Articles

Found 12 Documents
Search

THE ANALYSIS OF ITEM PROBLEMS IN HIGH SCHOOL MATHEMATICS TEXTBOOK IN INDONESIA (2016 REVISION EDITION) REVIEWED FROM THE COGNITIVE ASPECT OF TIMSS Khodaria, Siti; Maharani, Anggita; Sulaiman, H
Indonesian Journal of Learning and Instruction Vol 2, No 01 (2019)
Publisher : Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/ijli.v2i01.1685

Abstract

This study aims to analyze the question items on two supplementary Indonesian mathematics textbooks (revised edition 2016) of 2013 curriculum for XI graders and compare the analysis using 2015 TIMSS assessment framework. This study apply qualitative study with naturalistic approach. The analysis results consist of 104 question items and 85 items of practice test. On a book published by PT. SEWU Bandung shows 3.5% of knowing cognitive domain, 4.71% applying, and 91.76% reasoning. The analysis on 19 items of practice test on a book is published by PT. Bumi Aksara Jakarta. It shows 10.53% applying, 89.47% reasoning, but not showing a percentage on knowing cognitive domain. Results of the question items analysis on knowing and applying cognitive domain for both the books are less percentage than reasoning cognitive domain. Thus, the results of analysis of two textbooks are not yet in accordance with TIMSS. Nevertheless, the comparison of the analysis on knowing cognitive domain in a book published by PT. SEWU Bandung is close to what have expected by TIMSS. Meanwhile, on applying and reasoning cognitive domain the book published by PT. Bumi Aksara Jakarta is close to what have expected by TIMSS.
Menumbuhkan Kemampuan Disposisi Matematis Melalui PBL-Team Teaching Maharani, Anggita; Darhim, Darhim; Sabandar, Jozua; Herman, Tatang
JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika) Vol 2, No 2 (2018): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jnpm.v2i2.840

Abstract

Artikel ini merupakan hasil penelitian terkait kemampuan Disposisi Matematis siswa SMK pada dua sekolah dengan level yang berbeda di Kabupaten Cirebon. Penelitian menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain pre test-post test yang melibatkan 228 siswa SMK Kelompok Teknologi & Rekayasa. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan peningkatan serta interaksi kemampuan disposisi matematis antara kelas konvensional, kelas PBL, dan kelas PBL-Team Teaching pada dua level sekolah berbeda ditinjau dari kemampuan awal siswa.
Pengembangan Bahan Ajar Kemampuan Pemahaman Matematis Siswa pada materi Fungsi Dengan Model Pembelajaran Problem based Learning Maharani, Anggita
APOTEMA : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 5 No 1 (2019): APOTEMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31597/ja.v5i1.606

Abstract

The objectives of this research were to, (1) find out The Development of Learning Material after being implemented to the students of class VIII Junior High School based on Students’ Mathematics Comprehension Ability with using Problem Based Learning teaching style at the function lesson of class VIII which was valid then being analyzed and described. This research also aimed to, (2) find out the students’ score limit of each student viewed from School’s Limit Score, it was 75. The methods were used in this research were qualitative and quantitative methods, the qualitative method was to analyze limited trial on questions of Mathematics Comprehension Instrument Ability after the module of lesson material was being validated, whereas the quantitative method was to find out the opinion matching or Q-Cochran test. The data collection technique was done by using test instrument. The subjects in this research were the Mathematics experts who consisted of Mathematics lecture, school’s Mathematics teacher and 30 students of VIII at Junior High School 3 Majalengka to identify the problem that students experienced and also with limited trial after the lesson material being implemented. The research design was using development model of ADDIE (analysis, design, development, implementation, evaluation). The result of this research showed there were still some problems which students got after using the learning materials but it was not same with the first trial. The validation on Mathematics module learning material was done by 5 valuators; they were three Mathematics expert lectures from FKIP Unswagati and two Mathematics teachers from Junior High School. Based on validation result, it could be concluded that the learning material of function module with students’ Mathematics comprehension basic ability with using learning model of problem based learning was gotten the merging validation for students’ lesson material for 82% its mean, it was suitable to be used in learning process, whereas for Q-Cochran Test at the students learning material showed that Q count (8) was smaller than Q table (9,488) so Ho was rejected H1 was accepted. It means, there was not different argumentation from significant experts. So, it could be concluded that the learning material was suitable or it could be used/implemented at the learning process. Whereas for teacher’s guidance learning material for 86% it means, it was also suitable to be used in learning process. Whereas for Q-Cochran test at the teacher’s learning guidance that Q count (4) was smaller from Q table (9,488) so Ho was rejected and H1 was accepted. It means, there was not different argumentation from significant experts. So, it could be concluded that teacher’s learning guidance was suitable or it was able to be used/implemented in learning process. The students’ score completeness after doing implementation of learning material was for 20% from 30 students who joined limited experiment test of students’ Mathematics comprehension ability.       Keywords: Mathematics Comprehension Ability, Function, Problem Based Learning                                                                                  
ANALISIS PENGEMBANGAN SOAL TES EVALUASI MATEMATIKA BERBASIS KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF UNTUK SISWA SMK PADA MATERI GEOMETRI Maharani, Anggita
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 6, No 3 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v6i3.1071

Abstract

Sesuai dengan Standar Isi pada Permendikbud Nomor 64 Tahun 2013, salah satu kompetensi pada muatan matematika SMA/MA/SMALB/PAKET C dan SMK/MAK/PAKET C KEJURUAN tingkat kelas X-XI adalah menunjukkan sikap logis, kritis, analitis,  kreatif, cermat dan teliti, bertanggungjawab, responsif, dan tidak mudah menyerah dalam memecahkan masalah. Berdasarkan hal tersebut, perlu dikembangkan model penilaian yang tepat untuk salah satu kompetensi matematika. Salah satu kompetensi yang dapat dikembangkan adalah sikap kreatif yang dapat terbentuk melalui proses berpikir kreatif. Penelitian ini secara khusus bertujuan untuk mengetahui prinsip-prinsip penilaian yang digunakan untuk mengkur kemampuan berpikir kreatif dan menghasilkan produk berupa model penilaian yang tepat digunakan pada pembelajaran matematika berbasis kemampuan berpikir kreatif. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian research and development (R & D) bertujuan untuk menghasilkan model penilaian pada pembelajaran matematika berbasis kemampuan berpikir kreatif.Hasil analisis dari tujuh butir soal berpikir kreatif yang telah dikembangkan untuk materi geometri SMK, menunjukkan bahwa soal layak digunakan sebagai alat evaluasi untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif. 
UJI KOMPARASI ANTARA KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS MAHASISWA YANG BERASAL DARI LULUSAN SMA IPA DAN BUKAN IPA PADA MATA KULIAH KALKULUS III DI UNSWAGATI CIREBON Ferdianto, Ferry; Setiyani, Setiyani; Maharani, Anggita
Euclid Vol 2, No 1 (2015): EDISI JANUARI
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/e.v2i1.352

Abstract

ABSTRAKMenurut National Council Teacher Matematics (NCTM, 2000: 67) matematikamerupakan ilmu penalaran yang tersusun secara hierarki sehingga untuk dapatmempelajari matematika diperlukan kontinuitas. Jika ditinjau dari aspek kurikulumsekolah menengah, kurikulum matematika untuk kelompok SMA IPA sangatmenunjang kurikulum pada prodi pendidikan matematika di Perguruan Tinggi. Namuntidak demikian dengan kurikulum SMA yang bukan IPA apalagi kurikulum SMKdengan berbagai kelompok bidang keahlian. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui perbedaan kemampuan penalaran matematis mahasiswa antara lulusanSMA IPA dan SMA bukan lulusan IPA pada mata kuliah kalkulus III di UnswagatiCirebon. Hasil penelitian yang ditunjukkan bahwa kedua varian homogen dan datakedua sampel berdistribusi normal, hasil analisis menggunakan uji T diperoleh nilaisig. 0,236 yang artinya tidak terdapat perbedaan rata-rata kemampuan penalaranmatematis antara lulusan SMAIPAdan lulusan SMAbukan IPA, hal ini diperkuat padaTabel Group Statistics, terlihat rata-rata untuk kelas eksperimen I adalah 65,66 dankelas eksperimen II sebesar 59,74. Artinya bahwa rata-rata kelas eksperimen I dankelas eksperimen II tidak jauh berbeda.Kata Kunci: Kemampuan Penalaran Matematis, Uji perbedaan, Mata Kuliah
Etnomatematika Dalam Rumah Adat Panjalin Maharani, Anggita; Maulidia, Seka
WACANA AKADEMIKA: Majalah Ilmiah Kependidikan Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (725.832 KB) | DOI: 10.30738/wa.v2i2.3183

Abstract

This study aims to improve the learning process at school by using culture-based learning that is ethnomatematics at the Panjalin traditional house. The purpose of this study is to explore the culture of the Panjalin community as a medium for learning mathematics. Through culture-based learning, it is expected that students can improve their mathematical learning outcomes. The results showed that there were mathematical concepts and activities at the Panjalin Traditional House. Students learn theories about mathematical concepts, then know the application of these mathematical concepts. The results of the study aimed to review the benefits of ethnomatematics-based mathematics learning that can motivate students and make the results of research on ethnomatematics at Panjalin traditional house as an alternative idea of mathematics learning outside the classroom and used as reference material for the preparation of contextual mathematical problem solving questions.
Mengenal Kecerdasan Emosional Dalam Pembelajaran Matematika Maharani, Anggita
Delta: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2014): Delta Jurnal Ilmiah Matematika
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.248 KB)

Abstract

Artikel ini membahas mengenai apa itu emosi, emotional Quotion, dan bagaimana pentingnya dalam proses pembelajaran matmatika. Kegiatan pembelajaran di sekolah biasanya hanya menekankan pada transformasi informasi faktual dan pengembangan penalaran yaitu pemikiran logis menuju pencapaian satu jawaban benar atau salah padahal seorang siswa terkadang menghadapi masalah yang berkaitan dengan aktivitas atau tugas-tugas belajarnya. Berbagai hasil penelitian menunjukan bahwa anak-anak yang dilatih emosinya sungguh-sungguh mampu mengontrol emosinya di kemudian hari. Untuk belajar matematika diperlukan pikiran yang tenang, santai tapi serius, dan bersemangat. Oleh karenanya siswa harus bisa memange emosinya sehingga dalam keadaan stabil sehingga dapat mencapai hasil belajar yang optimal.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATEMATIKA BERBASIS MACROMEDIA FLASH MATERI OPERASI BILANGAN REAL SMK TEKNOLOGI & REKAYASA Maharani, Anggita
Teori dan Riset Matematika Vol 2, No 1 (2017): September
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.748 KB) | DOI: 10.25157/teorema.v2i1.571

Abstract

Untuk memaksimalkan penggunaan komputer sebagai sarana penunjang pembelajaran, perlu dikembangkan bahan ajar berbasis TIK. Sebagai upaya untuk mengitegrasikan TIK yang efektif dalam proses pembelajaran, Almekhlafi dan Almeqdadi (2010) merekomendasikan perlu adanya lokakarya pengembangan profesi, mengembangkan kurikulum berbasis teknologi seperti CD dan video, mengembangkan kerjasama antar sekolah di seluruh negri, dan memberikan kebebasan bagi guru untuk memilih juga mengembangkan materi dalam kurikulum. Tujuan penelitian adalah memperoleh bahan ajar matematika berbasis micromdia flash yang valid. Model pengembangan yang digunakan adalah modifikasi model Thiagarajan (dalam Trianto 2007:65) atau yang disebut Four-D Model. Berdasarkan proses dan hasil penelitian pengembangan dapat diketahui bahwa proses produksi bahan ajar dilakukan dalam rangka mengambangkan bahan ajar matematika untuk SMK materi Operasi Bilangan Real pokok bahasan Perbandingan, Skala dan Persen menggunakan software macromedia flash. Bahan ajar yang sudah berupa CD Pembelajaran divalidasi oleh beberapa ahli diantaranya ahli media dan ahli materi untuk mengetahui sekaligus menguji kelayakannya. Validator diberi beberapa pertanyaan dalam bentuk angket. Bahan ajar berbasis macromedia flash yang dikembangkan, desainnya memuat permasalahan dalam kehidupan sehari-hari khususnya dalam aplikasi Operasi Bilangan Real terhadap perhitungan teknik otomotif sebagai starter point dalam belajar. Deskripsi hasil validasi pada tahap pengembangan, menunjukkan bahwa hasil validasi dari ahli media dalam kategori valid, validasi ahli isi/materi dalam kategori valid, dan hasil dari validasi ahli pembelajaran juga dalam kategori valid. Kata Kunci: Bahan Ajar, Macromedia Flash, SMK
Desain Bahan Ajar Materi Persamaan Kuadrat dengan Problem Based Learning Berbasis Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Maharani, Anggita
Euclid Vol 6, No 1 (2019): Edisi Januari
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/e.v6i1.1851

Abstract

Matematika, Model Problem Based Learning, Penalaran Matematis, Didactical Design Research, Persamaan Kuadrat
PSIKOLOGI PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SMK UNTUK MENDUKUNG IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 Maharani, Anggita
Euclid Vol 1, No 2 (2014): EDISI JULI
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/e.v1i2.346

Abstract

Untuk mengatasi masalah belajar, guru perlu mengadakan pendekatan pribadi disamping pendekatan instruksional dalam berbagai bentuk yang memugkinkan guru dapat lebih mengenal dan memahami siswa serta masalah belajarnya. Dalam proses pelaksanaannya, Kurikulum 2013 memiliki pola pikir dimana peserta didik harus memiliki pilihan-pilihan terhadap materi yang dipelajari untuk memiliki kompetensi yang sama melalui pola pembelajaran interaktif antara guru-peserta didik- masyarakat-lingkungan alam dan sumber/media lainnya. Pendidikan tidak bisa dilepaskan dari psikologi. Kegiatan pendidikan seperti pengembangan kurikulum, Proses Belajar Mengajar, sistem evaluasi, dan layanan Bimbingan dan Konseling merupakan beberapa kegiatan utama dalam pendidikan yang di dalamnya tidak bisa dilepaskan dari psikologi. Salah satu ciri dari pembelajaran matematika yang diusung oleh Kurikulum 2013 adalah pembelajaran dengan menggunakan pendekatan saintifik sangat relevan dengan teori belajar yaitu teori Bruner, teori Piaget, dan teori Vygotsky.Kata Kunci: Psikologi, Pembelajaran di SMK, Kurikulum 2013