Endri Sintiana Murni
Pendidikan Seni Rupa, Universitas Sebelas Maret

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

WAGADHEWE: MEDIA INOVASI SOSIALISASI PENDIDIKAN KARAKTER KAUM MARGINAL BANTARAN SUNGAI BENGAWAN SOLO Sudaryanto, Memet; Murni, Endri Sintiana; Nurriyah, Nitta Ayu Azzahra Syafa’atun
Program Kreativitas Mahasiswa - Pengabdian Kepada Masyarakat PKM-M 2013
Publisher : Ditlitabmas, Ditjen DIKTI, Kemdikbud RI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.726 KB)

Abstract

Wagadhewe (Wayang Gawean Dhewe) comes as a new breakthrough socialization as well as character development of students who will be directly applied in society. Expected outcomes of this program is a child care Bengawan Solo river bank for the betterment of the moral and spiritual qualities, the founding PABLO (Paguyuban Anak Bengawan Solo) is an interactive, productive, conducive, applicative.. The method used to conduct training with thirty four observation times and one time gig, plus two times the training of marriage conductivity, formed a partnership with local RT, ketua RW as coordinator of entrepreneurship and a team of expert consultants, Rumah Hebat Indonesia.The Results is the creation Wagadhewe with more than 45 types, workshop passes are able to express themselves, character creation stories are inspiring and sometimes unthinkable by adults.
TOPENG SENI BARONGAN DI KENDAYAKAN TEGAL: EKSPRESI SIMBOLIK BUDAYA MASYARAKAT PESISIRAN Murni, Endri Sintiana; Rohidi, Tjetjep Rohendi; Syarif, Muh. Ibnan
Catharsis Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Catharsis

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (703.846 KB)

Abstract

Kehadiran seni dalam kehidupan manusia menjadi salah satu kebutuhan bagi manusia. Salah satunya topeng seni barongan di Kendayakan Tegal. Bentuk topeng mengarah pada keislaman dan masih mempertahankan bentuk terdahulu. Masalah yang dikaji dalam penelitian ini: (1) bagaimana bentuk topeng dalam seni barongan di Kendayakan Tegal?; (2) mengapa bentuk topeng dalam seni barongan di Kendayakan Tegal mengekspresikan secara simbolik budaya pesisiran?. Metode dan pendekatan penelitian adalah kualitatif dengan kajian interdisiplin. Analisis data seni dengan intra dan ekstraestetik. Hasil penelitian yang pertama, topeng seni barongan terdiri dari Capluk, Gendruwo Lanang, Gendruwo Wadon, Singa, dan Buroq. Bentuk visual topeng memiliki gaya imajinatif dan stilaisi dengan corak sederhana serta variatif. Warna topeng cerah dan tegas. Topeng juga terkait dengan nilai kosmologis, klasifikasi simbolik, dan orientasi kehidupan. Kedua, topeng seni barongan sebagai praktik budaya masyarakat Desa Kendayakan berada di kawasan pesisir menghasilkan produk budaya berupa topeng seni barongan yang mengekspresikan secara simbolik budaya pesisiran. Topeng seni barongan dahulu memiliki unsur-unsur budaya Hindu bergeser menjadi budaya dan simbol Islam sebagai legitimasi yang kuat pada masyarakat Kendayakan serta bertujuan sebagai media syiar Islam.