (SPLDV). This is based on the fact that there are still many students who do not understand the concept of SPLDV so students feel difficulties in solving mathematical problems. This research is a qualitative descriptive study. The subjects in this study were junior high school students. The data collection technique uses a test technique in the from of a description question which amounts to 4 questions and each questions represent each indicator of mathematical understanding. The result showed that (1) the ability of mathematical understanding on the indicator restated a concept, as a whole students could answer correctly so that they reached a good level of understanding (2) the ability of mathematical understanding of indicators applying concepts or algorithms to problem solving, students could form models mathematics, then do calculations, but there are errors where students have not been able to interpret the problem given correctly. Keywords: ability of mathematical understanding, junior high school students, SPLDV